24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Retorika: Komunikasi yang Tak Lekang oleh Waktu

Chusmeru by Chusmeru
November 21, 2023
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

SEBAGAI seni dan keterampilan berbicara di depan publik, retorika memiliki sejarah panjang. Semua mengakui, retorika diperlukan untuk kegiatan apa pun, kapan pun, dan di mana pun. Apalagi retorika juga dikenal sebagai seni manipulasi atau persuasi politik yang bersifat transaksional. Meskipun retorika juga dapat dilakukan dalam bidang sosial, budaya, dan ekonomi.

Retorika sebagai seni sudah dipelajari sejak abad 5 sebelum Masehi. Saat itu kaum sofis di Yunani mengembangkan pengetahuan tentang politik dan pemerintahan dengan berkelana dan menekankan kemampuan berpidato.

Ketika itu retorika memiliki fungsi untuk mencapai kebenaran atau kemenangan bagi seseorang atau golongan. Retorika lebih berorientasi pada kekuasaan. Maka, untuk dapat menjadi penguasa orang perlu memiliki keterampilan berpidato.

Gregorias tercatat sebagai tokoh yang berpengaruh dalam retorika. Menurutnya, kebenaran satu pendapat hanya bisa dibuktikan dengan kemenangan dalam pembicaraan. Disusul kemudian oleh Protagoras yang lebih menekankan pada keindahan bahasa, bukan sekadar kemenangan dalam berbicara. Tokoh-tokoh retorika selanjutnya adalah Sokrates, Plato, Aristoteles, dan Cicero.

Memasuki abad ke-20 retorika mengadopsi ilmu psikologi dan sosiologi. Pengertian retorika berubah menjadi komunikasi oral atau public speaking. Faktor-faktor seperti motif, persuasi, maupun pengorganisasian pidato menjadi penting ketika orang berbicara di hadapan publik.

Tahapan Retorika

Retorika mengenal beberapa tahapan. Sebagai seni, retorika memiliki lima hukum yang disebut The Five Canons of Rhetoric yang dijelaskan oleh Aristoteles (Rakhmat, 1994). Tahapan pertama adalah Inventio atau penemuan. Seorang pembicara perlu menggali topik dan meneliti khalayaknya. Selanjutnya merumuskan tujuan sesuai kebutuhan khalayak.

Tahap kedua, dispotisio, yaitu pembicara mengorganisasikan pesan pidatonya. Pengantar pidato dianggap penting, karena berfungsi menarik perhatian. Selain itu, pengantar pidato akan menumbuhkan kredibilitas pembicara di depan khalayak.

Tahap ketiga, orator memilih kata dan bahasa yang tepat untuk mengemas pesan atau elocutio. Caranya dengan menggunakan bahasa yang dapat diterima khalayak, pemilihan kata yang jelas, atau menggunakan keindahan kalimat.

Memoria atau memori merupakan tahapan keempat dalam retorika. Seorang orator haruslah selalu mengingat apa yang akan disampaikan di hadapan khalayak. Jangan sampai, pidato sudah berjalan tiba-tiba lupa apa yang akan disampaikan selanjutnya.

Tahap kelima adalah penyampaian atau pronuntiatio. Pada tahap ini orator menyampaikan pesan secara lisan. Biasanya seorang orator akan sangat memperhatikan olah vokal dan gerakan anggota tubuh dalam berbicara.

Pengaturan suara dan gerakan harus disesuaikan agar tidak menimbulkan kesan buruk pada khalayak. Terlalu banyak gerak tubuh dapat menganggu pandangan; tidak menggunakan gerak tubuh akan membosankan.

Orator Digital

Orang yang memiliki kecakapan retorika yang mumpuni disebut orator. Kemampuan itu bukan hanya dalam memilih kata dan gaya, namun juga kemampuan berbicara dalam jangka waktu yang lama. Bahkan bukan hanya berbicara, orator juga memiliki kecakapan berkomunikasi secara efektif.

Retorika atau kekinian disebut public speaking merupakan keahlian berkomunikasi yang tak pernah lekang oleh waktu. Setiap generasi memiliki orator-orator andal.  Bukan hanya tampil dalam panggung politik, orator juga tampil dalam kegiatan dakwah agama, dunia bisnis, dan seni budaya.

Banyak ditemukan orator yang disegani di dunia, termasuk di Indonesia. Adolf Hitler merupakan salah satu orator ulung di masa Perang Dunia II. Indonesia memiliki Soekarno yang dikenal sebagai jago pidato. Di bidang agama (Islam), Indonesia mempunyai orator yang sangat disegani yaitu Buya Hamka. Ada pula Dai Sejuta Umat, Zainuddin MZ.

Saat ini seorang orator tidak harus selalu berada di lapangan terbuka atau gedung pertemuan dengan dihadiri ribuan massa. Jika dahulu orator didominasi oleh tokoh-tokoh politik, kini orator muda banyak dijumpai di media sosial.

Mereka biasanya dikenal sebagai influencer yang memanfaatkan media sosial seperti instagram, twitter, facebook, tiktok, dan youtube. Ada yang bergerak di bidang sosial, dunia politik, bisnis, dakwah agama, maupun seni budaya. Mereka adalah orator digital.

Popularitas orator digital dapat dilihat dari jumlah pengikut maupun subscriber yang melimpah di media sosialnya. Selain itu juga jumlah yang menyukai unggahan serta banyaknya komentar yang diberikan netizen. Orator digital saat ini sering menjadi role model bagi netizen.

Menjelang Pemilu 2024 bakal banyak muncul orator dadakan. Entah itu calon legislatif maupun calon presiden. Semua akan tampil dengan gaya masing-masing dan pesan kampanye yang membius publik. Tujuan mereka sama, berbicara untuk meraih kekuasaan.

Apakah kemampuan beretorika mempunyai korelasi signifikan terhadap keberhasilan seseorang atau pemimpin; perlu kajian lebih mendalam. Sebab, bangsa yang hebat tidak lahir dari pemimpin yang piawai berbicara, tetapi hasil kerja bersama seluruh anak bangsa.[T]

  • BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU
Mengkomunikasikan Sejarah dengan Nurani
Komunikasi dan Kekuasaan yang Tak Pernah Senyum
Golput: Komunikasi Politik yang Gagal
Tags: filsafatilmu filsafatkomunikasiretorika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menyambut Panji-Panji Pahlawan I Gusti Ngurah Rai di Banjar Ole

Next Post

Upaya “Healing” dengan Membaca “Kakawin Sangutangis”

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

Read moreDetails

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails
Next Post
Upaya “Healing” dengan Membaca “Kakawin Sangutangis”

Upaya “Healing” dengan Membaca “Kakawin Sangutangis”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co