25 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Suara dari Sulung yang Lain: Merayakan Raya Raya Cinta

Carma Citrawati by Carma Citrawati
October 30, 2021
in Ulasan
Suara dari Sulung yang Lain: Merayakan Raya Raya Cinta

Pementasan teater Raya Raya Cinta oleh Komunitas Mahima di Taman Budaya Bali, Jumat 29/10/2021 dan disiarkan langsung lewat youtube Dinas Kebudayaan Bali

Di dunia ini siapa yang tidak mengenal cinta? Siapa yang sungguh tidak pernah mencintai dan dicintai? tapi bagaimana cerita cinta yang dihadapi seorang sulung dari lima saudara perempuan semua?

Sebuah panggung dihidupkan oleh sepasang sejoli yang menggerakkan tubuhnya dengan cinta yang dalam. Musim yang berganti adalah saksi keduanya tumbuh, memahami, saling mencinta. Raya dan Cinta, dua sejoli dalam Raya Raya Cinta, sepasang kekasih yang disatukan oleh cinta. Cinta, perempuan dengan sosok kuat, mandiri dan penuh tanggung jawab. bersanding dengan Raya, lelaki mapan, matang dan penuh kasih sayang.

Hidup tidak selalu baik-baik saja tetapi hidup selalu terasa baik-baik saja karena cinta.

Menyaksikan Raya Raya Cinta bagi saya seakan menempatkan cermin di depan saya dan cermin itu seketika memantulkan beberapa bias memori tentang saya sendiri, si sulung dari lima bersaudara perempuan semua. Meski tidak semuanya saya alami, tetapi karakter Cinta sungguh adalah karakter untuk seorang sulung dari lima bersaudara perempuan semua.

Bagi saya, memiliki saudara perempuan, bahkan semuanya perempuan adalah anugrah. Tokoh Cinta juga sudah membuktikannya. Ketika kehidupan tidak selalu baik-baik saja, dengan berbagai masalah yang pelik, bukan hanya masalah ekonomi, tetapi masalah prinsip dan cinta, membuat Cinta yang sedang bimbang seakan memiliki kekuatan yang besar karena selalu ada cinta dari keempat orang adiknya. Seberapa besarpun Cinta mengelak bahwa adik-adiknya belum mengerti apapun tentang hal yang dia hadapi, dukungan dan semangat, tawa kecil dan harapan, membuatnya cukup dan  merasa baik-baik saja.

Bagaimana hidup sungguh tidak selalu baik-baik saja!

Manusia, siapapun, tidak akan pernah lepas dari sebuah kekacauan hidup (masalah). Kondisi dalam hidup menuntut kita harus selalu kuat dan sadar. Sadar dalam ketenangan, sadar dengan kekuatan. Cinta yang selalu memperhitungkan semua hal yang ia lakukan, seperti manusia lain, menghadapi permasalahan yang bertubi-tubi. Siapapun pasti merasa kosong dan hampa jika menjadi Cinta. Kondisi ekonomi keluarga sedang terpuruk, kehilangan pekerjaan, biaya kuliah dan Pendidikan adik yang harus dilunasi, bahkan percintaan yang membutuhkan keputusan. Itu semua bukan hanya masalah, tetapi sebuah kekacauan.

Lalu apakah arti Raya bagi Cinta? Benarkan seperti yang dikatakan Gita, tidak ada cinta untuk Raya?

Pementasan teater Raya Raya Cinta oleh Komunitas Mahima di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Jumat 29/10/2021 malam.

Bagi saya, Cinta, tidak pernah tidak serius dengan apapun yang ia lakukan. Apalagi mengenai seseorang yang ia cintai. Cinta sangat berhati-hati dan penuh perhitungan. Tak ada yang ingin ia sakiti dengan kata-kata yang bisa saja terucap dengan mudah. Ini bukan hanya tentang cinta sebatas puji-puji kata, tetapi cinta penuh logika.

Lalu jika memang mencintai Raya, kenapa Cinta menolak untuk dinikahi? Bukankah semua permasalahan akan lebih ringan jika diselesaikan dengan Raya? Apalagi Raya, dengan segenap cintanya, siap membantu dan menyelsaikan semua masalah yang dihadapi Cinta.

Itulah Cinta! Si Sulung dari lima bersaudara perempuan semua. Membuat keputusan mengenai pernikahan bukanlah sesuatu yang mudah. Keputusan pernikahan harus dibuat dengan penuh kesadaran. Cinta pasti sangat menyadari, Pernikahan adalah sebuah implementasi komitmen, adaptasi semesta kedua dan jalan berliku. Keputusan yg dibuat agar tidak menjadi sebuah pelarian berujung luka.

Saya Takjub! Bagaimana sutradara pementasan ini Sonia Piscayanti membentuk karakter Cinta dengan sangat realistis. Dia memang Cinta, Si Sulung dari lima bersaudara perempuan semua. Pola pikir, tabiat dan lakunya, memang seorang sulung.

Cinta bukan hanya menyoal kata, jika hanya pandai berkata kita hanya akan memiliki mimpi

Cinta memiliki Raya. Sosok keras kepala bersanding dengan seorang pria matang yang pengertian. Raya sungguh menyadari keputusan tentang sebuah pernikahan bukan hal mudah bagi Cinta, banyak hal menjadi pertimbangan, banyak hal harus dilakukan. Dan keputusannya sebagai seorang lelaki, saya rasa tepat. Menunjukkan keseriusan, berani menunggu dan setia.

Raya Raya Cinta bukan hanya pertunjukan tentang sepasang kekasih yang tengah dilanda konflik tentang komitmen yang disatukan, kesetiaan yang dipertanyakan, tetapi juga kontempelasi diri sebagai manusia yang harus berpikir secara sadar memaknai setiap masalah.

Keberhasilannya pementasan ini tidak hanya pada ide cerita dengan konflik yang rumit tetapi pemain yang tepat, dialog yang dalam dan lagu yang membangun suasana. Kolaborasi yang apik! Raya Raya Cinta membuat saya terkesima.

Adegan yang paling membuat saya terharu adalah ketika kelima saudara sedarah berkumpul dan saling menyemangati. Kekuatan perempuan terlihat sangat jelas pada adegan tersebut. Kekuatan menghadapi masalah dengan saling menyemangati. Adegan itu bukan hanya pertunjukan semata tetapi juga cermin kami, perempuan-perempuan yang bersaudara perempuan.

Raya-Raya Cinta diakhiri dengan kemenangan cinta, tidak hanya bagi Cinta dan Raya, tetapi kemenangan para saudara seibu yang tengah berjuang bersama.

Biarkan Cinta selalu abadi bersanding dengan Kala hingga Cahaya semesta meluap di tengah Laut kehidupan memetik benih Asa yang memuncak.

Cinta adalah saya. Cinta adalah kita semua. Perempuan yang harus selalu sadar dalam setiap kekacauan. [T]

Tags: Festival Seni Bali JaniKomunitas Mahima
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Munyin Paksi Itu Janggal | Hasil Tawar Menawar Pertunjukan Sanggar Banjrajnyana-Gianyar

Next Post

Pergulatan dengan Puisi

Carma Citrawati

Carma Citrawati

Lahir di Desa Getakan, Klungkung, 24 Februari 1990. Lulusan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana Jurusan Sastra Bali lalu melanjutkan S2 Ilmu Linguistik FIB Udayana. Lebih banyak menulis dalam Bahasa Bali yang dimuat di Bali Post dan Pos Bali. Buku yang sudah diterbitkan, “Smara Reka” (2014), “Kutang Sayang Gemel Madui” (2016) dan “Aud Kelor” (2019). Tahun 2017 mendapat Penghargaan Sastera Rancage dari Yayasan Kebudayaan Rancage.

Related Posts

Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

by Agus Noval Rivaldi
November 12, 2022
0
Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

Sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis apa-apa dalam beberapa bulan ini. Semenjak dipindah tugaskan oleh kantor saya ke Singaraja,...

Read moreDetails

Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

by I Putu Ardiyasa
August 19, 2022
0
Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

Gagasan membuat pertunjukan Puputan Jagaraga didenyutkan oleh bapak Perbekel (sebutan kepala desa di Bali) Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng, yakni...

Read moreDetails

Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

by Imam Muhayat
August 13, 2022
0
Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

Realitas keterbukaan membuat setiap nilai mengejar eksistensi. Akibatnya, nilai mengandung relativitas yang tinggi. Perkembangan sekarang ini juga, kadang membuat kita...

Read moreDetails

Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

by Agus Noval Rivaldi
August 8, 2022
0
Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

CASSADAGA,  sebuah band yang mengusung genre Experimental Rock, berdiri pada tahun 2014 lewat jalur pertemanan SMA. Nama “Cassadaga” mereka ambil...

Read moreDetails

Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

by Teddy Chrisprimanata Putra
August 8, 2022
0
Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

Beruntung sore itu saya melihat poster yang dibagikan oleh akun Marjin Kiri di cerita Whatsapp. Poster itu menginformasikan acara diskusi...

Read moreDetails

“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

by Agus Eka Cahyadi
July 28, 2022
0
“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

Kala itu Pita Maha belum lahir, Walter Spies berjumpa dengan seorang pematung dari Desa Belayu bernama I Tegalan. Dia menyerahkan...

Read moreDetails

Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

by Azman H. Bahbereh
July 8, 2022
0
Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

Rosetta membanting pintu dengan keras dan keluar berjalan terengah-engah, melewati sekian pintu, sekian pintu, dan sekian pintu lagi. Hentakan kaki...

Read moreDetails

Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

by A.A.N. Anggara Surya
June 30, 2022
0
Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

Rabu, 29 Juni 2022, malam. Saya menonton lomba Cipta Lagu Cagar Budaya yang diadakan Dinas Kebudayaan dan Dinas Lingkungan Hidup...

Read moreDetails

Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

by Made Adnyana Ole
June 29, 2022
0
Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

Sungguh aneh, lomba fragmentari dalam rangka Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno, Buleleng, tidak ada satu pun peserta lomba...

Read moreDetails

Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

by I Gusti Made Darma Putra
June 28, 2022
0
Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

Parade Gong Kebyar duta Kabupaten Badung dalam Pesta Kesenian Bali XLIV tahun 2022 kali ini tampil berbeda dari tahun tahun...

Read moreDetails
Next Post
Pergulatan dengan Puisi

Pergulatan dengan Puisi

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co