4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Di Sawan-Buleleng, Gong Dibuat dengan Campuran Timah, Tembaga dan Besi | Harga Lebih Murah

Redaksi Tatkala Buleleng by Redaksi Tatkala Buleleng
June 21, 2022
in Berita
Di Sawan-Buleleng, Gong Dibuat dengan Campuran Timah, Tembaga dan Besi |  Harga Lebih Murah

Made Suwanda, perajin gong di desa Sawan, Buleleng, Bali

Di Desa Sawan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali, ada perajin gong dengan bahan berbeda dari kebanyakan gong lainnya. Jika biasanya gong dibuat dari bahan perunggu, barungan gong di Desa Sawan ini terbuat dari tiga bahan campuran logam; timah, tembaga dan besi, Namanya gong tridatu.

Made Suwanda adalah salah satu perajin gong tridatu di Desa Sawan. Ia merintis usaha yang diteruskan dari ayahnya.

Pada tahun 1998, Suwanda memulai usahanya dengan merk “Surya Nada Gong”. Lalu usaha berkembang, tentu saja berkembang tidak semudah yang dibayangkan. Banyak kendala yang dialaminya sampai akhirnya produk gong yang dibuatnya dapat dikenal lebih banyak lagi dan tidak hanya pada lingkup daerah Buleleng saja.

Sebelumnya Suwanda tak menguasai teknik pembuatan gong, namun dengan tekad yang kuat ia membuktikan dalam jangka waktu 4 tahun, tepatnya pada tahun 2002, usaha miliknya berkembang sampai mendapat pelanggan hampir mencakup wilayah seluruh Bali. Ia bahkan kemudian memperkejakan tenaga kerja sejumlah enam orang.

“Usaha yang saya geluti ini membuat produk seluruh jenis gamelan bali seperti angklung, gong kebyar, baleganjur, serta souvenir. Dan kebanyakan pesanan yang saya terima juga dari luar daerah Buleleng membeli bahan yang sudah dibentuk menjadi gong, kemudian pembeli tersebut melanjutkan finishingnya,” ujar Suwanda.

Produk gong tridatu di Desa Sawan Buleleng | Foto: Diskominfo Buleleng

Tentang gong tridatu yang diciptakan itu, Suwanda.mengatakan produk itu  hanya satu-satunya di Bali. Tridatu dalam konteks gong ini merupakan konsep yang memadukan tiga unsur logam yaitu timah, tembaga, dan besi.

Awal mula Suwanda mendapatkan ide untuk berinovasi bermula dari adanya pandemi Covid – 19.  Ia merasakan omset yang turun drastis dikarenakan bahan gong yang pada umumnya perunggu dirasa mahal pada kondisi pandemi.

Maka dari itu, Suwanda menerapkan ide tersebut dengan membuat satu produknya selama 3 bulan serta hasilnyapun hampir sama mulai dari bentukan dan nada yang dikeluarkannya dengan gong yang berbahan perunggu.

“Gong tridatu ini saya ciptakan sebagai alternatif bagi para semeton Bali maupun luar Bali yang ingin memiliki gamelan barung dengan kualitas sama dengan perunggu namun dengan harga lebih murah. Dengan harga pada perunggu di 2,5 juta rupiah perbuahnya sedangkan jika memilih gong berbahan tridatu ini dihargai 1,8 juta rupiah perbuahnya,” ucap Suwanda.

Hujan Air, Hujan Pujian, Hujan Cacian, Gianyar Harusnya Juara | Dari Lomba Baleganjur PKB 2022

Proses pembuatan gong ini hampir sama dengan proses pembuatan gong pada umumnya. Tahapan awalnya, yaitu mulai dari peleburan bahan baku yang menurut pengungkapannya berasal dari Jawa dengan panas mencapai 800◦C. Selanjutnya bahan itu di tuang kedalam cetakan gong dan ditempa atau dipukul terus menerus agar tidak sampai kehitaman.

Langkah berikutnya, bahan itu disepuh dengan air dan langsung ditempa untuk kedua kalinya. Hingga pada proses akhir finishing dengan amplas dan melakukan tes bunyi yang ia lakukan sendiri.

Proses pembuatan gong tridatu di Desa Sawan-Buleleng | Foto: Diskominfo Buleleng

Dalam sehari ia hanya dapat mencetak 2 buah gong saja, dan jika dihitung secara keseluruhan untuk membuat 1 unit gong barung dibutuhkan waktu mencapai 6 bulan lamanya.

“Kalau gong ini dibuat berdasar permintaan karena terkendala dipermodalan. Bayangkan saja, untuk membuat satu set barung gong kebyar berbahan perunggu bisa mencapai 400 juta rupiah, sedangkan yang berbahan tridatu mencapai 230 juta rupiah itupun harus dengan tanda jadi juga, jadi kita tidak bisa sama sekali membuat stok lebih,” tegas Suwanda.

Ia menyampaikan harapannya untuk Pemerintah Kabupaten Buleleng agar selalu mendukung UMKM dari segi permodalan, sarana prasarana, serta pemasarannya. Agar dikemudian hari pengerajin Buleleng ini dapat mampu bersaing di luar Bali bahkan mencapai luar negeri.

Perbekel Desa Sawan Nyoman Wira mengatakan di Desa Sawan ini pengerajin pande gong dan pande besi tersebut sudah sering diberikan pelatihan melalui Kementerian Perindustrian RI dengan perantara kelompok-kelompok binaan yang ada di Desa Sawan. Atas hal itu, banyak pengerajin ini mendapatkan pengetahuan baru mengenai perkembangan teknologi yang dapat mendukung efisiensi dalam menjalankan usaha.

“Kita sedang gencar menawarkan hasil produk dari pengerajin yang kita miliki di desa ini, mulai dari desa-desa lain lingkup Kabupaten Buleleng, bahkan apabila ada yang sedang mencari kebutuhan gong dan perlengkapan olahan pande besi agar dapat berbelanja langsung ke Desa Sawan,” ucapnya.

Produk gong tridatu di Desa Sawan Buleleng | Foto: Diskominfo Buleleng

Wira menjelaskan berbagai upaya yang dilakukannya guna pengerajin dari pande besi dan pande gong ini tetap berlanjut dengan mengikutsertakan anak dari pengerajin itu  dalam pelatihan. Dengan mengikutsertakan kaum milenial harapannya usaha yang dijalani terus berkreatifitas menciptakan produk-produk melalui inovasi baru dan dapat menciptakan sistem kerja yang efisien. Tentunya dibarengi dengan dukungan perkembangan teknologi serta sarana dan prasarana memadai.

Bukan saja melalui pelatihan, dukungan dari pihak desa untuk kemajuan usaha kerajinan ini yaitu melalui dana Bumdes menyiapkan permodalan seperti pembelian mesin, sarana prasana, dan lain-lain. Meskipun dirasa dengan modal yang kecil namun dari pemerintah desa tetap berusaha penuh selalu memberikan dukungan demi keberlangsungan usaha yang merupakan unggulan di daerah ini.

“Kalau penjualan pengerajin sudah memiliki teknik pemasarannya sendiri, serta wilayah yang menjadi target pemasarannya masing-masing. Dan tidak main-main, usaha dari perangkat desa serta segala pihak yang mendukung guna mempublikasikan produk kerajinan ini membuahkan hasil hingga dapat menjual sampai Sumatera, Sulawesi, NTB, dan NTT. Produk yang dipasarkanpun meliputi alat pendukung pertanian, peralatan dapur, instrument gong, dan lain-lain,” jelas Wira. [T][Ado/*]

Menonton Gong Kebyar Kabupaten Gianyar Seperti Perjalanan Denpasar ke Singaraja Via Tegallalang
Tags: bulelengDesa Sawangong kebyarKerajinan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Refresh”, Made Sumadiyasa Berkarya dalam Doa dan Sunyi | Pameran Tunggal di Komaneka Gallery

Next Post

“Ala Pidabdab Ala Kepanggih” dari Gambuh Padangaji, Peringsari, Selat, Karangasem….

Redaksi Tatkala Buleleng

Redaksi Tatkala Buleleng

Related Posts

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

by tatkala
October 3, 2026
0
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

Read moreDetails

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

by Jaswanto
October 1, 2026
0
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

Read moreDetails

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
0
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

Read moreDetails

Mahasiswa PPG Universitas Mahasaraswati Ajak Siswa SMPN 7 Denpasar Bijak Gunakan AI

by Dede Putra Wiguna
September 27, 2026
0
Mahasiswa PPG Universitas Mahasaraswati Ajak Siswa SMPN 7 Denpasar Bijak Gunakan AI

KECERDASAN buatan semakin dekat dengan kehidupan pelajar. Mencari informasi, memahami materi, menemukan ide, hingga membuat rangkuman kini dapat dilakukan dengan...

Read moreDetails

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

by tatkala
September 23, 2026
0
Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

Read moreDetails

Tut Karben Raih Suara Terbanyak di Pilkel Guwang, Gagasan Kini Menanti Pembuktian

by Dede Putra Wiguna
September 23, 2026
0
Tut Karben Raih Suara Terbanyak di Pilkel Guwang, Gagasan Kini Menanti Pembuktian

PEMILIHAN Perbekel Desa Guwang 2026 telah usai. I Ketut Karben Wardana meraih suara terbanyak dalam pemungutan suara yang berlangsung pada...

Read moreDetails

Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

by tatkala
September 21, 2026
0
Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

DENPASAR | TATKALA.CO -- Ekosistem pesisir dan hutan mangrove di Bali kini menghadapi ancaman krisis lingkungan yang sangat serius, salah...

Read moreDetails

Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

by Rusdy Ulu
September 20, 2026
0
Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

Perhelatan festival film pendek internasional Minikino Film Week 12 (MFW12) yang diselenggarakan oleh Yayasan Kino Media sukses digelar pada 11–18 September 2026 di Bali....

Read moreDetails

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

by tatkala
September 20, 2026
0
Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

JAKARTA – TATKALA.CO –  Pasangan dari Provinsi DKI Jakarta, Adventhius Immanuel Karo Karo dan Dania Zahra Ayusti, resmi dinobatkan sebagai...

Read moreDetails

Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

by Rusdy Ulu
September 19, 2026
0
Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

BULELENG | TATKALA.CO -- Barisan perempuan duduk berderet dengan gaung berwarna krem dan riasan diri yang lengkap. Perempuan-perempuan itu tampak...

Read moreDetails
Next Post
“Ala Pidabdab Ala Kepanggih” dari Gambuh Padangaji, Peringsari, Selat, Karangasem….

"Ala Pidabdab Ala Kepanggih" dari Gambuh Padangaji, Peringsari, Selat, Karangasem….

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co