24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kerabat Pejabat Menuju Gelanggang Politik

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
May 22, 2023
in Esai
Kerabat Pejabat Menuju Gelanggang Politik

Kerabat pejabat menuju gelanggang politik | Ilustrasi diolah dari berbagai sumber

SAAT INI INDONESIA sedang dalam tahapan pemilu 2024. Seluruh partai politik peserta pemilu 2024 sudah menyerahkan nama-nama bakal calon legislatif (bacaleg) kepada KPU RI untuk selanjutnya diverifikasi.

Nama-nama baru pun bermunculan. Menariknya, dari sekian banyak nama-nama bacaleg yang didaftarkan oleh seluruh partai politik peserta pemilu 2024, ditemukan ada beberapa nama yang merupakan kerabat dari tokoh-tokoh yang sedang duduk sebagai pejabat publik hari ini.

Siapa saja kerabat pejabat yang siap melenggang ke gelanggang politik?

  1. Atalia Praratya Kamil (istri Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat/Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar);
  2. Yane Ardian (istri Bima Arya, Wali Kota Bogor/Ketua DPP PAN);
  3. Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari (anak dari Puan Maharani, Ketua DPR RI/Ketua DPP PDIP);
  4. Yuri Kemal Fadlullah (anak dari Yusril Ihza Mahendra, Ketua Umum PBB);
  5. Siti Hediati Heriyadi/Titiek Soeharto (mantan istri Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan RI/Ketua Umum Partai Gerindra);
  6. Futri Zulya Savitri (anak Menteri Perdagangan RI/Ketua Umum PAN);
  7. Danty Indriastuti Rukmana (cucu Soeharto, Presiden RI ke-2).

Fenomena tersebut bukan menjadi hal baru dalam perjalanan Indonesia sebagai sebuah negara. Sebelumnya pun, hal semacam ini kerap kali terjadi.

Sebut saja Dinasti Atut di Banten, mantan Gubernur Banten tersebut menempatkan kerabat-kerabatnya di pemerintahan, seperti anaknya, Andika Hazrumy menjabat sebagai anggota DPD RI utusan Banten periode 2009-2014.

Kemudian Ade Rossi Khoerunisa yang merupakan istri Andika Hazrumy menjabat sebagai anggota DPRD Kota Serang periode 2009-2014. Selanjutnya Ratu Tatu Chasanah yang merupakan saudara Atut, menjabat sebagai Wakil Bupati Kabupaten Serang periode 2010-2015.

Contoh politik dinasti selanjutnya dapat ditemukan di Kota Cimahi. Itoc Tochija yang merupakan Wali Kota Cimahi dua periode yang setelahnya digantikan oleh istrinya, Atty Suharti yang menjadi Wali Kota Cimahi periode 2012-2017.

Politik kekerabatan juga dapat dilihat di tataran pusat. Bagaimana kita bisa lihat Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo merestui anaknya Gibran Rakabuming Raka sebagai Wali Kota Surakarta dan menantunya Bobby Nasution sebagai Wali Kota Medan.

Kemudian anak Megawati Soekarnoputri, seperti Puan Maharani dan Prananda Prabowo memiliki kiprah cemerlang dalam politik.

Juga dapat dilihat bagaimana Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono mewariskan tahta Ketua Umum Partai Demokrat kepada Agus Harimurti Yudhoyono yang merupakan anak pertamanya.

Politik Kekerabatan Adalah Konsekuensi Negara Demokrasi

Secara etik tentu politik kekerabatan bukanlah hal yang elok untuk diperlihatkan oleh para pejabat yang sedang duduk di jabatan publik.

Namun secara aturan, fenomena tersebut menjadi hal yang “sah”, mengingat dalam sistem demokrasi, negara memberi ruang seluas-luasnya kepada warga negara untuk dipilih maupun memilih tanpa membeda-bedakan latar belakangnya.

Tetapi di sisi lain, politik kekerabatan menjadi sebuah jalan pintas untuk mendulang suara—tidak hanya untuk partai politik, tetapi juga bagi kerabat pejabat yang sedang berkontestasi.

Politik kekerabatan atau lebih dikenal dengan politik dinasti sendiri diartikan sebagai sebuah kekuasaan politik yang dijalankan oleh sekelompok orang yang masih terkait dalam hubungan keluarga.

Politik dinasti lebih identik dengan kerajaan, sebab kekuasaan akan diwariskan secara turun temurun dari ayah kepada anak agar kekuasaan tetap berada di lingkaran keluarga.

Hal ini diperkuat oleh Ari Dwipayana, Dosen Ilmu Politik Fisipol Universitas Gadjah Mada yang menyebutkan politik kekerabatan sebagai gejala neopatrimonialistik.

Benihnya sudah lama berakar secara tradisional, yakni berupa sistem patrimonial yang mengutamakan regenerasi politik berdasarkan ikatan genealogis, ketimbang merit sistem dalam menimbang prestasi. Atau bisa dikatakan politik kekerabatan adalah sistem patrimonial dengan strategi baru.

Suburnya politik kekerabatan belakangan ini tentu memiliki dampak negatif, seperti gagalnya partai politik menjalankan fungsinya, sehingga pada akhirnya partai politik hanya menargetkan kekuasaan.

Kemudian, partai politik dalam melakukan rekrutmen anggota hanya melihat popularitas dan kekayaan saja, tanpa memperhatikan kompetensi. Apa yang sebelumnya sudah disebutkan kemudian akan menimbulkan perputaran kekuasaan yang hanya berada di kalangan elit dan pengusaha saja.

Terakhir dan yang paling berbahaya adalah sulitnya negara dalam mewujudkan cita-cita demokrasi karena gagal menciptakan pemerintahan yang baik dan bersih.

Meski telah menjadi konsekuensi dalam negara demokrasi, politik kekerabatan harus diantisipasi oleh seluruh rakyat Indonesia sebagai pemegang kedaulatan tertinggi.

Suburnya politik kekerabatan juga tidak lepas dari peran rakyat yang menggunakan hak pilihnya untuk menyuburkan politik kekerabatan tersebut. Maka, sangat penting bagi rakyat untuk membekali diri dengan informasi yang mapan terkait dengan calon pemimpin yang akan dipilihnya.

Nah, setelah mengetahui fenomena politik kekerabatan di Indonesia, kemudian mengetahui dampak yang ditimbulkan, masihkah kita sebagai rakyat membiarkan praktik politik kekerabatan tumbuh subur di Indonesia? Silakan tentukan sikap Anda di bilik suara nanti.[T]

Jokowisme, Strategi Politik PSI Jelang Pemilu 2024
Ganjar Sah Bakal Calon Presiden : Siapa King Maker-nya? Megawati atau Jokowi?
Anas Urbaningrum dan Kemungkinan Serangan Balik untuk Demokrat
Tags: Analisa PolitikesaiPartai PolitikPolitikwacana politik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Seandainya Persian Magnetism Menjadi Mata Kuliah di FKH

Next Post

Pekik Semangat Krtaning Panarajon dari Perbukitan Cintamani Mmal

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

‘Janji-janji Jepang’

by Angga Wijaya
April 23, 2026
0
‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

Read moreDetails

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

by Chusmeru
April 23, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

Read moreDetails

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
0
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

Read moreDetails

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
0
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

Read moreDetails

Kartini Hari Ini, Pertanyaan yang Belum Selesai

by Petrus Imam Prawoto Jati
April 21, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BULAN April, kita kembali secara khidmat mengingat nama Raden Ajeng Kartini dengan penuh hormat. Tentu saja karena jasa beliau yang...

Read moreDetails

NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

by Dede Putra Wiguna
April 20, 2026
0
NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

PERNAHKAH Anda menjumpai situasi di mana sebuah persoalan dibicarakan berulang-ulang, diperdebatkan panjang lebar, bahkan diposting di berbagai platform, namun tidak...

Read moreDetails

Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

by Agung Sudarsa
April 20, 2026
0
Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

SETIAP peringatan Raden Ajeng Kartini sering kali berhenti pada simbol: kebaya, kutipan surat, dan narasi emansipasi yang diulang. Namun jika...

Read moreDetails

Mungkinkah Budaya Adiluhung Baduy Rusak karena Pengaruh Digitalisasi dan Destinasi Wisata?

by Asep Kurnia
April 20, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

KITA dan siapa pun, akan begitu tercengang dengan berbagai perubahan fisik (lingkungan geografis) yang begitu cepat serta sporadis termasuk perubahan...

Read moreDetails

Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

by Jro Gde Sudibya
April 20, 2026
0
Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

Paradigma Baru Industri Pariwisata Pasca Pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan perekonomian Bali, Industri Pariwisata Bali "mati suri", tumbuh negatif 9,3 persen...

Read moreDetails

Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

by Cindy May Siagian
April 19, 2026
0
Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

MENURUT Suarta dan Dwipaya (2022:10), karya sastra adalah wadah untuk menuangkan gagasan dan kreativitas dari seseorang untuk mengajak pembaca mendiskusikan...

Read moreDetails
Next Post
Pekik Semangat Krtaning Panarajon dari Perbukitan Cintamani Mmal

Pekik Semangat Krtaning Panarajon dari Perbukitan Cintamani Mmal

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co