6 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Israel Valera dan Kecak Drum: Sebuah Kolaborasi yang Apik

Nyoman Mariyana by Nyoman Mariyana
August 12, 2025
in Esai
Israel Valera dan Kecak Drum: Sebuah Kolaborasi yang Apik

Kecak Drum | Foto: Dok. Nyoman Mariyana

SEBAGAI salah satu kesenian yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya, Kecak terus membuka pintu kolaborasi, seperti kolaborasi dengan musik drum, misalnya—yang digarap secara apik. Ini membuktikan bahwa Kecak begitu dinamis, mampu bersaing, hidup dan tetap berkarkater.

Kolaborasi musik Cak berpadu dengan pola ritmis dari permainan drum dan menyatu dalam keragaman. Bentuk kolaborasi ini dimulai oleh seorang master drum bernama Israel Valera.

Israel Valera memiliki ketertarikan terhadap keindahan Bali, terlebih pada seni dan budaya Bali—khususnya kecintaannya pada kesenian Kecak. Ketertarikannya pada Kecak, dari perspektif drum jazz flamenco, dimulai pada tahun 2011. Israel Valera sudah ke Bali lebih dari 20 kali untuk tour. Dia berkelana dengan musiknya dan bertemu dengan berbagai artis.

Israel Valera lahir; 26 Juni 1979 di Tijuana, Mexico. Bakatnya dalam bermain musik sudah dimulainya sejak kecil. Dia berasal dari tradisi jazz dan mendalami musiknya dengan belajar di Amerika Serikat.

Israel Valera dan I Nyoman Mariyana | Foto: Dok. Nyoman Mariyana

Selanjutnya, dia pindah ke Eropa bekerja dengan eksponen jazz terkemuka, seperti Pat Metheny dan Charlie Haden, serta dalam flamenco, dengan Diego Amador dan Antonio Canales.

Guna mengasah kemampuannya dia juga terus berkolaborasi dan berinovasi dengan drum serta Tari Flamenco. Beberapa kali dia bekerja dengan penari-penari terbaik dunia, termasuk Joaquin Cortes.

Semangat eksperimentasi yang terus-menerus dan rasa ingin tahu yang besar membuat dia jatuh cinta pada Tari Kecak sejak tahun 2011, saat dia pertama kali menonton pertunjukan Kecak di Uluwatu.

Intuisinya bergerak dengan memunculkan ide ketika melihat para penari Kecak menyanyikan ritme pola interloking cak. Israel Valera membayangkan bagaimana dia bisa menerapkan teknik drum yang dimilikinya berdasarkan garis-garis ritme yang mereka hasilkan.

Foto bersama dalam kegiatan master class di ISI Denpasar tahun 2023 | Foto: Dok. Nyoman Mariyana

“Penting untuk melihat kesamaan di antara beberapa pola ritme dan pada saat yang sama, ini merupakan kesempatan yang luar biasa untuk belajar dan menghargai makna spiritual yang dibawa oleh Tari Kecak,” ujarnya.

Israel Valera bercerita, “Sore itu juga di Uluwatu selama pertunjukan, saya menyalin setiap bagian dari berbagai garis ritme yang mereka nyanyikan menjadi sebuah partitur. Namun setelah bertahun-tahun belajar, saya kembali ke Bali dari Roma (tempat saya tinggal). Saya memilih untuk tidak bermain dengan Tari Kecak karena butuh waktu bagi saya untuk memahami dan mengembangkan. Dengan penuh rasa hormat, garis-garis drum yang akan melengkapi, tetapi pada saat yang sama tidak mengganggu, garis-garis Kecak.”

“Eksperimen saya dengan Kecak sungguh luhur, komunikasi dan interaksi antara kecak dan drum melampaui ritme itu sendiri, itu adalah peningkatan spiritual di mana musik itu sendiri berhenti dan bagian terdalam dan paling penuh perasaan dari masing-masing dari kita masuk,” tegasnya.

Selanjutnya, pada tahun 2023, lebih dari 10 tahun kemudian, dia akhirnya berkesempatan untuk menampilkan pertunjukan perdana dunia pertama dalam sejarah, drum dengan Kecak, di Konservatorium ISI Denpasar di Bali bersama ansambel Nyoman Mariyana, dan dari sanalah sebuah kolaborasi unik berkembang hingga hari ini, rekaman dan pertunjukan langsung di berbagai acara di Bali.

Tampaknya Israel Valera begitu terkesan dengan pola ritmis dari musical Cak dan membuat kolaborasi lintas disiplin yang saya berinama Kecak Drum.

Pamflet Pertunjukan Kecak di Vucina Bali | Foto: Dok. Nyoman Mariyana

Awal kolaborasi ini kami lakukan berkaitan master class yang dilakukannya di ISI Denpasar kala itu. Saya ditugaskan untuk berkolaborasi dengan menampilkan Kecak dan gamelan. Begitu juga Israel Valera, sebagai seorang pemain drum yang andal, dia menampilkan permainan drumnya dengan teknik yang luar biasa.

Kecak Drum sebuah bentuk karya yang lahir dari perpaduan vokal cak dengan pola permainan drum yang melahirkan bentuk karya baru. Proses kolaborasi ini dimulai dengan melihat celah “call and respon” di antara permainan Kecak dan permainan drum, mendengar dan merespon dari setiap ruang musikalnya.

Karya ini melibatkan 8 orang pemain Cak dan Israel Valera sendiri sebagai pemain drum. Karya yang sudah terbentuk sempat kami lakukan perekaman di Labiryn Studio, Nuanu, Bali.

Kecak Drum | Foto: Dok. Nyoman Mariyana

Selanjutnya, kolaborasi Kecak Drum kembali dilakukan di tahun 2025 ini dan bertempat di ISI Bali. Dalam ajang master class tahun ini, untuk pertama kalinya drum, Kecak, gamelan, dan Tari Flamenco dipentaskan bersamaan. Israel Valera menggandeng seorang penari Flamenco bernama Marina Paje asal Meksiko. Kolaborasi kembali terjalin antara Kecak, drum, dan Flamenco dance.

Hasil kolaborasi Kecak Drum telah berulang kali ditampilkan di restoran Fucina, Canggu, Bali, sebuah restoran yang juga menyuguhkan hiburan musik jazz.

Penampilan kami mendapatkan apresiasi yang baik oleh pengunjung juga owner-nya. Kecak Drum telah diundang tampil sebanyak 2 kali sebelum Israel Valera kembali untuk melanjutkan tour-nya di negara lain.[T] 

Penulis: Nyoman Mariyana
Editor: Jaswanto

Kecak Perkusi Sebagai Seni Pertunjukan Bali dalam Kemasan Pariwisata
Kecak Perkusi Sebagai Seni Pertunjukan Bali dalam Kemasan Pariwisata
The Voices After Cak!:  Keriuhan di Balik-balik Tubuh yang Diguncang
Tags: kecakKecak Drum
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Strategi Apik Warga Baduy Dalam: Pergeseran Interaksi dari Menghindari Menjadi Menjemput Tamu [1]

Next Post

Minikino Film Week (MFW) 11 Bali International Short Film Festival Segera Dimulai

Nyoman Mariyana

Nyoman Mariyana

I Nyoman Mariyana, S.Sn., M.Sn. Lahir di Sempidi, 08 Maret 1985. Kini dosen Seni Karawitan di Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Denpasar. Penulis buku Gamelan Gender Wayang (Mahima, 2021)

Related Posts

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra

by Putu Eka Guna Yasa
October 5, 2026
0
Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra

malih kawruhakna uṅgwanira saṅ hyaṅ sūrya śaśaṅka, mwaṅ haranya, yan riṅ bhuwana aguṅ saṅ hyaṅ wulan riṅ lwaṅiṅ bukit batūr,...

Read moreDetails

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
0
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

Read moreDetails

Penyair Kelas Teri

by Arief Rahzen
October 4, 2026
0
Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

Read moreDetails

Menara Gading di Pasar Kerja

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
0
Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

Read moreDetails

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

by Angga Wijaya
October 3, 2026
0
Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

Read moreDetails

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
0
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

Read moreDetails

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

Read moreDetails

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails
Next Post
Minikino Film Week (MFW) 11 Bali International Short Film Festival Segera Dimulai

Minikino Film Week (MFW) 11 Bali International Short Film Festival Segera Dimulai

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra
Esai

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra

malih kawruhakna uṅgwanira saṅ hyaṅ sūrya śaśaṅka, mwaṅ haranya, yan riṅ bhuwana aguṅ saṅ hyaṅ wulan riṅ lwaṅiṅ bukit batūr,...

by Putu Eka Guna Yasa
October 5, 2026
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop
Panggung

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik
Ulas Musik

”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik

DALAM khazanah progresif rock 1970-an, “Questions” dari Manfred Mann's Earth Band menempati ruang reflektif yang khas: ia bukan sekadar komposisi...

by Ahmad Sihabudin
October 5, 2026
“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co