15 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Israel Valera dan Kecak Drum: Sebuah Kolaborasi yang Apik

Nyoman Mariyana by Nyoman Mariyana
August 12, 2025
in Esai
Israel Valera dan Kecak Drum: Sebuah Kolaborasi yang Apik

Kecak Drum | Foto: Dok. Nyoman Mariyana

SEBAGAI salah satu kesenian yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya, Kecak terus membuka pintu kolaborasi, seperti kolaborasi dengan musik drum, misalnya—yang digarap secara apik. Ini membuktikan bahwa Kecak begitu dinamis, mampu bersaing, hidup dan tetap berkarkater.

Kolaborasi musik Cak berpadu dengan pola ritmis dari permainan drum dan menyatu dalam keragaman. Bentuk kolaborasi ini dimulai oleh seorang master drum bernama Israel Valera.

Israel Valera memiliki ketertarikan terhadap keindahan Bali, terlebih pada seni dan budaya Bali—khususnya kecintaannya pada kesenian Kecak. Ketertarikannya pada Kecak, dari perspektif drum jazz flamenco, dimulai pada tahun 2011. Israel Valera sudah ke Bali lebih dari 20 kali untuk tour. Dia berkelana dengan musiknya dan bertemu dengan berbagai artis.

Israel Valera lahir; 26 Juni 1979 di Tijuana, Mexico. Bakatnya dalam bermain musik sudah dimulainya sejak kecil. Dia berasal dari tradisi jazz dan mendalami musiknya dengan belajar di Amerika Serikat.

Israel Valera dan I Nyoman Mariyana | Foto: Dok. Nyoman Mariyana

Selanjutnya, dia pindah ke Eropa bekerja dengan eksponen jazz terkemuka, seperti Pat Metheny dan Charlie Haden, serta dalam flamenco, dengan Diego Amador dan Antonio Canales.

Guna mengasah kemampuannya dia juga terus berkolaborasi dan berinovasi dengan drum serta Tari Flamenco. Beberapa kali dia bekerja dengan penari-penari terbaik dunia, termasuk Joaquin Cortes.

Semangat eksperimentasi yang terus-menerus dan rasa ingin tahu yang besar membuat dia jatuh cinta pada Tari Kecak sejak tahun 2011, saat dia pertama kali menonton pertunjukan Kecak di Uluwatu.

Intuisinya bergerak dengan memunculkan ide ketika melihat para penari Kecak menyanyikan ritme pola interloking cak. Israel Valera membayangkan bagaimana dia bisa menerapkan teknik drum yang dimilikinya berdasarkan garis-garis ritme yang mereka hasilkan.

Foto bersama dalam kegiatan master class di ISI Denpasar tahun 2023 | Foto: Dok. Nyoman Mariyana

“Penting untuk melihat kesamaan di antara beberapa pola ritme dan pada saat yang sama, ini merupakan kesempatan yang luar biasa untuk belajar dan menghargai makna spiritual yang dibawa oleh Tari Kecak,” ujarnya.

Israel Valera bercerita, “Sore itu juga di Uluwatu selama pertunjukan, saya menyalin setiap bagian dari berbagai garis ritme yang mereka nyanyikan menjadi sebuah partitur. Namun setelah bertahun-tahun belajar, saya kembali ke Bali dari Roma (tempat saya tinggal). Saya memilih untuk tidak bermain dengan Tari Kecak karena butuh waktu bagi saya untuk memahami dan mengembangkan. Dengan penuh rasa hormat, garis-garis drum yang akan melengkapi, tetapi pada saat yang sama tidak mengganggu, garis-garis Kecak.”

“Eksperimen saya dengan Kecak sungguh luhur, komunikasi dan interaksi antara kecak dan drum melampaui ritme itu sendiri, itu adalah peningkatan spiritual di mana musik itu sendiri berhenti dan bagian terdalam dan paling penuh perasaan dari masing-masing dari kita masuk,” tegasnya.

Selanjutnya, pada tahun 2023, lebih dari 10 tahun kemudian, dia akhirnya berkesempatan untuk menampilkan pertunjukan perdana dunia pertama dalam sejarah, drum dengan Kecak, di Konservatorium ISI Denpasar di Bali bersama ansambel Nyoman Mariyana, dan dari sanalah sebuah kolaborasi unik berkembang hingga hari ini, rekaman dan pertunjukan langsung di berbagai acara di Bali.

Tampaknya Israel Valera begitu terkesan dengan pola ritmis dari musical Cak dan membuat kolaborasi lintas disiplin yang saya berinama Kecak Drum.

Pamflet Pertunjukan Kecak di Vucina Bali | Foto: Dok. Nyoman Mariyana

Awal kolaborasi ini kami lakukan berkaitan master class yang dilakukannya di ISI Denpasar kala itu. Saya ditugaskan untuk berkolaborasi dengan menampilkan Kecak dan gamelan. Begitu juga Israel Valera, sebagai seorang pemain drum yang andal, dia menampilkan permainan drumnya dengan teknik yang luar biasa.

Kecak Drum sebuah bentuk karya yang lahir dari perpaduan vokal cak dengan pola permainan drum yang melahirkan bentuk karya baru. Proses kolaborasi ini dimulai dengan melihat celah “call and respon” di antara permainan Kecak dan permainan drum, mendengar dan merespon dari setiap ruang musikalnya.

Karya ini melibatkan 8 orang pemain Cak dan Israel Valera sendiri sebagai pemain drum. Karya yang sudah terbentuk sempat kami lakukan perekaman di Labiryn Studio, Nuanu, Bali.

Kecak Drum | Foto: Dok. Nyoman Mariyana

Selanjutnya, kolaborasi Kecak Drum kembali dilakukan di tahun 2025 ini dan bertempat di ISI Bali. Dalam ajang master class tahun ini, untuk pertama kalinya drum, Kecak, gamelan, dan Tari Flamenco dipentaskan bersamaan. Israel Valera menggandeng seorang penari Flamenco bernama Marina Paje asal Meksiko. Kolaborasi kembali terjalin antara Kecak, drum, dan Flamenco dance.

Hasil kolaborasi Kecak Drum telah berulang kali ditampilkan di restoran Fucina, Canggu, Bali, sebuah restoran yang juga menyuguhkan hiburan musik jazz.

Penampilan kami mendapatkan apresiasi yang baik oleh pengunjung juga owner-nya. Kecak Drum telah diundang tampil sebanyak 2 kali sebelum Israel Valera kembali untuk melanjutkan tour-nya di negara lain.[T] 

Penulis: Nyoman Mariyana
Editor: Jaswanto

Kecak Perkusi Sebagai Seni Pertunjukan Bali dalam Kemasan Pariwisata
Kecak Perkusi Sebagai Seni Pertunjukan Bali dalam Kemasan Pariwisata
The Voices After Cak!:  Keriuhan di Balik-balik Tubuh yang Diguncang
Tags: kecakKecak Drum
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Strategi Apik Warga Baduy Dalam: Pergeseran Interaksi dari Menghindari Menjadi Menjemput Tamu [1]

Next Post

Minikino Film Week (MFW) 11 Bali International Short Film Festival Segera Dimulai

Nyoman Mariyana

Nyoman Mariyana

I Nyoman Mariyana, S.Sn., M.Sn. Lahir di Sempidi, 08 Maret 1985. Kini dosen Seni Karawitan di Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Denpasar. Penulis buku Gamelan Gender Wayang (Mahima, 2021)

Related Posts

Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

by Faris Widiyatmoko
May 15, 2026
0
Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

“The man who wears the shoe knows best that it pinches and where it pinches, even if the expert shoemaker...

Read moreDetails

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
0
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

Read moreDetails

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails
Next Post
Minikino Film Week (MFW) 11 Bali International Short Film Festival Segera Dimulai

Minikino Film Week (MFW) 11 Bali International Short Film Festival Segera Dimulai

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Perkuat Toleransi dan Semangat Persatuan’ —Begitu Kata Ketua MPR Ahmad Muzani saat Beri Kuliah Umum Kebangsaan di Institut Mpu Kuturan
Pendidikan

‘Perkuat Toleransi dan Semangat Persatuan’ —Begitu Kata Ketua MPR Ahmad Muzani saat Beri Kuliah Umum Kebangsaan di Institut Mpu Kuturan

KETUA MPR RI, Ahmad Muzani memberikan Kuliah Umum Kebangsaan kepada sivitas akademika Institut Mpu Kuturan (IMK) pada Jumat (15/5) sore....

by Son Lomri
May 15, 2026
Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo
Esai

Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

“The man who wears the shoe knows best that it pinches and where it pinches, even if the expert shoemaker...

by Faris Widiyatmoko
May 15, 2026
Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali
Liputan Khusus

Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali

LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...

by Jaswanto
May 15, 2026
Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali
Hiburan

Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali

ALBUM penuh terbaru Amplitherapy bertajuk Leak Tanah Bali yang dijadwalkan terbit pada 16 Mei 2026 menandai babak baru perjalanan musikal...

by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan
Bahasa

Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan

PERNAHKAH Anda memperhatikan penulisan atau ejaan konten seseorang saat sedang berselancar di media sosial? Kesalahan tik atau saltik yang populer...

by I Made Sudiana
May 15, 2026
Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co