16 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Suardi dan Geliat Media Seni

Arief Rahzen by Arief Rahzen
October 15, 2025
in Esai
Suardi dan Geliat Media Seni

Majalah Seni Suardi

DULU, dahulu kala. Pernah terbit majalah seni di Bali. Namanya SUARDI. Semboyan yang diusung yakni “Suara Dunia Seni”. Di edisi Januari 2005, redaksi menjelaskan Suardi adalah media seni sebagai penyerta kegiatan kesenian sekaligus merespon isu kesenian yang berkembang di masyarakat pecinta seni. Suardi juga diterbitkan untuk memunculkan gagasan atau penemuan-penemuan baru di bidang kerja kreatif dan disajikan kepada masyarakat luas sebagai informasi yang berfaedah. Sebuah niat baik, dan agung. Namun, tak semua niat baik dapat terwujud di lapangan. Pasar pembaca tak selalu siap mendukung keberlangsungan sebuah media cetak, apalagi media dengan segmen spesifik.

Penerbit Suardi yakni PT Suara Dunia Seni. Di edisi April 2005, pemimpin perusahan dipegang A.A. Gede Rai Sudhana, kemudian Pemimpin Redaksi oleh I Wayang Suardika, Redaktur Pelaksana: Hardiman, Redaksi Yudhis Muh. Burhanudin, dan Sekretaris Redaksi dipegang Made Dwi Kusumaningrum. Di posisi produksi ada Ketut Sulastana, Umum oleh I Nyoman Sudiarsa, dan Sirkulasi dikelola I Komang Agus Sugita, I Made Budarana, dan Komang Siwita. Namun di edisi Juni 2006 dan Oktober 2006, formasi pengelola telah berubah.

Nama yang tercantum di boks tersisa A.A. Gede Rai Sudhana (pemimpin perusahaan), I Wayang Suardika (pemimpin redaksi) dan Henny Handayani (redaksi). Harga jual tahun 2005 masih Rp. 8000 per eksemplar, langganan per tahun untuk daerah Bali Rp. 65.000, sedangkan pelanggan di luar Bali dibiayai Rp. 105.000. Sebenarnya, majalah yang bermarkas di Denpasar ini bermula sebagai free magazine. Edisi Desember 2004 hingga Maret 2005 digratiskan. Pengelola kemudian mengubah kebijakan, sejak edisi April 2005, mau tak mau, SUARDI harus pasang harga. Kemungkinan demi keberlangsungan. Iklan ada terus di edisi 2005 dan 2006, baik dari kalangan seniman, pecinta seni maupun dari galeri.

Sebagai media seni, Suardi termasuk banyak memuat tulisan dan karya dari kontributor luar. Ada tulisan I Wayan Setem, Arif Bagus Prasetyo, Hartanto, Luh Ketut Suryani, Seriyoga Parta, Wayan Kun Adnyana, I Wayan Sukra, A.A. Ngurah A. Mayun K. Tenaya, Wayan Adimawan, Hardiman, Arief Budiman, dan lainnya. Para kontributor menulis sesuai dengan minat masing-masing, dengan gaya sendiri. Karya tulis mereka menunjukkan luasnya jaringan kerja Suardi, sekaligus menunjukkan keberagaman isu yang digarap majalah ini.

Wacana yang Bergeser, Dari Kertas ke Piksel

Suardi bukan sekadar majalah seni, ia penanda zaman. Saat itu, Suardi bersaing merebut perhatian pembaca bersama Surat (Yayasan Seni Cemeti), Visual Arts, majalah Gong, Gracia, dan lainnya. Saat itu, ada euforia media seni. Bersilang merebut pasar wacana seni. Suardi jelas punya kekuatan sendiri dalam membentuk jaringan informasi dan wacana seni di Indonesia, terutama Bali.

Dunia seni pun ibarat pasar. Seni tak lagi soal kontemplasi sunyi. Seni didorong jadi aset, simbol status yang didamba. Peran pun berganti. Majalah seni kemudian memediasi nilai komersial. Artikel bersalin rupa menjadi perayaan. Potensi investasi mengalahkan gugatan sosial-politik. Seni yang dulu menjadi alat untuk mempertanyakan dunia, kini berisiko menjadi aksesori kehidupan.

Kemudian, kertas pun luruh. Layar smartphone mulai berpendar. Era digital tiba, membawa janji sekaligus paradoksnya sendiri. Nama-nama seniman baru muncul di ranah maya, meruntuhkan sekat geografis. Seni tak lagi terkurung di galeri fine art. Seni tak lagi butuh stempel dari ruang pamer pemerintah. Karya seni tak harus dipromosikan media cetak. Informasi mengalir deras, menjangkau siapa saja. Demokratisasi wacana seni terasa begitu dekat.

Namun, di tengah lautan informasi, kita terancam tenggelam. Klik dan keterbagian menjadi berhala baru. Kualitas, otentisitas, dan kedalaman wacana diuji oleh derasnya arus. Dulu, ada gerbang editorial yang menyaring. Kini, suara kritik profesional, opini pribadi, dan konten pemasaran berbaur tanpa batas.

Inilah paradoksnya. Tulisan tentang seni melimpah ruah, namun otoritas kritis justru merapuh. Pertanyaan lama, “Di mana saya bisa membaca tentang seni?”, telah usang. Kini, sebuah pertanyaan baru menggema di benak kita: “Di antara riuh suara ini, siapa yang layak didengar, dan mengapa?” Tanggung jawab itu kini tak lagi di tangan editor, tetapi di pundak kita masing-masing. Simaklah riuh seni di seni.co.id, moreartmoreit.com, pojokseni.com, artnusantara.com, dan lainnya.

Kembali ke Suardi. Perjalanan majalah Suardi adalah sebuah mikrokosmos seni di Indonesia. Disana ada negosiasi tanpa henti antara identitas lokal dan pengaruh global, antara kebebasan berekspresi dan kontrol, antara pencarian intelektual dan realitas komersial. Suardi sudah menunjukkan kepada sejarah ihwal kerja budayanya.

Kini, lanskap media seni menghadapi tantangan baru. Pertanyaan lain kembali muncul. Mengapa Suardi tak muncul dalam versi online? Mengapa Suardi tak kembali turun gunung meramaikan seni di Bali dan Indonesia? Pertanyaan yang hanya bisa dijawab oleh para pengelola Suardi.

Atau malah nantinya, para generasi baru akan hadir dengan platform media seni yang lebih diskursif. Bagaimana pun juga, Bali masih membutuhkan media khusus seni. Setidaknya untuk merawat diskursus seni di Bali, agar terus bergelora. [T]

Gianyar, 2025

Penulis: Arief Rahzen
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis ARIEF RAHZEN

Spektrum Jiwa “Vivid Expression” di Biji Art Space, Ubud
Tags: majalahmajalah seni
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menjual, Mengelola, dan Pemanfaatan Tanah Pesisir Bali

Next Post

Melepaskan, Membahagiakan…

Arief Rahzen

Arief Rahzen

Pekerja budaya yang senang berpetualang. Ia juga peminat kajian seni budaya dan perubahan masyarakat di era digital. Sesekali menulis esai, belajar bercerita, dan kurasi aktivitas budaya.. Saat ini bolakbalik di Gianyar, Mataram, dan Jakarta.

Related Posts

Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

by Faris Widiyatmoko
May 15, 2026
0
Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

“The man who wears the shoe knows best that it pinches and where it pinches, even if the expert shoemaker...

Read moreDetails

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
0
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

Read moreDetails

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails
Next Post
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran

Melepaskan, Membahagiakan...

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Perkuat Toleransi dan Semangat Persatuan’ —Begitu Kata Ketua MPR Ahmad Muzani saat Beri Kuliah Umum Kebangsaan di Institut Mpu Kuturan
Pendidikan

‘Perkuat Toleransi dan Semangat Persatuan’ —Begitu Kata Ketua MPR Ahmad Muzani saat Beri Kuliah Umum Kebangsaan di Institut Mpu Kuturan

KETUA MPR RI, Ahmad Muzani memberikan Kuliah Umum Kebangsaan kepada sivitas akademika Institut Mpu Kuturan (IMK) pada Jumat (15/5) sore....

by Son Lomri
May 15, 2026
Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo
Esai

Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

“The man who wears the shoe knows best that it pinches and where it pinches, even if the expert shoemaker...

by Faris Widiyatmoko
May 15, 2026
Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali
Liputan Khusus

Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali

LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...

by Jaswanto
May 15, 2026
Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali
Hiburan

Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali

ALBUM penuh terbaru Amplitherapy bertajuk Leak Tanah Bali yang dijadwalkan terbit pada 16 Mei 2026 menandai babak baru perjalanan musikal...

by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan
Bahasa

Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan

PERNAHKAH Anda memperhatikan penulisan atau ejaan konten seseorang saat sedang berselancar di media sosial? Kesalahan tik atau saltik yang populer...

by I Made Sudiana
May 15, 2026
Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co