24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

28 Oktober 2025 : Pemuda dan Masa Depan Bangsa

I Putu Andre Juliana by I Putu Andre Juliana
October 28, 2025
in Esai
28 Oktober 2025 : Pemuda dan Masa Depan Bangsa

Ilustrasi tatkala.co

BERBICARA pemuda adalah berbicara masa masa depan, karna pemuda dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan dan menjawab tantangan masa depan. Kehadiran pemuda  yang merupakan generasi penerus dan aset bangsa diharapkan mampu menghadirkan masa depan bangsa ini dengan lebih baik. Pemuda adalah suatu generasi yang di pundaknya di bebani bermacam-macam harapan, terutama dari generasi lainya. Hal ini dapat dimengerti karena pemuda diharapkan sebagai generasi penerus, generasi yang mengisi dan melangsungkan estafet pembangunan yang berkelanjutan. Karna itu, berbicara pemuda adalah berbicara tentang bagaimana mempersiapkan nasib bangsa ini kedepan.

Pemuda sejak awal berdirinya bangsa ini telah menempati posisi sentral dalam proses transformasi sosial dan politik. Dalam literatur pembangunan, pemuda disebut sebagai “agent of change” atau agen perubahan, karena memiliki energi, kreativitas, dan keberanian untuk menantang status quo. Sumpah Pemuda tahun 1928 membuktikan bahwa perubahan besar dimulai dari kesadaran kolektif generasi muda terhadap pentingnya identitas nasional dan cita-cita bersama.

Sumpah Pemuda adalah suatu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya bangsa Indonesia.Sumpah Pemuda dimaknai sebagai momentum bersatunya para pemuda, yang kemudian bergerak bersama dan berjuang menuju indonesia merdeka. Sumpah Pemuda menegaskan cita-cita akan ada “tanah air Indonesia”, “bangsa Indonesia”, Dan “bahasa Indonesia”. Keputusan ini juga diharapkan menjadi asas bagi setiap perkumpulan kebangsaan Indonesia.

Masa depan bangsa terletak di tangan pemuda. Sebagaimana Ir. Soekarno Presiden Republik Indonesia pertama pernah berucap “Berikan aku 10 pemuda dan aku akan guncangkan dunia”. Merujuk dari pernyataan tersebut, Soekarno mengakui bahwa eksistensi pemuda dalam suatu negeri menentukan masa depan dan nasib negeri tersebut. Demikian pula yang dikemukan oleh Ben Anderson dalam Revolusi Indonesia, bahwa pemuda merupakan sumber kekuatan utama Revolusi.

Peran pemuda dalam hal ini sangat dibutuhkan oleh bangsa kita Indonesia, pemuda Indonesia tidak boleh menjadi penonton di negeri sendiri. setelah berhasil membidani lahirnya reformasi, suka dan tidak suka dengan semangat membangun bangsa ke depan, semangat jiwa “Sumpah Pemuda” harus kembali tampil memelopori persatuan dan kesatuan bangsa dalam mencapai cita-cita bangsa yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945.

di zaman yang berat dan dunia bergerak cepat, pemuda tidak boleh takut karena harus percaya, di setiap kampung, di setiap kota, masih ada anak muda Indonesia yang jujur, tangguh, dan berani. Itulah kekuatan bangsa Indonesia.  Bangsa Indonesia butuh pemuda yang patriotik, gigih dan empati yang mencintai tanah air dengan tindakan nyata, yang tetap berdiri ketika badai datang. Jangan takut bermimpi besar, Jangan takut gagal, pemuda bukan pelengkap sejarah, tetapi pemuda adalah penentu sejarah berikutnya.

Momentum sumpah pemuda tidak hanya menjadi simbol persatuan bangsa, tetapi juga refleksi terhadap peran strategis generasi muda dalam menentukan arah masa depan Indonesia. 97 tahun yang lalu setelah ikrar itu diucapkan, semangat yang dikandungnya tetap relevan, bahkan semakin mendesak untuk dihidupkan kembali dalam konteks tantangan abad ke-21 yang ditandai oleh percepatan teknologi, globalisasi, dan dinamika sosial yang kompleks. Peran pemuda tidak lagi terbatas pada perjuangan politik atau kemerdekaan fisik, melainkan telah berkembang pada ranah yang lebih luas yakni pembangunan ekonomi, sosial, dan pendidikan. Pemuda dituntut untuk memiliki kompetensi abad ke-21, seperti kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan literasi digital, agar mampu menjawab tantangan dunia yang semakin kompetitif.

Perkembangan teknologi informasi telah melahirkan era disrupsi yang membawa perubahan besar dalam hampir seluruh aspek kehidupan. Di satu sisi, kemajuan digital memberikan peluang besar bagi generasi muda untuk berinovasi, membangun jejaring, dan menciptakan lapangan kerja baru. Namun, di sisi lain, disrupsi juga membawa tantangan berupa krisis identitas, rendahnya daya kritis, serta menurunnya kepedulian sosial. Fenomena overload informasi dan budaya instan menjadikan sebagian pemuda kehilangan fokus terhadap tujuan jangka panjang dan nilai-nilai kebangsaan.

Dalam konteks tersebut, peringatan Sumpah Pemuda tahun  ini  harus dimaknai sebagai ajakan untuk reorientasi nilai dan visi generasi muda. Pemuda tidak cukup hanya cakap teknologi, tetapi juga harus memiliki karakter kuat, integritas moral, serta kesadaran kebangsaan yang tinggi. Kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh keteguhan nilai dan semangat pengabdian terhadap bangsa.

Masa depan Indonesia ditentukan oleh sejauh mana pemudanya mampu mengambil peran strategis dalam setiap pembangunan bangsa. Dengan jumlah penduduk usia muda yang besar, Indonesia memiliki potensi demografis yang luar biasa yang sering disebut sebagai bonus demografi. Potensi ini hanya akan menjadi berhasil apabila diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemuda harus menjadi subjek pembangunan, bukan sekadar objek kebijakan, sehingga upaya mewujudkan visi Indonesia emas  tahun 2045 bisa terwujud.

Semangat 28 Oktober 1928 harus terus dihidupkan dalam denyut nadi pemuda pemudi Indonesia masa kini. Nilai persatuan, tanggung jawab, dan keberanian untuk berubah menjadi fondasi utama dalam menghadapi tantangan zaman. Pada peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025, sudah seharusnya generasi muda meneguhkan kembali komitmen untuk menjadi garda terdepan dalam membangun bangsa yang berdaulat, maju, dan berkeadilan.

Ketika kemewahan Idealisme yang hanya dimiliki oleh pemuda, maka merdekalah dalam berpikir dan bertindak. Selamat hari Sumpah Pemuda yang ke-97, pemuda pemudi bergerak, Indonesia bersatu. [T]

Penulis: Andre Juliana
Editor: Adnyana Ole

Tags: pemudasumpah pemuda
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menyalakan Api Semangat Pemuda: Belajar dari Einstein dan Menuhin Untuk Indonesia Jaya — Refleksi Hari Sumpah Pemuda

Next Post

Ulu Petanu Waterfall: Permata Tersembunyi di Jantung Kota Gianyar

I Putu Andre Juliana

I Putu Andre Juliana

Ketua Departemen Kaderisasi PP KMHDI 2023-2025

Related Posts

‘Janji-janji Jepang’

by Angga Wijaya
April 23, 2026
0
‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

Read moreDetails

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

by Chusmeru
April 23, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

Read moreDetails

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
0
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

Read moreDetails

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
0
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

Read moreDetails

Kartini Hari Ini, Pertanyaan yang Belum Selesai

by Petrus Imam Prawoto Jati
April 21, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BULAN April, kita kembali secara khidmat mengingat nama Raden Ajeng Kartini dengan penuh hormat. Tentu saja karena jasa beliau yang...

Read moreDetails

NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

by Dede Putra Wiguna
April 20, 2026
0
NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

PERNAHKAH Anda menjumpai situasi di mana sebuah persoalan dibicarakan berulang-ulang, diperdebatkan panjang lebar, bahkan diposting di berbagai platform, namun tidak...

Read moreDetails

Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

by Agung Sudarsa
April 20, 2026
0
Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

SETIAP peringatan Raden Ajeng Kartini sering kali berhenti pada simbol: kebaya, kutipan surat, dan narasi emansipasi yang diulang. Namun jika...

Read moreDetails

Mungkinkah Budaya Adiluhung Baduy Rusak karena Pengaruh Digitalisasi dan Destinasi Wisata?

by Asep Kurnia
April 20, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

KITA dan siapa pun, akan begitu tercengang dengan berbagai perubahan fisik (lingkungan geografis) yang begitu cepat serta sporadis termasuk perubahan...

Read moreDetails

Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

by Jro Gde Sudibya
April 20, 2026
0
Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

Paradigma Baru Industri Pariwisata Pasca Pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan perekonomian Bali, Industri Pariwisata Bali "mati suri", tumbuh negatif 9,3 persen...

Read moreDetails

Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

by Cindy May Siagian
April 19, 2026
0
Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

MENURUT Suarta dan Dwipaya (2022:10), karya sastra adalah wadah untuk menuangkan gagasan dan kreativitas dari seseorang untuk mengajak pembaca mendiskusikan...

Read moreDetails
Next Post
Ulu Petanu Waterfall: Permata Tersembunyi di Jantung Kota Gianyar

Ulu Petanu Waterfall: Permata Tersembunyi di Jantung Kota Gianyar

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co