6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sensasi Bonsai di Lapangan Puputan Badung: Bonsai Menyapa Warga Kota

Ni Wayan Suwini by Ni Wayan Suwini
September 2, 2025
in Khas
Sensasi Bonsai di Lapangan Puputan Badung: Bonsai Menyapa Warga Kota

Bonsai yang dipamerkan di lapangan Puputan Badung | Foto: Suwini

SORE itu, Lapangan Puputan Badung di pusat Kota Denpasar, orang-orang ramai mengerumuni meja-meja yang melingkar dengan selimut kain putih. Meja itu tampak mewah dan elegan.

Di atas meja ada tanaman kerdil alias bonsai. Orang yang berkerumun tentu saja melihat bonsai, bukan melihat meja. Ratusan bonsai di pamerkan di atas meja itu dengan berbagai bentuk artistik. Ada yang mungil dengan batang berliku penuh filosofi, ada pula yang gagah seolah pohon tua yang disulap jadi kecil.

Pengunjung lalu-lalang, sebagian asik mengabadikan bonsai lewat kamera ponsel, sebagian lain berburu tanaman yang dijual di stand sekitar.

Warga Kota Denpasar melihat-lihat bonsai di Lapangan Puputan Badung | Foto: Suwini

Suasana makin riuh dengan hadirnya stand-stand lain di sekeliling lapangan. Ada kaktus mungil, sukulen, anggrek dengan kelopak mekar, pot keramik unik, bunga mawar, hingga tanaman buah yang tak kalah menarik.

Di bagian depan, aroma bakso dan makanan lainnya menyeruak dari stand makanan, berpadu dengan teriakan anak-anak yang riang bermain di istana balon. Semua orang bisa menemukan sesuatu untuk dinikmati, baik pecinta bonsai, penggemar tanaman hias, maupun keluarga yang sekadar jalan sore.

Pameran bonsai dengan tajuk Sensasi Bonsai ini digelar sejak 27 Agustus hingga 5 September 2025 oleh Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) cabang Denpasar. Bagi yang belum akrab, PPBI adalah organisasi berbasis nasional yang mewadahi para pecinta bonsai di seluruh Indonesia. Tahun ini, Sensasi Bonsai di Puputan Badung jadi penyelenggaraan kedua, setelah sebelumnya terlaksana di Lapangan Niti Mandala Renon.

Bonsai yang dipamerkan di lapangan Puputan Badung | Foto: Suwini

Tak berhenti di tingkat nasional, PPBI juga berpengalaman di panggung dunia. Beberapa bulan lalu, tepatnya bulan Juli, cabang Gianyar sukses menjadi tuan rumah Konvensi Asia Pacific Bonsai and Suiseki (ASPAC) ke-17 yang berlangsung di Alun-alun Kota Gianyar. Ajang internasional ini mempertemukan ratusan bonsai dari berbagai negara, sekaligus menghadirkan pakar bonsai kelas dunia untuk workshop dan demonstrasi teknik. Dari ASPAC hingga pameran lokal, terlihat jelas bagaimana bonsai menjadi wadah yang menghubungkan seni, ketekunan, dan orang-orang dari berbagai kalangan

Tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua di Denpasar, bedanya pameran kali ini terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan peringatan 119 tahun Puputan Badung.

 “Kali ini kami bergandengan dengan Puri Agung Satria untuk momentum Puputan Badung, dan juga dengan LPM sebagai wadah UMKM di Denpasar. Jadi acaranya saling mengisi,” jelas Kak Dhika, salah satu panitia Sensasi Bonsai.

Ia juga menjelaskan bahwa ajang ini merupakan ajang tingkat nasional yang memang rutin di adakan 2 tahun sekali, sebelumnya pada tahun 2023 susah diadakan di Renon. Menurutnya, ada sekitar 600–700an bonsai yang dipamerkan.

“Harapannya supaya peminat bonsai di Denpasar semakin banyak, karena menanam pohon juga kan jadi program yang positif,” tambahnya ketika ditanya mengenai harapan ke depannya melalui event Sensasi Bonsai.

Beralih dari ajang memamerkan bonsai, di sebelah meja-meja melingkar sebagai tumpuan ratusan bonsai terdapat beberapa stand dengan berbagai jenis tanaman. Salah satunya di stand “Klein Moo.Plant” milik Kak Febi (30), peserta stand asal Buleleng yang menjaga stand tanaman, bercerita bahwa ia ikut serta karena ajakan teman.

“Diajakin sekalian buka stand di sini. Kalau di stand kita sih ada kaktus dan sukulen, jadi beda dari yang lain. Kalau teman-teman yang lain kan mayoritas bonsai,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pameran ini memang memberi ruang bagi berbagai jenis tanaman hias. “Di sini semua tanaman sih. Ada anggrek, bonsai, mawar, bahkan tanaman buah juga ada. Oh, ada juga kerajinan kramik, kayak pot-pot gitu,” ucapnya sambil mengingat-ingat ketika ditanya mengenai jenis-jenis stand yang ada.

Bonsai dan tanaman lain yang dijual di ajang pameran bonsai di Lapangan Puputan Badung | Foto: Suwini

Keterlibatan berbagai jenis tanaman inilah yang membuat suasana lebih semarak. Tidak sedikit pengunjung yang berhenti di stand-stand tanaman untuk sekadar melihat-lihat atau membeli tanaman yang bisa dirawat di rumah. Dengan begitu, pameran ini tidak hanya jadi arena bagi para pecinta bonsai, tetapi juga ruang pertemuan bagi komunitas pecinta tanaman secara umum.

Selain pengunjung yang memang sudah sejak awal menjadi pecinta bonsai maupun tanaman, ada pula pengunjung awam yang menjadikan pameran ini sebagai pengalaman pertama bersentuhan langsung dengan dunia bonsai.

Ary Trisna (20), salah satu pengunjung yang sempat memberikan kesannya terhadap event kali ini, ia awalnya mengaku tidak tahu ada acara seperti ini. “Aku ke Lapangan Puputan mau jalan-jalan biasa aja, eh ternyata ada event ini, yaa aku coba mampir deh,” ujarnya.

Meski datang tanpa rencana, ia merasa cukup terkesan. “Menurutku seru, apalagi event kayak gini jarang diadakan di Puputan. Kita bisa dapat wawasan tentang bonsai dan tanaman-tanaman lainnya juga,” katanya sambil melihat ke segala sudut di pameran.

Baginya, bonsai punya daya tarik tersendiri. “Karena bonsai itu tumbuhan yang dimodifikasi dengan unik. Pembuatannya juga memakan waktu cukup lama. Dari segi bentuk dan proporsinya, bonsai bisa jadi tanaman hias yang memanjakan mata,” tambahnya.

Tak hanya bonsai, Ary juga tertarik dengan stand makanan di area pameran. “Setelah keliling lihat bonsai, enak bisa langsung isi energi di sana,” ujarnya sambil tersenyum.

Lebih dari sekadar pameran, acara ini juga menjadi ruang interaksi sosial. Bonsai yang dipamerkan bukan hanya memperlihatkan keterampilan teknik, tapi juga menyampaikan pesan tentang ketekunan, kesabaran, dan hubungan manusia dengan alam.

Setiap batang yang dililit, setiap ranting yang diarahkan atau dibentuk dengan begitu elok adalah simbol kerja keras bertahun-tahun. Di tengah riuh suasana kota, bonsai hadir sebagai pengingat bahwa ada keindahan dalam hal-hal kecil, ada kesabaran, dan ada kebersamaan yang lahir dari cinta terhadap tanaman.

Bonsai, dengan segala bentuk unik dan filosofinya, mampu menarik perhatian berbagai kalangan, dari pecinta tanaman berpengalaman hingga anak muda yang baru mengenal dunia ini.[T]

  • Catatan: Artikel ini adalah hasil dari pelatihan jurnalistik berkaitan dengan program magang mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali di tatkala.co

Penulis: Ni Wayan Suwini
Editor: Adnyana Ole

Tags: bonsaidenpasarfloraLapangan Puputanpameran bonsai
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

RASIS BERTENTANGAN DENGAN AJARAN LELUHUR BALI

Next Post

Ibu Pertiwi Menangis (Lagi dan Lagi)

Ni Wayan Suwini

Ni Wayan Suwini

Lahir 04 Februari 2005. Mahasiswa Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah

Related Posts

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

by Putu Ayu Ariani
February 27, 2026
0
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

DESA Singapadu, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu tempat kerajinan perak di Bali. Di tengah arus modernisasi dan persaingan produk...

Read moreDetails

‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

by Dede Putra Wiguna
February 23, 2026
0
‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

TIGA dasawarsa bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Pemuda Theravāda Indonesia (Patria), 30 tahun adalah rentang pengabdian, pembelajaran, dan konsistensi dalam...

Read moreDetails

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

by Jaswanto
February 22, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

“SAYA menangis saat survei sekolah setelah lolos seleksi P3K,” ujar Samsul Rizal bercerita kepada saya pada malam yang gerah di...

Read moreDetails

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
February 22, 2026
0
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam...

Read moreDetails

Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

by Made Chandra
February 21, 2026
0
Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

CATATAN ini berawal dari ajakan Bli Vincent Chandra—seorang pemuda yang berapi-api ketika bercumbu dengan kebudayaan, untuk mengajakku untuk menyambangi Museum...

Read moreDetails

Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 19, 2026
0
Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

WIMBAKARA (Lomba) Opini Berbahasa Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali mirip sebuah ujian sekripsi atau tesis. Peserta tidak hanya menyelesaikan sebuah...

Read moreDetails

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan...

Read moreDetails

Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

by I Nyoman Darma Putra
February 15, 2026
0
Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet di Nyuhkuning, Ubud, Gianyar, Minggu, 15 Februari 2026, ditandai dengan peluncuran dan bedah empat buku...

Read moreDetails

Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

by Son Lomri
February 15, 2026
0
Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

MANG ADI memegang sebilah paku dengan gaya seperti layaknya memegang pena. Dengan ujung paku yang runcing itu, ia menggurat garis...

Read moreDetails
Next Post
Ibu Pertiwi Menangis (Lagi dan Lagi)

Ibu Pertiwi Menangis (Lagi dan Lagi)

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co