23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Parenting: Investasi Karakter di Masa Depan

Almeera Firdausy Kinasih by Almeera Firdausy Kinasih
December 7, 2025
in Esai
Parenting: Investasi Karakter di Masa Depan

Ilustrasi Canva

SUARA alarm berdering pukul 04.30 pagi. Suaranya terdengar di setiap sudut rumah yang masih terlelap. Tubuh-tubuh yang tertidur mulai menggeliat. Sepasang mata perlahan-lahan terbuka. Hampir di setiap pagi hari ada “drama” di rumah kami. Ya, apalagi kalau bukan adik perempuanku yang susah dibangunkan – ia masih terlelap di mimpinya. Begitu pun aku – yang tidak pernah benar-benar terbangun karena suara alarm itu. Bagi kita alarm sesungguhnya adalah suara khas bapak saat membangunkan untuk sholat subuh. Suaranya lugas, hangat dan penuh perhatian.

Sementara bapak masih berjibaku membangukan adik, tiba-tiba ibu sudah berada di samping tempat tidurku. Semua jendela kamar telah terbuka lebar. Embusan angin pagi yang beraroma tanah basah, ciri khas bau tanah saat turun hujan – menyelinap masuk kamar dan menyapu rasa kantukku. Ibu selalu menjadi orang yang pertama kali masuk kamarku di pagi hari. Ia  juga yang membangunkanku untuk sholat,  merapikan tempat tidur, dan membersihkan kamar. Tanpa banyak bicara – ia sebenarnya telah memberikan parenting class terbaiknya. Perhatiannya tak pernah absen dan tak pernah setengah-setengah. Banyak hal kecil yang tanpa kusadari telah berkembang menjadi kebiasaanku sehari-hari.

Suasana tiba-tiba menjadi hening dan khusyuk. Saat kami sekeluarga sedang menjalankan sholat subuh. Sejak kecil, aku diajarkan untuk bisa sholat tepat waktu dan tidak meninggalkanya. Dan setelah sholat berjamaah, biasanya ada semacam pesan yang disampaikan bapak kepada kami, misalnya: sholat adalah ibadah yang memberikan kesempatan untuk berdialog batin dengan Allah swt. secara langsung. Jika hal itu terlewatkan, maka kita akan kehilangan kesempatan langka tersebut. Setiap detik yang terbuang adalah bagian hidup yang tak bisa kembali. Pesan itu sangat lekat di ingatanku, seperti kunci yang membuka pintu-pintu kesadaran. Sholat bukan sekadar ritual, tetapi wujud syukur dan pengingat tujuan sebenarnya tentang hidup.

            Aktivitas yang tak pernah terlewatkan selanjutnya adalah jogging. Bapak mengajarkan keseimbangan antara kebutuhan batin dan fisik. Meskipun aku seringnya suka mager – bapak tak pernah menyerah begitu saja. Dalam hal fisik, aku tidak seperti adikku – ia rajin berolahraga dan mengatur pola makan dengan ketat. Postur tubuhku kecil bahkan tidak setinggi adikku. Kadang aku merasa minder. Tapi bapak tak pernah melihatku sebagai “anak kecil”. Ia melihatku sebagai “pejuang besar” yang terus bertumbuh. Setiap anak berhak untuk mendapatkan kepercayaan. Setiap anak diberi kesempatan untuk menjadi dirinya sendiri.

Sepulang jogging, biasanya ibu telah menyiapkan sarapan yang menyehatkan. Dengan kepiawaiannya memasak, dalam sekejap berbagai menu telah tersaji di meja makan, seperti: sayur sup jamur, ayam goreng, dan tempe. Tidak lupa buah-buahan dan susu. Ini bukan semata rutinitas biasa, tapi begitulah bahasa cintanya — tak terucap tapi membekas sempurna.

Bagiku selalu saja ada “we time” bersama kedua orang tuaku – di sela kesibukannya masing-masing. Memang bukan masalah kuantitas, tapi lebih ke kualitas. Mereka tidak hanya menjadi orang tua saja. Mereka bahkan bisa menjadi teman, guru, bahkan konsultan personal yang bisa diandalkan. Bagaimana tidak? Bayangkan saja, sepulang sekolah yang melelahkan – curhatanku masih punya tempat untuk didengar dengan penuh perhatian oleh ibu. Konseling gratis bukan? Ya, ini bisa kulakukan karena kebetulan jam pulang sekolah dan jam pulang kerja Ibu sama. Hampir bisa dipastikan aku selalu bisa pulang sekolah bersama ibu

Peran kedua orang tuaku terasa seperti paket komplit – keduanya saling melengkapi. Selalu ada ruang di setiap kekosongan diriku. Peran bapak sudah seperti mesin pencari ala google – kamus berjalan bagiku. Banyak hal yang aku ingin ketahui terjawab dengan logis, make sense, dan analoginya mudah dipahami. Begitu pun seorang ibu yang mengisi kekosonganku dengan perannya, seperti: mengajarkanku hafalan, ilmu sosial, keuangan, life skill dan lain-lainnya. Ibuku sangat bisa diandalkan.

Dari keduanya aku belajar banyak hal. Tidak semuanya tentang akademis. Tapi dalam hal soft skill dan life skill, seperti: belajar menerima kekalahan, menjadi pribadi yang dewasa, tumbuh kembang simpati, dan banyak hal lainnya. Ya, merekalah role model terbaikku. Saya meyakini hal-hal seperti itulah yang membersamai tumbuhkembangnya karakterku sejauh ini.

Satu hal lagi yang sangat menginspirasi dari mereka – banyak aturan yang berlaku di rumah berasal dari kesepakatan bukan paksaan, seperti: istirahat cukup, beribadah tepat waktu, disiplin mengelola uang saku, dan lain-lain. Aturan berlaku untuk semua anggota keluarga dengan prinsip keadilan yang demokratis. Aturan bukan sekedar larangan, tapi sebagai bentuk perlindungan yang membentuk karakter. Sebuah investasi di masa depan. Masa depanku yang berada di era media sosial, modernisasi, dan segala bentuk disrupsi digital lainnya. [T]

Penulis: Almeera Firdausy Kinasih
Editor:Adnyana Ole

Tags: anak-anakorang tuaparentingPendidikan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Celeng dan Tali | Cerpen Yuditeha

Next Post

Dharma Tula di Makassar: Ruang Bertanya, Ruang Bertumbuh bagi Umat Hindu di Perantauan

Almeera Firdausy Kinasih

Almeera Firdausy Kinasih

Lahir di Solo, 2010. Siswi kelas X SMA N 4 Semarang. Penikmat komik Detective Conan karya Gosho Aoyama disamping hobi lainnya, seperti: menggambar, membaca novel, memasak, membuat cerita komik, dan menulis. Pernah menjadi juara pertama menulis cerpen tingkat SMP N 1 Ungaran. Peraih juara kedua OPSI tingkat Kabupaten Semarang 2024 dan kompetisi online IPA (Juara 1 Tingkat Provinsi Jawa Tengah – 2023 ) dan Bahasa Inggris (Juara 2 Tingkat Provinsi Jawa Tengah - 2023).

Related Posts

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails
Next Post
Dharma Tula di Makassar: Ruang Bertanya, Ruang Bertumbuh bagi Umat Hindu di Perantauan

Dharma Tula di Makassar: Ruang Bertanya, Ruang Bertumbuh bagi Umat Hindu di Perantauan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co