14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

‘Swasthi Yuva Naya’: Cerita Tentang Grand Final Pemilihan Duta Kesehatan Kesbam 2026

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
February 22, 2026
in Gaya
‘Swasthi Yuva Naya’: Cerita Tentang Grand Final Pemilihan Duta Kesehatan Kesbam 2026

Duta Kesehatan Kesbam Lintas Generasi│Foto: Ajestya Prayoga

HUJAN sempat mengguyur pagi itu. Saya berdiri di sisi panggung halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar, memandangi kursi-kursi yang sudah tertata sejak subuh. Beberapa panitia OSIS berlarian mengamankan perlengkapan. Sebagian lainnya berteduh sembari menunggu aba-aba.

Sebagai Pembina Duta Kesehatan Kesbam, saya sudah membayangkan berbagai kemungkinan. Namun tetap saja, pagi itu terasa dramatis. Bukan hanya karena hujan. Di balik panggung, ada finalis yang mulai diliputi demam panggung. Ada panitia yang panik karena perubahan teknis kecil. Dan beberapa mengalami perasaan tegang yang sulit dijelaskan.

Tak lama waktu berselang, hujan mereda. Matahari muncul. Saya menarik napas panjang. Grand Final Pemilihan Duta Kesehatan Kesbam 2026 harus tetap berjalan. “The show must go on!”

Opening DanceFinalis Duta Kesehatan Kesbam 2026│Foto: Ajestya Prayoga

Opening Dance Duta Kesehatan Kesbam 2025│Foto: Ajestya Prayoga

Rangkaian kegiatan ini telah dimulai sejak 5 Januari 2026. Sebanyak 49 siswa kelas X dan XI mendaftarkan diri. Dari sana proses seleksi dimulai: technical meeting, tes tulis, wawancara, hingga tersaring 10 pasang besar.

Tahap berikutnya adalah deep interview dan presentasi program kerja. Di sinilah saya benar-benar melihat keseriusan mereka. Ada yang awalnya hanya ingin mencoba, tetapi kemudian tumbuh menjadi percaya diri. Ada pula yang sejak awal menunjukkan mentalitas dan visi kuat.

Tes minat dan bakat serta pembekalan materi melengkapi proses tersebut. Setiap tahapan bukan sekadar menggugurkan peserta, tetapi membentuk mental dan karakter.

Hingga akhirnya, lima pasang terbaik berdiri sebagai finalis grand final hari itu, Jumat, 13 Februari 2026.

Finalis Duta Kesehatan Kesbam 2026│Foto: Ajestya Prayoga

 

Para dewan juri – dari kiri ke kanan: I Putu Candra Aditya Pramana, I Komang Rika Adi Putra, M.Pd. (Kepala Sekolah), I Kadek Putra Pradyana│Foto: Ajestya Prayoga

Acara resmi dimulai pukul 08.30 WITA. Doa bersama dipanjatkan, disusul Lagu Indonesia Raya dan Mars sekolah yang dinyanyikan dengan khidmat. Dalam laporan saya sebagai pembina, saya menegaskan bahwa Duta Kesehatan bukan sekadar gelar.

“Ini ruang pembelajaran dan pengembangan diri siswa. Kita ingin melahirkan generasi yang sehat, berkarakter, dan mampu menjadi teladan,” saya sampaikan.

Sambutan Kepala Sekolah, I Komang Rika Adi Putra, M.Pd., kemudian menegaskan hal yang sama: regenerasi adalah keniscayaan.

“Duta Kesehatan adalah wajah sekolah. Mereka harus mampu menjadi role model atau contoh perilaku hidup sehat, disiplin, dan berintegritas, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” tegasnya di hadapan para finalis, tamu undangan, dan warga Kesbam lainnya.

Opening dance lima besar membuka suasana dengan semangat. Saya berdiri di sisi panggung, memastikan semua berjalan sesuai urutan. Sempat ada gangguan mikrofon yang membuat jantung saya berdegup lebih cepat, tetapi untungnya tim teknis bergerak sigap.

Sambutan olehI Komang Rika Adi Putra – Kepala Sekolah sekaligus founder Duta Kesehatan Kesbam│Foto: Ajestya Prayoga

Laporan Pembina Duta Kesehatan Kesbam│Foto: Ajestya Prayoga

Sesi speech menjadi titik penting. Saya melihat sendiri bagaimana anak-anak yang dulu gugup saat wawancara kini mampu berbicara dengan tenang tentang isu kesehatan mental remaja, pola hidup sehat, dan peran siswa sebagai agen perubahan. Meski tak semua bisa berbicara dengan lantang, setidaknya mereka berani melawan dirinya sendiri.

Saat diumumkan tiga besar, ketegangan mereka terasa semakin menjadi-jadi. Setelah tiga besar diumumkan, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada sesi ini, mereka diuji lebih dalam oleh dewan juri. Saya tahu, di momen itulah kualitas mereka sebagai finalis benar-benar terlihat.

Mereka yang Sejak Awal di Balik Layar

Jika hari itu berjalan dengan baik, itu bukan karena kinerja satu dua orang.

Sejak awal rangkaian, lima pasang Duta Kesehatan Kesbam 2025 adalah motor penggeraknya. Mereka menyusun konsep, mencari sponsor, berlatih tarian, membantu teknis seleksi, mengatur jadwal, berkoordinasi dengan panitia OSIS, hingga memastikan setiap detail berjalan rapi.

Saya menyaksikan bagaimana mereka membagi waktu dengan tugas sekolah dan praktik kerja lapangan (PKL). Ada rapat, diskusi, dan latihan-latihan yang dilakukan di sela kesibukan mereka sebagai siswa kelas akhir.

Namun pada hari-H, peran mereka berbeda.

Opening DanceDuta Kesehatan Kesbam 2025│Foto: Ajestya Prayoga

Sedari subuh, mereka sudah berada di ruang rias, bersiap untuk momen terakhir sebagai Duta Kesehatan 2025. Mereka tidak lagi berlarian mengurus teknis. Mereka adalah generasi yang akan lengser dengan terhormat.

Singkat cerita, menjelang akhir kegiatan, sebelum pengumuman juara, tibalah momen yang paling menguras emosi bagi saya: Last Walk dan Last Speech Duta Kesehatan Kesbam 2025.

Pada momen itu, saya sengaja memilih lagu ‘Bermekaran dan Mewangi’ dari Pendarra yang berkolaborasi dengan Dere sebagai pengiring langkah mereka. Lagu itu bagi saya bukan sekadar latar musik. Ia berbicara tentang ketabahan, harapan, dan kebangkitan diri ─ tentang proses penyembuhan luka dan pertumbuhan pribadi seperti bunga yang tumbuh mekar serta harum setelah melewati masa-masa sulit. Rasanya tepat untuk mengiringi perjalanan lima pasang duta yang telah melewati satu tahun penuh dinamika itu.

Last Speech Duta Kesehatan Kesbam 2025│Foto: Ajestya Prayoga

Kelima pasang itu berjalan perlahan nan anggun di atas panggung. Sorot mata audiens mengikuti langkah mereka. Wajah-wajah yang selama setahun terakhir identik dengan berbagai kegiatan sekolah kini tampak lebih dalam, lebih reflektif.

Dalam last speech-nya, mereka menyampaikan rasa syukur dan bangga.

Ni Kadek Neiska Oceania Paramitha (siswi kelas 12), atau biasa saya sapa Nia selaku Winner Duta Kesehatan Kesbam 2025, dengan suara yang sempat bergetar, mengatakan bahwa satu tahun menjadi Duta Kesehatan telah mengajarkannya arti tanggung jawab dan pengabdian.

“Kami belajar bahwa menjadi duta bukan hanya tentang selempang dan gelar, tetapi tentang konsistensi dan pengabdian,” ujarnya.

Duta Kesehatan Kesbam 2025 bersama Pembina dan Kepala Sekolah│Foto: Ajestya Prayoga

 

Andika Purnama Putra (siswa kelas 11), yang akrab saya sapa Andika selaku Winner Duta Kesehatan Kesbam 2025 juga menyampaikan bahwa perjalanan mereka penuh tantangan, tetapi baginya, justru di situlah letak pembelajaran terbesar. Ia berharap generasi berikutnya tidak hanya sekadar melanjutkan program, tetapi juga berani menciptakan inovasi baru.

Seusai melakukan last speech. Saya berdiri tidak jauh dari panggung. Saya tahu berapa banyak waktu dan tenaga yang telah mereka habiskan. Hari itu bukan sekadar seremoni, tetapi penutup satu periode yang penuh pengabdian.

Ketika Regenerasi Itu Terpilih

Setelah dewan juri usai menentukan para finalis yang terpilih, seluruh finalis kembali ke panggung. Mengambil posisi, dan bersiap menanti hasil. Sorot mata tertuju pada wajah-wajah tegang yang berusaha tetap tersenyum itu.

Nama demi nama pun mulai diumumkan.

Kadek Pradnyana Adi Putra dan Gusti Ayu Semara Dewi dinobatkan sebagai Runner Up I Duta Kesehatan Kesbam 2026. Disusul Herald Gabe Hasian Lumban Gaol dan Ni Ketut Maliga Aura Renata sebagai Runner Up II. Ahmad Nazrul Mukminin dan Putu Dihari Purnama meraih gelar Duta Kesehatan Berbakat 2026, sementara I Made Bagus Sanjaya dan Ni Luh Putu Aprissa Jayanti Nareswari menjadi Duta Kesehatan Terfavorit 2026.

Suasana semakin riuh ketika gelar tertinggi disebutkan: I Gede Somayasa dan Ni Putu Ninetha Pratiwi Kusuma Putri berhasil menyabet gelar sebagai Winner Duta Kesehatan Kesbam 2026.

Tepuk tangan pecah. Sorakan memenuhi halaman sekolah. Selempang disematkan, hadiah diberikan, buket bunga diserahkan, dan mata berkaca-kaca tak lagi bisa disembunyikan.

Ninetha dan Somayasa –Winner Duta Kesehatan Kesbam 2026│Foto: Ajestya Prayoga

Usai acara, Ninetha mengatakan kepada saya bahwa proses ini adalah pengalaman yang tidak akan pernah ia lupakan. Ia merasa perjalanan sejak seleksi awal hingga grand final membentuk kepercayaan dirinya. “Saya ingin membuktikan bahwa kami bisa menjadi role model dan remaja yang berdampak di lingkungan sekolah,” tuturnya.

Somayasa pun menyampaikan rasa syukur dan tanggung jawab besar yang kini ia emban. Ia berharap Duta Kesehatan tidak hanya dikenal di lingkungan sekolah, tetapi mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat luas. “Ini bukan akhir, tetapi awal pengabdian kami,” katanya mantap.

Mendengar itu, saya merasakan satu hal: tongkat estafet benar-benar telah berpindah.

Di balik layar Pemilihan Duta Kesehatan Kesbam 2026│Foto: Ajestya Prayoga

Bagi saya, hari itu memang dramatis. Dibayangi hujan, demam panggung, dan beberapa masalah teknis kecil. Namun justru di situlah saya melihat makna sesungguhnya dari tema tahun ini, ‘Swasthi Yuva Naya’ ─ pemimpin muda yang sehat dan sejahtera.

Tema itu tidak hanya terpancar pada pemenang. Ia terlihat pada lima pasang duta 2025 yang bekerja sejak awal dan lengser dengan elegan. Ia terlihat pada finalis yang gemetar namun tetap melangkah. Ia terlihat pada panitia OSIS yang tidak menyerah meski pagi dimulai dengan hujan deras.

Sebagai pembina, saya tidak hanya menyaksikan siapa yang menang. Saya menyaksikan proses regenerasi. Saya menyaksikan anak-anak yang belajar memimpin, belajar bertanggung jawab, dan belajar menjalankan kegiatan.

Dan, pagi yang sempat diguyur hujan itu, pada akhirnya benar-benar menghadirkan matahari. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Budarsana

Tags: kesehatanPendidikanSMK Kesehatan Bali Medika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Maya Menulis Tantra  —Percakapan Tentang Tubuh dan Tabu

Next Post

Puisi- Puisi Ida Ayu Made Dwi Antari | Resonansi Jiwa

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

by tatkala
May 4, 2026
0
Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

TIDAK semua pemain menikmati perjalanan yang sama dalam game. Ada yang menghargai setiap tahap perkembangan, ada juga yang lebih fokus...

Read moreDetails

HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

by tatkala
May 1, 2026
0
HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

PASAR ponsel pintar di Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran perangkat yang mendobrak batas kewajaran spesifikasi di kelasnya. Infinix Note 60...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

by Dede Putra Wiguna
April 13, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

A.A Ngurah Agung Krishna Dananjaya dan Komang Trisna Darmayanti resmi terpilih sebagai Winner Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Denpasar 2026....

Read moreDetails

5 Keuntungan Mengubah Footage Drone Menjadi Visual Travel Sinematik 4K

by tatkala
April 6, 2026
0
5 Keuntungan Mengubah Footage Drone Menjadi Visual Travel Sinematik 4K

Teknologi drone telah mengubah cara kita merekam pengalaman perjalanan. Dengan menerbangkan drone, kreator dapat menangkap pegunungan, garis pantai, kota, hingga...

Read moreDetails

Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026: Bagaimana Ajang Muda-Mudi Mampu Mempromosikan UMKM Lokal

by Radha Dwi Pradnyani
March 13, 2026
0
Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026: Bagaimana Ajang Muda-Mudi Mampu Mempromosikan UMKM Lokal

LAMPU sorot menyambar dan menerangi panggung Gedung Kesenian Gde Manik yang menampilkan sepuluh pasangan finalis Jegeg Bagus Buleleng 2026. Mereka...

Read moreDetails

Suara Anak Gianyar Tahun 2026: Menolak Normalisasi Perkawinan Anak Hingga Etika Penggunaan ‘Artificial Intellegence’ Pada Anak

by Wahyu Mahaputra
March 2, 2026
0
Suara Anak Gianyar Tahun 2026: Menolak Normalisasi Perkawinan Anak Hingga Etika Penggunaan ‘Artificial Intellegence’ Pada Anak

SUDAH empat belas tahun Forum Anak Daerah (FAD) Gianyar hadir sebagai salah satu wadah partisipasi anak di Kabupaten Gianyar, dan...

Read moreDetails

Rintik Hujan di Living World Denpasar Saksi Lahirnya Duta GenRe UNHI 2026

by Dede Putra Wiguna
February 26, 2026
0
Rintik Hujan di Living World Denpasar Saksi Lahirnya Duta GenRe UNHI 2026

MINGGU sore, 21 Februari 2026, langit Denpasar sempat berawan. Namun di Amphitheater Living World Denpasar, semangat justru menyala terang. Di...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Instiki 2026: Regenerasi Teladan, Siap Berdampak dan Menginspirasi

by Dede Putra Wiguna
February 26, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Instiki 2026: Regenerasi Teladan, Siap Berdampak dan Menginspirasi

SORAK sorai pendukung memenuhi Gedung LLDIKTI Wilayah VIII Kota Denpasar, Bali, Sabtu, 31 Januari 2026. Nama-nama finalis dipanggil satu per...

Read moreDetails

Ketika Mereka Terpilih, Amanah Disematkan –-Dari Grand Final Pemilihan Duta GenRe UPMI Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
February 25, 2026
0
Ketika Mereka Terpilih, Amanah Disematkan –-Dari Grand Final Pemilihan Duta GenRe UPMI Bali 2026

TEPUK tangan menggema panjang di Auditorium Redha Gunawan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali, Jumat, 20 Februari 2026. Jarum jam...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Poltekkes Denpasar 2026: Menyemai Teladan, Meneguhkan Komitmen

by Dede Putra Wiguna
February 25, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Poltekkes Denpasar 2026: Menyemai Teladan, Meneguhkan Komitmen

MINGGU pagi, 15 Februari 2026, menjadi momentum penting di Auditorium Kampus A Poltekkes Kemenkes Denpasar. Kala itu, Grand Final Pemilihan...

Read moreDetails
Next Post
Puisi- Puisi Ida Ayu Made Dwi Antari | Resonansi Jiwa

Puisi- Puisi Ida Ayu Made Dwi Antari | Resonansi Jiwa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co