24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Malam Seni Kopi Banyuatis: Melestarikan Seni dan Mempromosikan UMKM

Jaswanto by Jaswanto
February 13, 2023
in Panggung
Malam Seni Kopi Banyuatis: Melestarikan Seni dan Mempromosikan UMKM

Penampilan anak-anak SMK 2 Singaraja dalam acara Malam Seni Kopi Banyuatis di Hotel Bali Taman, Lovina, Sabtu, 11/2/2023

DI ATAS PANGGUNG dengan dekorasi khas Bali itu, grup akustik Tritune sedang asyik membawakan lagu Payung Teduh, Untuk Perempuan yang Sedang Dalam Pelukan. Suara gitar, saksofon, dan suara khas vokalisnya, bersahut-sahutan dengan ombak Pantai  Lovina yang tenang.

Sore itu, pada Sabtu, 11 Februari 2023, bertempat di  Hotel Bali Taman Beach Resort & Spa Lovina, Kopi Banyuatis─salah satu perusahaan kopi terbesar di Kabupaten Buleleng, Bali─menggelar malam pentas seni yang rencananya akan diselenggarsetiap bulan.

 Acara “Malam Seni Banyuatis” dimulai tepat pukul 16.00 Wita dengan penampilan Tritune sebagai pembuka acara. Grup akustik ini tampil hampir 60 menit sebelum MC mempersilakan pemilik Kopi Banyuatis untuk memberikan sambutan.

Penampilan Sanggar Santi Budaya

Gede Pusaka Harsadena, Pemilik Kopi Banyuatis, melangkah dengan tenang menuju panggung, lalu ia menuturkan, “Malam seni  Banyuatis akan kami laksanakan setiap bulan sebagai wadah seniman-seniman dan sanggar yang ada di Buleleng.”

Hubungan Kopi Banyuatis dengan kesenian Bali sepertinya memang akrab dan dekat. Hubungan itu terjalin bukan hanya karena dukungan moril maupun materiil kepada kesenian Bali, tetapi, dikutip dari tatkala.co,  generasi pertama Kopi Banyuatis memang berasal dari seorang seniman.

Produk Kopi Banyuatis di Rumah Kopi

Sekadar informasi, Kopi Banyuatis dimulai oleh Jero Dalang, sang seniman dalang, yang kelak mewariskan kebun kopi kepada anaknya, Putu Dalang, yang baru mulai mengembangkannya menjadi bisnis kopi bersama istrinya. Sampai diwariskan kepada Ketut Englan yang membesarkan kopi ini ke seluruh Bali. Bahkan kini, di bawah kendali generasi keempat, Gede Pusaka Harsadena, Banyuatis telah menjadi ikon kopi Bali bahkan hingga ke Nusa Tenggara Barat.

Melestarikan Kesenian

Komitmen Kopi Banyuatis terhadap pelestarian kesenian Bali─khususnya Buleleng─memang tak perlu diragukan lagi. Perusahaan kopi yang dirintis sejak tahun 1960 dengan cara tradisional ini, hampir selalu hadir sebagai sponsor dalam setiap kegiatan pertunjukan seni. Hal tersebut semakin terang saat Kopi Banyuatis menyelenggarakan Malam Seni Banyuatis, Sabtu kemarin.

“Untuk tujuan acaranya sebenarnya sederhana . Kopi Banyuatis ingin memberi wadah bagi anak-anak muda Buleleng, untuk menampilkan pementasan seni terbaiknya. Kami juga memberikan uang saku kepada para pengisi acara yang kami anggap cukup untuk mengganti biaya latihan, misalnya, atau mengganti sewa kostum dan lain-lain. Jadi bukan sekadar meminta mereka untuk pentas secara gratis, tidak,” kata Radinna Wikantari, CEO Kopi Banyuatis.

Penampilan anak-anak SMAN 1 Singaraja

Pentas seni yang diikuti SMKN 3 Singaraja, SMKN 2 Singaraja, SMAN 1 Singaraja, UKM Teater UNDIKSHA, dan Sanggar Shanti Budaya, itu berjalan bersama hujan yang lumayan lebat.

Sesaat setelah SMKN 3 Singaraja, SMKN 2 Singaraja dan SMAN 1 Singaraja menampilkan seni tari kreasi, hujan semakin deras. Tetapi berkat kesigapan panitia penyelenggara, acara tetap berlangsung─walaupun sempat jeda sejenak.

Memasuki malam, bersama gerimis yang masih mengguyur panggung kecil Hotel Bali Taman, UKM Teater UNDIKSHA mementaskan pertunjukan Wanita Mayaloka. Naskah Wanita Mayaloka yang ditulis Made Pandu Deva Kusuma Wardana ini, sudah dipentaskan sebanyak empat kali di tempat yang berbeda. Pentas pertama di BKKBN Singraja, lalu di acara final pemilihan Duta Genre, dan di acara Dies Undiksha ke-30.

Setelah itu, Sanggar Shanti Budaya, selain mementaskan Tari Purwaka Santhi, Tari Suweta Bangkaja, Tari Trunajaya dan Tari Kecak, sanggar seni yang pernah pentas di Thailand Internatisional Folklore Festival 2022 itu, juga mementaskan Tari Barong Bangkal dan Rangda.

Dalam acara tersebut, Kopi Banyuatis berhasil memadukan kesenian tradisional dengan kesenian modern. Kolaborasi antara keduanya semakin meneguhkan bahwa  perusahaan kopi yang dikelola secara turun-temurun ini memang berkomitmen untuk melestarikan kesenian, entah kesenian tradisional, modern, maupun percampuran antara keduanya.

Penampilan Teater Kampus Undiksha

Memang, seni dan kopi merupakan dua komponen yang bisa saling berkesinambungan. Dan Kopi Banyuatis, melalui acara Malam Seni Banyuatis 2023, telah membuktikannya. Bahkan, Owner Kopi Banyuatis, Gede Pusaka Harsadena, sebelum mengakhir sambutannya, ia berharap malam gerlar seni ini dapat menjadi momentum penting pengembangan seni budaya yang melibatkan generasi muda.

“Semoga hari ini bisa menjadi momentum penting dan ke depannya lebih baik lagi dalam hal pengembangan budaya Bali,” kata Radinna.

Mempromosikan UMKM

Selain bertujuan untuk melestarikan kesenian, acara pentas seni yang dimeriahkan Rare Kual, FDJ Vie Crist, Tritune, dan Not So Koplo ini, seperti kata Gede Pusaka Harsadena,  juga melibatkan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Buleleng. Ini adalah bentuk dukungan Kopi Banyuatis terhadap UMKM asli Buleleng dengan cara open booth gratis.

 “Pada kesempatan ini kami hanya menyediakan tiga stand, tapi untuk malam gelar seni selanjutnya akan kami tambah,” kata Gede Pusaka saat memberikan sambutan pembukaan acara malam seni Banyuatis.

Stand UMKM

Hal senada juga disampaikan Radinna Wikantari, bahwa Kopi Banyuatis membuka kesempatan kepada para UMKM Kuliner buleleng untuk berjualan secara gratis. “Kami tidak memungut bayaran apa pun kepada pihak UMKM. Sehingga harapannya, dengan crowd yang kami ciptakan, bisa turut membantu para UMKM ini semakin dikenal namanya oleh masyarakat Buleleng,” tambahnya.

Benar memang, dengan adanya acara yang diselenggarakan Kopi Banyuatis, UMKM seperti Joyfresh, Jamur Station, dan Kebab Bagus─tiga UMKM yang berpartisipasi─berkesempatan untuk mempromosikan dan mengembangkan bisnisnya. [T/adv]

Tags: bulelengkesenian balikopi banyuatisUMKM
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ratusan Siswa SD dan SMP Bergembira Ikuti Festival Tunas Bahasa Ibu di Jakarta

Next Post

Jalan Dharma Sedang Bangkit dan Teruji

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
0
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

Read moreDetails

Ketika Musik, Lukisan, dan Kesadaran Bertemu dalam Nyanyian Dharma

by Pranita Dewi
April 20, 2026
0
Ketika Musik, Lukisan, dan Kesadaran Bertemu dalam Nyanyian Dharma

Pertunjukan Nyanyian Dharma digelar di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Denpasar, Minggu (19/4) malam, menampilkan kolaborasi musik dengan...

Read moreDetails

‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

by I Nyoman Darma Putra
April 19, 2026
0
‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

Perbedaan antara wellness tourism dengan medical tourism menjadi salah satu pertanyaan dalam dalam Wellness Conference (Wellness Talk Show), Kamis, 16 April 2026, di Pelataran Hotel, Ubud....

Read moreDetails

Eksplorasi Material dan Gerak, Serangkai Inovasi Komunitas Wayang Ental di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Komang Puja Savitri
April 14, 2026
0
Eksplorasi Material dan Gerak, Serangkai Inovasi Komunitas Wayang Ental di Festival Wayang Bali Utara 2026

SEJAK awal, ada rasa penasaran yang menggantung di antara penonton yang duduk lesehan di wantilan Museum Soenda Ketjil. Wayang, dalam...

Read moreDetails

Membaca Buleleng dalam Museum Soenda Ketjil —Catatan Kecil dari Festival Wayang Bali Utara 2026

by Son Lomri
April 12, 2026
0
Membaca Buleleng dalam Museum Soenda Ketjil —Catatan Kecil dari Festival Wayang Bali Utara 2026

MALAM itu, Kamis, 9 April 2026, ada pertunjukan wayang kulit serangkaian Festival Wayang Bali Utara (FWB) di Wantilan Pelabuhan Tua...

Read moreDetails

Museum Soenda Ketjil: Kebanggaan Budaya atau Sekadar Ketakutan Akan Kehilangan?

by I Nengah Juliawan
April 11, 2026
0
Museum Soenda Ketjil: Kebanggaan Budaya atau Sekadar Ketakutan Akan Kehilangan?

MUSEUM Soenda Ketjil di Singaraja tidak hanya menjadi ruang sunyi yang menyimpan masa lalu, melainkan juga ruang publik yang terus...

Read moreDetails

Tradisi yang Mulai Bernegosiasi dengan Zaman —Dari Pentas Wayang Bungkulan di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Komang Puja Savitri
April 11, 2026
0
Tradisi yang Mulai Bernegosiasi dengan Zaman —Dari Pentas Wayang Bungkulan di Festival Wayang Bali Utara 2026

WAYANG sebagai produk masa lalu yang kini diratapi, ditangisi oleh orang-orang karena hampir hilang di tengah hiburan dunia digital. Pertunjukan...

Read moreDetails

Ubud Artisan Market dalam Kehangatan Paskah, Rayakan Kreativitas, Komunitas, dan Akhir Pekan di Ubud

by tatkala
April 5, 2026
0
Ubud Artisan Market dalam Kehangatan Paskah, Rayakan Kreativitas, Komunitas, dan Akhir Pekan di Ubud

Yayasan Mudra Swari Saraswati dengan bangga kembali menghadirkan Ubud Artisan Market (UAM), curated market yang merayakan kreativitas, komunitas, dan kerajinan...

Read moreDetails

Api yang Tak Pernah Kenyang: Ketika ‘Lobha’ Menjelma dalam Ogoh-Ogoh STT Eka Budhi, Banjar Danginjalan, Guwang, Sukawati 2026

by Dede Putra Wiguna
March 24, 2026
0
Api yang Tak Pernah Kenyang: Ketika ‘Lobha’ Menjelma dalam Ogoh-Ogoh STT Eka Budhi, Banjar Danginjalan, Guwang, Sukawati 2026

DI Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, kreativitas anak muda kembali menemukan bentuknya dalam karya ogoh-ogoh untuk menyambut Nyepi Caka...

Read moreDetails

Les Ngembak Festival 2026: Merawat Jejak dari Bukit ke Laut

by Nyoman Nadiana
March 23, 2026
0
Les Ngembak Festival 2026: Merawat Jejak dari Bukit ke Laut

PANGGUNG itu kecil saja. Tapi cukup untuk menampung ekspresi masyarakat Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Di atas panggung kecil...

Read moreDetails
Next Post
Orang Mau Bayar Mahal Untuk Memalsukan Diri

Jalan Dharma Sedang Bangkit dan Teruji

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co