9 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

‘Malajah Sambil Mapalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak Ceria Belajar dan Bermain

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
February 26, 2026
in Budaya
‘Malajah Sambil Mapalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak Ceria Belajar dan Bermain

'Malajah Sambil Mapalianan' di Bulan Bahasa Bali 2026

PERCAYA atau tidak, agenda malajah sambil maplalianan (belajar sambal bermain) di ajang Bulan Bahasa Bali VIII tahun 2026 menjadi favorit bagi anak-anak setingkat TK dan SD. Setiap maplalianan ini digelar, anak-anak yang terlibat tampak ceria dan berhasil memancing kreativitas mereka.

Lihat saja pada kegiatan malajah sambil maplalianan pada, Kamis 26 Pebruari 2026. Ruang ramah anak yang berada Wantilan Taman Budaya Denpasar itu tampak cerah, secerah senyum anak-anak pagi itu.

Saat itu, giliran Gus Bao dari Kelompok Pendongeng Gerhana yang memandu kegiatan dunia anak-anak itu. Ia menyajikan satua berjudul “Umah Ipian I Bojog”, yang diambil dari tulisan Made Taro. Meski itu sebuah satua Bali, namun Gus Bao mengkemas cerita itu menjadi pertunjukan satua Bali dibalut dengan maplalianan “ngengkebang batu” (menyembunyikan batu). “Saya memadukan cerita dengan permainan agar anak-anak tertarik,” kata Gus Bao.

Satua itu mencerikan I Bojog yang tidak memiliki rumah, sehingga ingin membangun rumah untuk tempat tinggalnya. Namun, keinginan itu terus tertunda karena ia sibuk mencari makanan, maplayanan, magending dan kesenangan lainnya. Ia selalu tidak memiliki waktu untuk membangun rumah, tetapi selalu banyak memiliki waktu untuk bermain. Berbeda pada malam harinya, I Bojog selalu bermimpi telah menyelesaikan rumahnya. 

Dalam mimpi itu, rumah I Bojog sangat bagus, kokoh, dan kuat yang selalu ada di dalam mimpinya saja. Dalam mimpi itu, rumahnya selesai dibangun dengan cepat dan tepat. Namun, berbeda dalam kenyataannya, rumah I Bojog itu tidak pernah jadi. Artinya, ia tidak menyelesaikan bangunan apapun.

Keesokan harinya juga begitu. Sebelum membangun rumah, I Bojog kembali maplalianan Ngengkebang Batu sambil bernyanyi Sijang-sijang. Mereka terlena dengan permainan itu, sehingga tak terasa hari sudah sore. I Bojog lupa membangun rumahya. Kejadian seperti itu terus berulang-ulang, sehingga rumah dikenyataannya tidak pernah ada. Sedangan di dalam mimpinya, rumah itu selesai. “Karena itulah satua itu berjudul “Umah Ipian I Bojog”, Rumah Impian Para Monyet,” ucapnya.

Menariknya, anak-anak yang mendengarkan satua itu tidak mengantuk, tidak bercanda ataupun ngobrol bersama teman-temanya. Mereka telihat fokus, bahkan tampak ceria dan selalu agresip menjawab pertanyaan yang diberikan Gus Bao sebagai pencerita. Sebab, ia memberikan satua yang tak hanya mudah dikenali, tetapi dibalut dengan belajar magending dan maplayanan. “Saya sengaja mengkemas satua itu dengan menyanyi dan bermain, sehingga mereka tertarik dan senang,” kata Gus Bao serius.

Di awal kegiatan, anak-anak memang tampak malu malu. Namun, Gus Bao memiliki strategi menarik. Anak-anak yang mendengarkan satua itu, dilibatkan sebagai pemain. Artinya, tokoh di dalam satua itu diperankan langsung oleh anak-anak. Suasana pun menjadi lebih atraktif. Anak-anak yang mulanya diam, kini lebih kreatif. Mereka beromba-lomba mengacungkan tangan agar dipilih sebagai salah satu peran. Semua memerankan tokoh bojog, mengeluarkan suara bojog dengan berbagai karakter.

Anak-anak yang sudah terpikat itu tak hanya menyulap ruangan malajah sambal maplalianan menjadi rumah bojog, tetapi mereka juga mengeluarkamn ide ide kreatif. Hal tersebut ditunjukan ketika pencerita menanyakan jenis makanan bojok, posisi bojog tidur dan lainnya. Anak-anak yang bias menjawab pertanyaan diberikan hadiah, sehingga membuat anak-anak menjadi lebih bersemagat “Ini sebagai pembelajaran mengenal nama-nama buah, termasuk buah local,” papar pria kalem ini.

Pada saat adegan I Bojok akan membangun rumah, semua bojog diajak bermain, yaitu maplalianan Ngengkebang Batu sambal menyanyikan lagu berjudul Sijang-sijang. Bermain sambal menyanyi itu, membuat anak-anak lebih berkonsentrasi. “Permainan ini untuk membuat anak-anak lebih fokus, dan membangkitkan intuisi anak. Sebab, anak yang lain bakal menebak batu yang disembunyikan oleh pemain sebelumnya,” jelasnya.

Gus Bao mengatakan, pesan yang disampaikan tidak secara langsung, tetapi di dalam alur cerita itu anak-anak diajak mencari pesan cerita itu. Hal itu dapat diuji melalui pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkannya kepada peserta. “Bojog itu akhirnya tidak memiliki rumah karena terus menunda dengan kesibukannya maplalinan. Makanya, anak-anak jangan terlena dengan kesenangan saja, tetapi lupa dengan tugas,” pesannya.

Gus Bao kemudian mengajak anak-anak maplalianan Ciwa. Permainan ini mirip conglak ala Bali yang memakai papan yang bentuknya mirip dengan congklak, tetapi aturan mainnya sedikit beda. Secara umum permainan ini hampir sama yakni memindah batu ke lobang-lobang itu. Ciwa itu dibuat dengan memakai botol bekas, dan batu itu diganti dengan kacang tanah.

“Dalam maplalianan Ciwa itu, tentu bagus sebagai pembelajaran berhitung Bali. Permainan itu diisi dengan memindahkan batu. Lalu, mereka menghitung dengan bahasa Bali, maka di sini ada kegiatan belajar Bahasa Bali,” imbuh Gus Bao. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: anak-anakBulan Bahasa BaliBulan Bahasa Bali 2026permainan anak-anak
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ironi Surga Dunia: Dominasi Bali Selatan dan Ketimpangan Sosial

Next Post

Anak-anak Muda Ramai-ramai Ramal Nasib di Stand Gotra Pangusada Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
0
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

Read moreDetails

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

by tatkala
September 23, 2026
0
Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

Read moreDetails

Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

by Rusdy Ulu
September 20, 2026
0
Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

Perhelatan festival film pendek internasional Minikino Film Week 12 (MFW12) yang diselenggarakan oleh Yayasan Kino Media sukses digelar pada 11–18 September 2026 di Bali....

Read moreDetails

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

by tatkala
September 20, 2026
0
Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

JAKARTA – TATKALA.CO –  Pasangan dari Provinsi DKI Jakarta, Adventhius Immanuel Karo Karo dan Dania Zahra Ayusti, resmi dinobatkan sebagai...

Read moreDetails

Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

by Rusdy Ulu
September 19, 2026
0
Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

BULELENG | TATKALA.CO -- Barisan perempuan duduk berderet dengan gaung berwarna krem dan riasan diri yang lengkap. Perempuan-perempuan itu tampak...

Read moreDetails

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
0
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

UTSAWA Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 kembali digelar. Itu artinya, lantunan sloka, palawakya, kakawin, kidung, hingga gaguritan kembali...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

by tatkala
August 23, 2026
0
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

Read moreDetails

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

by tatkala
August 19, 2026
0
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

Read moreDetails

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails
Next Post
Anak-anak Muda Ramai-ramai Ramal Nasib di Stand Gotra Pangusada Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

Anak-anak Muda Ramai-ramai Ramal Nasib di Stand Gotra Pangusada Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

“In Money We Trust”, Kembalikan Baliku Padaku

SIDANG pembaca yang budiman, akhir-akhir ini ramai dibicarakan orang, menyoal lontaran Arya Wedakarna (AWK). Di tengah polemik tentang pengalaman sejumlah...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 9, 2026
Sandyakalaning Demokrasi — Sekumpulan Esai Sosial dan Politik
Buku Tatkala

Sandyakalaning Demokrasi — Sekumpulan Esai Sosial dan Politik

Judul: Sandyakalaning Demokrasi - Sekumpulan Esai Sosial dan Politik Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Teddy Chrisprimanata Putra ISBN: Masih...

by Buku Tatkala
October 9, 2026
 “Kembalikan Kedua Orang Tuaku!” Begitu Seorang Anak Memohon Pada Film “Spirited Away” Karya Hayao Miyazaki
Ulas Film

 “Kembalikan Kedua Orang Tuaku!” Begitu Seorang Anak Memohon Pada Film “Spirited Away” Karya Hayao Miyazaki

SUDAH bertahun-tahun semenjak film ini lahir, saya tak pernah sekalipun menonton film-film Ghibli. Karena terhalang kendala biaya, juga karena saya...

by Wisnu Oktaditya
October 9, 2026
Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University
Persona

Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

APA yang terjadi ketika tradisi dipakai sebagai ruang dialog dan ruang untuk bertanya secara kritis? Pertanyaan semacam itu terasa penting...

by Wayan Jengki Sunarta
October 9, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Transformasi Kontrak Digital dan Masa Depan Notaris Indonesia…

SEMUA orang bicara kontrak/perjanjian digital. Apakah ini hanya tren teknologi, atau sudah menjadi realitas hukum? Perkembangan teknologi digitalisasi begitu pesatnya,...

by I Made Pria Dharsana
October 8, 2026
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya
Panggung

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Kita Semua Sehat, Sampai Tubuh Menuntut Tagihannya

KAPAN terakhir kali kita bertanya, "Gimana kabar mental gue hari ini?" Kita hafal jadwal servis motor. Kita ingat tanggal bayar...

by Tri Nugroho Adi
October 8, 2026
Mengubah Cara Pandang terhadap Pembelajaran Membaca
Esai

Mengubah Cara Pandang terhadap Pembelajaran Membaca

MEMBACA selama ini kerap diposisikan sebagai keterampilan reseptif dalam pembelajaran bahasa. Bersama menyimak, membaca dipahami sebagai keterampilan untuk menerima bahasa,...

by I Kadek Adhi Dwipayana
October 8, 2026
Jalan yang Mengubah Momen Menjadi Monumen: Menyusuri Perjalanan Batin dalam “Traveling With Soul” karya Meilani Dhamayanti
Ulas Buku

Jalan yang Mengubah Momen Menjadi Monumen: Menyusuri Perjalanan Batin dalam “Traveling With Soul” karya Meilani Dhamayanti

KITA sering berangkat dengan tujuan yang telah ditentukan, seolah jalan hanya perlu mengantar tubuh sampai ke sebuah tempat. Padahal, perjalanan...

by Emi Suy
October 8, 2026
Independensi Ceng-Ceng dalam Lomba Ceng-Ceng Kreasi Kelurahan Kapal
Esai

Independensi Ceng-Ceng dalam Lomba Ceng-Ceng Kreasi Kelurahan Kapal

LOMBA ceng-ceng kreasi diselenggarakan oleh Kelurahan Kapal sebagai bagian dari rangkaian Porseni dan Jong Fest 2026. Sebagai salah satu tangkai...

by Wayan Diana Putra
October 8, 2026
Pameran “EVOLUSI” Kawan Nusantara 2026: Warisan Nusantara yang Menemukan Bentuk Baru
Pameran

Pameran “EVOLUSI” Kawan Nusantara 2026: Warisan Nusantara yang Menemukan Bentuk Baru

KETIKA mengunjungi pameran ini, jangan kaget jika menemukan warisan budaya seperti tenun, batik, dan berbagai perhiasan yang beradaptasi dengan zaman,...

by Nyoman Budarsana
October 8, 2026
Belajar Mengenal Prancis dari Meja Makan
Kuliner

Belajar Mengenal Prancis dari Meja Makan

BAGI orang Indonesia, keju bukan makanan yang hadir setiap hari di meja makan. Karena itu, ketika dua belas peserta berkumpul...

by Rusdy Ulu
October 8, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co