22 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sandya Gita Smaradahana, Sesolahan KOKAR Bali pada Pembukaan Bulan Bahasa Bali 2024

tatkala by tatkala
February 1, 2024
in Panggung
Sandya Gita Smaradahana, Sesolahan KOKAR Bali pada Pembukaan Bulan Bahasa Bali 2024

Sandya Gita Smaradahana, Sesolahan KOKAR Bali pada Pembukaan Bulan Bahasa Bali 2024

PEMBUKAAN Bulan Bahasa Bali (BBB) disemarakkan dengan Sesolahan (Seni Pertunjukan) berupa Sandya Gita Smaradahana yang digarap Kokar Bali (SMKN 3 Sukawati) dengan memikat dan penuh makna.

Bulan Bahasa Bali (BBB) VI itu sendiri dibuka oleh Penjabat (Pj) Gubernur Bali Irjen (Purn) Sang Made Mahendra yang diwakili oleh Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Gede Arya Sugiartha di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis, 1 Februari 2024.

Sandya Gita Smaradahana dimulai dari kisah Raksasa Nila Rudraka yang mendapatkan penganugrahan kesaktian dari Batara Siwa, lalu ingin menguasai Indraloka, wilayah para Dewa. Niat Nila Rudraka ini sungguh tidak bagus, sehingga Hyang Indra mengutus Batara Smara untuk menggoda Ida Batara Siwa yang sedang melakukan tapa. Dengan begitu, Batara Siwa mau memadu asmara dengan Batari Uma.

Ida Hyang Smara telah melepas beberapa panah ditujukan kepada Dewa Siwa. Akhirnya, Batara Siwa kasmaran memadu asmara dengan Batari Uma. Namun, pada saat itu, Dewa Siwa marah dan membunuh Hyang Smara yang menggagalkan tapa yang sedang dilakukan.

Dari pertemuan Batara Siwa dan Dewi Uma lalu melahirkan putra bernama Batara Gana Raja. Nah, Raksasa Nilarudraka kemudian dapat dikalahkan oleh Batara Gana dengan senjata pasupati berwujud kapak.

Walau proses penggarapannya sedikit mendadak, namun sajian seni garapan KOKAR Bali inimampu memberikan pesan kepada penonton.

“Prosesnya mepet sekali. Awal Januari baru ada keputusan untuk menentukan Sandyagita Smaradahana ini. Kami kemudian mulai berproses pada minggu kedua, mulai dari pemilihan gending, pembuata kata-kata, kemudian menuangkan melalui gerak tari,” kata Pembina Tari, I Gusti Ngurah Agung Giri Putra didampingi Pembina Tari, Putu Suarsa usai pementasan.

Setelah proses penggarapan, kemudian baru memikirkan elemen-elemen yang dapat mendukung garapan tersebut, sehingga bisa masuk dalam sebuah elidi. Hal ini sangat penting, agar menjadi satu-kesatuan dalam garapan, bukan terkesan tempelan belaka.

“Kami tak hanya menyajikan sedni tembang, gerak dan iringannya, tetapi juga mengkemas pesan-pesan moral yang diberikan kepada penonton. kalau dalam tembang sudah ada, tetapi perlu juga disampaikan dalam bahasa Bali lumbrah, agar bisa diterima berbagai kalangan,” katanya.

Garapan ini lebih banyak melibatkan siswa kelas II, sehingga lebih mudajh dalam proses penggarapan, Mereka umumnya memiliki dasar seni yang kuat untuk mendukung garapan seni tersebut. Sementara untuk pendukung iringaian tabuhnya lebih banyak melibatkan siswa kelas III. “Khusus untuk Sandyagita dan penari melibatkan sekitar 45 orang, sehingga keseluruhan garapan ini didukung sekitar 100 orang siswa seni,” ucapnya.

Dalam garapan ini pembina tembang Wayan Bawa semaksimal mungkin memasukan tembang-tembang yang menarik, disamping sarat pesan. Sebut saja, pemecah suara itu yang menjadi hal penting pula. Sementara Satria dan guru lainnya juga melakukan hal yang sama.

“Kami melibatkan keempat jurusan yang ada di Kokar ini untuk menjadikan garapan seni ini lebih menarik, seperti Jurusan Tari, Karawitan, Pedalangan dan Musik,” katanya.

Walau mendapatkan apresiasi dalam penyajiannya, namun Agung Giri Putra mengaku tetap ada kendala yang harus dilalui.

“Temanya Jana yaitu tentang manusia, sedangakan ceritanya tentang Dewa, sehingga agak susah untuk menemukan yang pas. Untung ketemunya di Ganesa Raja, sebagai simbol ilmu pengetahuan yang kita maknai sebagai simbol aksara yang harus dipelajari, sehingga ada adegan rakyat yang memvisualkan membaca akrasa lontar. Itu yang kami jadikan penghubung untuk menyambungkan dengan cerita ini,” katanya.

***

Bulan Bahasa Bali (BBB) tahun 2024 ini mengangkat tema, “Jana Kerthi Dharma Sadhu Nuraga” yang bermakna Bulan Bahasa Bali merupakan altar pemuliaan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali sebagai sumber kebenaran, kebijaksanaan dan cinta kasih untuk memperkuat jati diri krama Bali.

Agenda pamungkah (pembukaan) BBB juga dimeriahkan Festival  Nyurat Lontar diikuti 500 peserta dan Ngetik Aksara Bali dengan keyboard Aksara Bali diikuti oleh 200 peserta  dari berbagai sekolah dan  kampus di Bali.

Sekda Dewa Indra mengatakan Bulan Bahasa Bali adalah sarana, wahana, media,  instrumen untuk terus menjaga kelestarian aksara dan Sastra Bali.

“Inilah satu satunya cara memastikan bahwa Bahasa Aksara dan Sastra Bali akan  terus ada, digunakan dan hidup di tengah-tengah masyarakat. Kita pastikan di daerah lain yang punya Bahasa daerah belum tentu punya cara, media instrumen untuk menjaga Bahasa daerahnya bisa hidup. Di Bali kita miliki melalui perhelatan Bulan Bahasa ini,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan, dari sekian banyak daerah memiliki Bahasa daerah, meski memiliki bahasa, aksara mungkin masih ada tapi tidak hidup dipakai di tengah-  tengah masyarakat. “Kalau masih dengan cara-cara tradisional kemungkinan bisa ditinggalkan oleh anak-anak kita, maka kita ciptakan instrumen digital seperti keyboard aksara Bali,  sehingga  generasi muda kita lebih cepat menerimanya, kalau   pikiran kita   bisa membaca bisa menulis pasti bisa menggunakan.  Kita apresiasi pelaksanaan bulan Bahasa Bali ini satu bulan, ada seni perpaduan antara sastra dan aksara, sehingga melahirkan karya seni contohnya ditampilkan dalam sesolahan tadi,” katanya.

Adanya peraturan daerah provinsi Bali tentang pungutan wisatawan,  Dewa Indra menambahkan peraturan itu memberikan kewenangan Provinsi Bali untuk pungutan wisatawan asing,  yang diarahkan untuk  budaya dan lingkungan. Peraturan daerah, peraturan gubernur melalui implementasi APBD.

“Selama ini sebelum ada pungutan wisatawan, kita sudah laksanakan even budaya cuma menggunakan anggaran APBD terbatas. Astunkara dengan adanya pungutan wisatawan akan memberikan dukungan fiskal yang jauh lebih kuat untuk budaya dan lingkungan kita,” tandas Dewa Indra.

Kadis Kebudayaan Arya Sugiartha mengatakan agenda Bulan Bahasa Bali menggeber beberapa kegiatan  diantaranya Wimbakara (Lomba) menyajikan berbagai jenis lomba dengan jumlah 20 lomba.

“Lomba akan dibagi menjadi 2 kategori, yakni lomba yang pesertanya adalah perwakilan Kabupaten/Kota (6 Lomba) dan Lomba yang diikuti oleh masyarakat umum (14 Lomba),” ujar Arya Sugiartha.

Ia menambahkan, pelaksanaan BBB ke-6 ini mengangkat tema “Jana Kerthi Dharma Sadhu Nuraga” dimana tema ini diterjemahkan ke dalam 6 agenda, yakni Wimbakara (Lomba), Sesolahan (Seni Pertunjukkan), Widyatula (Seminar), Kriyaloka (Workshop) dan Reka Aksara (Pameran). Tahun ini juga memberikan penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama kepada tokoh penggiat sastra. [T][Ado]

Tags: Bahasa BaliBulan Bahasa BaliBulan Bahasa Bali 2024kesenian baliSMKN 3 Sukawati
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Made Budayasa, Seniman Ukir Pasir Hitam dari Desa Sudaji

Next Post

Neivill Luncurkan Lagu “Lempuyeng”, Terinspirasi dari Kehidupan Sosial Masyarakat Saat ini

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
0
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

Read moreDetails

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
0
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

Read moreDetails

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails
Next Post
Neivill Luncurkan Lagu “Lempuyeng”, Terinspirasi dari Kehidupan Sosial Masyarakat Saat ini

Neivill Luncurkan Lagu “Lempuyeng”, Terinspirasi dari Kehidupan Sosial Masyarakat Saat ini

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co