12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bali, Yadnya, Sang-sih, Doh-sa, Nung-kalik

Mas Ruscitadewi by Mas Ruscitadewi
October 18, 2025
in Esai
Bali, Yadnya, Sang-sih, Doh-sa, Nung-kalik

Ilustrasi tatkala.co | Dibuat dengan Canva

Bali adalah salah satu pulau di gugusan Nusantara, dulu kerap sebut sebagai Sunda Kecil, yang terpisah dari Sunda Besar. Lafal Bali yang diucapkan secara halus akan menjadi wali yang berarti perwakilan atau utusan.

Yadnya

Bali dikenal juga dengan nama banten, yang dalam bahasa Bali juga disebut wali. Banten sering dipadankan dengan istilah baan(karena)-enten (sadar), sesuatu yang dibuat dan dipersembahkan karena kesadaran. Jadi wali/banten bisa berarti utusan/wakil/yang berkesadaran, yang kemudian dikenal dengan istilah yadnya, persembahan yang tulus iklas. Sedang laku mempersembahkan dengan tulus iklas disebut “mayadnya”.

Sebutan Bali sebagai Banten dikenal dari prasasti Bali kuna yang tersimpan di Pura Puncak Penulisan (dulu disebut Pura Tegeh Kahuripan)

Dalam prasasti ini termuat nama Śri Astasura Ratna Bumi Banten (ca. 1332-1343) (etimologi, Asta= Delapan, Sura= Dewa, Ratna= Permata, Bumi Banten= Tanah Bali) adalah Raja terakhir dari Kerajaan Bedahulu, Bali yang berkuasa pada tahun 1332 sampai dengan 1343 Masehi. Raja ini kemungkinan dikenal dengan sebutan raja Tapolung (pertapa ulung), yang juga disamakan dengan Maya Danawa (keturunan Maya Dewi/Dewa Danau seperti istilah Pandawa untuk keturunan Pandu dan Bargawa untuk keturunan Rsi Bergu)

Bali dengan segala sebutan dan istilahnya adalah sebuah pulau yang nyata, berfisik, dengan segala yang ada di dalamnya disebut sebagai ‘palemahan’, manusianya disebut ‘pawongan’ dan keyakinan yang menjiwai manusianya disebut ‘pahyangan’ yang ada di dalam dan di luar diri manusia (dalam bentuk alam, matahari, bintang, bulan, planet, manusia, binatang, pohon, bangunan, patung, waktu, ruang, jalan, perempatan dll).

Bali/Wali/Banten/Wakil/Utusan/Yang Berkesadaran juga adalah raga/fisik, jiwa dan perpaduan ragajiwa, yang melahirkan rasa, perasaan dan pikiran.

Leluhur Bali telah meletakkan dasar-dasar pengetahuan tentang cara-cara untuk bisa selalu berkesadaran, agar bisa menjadi orang Bali, Wali/wakil/utusan, salah satunya melalui ‘mayadnya’ melakukan pengorbanan yang tulus iklas. Intinya adalah tulus iklas.

Pengorbanan tulus iklas ini, melahirkan dresta (kebiasaan/tradisi) , sastra/ shaastra berasal dari kata dasar śās- atau shaas- (Sanskerta: शास्code: sa is deprecated ) yang berarti mengarahkan, mengajar (panduan tertulis), agama (yang dipegang dan diyakini) yang kemudian ditambah menjadi kula (kelompok/keluarga), dan kuno (masa lalu) dan seterusnya yang bisa berkembang dan berkembang lagi sesuai dengan tempat, ruang, waktu, situasi, kondisi dan toleransi yang melakukan pengorbanan tulus iklas itu.

Sang-sih

Sangsih adalah istilah dalam bahasa Bali yang bermakna bersisian jalan, sehingga si pejalan hanya berimpasan saja, tanpa bertemu.

Sebagai seorang yang lahir, besar dan hidup di Bali, umumnya tradisi dalam keluarga telah mengajarkan seseorang untuk selalu berkorban dengan tulus iklas, tanpa dibarengi dengan penjelasan dan logika-logika yang masuk akal atas pengorbanan tulus iklas itu. Berbagai pertanyaan biasanya akan dijawab dengan satu kata sederhana “nak mula keto” (memang seperti itu) atau dalam pertanyaan lanjutan akan ditutup dengan kalimat, “aji wera” (itu pengetahuan rahasia).

Di sekolah dalam pelajaran agama, memang telah diajarkan pengorbanan suci tulus iklas yang harus dilakukan dalam bentuk Dewa Yadnya (Dewa/Tuhan) , Rsi Yadnya (pendeta/guru) Pitra Yadnya (leluhur/orang tua), Manusia Yadnya (manusia) dan Bhuta Yadnya (alam, binatang dan tumbuh- tumbuhan).

Hampir tak pernah ada penjelasan tentang, apa dan bagaimana bentuk pengorbanan tulus iklas pada Resi, Pitra, Manusa maupun Bhuta.

Penekanan yadnya di Bali saat ini hanya pada Dewa/Tuhan, melalui berbagai kualitas dan kuantitas bangunan dan upacara besar.

Teori dan praktek penerapan agama Hindu yang terjadi di Bali saat ini menurut saya sangat ‘sangsih’ bersisian jalan dengan hakekat sejati berupacara/mayadnya, karena jauh dari sang-sih (ia yang maha kasih) makna dari tulus iklas itu sendiri.

Kebiasaan sangsih, bersisian jalan dalam praktek antara Dewa Yadnya, dengan Rsi, Putri, Manusa dan Butha Yadnya ini, sangat sulit dipertemukan tanpa penyadaran dan proses penyadaran besar secara kualitas dan kuantitas.

Kesadaran bersifat sangat pribadi, hanya bisa dirasakan, diyakini dan untuk kemudian diimani oleh yang bersangkutan/dijiwai dalam pikiran kata dan perbuatannya.

Pengimanan, penjiwaan dalam satu kesatuan pikiran, kata dan perbuatan akan membentuk kesadaran, yang menjauhkan diri seseorang dari ‘doh- sa’,

Nungkalik

‘Nungkalik’ berasal dari kata dasar tungkalik, yang dapat diartikan sebagai berlawanan/bertolak belakang, perubahan urup t menjadi n, menunjukan sifat aktifnya, sehingga menjadi bersifat terbalik.

Ketidaksatuan pikiran kata dan perbuatan “doh-sa’ yang tidak diakui/diterima dan ditutupi dengan pikiran teori, dalil, kata-kata, dan perbuatan, akan berbalik melawan kata hatinya sendiri. Prilaku keterbalikan ini disebut ” nungkalik” .

Kondisi Bali dan pemimpinnya kini sedang “nungkalik” jika banjir bandang pagerwesi yang menelan 18 korban jiwa, tak bisa menyadarkan masyarakat dan pemimpinnya akan “kesangsihan” jalan yang dipilih, bencana seperti apakah yang bisa membalikkan kesadaran manusia-manusianya? [T]

Denpasar, 18 Oktober 2025

Penulis: Mas Ruscitadewi
Editor:Adnyana Ole

Tags: baliHindu Baliupacara
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Seekor Anjing Menyerang | Cerpen I Wayan Kuntara

Next Post

Pernapasan adalah Kehidupan Memberi dan Menerima

Mas Ruscitadewi

Mas Ruscitadewi

Sastrawan, dramawan, pecinta anak-anak. Penggagas berbagai acara seni-budaya di Denpasar termasuk Bali Mandara Nawanatya yang digelar pada setiap akhir pecan selama setahun.

Related Posts

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

by Sugi Lanus
September 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

Read moreDetails

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails
Next Post
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran

Pernapasan adalah Kehidupan Memberi dan Menerima

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co