6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Catatan dari Forum Bukan Musik Biasa #106 : Membunyikan Ulang Seni Sandur dan Biografi

Wahyu Thoyyib Pambayun by Wahyu Thoyyib Pambayun
August 7, 2025
in Ulas Musik
Catatan dari Forum Bukan Musik Biasa #106 : Membunyikan Ulang Seni Sandur dan Biografi

Penampilan Karya Kesandur | Foto: Bimasena BMB #106

FORUM Bukan Musik Biasa (BMB) telah menggelinding selama 17 tahun, meneruskan nyala semangat forum-forum musik seni di Indonesia yang sempat meredup. Seperti diungkap oleh mendiang Wayan Sadra dan ditulis oleh Joko S. Gombloh dalam catatan publikasi BMB, forum ini lahir dari kerinduan akan dinamika seperti Pekan Komponis Muda (PKM) yang dulu digagas Suka Hardjana. BMB berupaya membangun kembali wilayah kebebasan para komponis, menjadi laboratorium eksperimentasi untuk menemukan cara, metode, konsep, dan pikiran baru dalam penciptaan musik.

Edisi ke-106 Forum BMB berlangsung pada Selasa malam, 15 Juli 2025, di Pendapa Wisma Seni, Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta. Dua komponis muda menampilkan karya berbasis gamelan: Krisna Julinanta (Bojonegoro) dan Didin Cakra Manggala (Ponorogo). Diskusi usai pertunjukan dipandu oleh Sigit “Siklun” Purwanto, dengan Danis Sugiyanto sebagai pembicara utama. Forum ini juga dihadiri sejumlah tokoh gamelan seperti Sumarsam, Darno Kartawi, Aris Setiawan, dan Chris Miller.

Membunyikan Ulang Seni Sandur

Kesandur karya Krisna Julinanta menjadi pembuka dalam BMB #106. Krisna membunyikan kembali seni pertunjukan rakyat sandur dari Bojonegoro, seni tutur tradisi yang nyaris tenggelam dan distigma sebagai “seni terlarang” pasca-1965. Alih-alih merekonstruksi bentuk aslinya, Ia menciptakan transposisi bunyi atas ingatan kolektif, menerjemahkan logat dan ritme sandur ke dalam timbre gamelan. Motif-motif tutur diolah menjadi pola tabuhan balungan, bonang, dan kethuk, menciptakan tekstur suara yang unik. Komposisinya rapi, penataan register instrumen terukur, dan modifikasi pathet pada laras pelog memberi warna yang tak lazim.

Penampilan Krisna Julinanta | Foto: Bimasena BMB #106

Masyarakat BMB | Foto: Bimasena BMB #106

Sebagai pembicara, Danis Sugiyanto memberi penguatan atas pentingnya konsistensi dan keberanian mengeksplorasi bentuk. Ia menekankan perlunya menjaga sambung rapet antar bagian komposisi, sekaligus mendorong Krisna untuk terus membuka ruang percobaan yang baru. Komentar ini menyasar pada proses penyusunan karya: bagaimana menjaga keterpautan antarbagian komposisi tetapi tanpa menghilangkan daya kejutan.

Apresiasi juga datang dari Prof. Sumarsam yang menyoroti kedekatannya dengan Krisna sebagai sesama orang Bojonegoro, sekaligus mengaitkan BMB dengan semangat Pekan Komponis Muda pada 1970-an. Sumarsam menawarkan refleksi soal proses kreatif yang bergerak dari “ruang dalam” (ingatan, batin, inspirasi) menuju “ruang luar” (panggung dan publik). Baginya, Kesandur berhasil mengolah warisan budaya lokal yang traumatik menjadi bentuk musikal yang segar. Chris Miller mencermati eksplorasi laras pelog dalam karya ini. Baginya, penggunaan laras pelog di tangan Krisna berbeda dari tren umum, tidak jatuh ke dalam imitasi diatonis, melainkan muncul sebagai warna tersendiri.

Sesi diskusi | Foto: Bimasena BMB #106

Chris Miller memberikan komentar | Foto: Bimasena BMB #106

Sumarsam memberikan komentar | Foto: Bimasena BMB #106

Sementara itu, Darno Kartawi memuji struktur komposisi yang rapi, sembari melempar komentar jenaka: “Terlalu rapi nanti bisa cepat bosan, sesekali beri ruang untuk ngawur.” Ucapan ini bisa dibaca sebagai dorongan agar bentuk komposisi tidak terkunci dalam sistem yang tertib. Mengelola keseimbangan antara struktur yang tertata dan elemen yang spontan masih menjadi tantangan tersendiri bagi Krisna. Saran dari Darno dapat dibaca sebagai ajakan memberi ruang untuk kejutan, ketidakterdugaan, atau bahkan “kesengajaan yang ngawur” dalam kerangka kerja yang terukur.

Salah satu kekuatan Kesandur terletak pada kemampuannya membangun rasa ansambel. Krisna piawai mengarahkan para pengrawit secara presisi tanpa menghilangkan energi kolektif yang tumbuh dari kebersamaan bermain. Kesandur dapat dibaca sebagai bentuk reaktualisasi kebudayaan yang trauma, sebuah praktik  membunyikan sandur melalui sensibilitas seorang komponis muda.

Membunyikan Biografi

Karya kedua yang tampil dalam BMB 106 adalah Laku Jantra yang disusun oleh Didin Cakra Manggala. Komposisi ini merupakan pembacaan atas perjalanan hidup Sukoco, pengrajin gamelan yang meninggalkan pekerjaan formal demi menekuni wirausaha seni. Transformasi batin Sukoco, dari keresahan hingga ketenangan, menjadi dasar bentuk dan dinamika karya ini.

Didin memilih mendalami narasi, mengolah karakter dan emosi Sukoco ke dalam susunan musikal. Pola-pola karawitan Jawa Timuran, gaya Surakarta dan Yogyakarta, pathetan, lancaran, dan sampak dirajut untuk menggambarkan suasana kontemplatif, gelisah, emosional, hingga bahagia. Gender, bonang barung, kendang, dan vokal digunakan untuk membawa pendengar menelusuri perubahan suasana hati itu. Karya ini mendekati bentuk musik program, di mana narasi menjadi fondasi penciptaan. Laku Jantra terasa seperti reportase musikal dari praktik seni yang hidup di masyarakat.

Penampilan Didin | Foto: Bimasena BMB #106

Beberapa tanggapan menarik muncul. Danis Sugiyanto mencatat bagaimana karakter dan fenomena sosial diterjemahkan menjadi struktur musik, yang membutuhkan kepekaan dan konsistensi. Aris Setiawan menekankan pentingnya narasi dalam karya dan diskusi musik hari ini. Menurutnya, tanpa penjelasan komponis, detail seperti kisah Sukoco bisa tak terbaca, dan musik akan terasa hampa. Musik, baginya, adalah medium cerita, bukan semata data.

Namun kritik juga muncul. Didin, yang sudah mapan di lingkungannya dan terbiasa menggarap musik untuk lomba, tari, atau anak-anak, dinilai masih membawa bentuk baku yang akrab dalam praktik masyarakat. Meski ada upaya menghadirkan kebaruan, bentuk yang ditawarkan lebih dekat ke gaya “kreasi baru” dari era 1980-an. Struktur musikalnya belum sepenuhnya mencerminkan kompleksitas pribadi sosok Sukoco. Barangkali Didin masih perlu waktu untuk menyelaraskan gagasan dengan wujud komposisinya.

Refleksi

Forum BMB #106 menunjukkan bahwa pencarian bentuk dan cara berpikir musikal “baru” tidak selalu datang dari gebrakan teknis atau konsep yang ekstrem. Dua karya yang ditampilkan sama-sama lahir dari kedekatan dengan kehidupan sehari-hari: dari ingatan masa kecil, pengalaman sosial, hingga biografi orang terdekat. Kedua komponis berangkat dari hal yang biasa, tetapi mencoba menyusun ulang dan membunyikannya dalam bentuk yang berbeda.

Penampilan Kesandur | Foto: Bimasena BMB #106

Di sinilah relevansi Forum BMB terasa: ia menjadi ruang untuk membaca ulang apa yang disebut “kebaruan.” Kebaruan di sini bukan sebagai sesuatu yang asing, tetapi justru tumbuh dari yang sudah akrab. Dalam konteks ini, kebaruan bukan soal gaya atau teknik, melainkan soal sudut pandang, yaitu cara memaknai ulang bunyi, pengalaman, dan peristiwa yang ada di sekitar. BMB tetap menjadi ruang belajar bersama, di mana yang “biasa” dapat menjadi bahan untuk berpikir bersama. [T]

Salukat dan Yuganada di Festival Mi-Reng 2025: Dua Poros Inovasi Gamelan
Konser Komponis Perempuan pada Festival Mi-Reng 2025: Medium Penguatan Gagasan dan Ekspresi Musikal Kreator Muda Bali
Tribute to Maestro I Gusti Putu Made Geria pada Festival Mi-Reng 2025: New Music for Gamelan
Menuju Bali Sebagai Pusat Seni Kontemporer Dunia — Strategi Pemanggungan Seni Pertunjukan (Gamelan Kontemporer) Kelas Dunia
Menyurat yang Silam, Menggurat yang Datang — Sambutan Artistik Pekan Komponis Perempuan Wrdhi Cwaram
Tags: Forum Bukan Musik BiasagamelanISI Surakarta
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Wartawan, Kuli Tinta, Tukang Berita

Next Post

GARBHA EMAS, Model Alternatif Kurikulum Pendidikan Anak

Wahyu Thoyyib Pambayun

Wahyu Thoyyib Pambayun

Komponis dan Pengajar Gamelan di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta

Related Posts

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
0
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

Read moreDetails

The Cascades, Ketika Hujan tak Lagi Romantis

by Nyoman Sukaya Sukawati
March 1, 2026
0
The Cascades, Ketika Hujan tak Lagi Romantis

“Rhythm of the Rain” yang dinyanyikan oleh The Cascades tetaplah lagu yang sama seperti ketika pertama kali kita memutarnya puluhan...

Read moreDetails

‘Lalu Biru’; Menggali Keterlambatan Manusia dalam Menyadari Nilai Kehidupan

by Radha Dwi Pradnyani
February 23, 2026
0
‘Lalu Biru’; Menggali Keterlambatan Manusia dalam Menyadari Nilai Kehidupan

“Kenapa baru memberikan bunga ketika orang itu sudah membiru…?” Kalimat ini dilontarkan oleh pacar saya setelah dirinya melewati hari yang...

Read moreDetails

Movin’ On dan Pelajaran tentang Keindahan

by Nyoman Sukaya Sukawati
February 18, 2026
0
Movin’ On dan Pelajaran tentang Keindahan

"Yang paling dalam tidak pernah berisik, ia tahu kapan harus berbunyi, dan kapan memberi jeda" * SAYA pertama kali memegang...

Read moreDetails

Desperado:  Tentang Kesendirian dan Keberanian Mencintai

by Ahmad Sihabudin
February 16, 2026
0
Desperado:  Tentang Kesendirian dan Keberanian Mencintai

DALAM hidup setiap manusia adalah seorang desperado. Pengembara  yang menempuh jalan panjang antara keinginan untuk bebas dan kebutuhan untuk dicintai....

Read moreDetails

‘Chet Baker’: Keindahan yang Diekstraksi dari Rasa Sakit

by Nyoman Sukaya Sukawati
February 13, 2026
0
‘Chet Baker’: Keindahan yang Diekstraksi dari Rasa Sakit

“Look for the Silver Lining” lahir dari kegelapan, merayap seperti bisikan yang mengubah cara kita mendengar kesedihan. Chet Baker tidak...

Read moreDetails

‘All I Am’: Balada yang Lahir dari Kursi Roda

by Nyoman Sukaya Sukawati
February 8, 2026
0
‘All I Am’: Balada yang Lahir dari Kursi Roda

Bayangkan sebuah suara yang lahir dari tubuh yang tak lagi bisa bergerak, namun justru bergerak paling jauh, menembus dinding waktu,...

Read moreDetails

‘Another Day’: Balada Puitis Dream Theater

by Nyoman Sukaya Sukawati
February 5, 2026
0
‘Another Day’: Balada Puitis Dream Theater

Ada lagu yang tidak untuk mengguncang, melainkan berbicara tenang menemani kita. 'Another Day' adalah bisikan pelan di tengah hiruk-pikuk album Images...

Read moreDetails

‘Leaving on a Jet Plane’: Bisikan Nostalgia dan Takdir

by Nyoman Sukaya Sukawati
January 31, 2026
0
‘Leaving on a Jet Plane’: Bisikan Nostalgia dan Takdir

"Leaving on a Jet Plane” karya John Denver bukan sekadar lagu tentang bandara dan koper yang ditutup rapat. Ia adalah...

Read moreDetails

Mark Knopfler: Denting Gitar yang Melampaui Kata-kata

by Nyoman Sukaya Sukawati
January 29, 2026
0
Mark Knopfler: Denting Gitar yang Melampaui Kata-kata

Dunia jarang benar-benar sunyi. Ia dipenuhi suara, tuntutan, berita buruk, dan kegelisahan yang tak kunjung reda. Namun, di sela kebisingan...

Read moreDetails
Next Post
GARBHA EMAS, Model Alternatif Kurikulum Pendidikan Anak

GARBHA EMAS, Model Alternatif Kurikulum Pendidikan Anak

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co