2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Parenting: Investasi Karakter di Masa Depan

Almeera Firdausy Kinasih by Almeera Firdausy Kinasih
December 7, 2025
in Esai
Parenting: Investasi Karakter di Masa Depan

Ilustrasi Canva

SUARA alarm berdering pukul 04.30 pagi. Suaranya terdengar di setiap sudut rumah yang masih terlelap. Tubuh-tubuh yang tertidur mulai menggeliat. Sepasang mata perlahan-lahan terbuka. Hampir di setiap pagi hari ada “drama” di rumah kami. Ya, apalagi kalau bukan adik perempuanku yang susah dibangunkan – ia masih terlelap di mimpinya. Begitu pun aku – yang tidak pernah benar-benar terbangun karena suara alarm itu. Bagi kita alarm sesungguhnya adalah suara khas bapak saat membangunkan untuk sholat subuh. Suaranya lugas, hangat dan penuh perhatian.

Sementara bapak masih berjibaku membangukan adik, tiba-tiba ibu sudah berada di samping tempat tidurku. Semua jendela kamar telah terbuka lebar. Embusan angin pagi yang beraroma tanah basah, ciri khas bau tanah saat turun hujan – menyelinap masuk kamar dan menyapu rasa kantukku. Ibu selalu menjadi orang yang pertama kali masuk kamarku di pagi hari. Ia  juga yang membangunkanku untuk sholat,  merapikan tempat tidur, dan membersihkan kamar. Tanpa banyak bicara – ia sebenarnya telah memberikan parenting class terbaiknya. Perhatiannya tak pernah absen dan tak pernah setengah-setengah. Banyak hal kecil yang tanpa kusadari telah berkembang menjadi kebiasaanku sehari-hari.

Suasana tiba-tiba menjadi hening dan khusyuk. Saat kami sekeluarga sedang menjalankan sholat subuh. Sejak kecil, aku diajarkan untuk bisa sholat tepat waktu dan tidak meninggalkanya. Dan setelah sholat berjamaah, biasanya ada semacam pesan yang disampaikan bapak kepada kami, misalnya: sholat adalah ibadah yang memberikan kesempatan untuk berdialog batin dengan Allah swt. secara langsung. Jika hal itu terlewatkan, maka kita akan kehilangan kesempatan langka tersebut. Setiap detik yang terbuang adalah bagian hidup yang tak bisa kembali. Pesan itu sangat lekat di ingatanku, seperti kunci yang membuka pintu-pintu kesadaran. Sholat bukan sekadar ritual, tetapi wujud syukur dan pengingat tujuan sebenarnya tentang hidup.

            Aktivitas yang tak pernah terlewatkan selanjutnya adalah jogging. Bapak mengajarkan keseimbangan antara kebutuhan batin dan fisik. Meskipun aku seringnya suka mager – bapak tak pernah menyerah begitu saja. Dalam hal fisik, aku tidak seperti adikku – ia rajin berolahraga dan mengatur pola makan dengan ketat. Postur tubuhku kecil bahkan tidak setinggi adikku. Kadang aku merasa minder. Tapi bapak tak pernah melihatku sebagai “anak kecil”. Ia melihatku sebagai “pejuang besar” yang terus bertumbuh. Setiap anak berhak untuk mendapatkan kepercayaan. Setiap anak diberi kesempatan untuk menjadi dirinya sendiri.

Sepulang jogging, biasanya ibu telah menyiapkan sarapan yang menyehatkan. Dengan kepiawaiannya memasak, dalam sekejap berbagai menu telah tersaji di meja makan, seperti: sayur sup jamur, ayam goreng, dan tempe. Tidak lupa buah-buahan dan susu. Ini bukan semata rutinitas biasa, tapi begitulah bahasa cintanya — tak terucap tapi membekas sempurna.

Bagiku selalu saja ada “we time” bersama kedua orang tuaku – di sela kesibukannya masing-masing. Memang bukan masalah kuantitas, tapi lebih ke kualitas. Mereka tidak hanya menjadi orang tua saja. Mereka bahkan bisa menjadi teman, guru, bahkan konsultan personal yang bisa diandalkan. Bagaimana tidak? Bayangkan saja, sepulang sekolah yang melelahkan – curhatanku masih punya tempat untuk didengar dengan penuh perhatian oleh ibu. Konseling gratis bukan? Ya, ini bisa kulakukan karena kebetulan jam pulang sekolah dan jam pulang kerja Ibu sama. Hampir bisa dipastikan aku selalu bisa pulang sekolah bersama ibu

Peran kedua orang tuaku terasa seperti paket komplit – keduanya saling melengkapi. Selalu ada ruang di setiap kekosongan diriku. Peran bapak sudah seperti mesin pencari ala google – kamus berjalan bagiku. Banyak hal yang aku ingin ketahui terjawab dengan logis, make sense, dan analoginya mudah dipahami. Begitu pun seorang ibu yang mengisi kekosonganku dengan perannya, seperti: mengajarkanku hafalan, ilmu sosial, keuangan, life skill dan lain-lainnya. Ibuku sangat bisa diandalkan.

Dari keduanya aku belajar banyak hal. Tidak semuanya tentang akademis. Tapi dalam hal soft skill dan life skill, seperti: belajar menerima kekalahan, menjadi pribadi yang dewasa, tumbuh kembang simpati, dan banyak hal lainnya. Ya, merekalah role model terbaikku. Saya meyakini hal-hal seperti itulah yang membersamai tumbuhkembangnya karakterku sejauh ini.

Satu hal lagi yang sangat menginspirasi dari mereka – banyak aturan yang berlaku di rumah berasal dari kesepakatan bukan paksaan, seperti: istirahat cukup, beribadah tepat waktu, disiplin mengelola uang saku, dan lain-lain. Aturan berlaku untuk semua anggota keluarga dengan prinsip keadilan yang demokratis. Aturan bukan sekedar larangan, tapi sebagai bentuk perlindungan yang membentuk karakter. Sebuah investasi di masa depan. Masa depanku yang berada di era media sosial, modernisasi, dan segala bentuk disrupsi digital lainnya. [T]

Penulis: Almeera Firdausy Kinasih
Editor:Adnyana Ole

Tags: anak-anakorang tuaparentingPendidikan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Celeng dan Tali | Cerpen Yuditeha

Next Post

Dharma Tula di Makassar: Ruang Bertanya, Ruang Bertumbuh bagi Umat Hindu di Perantauan

Almeera Firdausy Kinasih

Almeera Firdausy Kinasih

Lahir di Solo, 2010. Siswi kelas X SMA N 4 Semarang. Penikmat komik Detective Conan karya Gosho Aoyama disamping hobi lainnya, seperti: menggambar, membaca novel, memasak, membuat cerita komik, dan menulis. Pernah menjadi juara pertama menulis cerpen tingkat SMP N 1 Ungaran. Peraih juara kedua OPSI tingkat Kabupaten Semarang 2024 dan kompetisi online IPA (Juara 1 Tingkat Provinsi Jawa Tengah – 2023 ) dan Bahasa Inggris (Juara 2 Tingkat Provinsi Jawa Tengah - 2023).

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Dharma Tula di Makassar: Ruang Bertanya, Ruang Bertumbuh bagi Umat Hindu di Perantauan

Dharma Tula di Makassar: Ruang Bertanya, Ruang Bertumbuh bagi Umat Hindu di Perantauan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co