8 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wahyu Sanjaya dan Cintya Pradnyandewi Terpilih Sebagai Duta Bahasa Provinsi Bali 2025

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
May 27, 2025
in Gaya
Wahyu Sanjaya dan Cintya Pradnyandewi Terpilih Sebagai Duta Bahasa Provinsi Bali 2025

Wahyu Sanjaya dan Cintya Pradnyandewi Terpilih Sebagai Duta Bahasa Provinsi Bali 2025

WAYAN Wahyu Sanjaya dan I Gusti Ayu Cintya Pradnyandewi  terpilih sebagai Duta Bahasa Provinsi Bali 2025 dalam puncak acara pemilihan di Gedung Kertagosana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Sabtu, 24 Mei, mulai pukul 15.00 wita hingga 22.00 wita.

Wahyu Sanjaya dan Cintya Pradnyandewi adalah mahasiswa Universitas Udayana yang selama ini punya banyak prestasi baik di bidang bahasa maupun dalam dunia kreativitas lainnya.

Puncak acara Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali 2025 dilaksanakan Paguyuban Duta Bahasa Provinsi Bali sebagai bentuk perjuangan menuju masa depan sastra yang cerah, dan berlanjut pada perjuangan memuliakan sastra sebagai sumber pengetahuan utama.

Acara itu dihadiri Bupati Badung beserta jajaran pemerintahan, undangan pageant, hingga pendukung dari masing-masing finalis.

Terdapat beberapa sesi dalam acara ini yaitu dilaksanakan rangkaian resmi berupa penayangan video finalis Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali 2025 hingga sambutan dari Bupati Badung yang diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung yakni Drs. I Gde Eka Sudarwitha, S.Sos., M.Si sekaligus membuka acara secara resmi.

Acara diawali dengan pagelaran tarian pembuka dari sepuluh pasang finalis Pildubas 2025 pada pukul 19.50 Wita. Seluruh finalis menarikan tarian sastra dan bahasa dengan balutan pakaian nasional. Menyerukan suara sastra dalam paduan alunan musik dan lagu nusantara.

Kemeriahan bergema dari riah riuh penonton yang sangat antusias. Acara berlanjut dengan penampilan kepiawaian menari, seluruh finalis melangkah satu per satu mulai memperkenalkan diri dan asal lembaga yang membawa mereka melaju dalam pemilihan ini.

Berbagai latar belakang akademik dari seluruh finalis, menjadi cerminan dari komitmen belajar yang tumbuh sedari dulu.

Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali 2025, bukan sekadar acara pemilihan dan perlombaan. Acara ini diinisiasi oleh kepedulian kuat pada sastra dan bahasa. Wujud nyata dari kepedulian ini mengantarkan komitmen besar dari Paguyuban Duta Bahasa Provinsi Bali untuk menyelenggarakan acara ini. Mencari para sosok generasi muda yang mau melanjutkan perjuangan, juga mengabdi bersama pada bahasa.

“Generasi muda bukan hanya penerus tapi pelopor pelestarian bahasa. Hari ini bukanlah akhir tapi awal bagi para finalis untuk membuktikan komitmennya” ujar Ida Ayu Sri Laksmi, Ketua Paguyuban Duta Bahasa Provinsi Bali.

Usai seluruh rangkaian pembuka dan perkenalan finalis terlaksana, acara berlanjut pada pengumuman 6 Besar Finalis Duta Bahasa Provinsi Bali 2025. Para 6 besar finalis kembali dinilai kemampuannya dengan menjawab pertanyaan seputar isu kebahasaan yang diundi dalam mangkuk undian.

Para finalis diberikan waktu menjawab pertanyaan dan menunjukkan wawasannya selama 30 detik. Penilaian ini dilakukan untuk mengukur seberapa jauh pemahaman dan penalaran para finalis terkait berbagai isu bahasa dan sastra di masyarakat.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Bali, Elis Setiati, S.Pd., M.Hum. menekankan eksistensi dari keberadaan acara ini. Baginya Paguyuban Duta Bahasa Provinsi Bali tidak sekadar pemilihan biasa, tapi ajang yang mencetak generasi muda siap guna dalam segala keperluan pelestarian bahasa dan sastra.

Pentingnya peran dari duta bahasa kelak, menjadikan pemilihan ini dilakukan dengan serangkaian penilaian yang komplek. “Dari ratusan orang yang mendaftar, kegiatan ini paling digemari. Kami tidak memilih yang tercantik tapi yang memiliki keberanian, wawasan, dan penguasaan bahasa. Karena mereka akan menjadi anak-anak sekaligus kekuatan kami,” tegas Elis Setiati.

Setelah penilaian 6 besar finalis terlaksana, acara dilanjutkan dengan pengumuman finalis yang berhasil lolos ke babak 3 besar. Tak seperti biasa, hal unik ditampilkan dalam pengumuman 3 besar finalis dengan kehadiran pelakon sosok dewi saraswati. Dewi bertugas menyampaikan pesan terkait nama-nama finalis yang terpilih. Mencerminkan telah diserahkannya kewajiban besar untuk pelestarian bahasa dan sastra pada setiap insan yang dipilihnya. Setiap aspek dalam acara lekat mengisyaratkan terkait bahasa dan sastra sebagai sumber pengetahuan mulia.

Mengingat peran fundamental bahasa dan sastra Indonesia, Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Drs. I Gde Eka Sudarwitha, S.Sos., M.Si turut menyampaikan dukungannya terhadap acara ini.

“Tidak semua suku bangsa memiliki bahasa dan sastra yang bervariasi, tapi bangsa Indonesia memiliki sastra dan aksaranya. Kita harus bangga bahwa bangsa Indonesia memiliki beragam sumber bahasa,” ucap Eka Sudarwitha.

Lebih lanjut, Sudarwitha juga menegaskan bahwa acara ini berperan penting untuk mendorong putra putri indonesia menjadi pilar kemajuan bangsa Indonesia.

Setelah 3 besar duta bahasa terpilih, kini saatnya mereka kembali diuji dengan sejumlah pertanyaan terkait kebahasaan oleh dewan juri. Setiap finalis diberikan satu pertanyaan dengan waktu menjawab selama 60 menit.

Penilaian 3 besar dilanjutkan dengan sejumlah acara hiburan berupa kuis, musikalisasi puisi, hingga last speech dari Terbaik 1 Duta Bahasa Provinsi Bali 2024 yakni Putu Aprika Apsarendra Putra dan Ni Putu Jesica Sasi.

Dalam sambutan terakhir, mereka berbagi kisah perjalanan panjang dan penuh arti selama mengemban tugas sebagai Duta Bahasa Provinsi Bali. Hingga kini, tugas tersebut telah terlaksana dengan baik dan berlanjut pada generasi tahun ini.

“Kami pamit bukan untuk berhenti tapi untuk meneruskan mimpi itu pada ruang-ruang berbeda,” ujar Jesica dan Rendra.

Pukul 21.30 Wita, sesi paling penting akhirnya berlangsung dalam Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali 2025. Kemenangan hinggap pada Finalis Putra Wayan Wahyu Sanjaya dan Finalis Putri I Gusti Ayu Cintya Pradnyandewi  sebagai tonggak utama yang akan memimpin dan meneruskan perjuangan pada pemuliaan sastra.

Di sesi akhir acara, pemenang Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali 2025 melakukan prosesi first walk sebagai tahap awal dari perjuangan dalam mengemban tugas sebagai Duta Bahasa.

Inilah titik tiba dari satu perjalanan menuju masa depan sastra yang cerah, berlabuh pada misi selanjutnya dengan pemuliaan sastra sumber yang utama. Mari bersama menghiasi keelokan sastra dan bahasa. Tugas penting ini, bukan hanya ada pada pundak seluruh finalis. Tapi pada seluruh insan generasi muda. Salam Literasi! [T]

Reporter/Penulis: Budarsana/Rilis
Editor: Adnyana Ole

Duta Bahasa Provinsi Bali 2020, Hery dan Trisna Bukan Kaleng-Kaleng
Debat Bahasa Bali, Seni “Marebat” dengan “Sor-Singgih”, Jadi Trending Topik di Media Sosial
Ni Ketut Ayu Sukma Listyaningsih,   Duta Lingkungan Hijau Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Tags: BahasaBalai Bahasa Provinsi BaliDuta Bahasa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menelusuri Jejak Walter Spies Sembari Membangun Refleksi Pembangunan Bali

Next Post

Pameran “Jaruh” I Komang Martha Sedana di TAT Art Space

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

by tatkala
July 24, 2026
0
Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

INSTALASI panel surya kini menjadi salah satu strategi yang semakin dipertimbangkan untuk mengendalikan biaya energi, sekaligus memenuhi target keberlanjutan. Saat...

Read moreDetails

Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

by tatkala
July 16, 2026
0
Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

PADA 30 Januari 2018, Canon Indonesia merilis printer terbaru yakni Printer PIXMA Ink Efficient G series.  Ada lima tipe printer...

Read moreDetails

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

Read moreDetails

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

Read moreDetails

5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

by tatkala
May 29, 2026
0
5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

MENGGUNAKAN parfum wanita memang jadi cara paling simpel untuk meningkatkan rasa percaya diri dan meninggalkan kesan yang elegan. Tapi, tahukah...

Read moreDetails

‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

by Julio Saputra
May 20, 2026
0
‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

SEMAKIN malam, semakin meriah juga suasana di Gedung Kesenian I Ketut Marya, pada Jumat, 8 Mei 2016. Tepuk tangan riuh...

Read moreDetails

Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

by tatkala
May 4, 2026
0
Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

TIDAK semua pemain menikmati perjalanan yang sama dalam game. Ada yang menghargai setiap tahap perkembangan, ada juga yang lebih fokus...

Read moreDetails

HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

by tatkala
May 1, 2026
0
HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

PASAR ponsel pintar di Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran perangkat yang mendobrak batas kewajaran spesifikasi di kelasnya. Infinix Note 60...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

by Dede Putra Wiguna
April 13, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

A.A Ngurah Agung Krishna Dananjaya dan Komang Trisna Darmayanti resmi terpilih sebagai Winner Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Denpasar 2026....

Read moreDetails

5 Keuntungan Mengubah Footage Drone Menjadi Visual Travel Sinematik 4K

by tatkala
April 6, 2026
0
5 Keuntungan Mengubah Footage Drone Menjadi Visual Travel Sinematik 4K

Teknologi drone telah mengubah cara kita merekam pengalaman perjalanan. Dengan menerbangkan drone, kreator dapat menangkap pegunungan, garis pantai, kota, hingga...

Read moreDetails
Next Post
Pameran “Jaruh” I Komang Martha Sedana di TAT Art Space

Pameran “Jaruh” I Komang Martha Sedana di TAT Art Space

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bhisma yang Tak Pernah Mati di Kurukshetra: Membaca “Satya–Tyagya–Dharma” Karya Prof. Dr. Drs. I Wayan Suardana, M.Sn.
Ulas Rupa

Bhisma yang Tak Pernah Mati di Kurukshetra: Membaca “Satya–Tyagya–Dharma” Karya Prof. Dr. Drs. I Wayan Suardana, M.Sn.

DI Bali, mitos tidak pernah benar-benar menjadi masa lalu. Ia tidak hanya tinggal dalam lembar-lembar lontar atau cerita yang dituturkan...

by Angga Wijaya
August 7, 2026
Sudahi Isme-Ismemu Itu!
Kritik Seni

Sudahi Isme-Ismemu Itu!

ADA satu pertanyaan yang masih menjadi survei teratas ketika publik bertanya tentang karya seorang seniman. Karyamu ini gayanya apa? Abstrak,...

by Made Chandra
August 7, 2026
Indonesia dalam Secangkir Kopi
Esai

Indonesia dalam Secangkir Kopi

PAGI itu saya duduk di sebuah cafe kecil di pinggiran kota. Tidak ada yang istimewa. Meja kayu yang mulai kusam,...

by Ahmad Fatoni
August 7, 2026
Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali, Lepas 67 Sarjana dan Magister—‘Jangan Jadi Sarjana Kertas!
Pendidikan

Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali, Lepas 67 Sarjana dan Magister—‘Jangan Jadi Sarjana Kertas!

“HARI ini saya tidak sedang melihat sekelompok calon wisudawan. Saya sedang melihat sekumpulan wajah yang menyimpan cerita perjalanan yang berbeda-beda.”...

by Dede Putra Wiguna
August 7, 2026
“Tung Tung Uma”: Ketika Sawah Menjadi Medan Pertaruhan
Ulas Film

“Tung Tung Uma”: Ketika Sawah Menjadi Medan Pertaruhan

ADA satu hal yang langsung terasa begitu duduk menonton Tung Tung Uma, bagaimana Amrita Dharma memetakan setiap adegannya dengan begitu...

by Satria Aditya
August 7, 2026
Pantai Jimbaran dengan Kafe Ikan Bakarnya  
Tualang

Pantai Jimbaran dengan Kafe Ikan Bakarnya  

Sejak dahulu, Jimbaran, Kedonganan, Kelan, dan Kuta adalah daerah nelayan. Namun, yang terkenal hanya Jimbaran dan Kuta. Ketika Asosiasi Kepala...

by I Nyoman Tingkat
August 7, 2026
“Rumah”, Seni Instalasi Ni Nyoman Sani
Ulas Rupa

“Rumah”, Seni Instalasi Ni Nyoman Sani

PADA 10 April hingga 30 Juni 2026 lalu digelar pameran 12 Perupa Perempuan Indonesia. Perhelatan ini diinisiasi Indonesian Women Artists...

by Hartanto
August 7, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

“Gigolo Pendidikan”, Oemar Bakrie, dan Saat Kasih Sayang Guru Menjadi Barang Premium

BEBERAPA hari lalu saya iseng melontarkan istilah yang terdengar keterlaluan.  Gigodik, “Gigolo Pendidikan”. Bayangan saya sederhana. Jangan-jangan sekarang ada "profesi"...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 7, 2026
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak
Khas

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

by Jaswanto
August 7, 2026
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan
Khas

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

by tatkala
August 6, 2026
Bali, Surga dengan Kemacetan Kronis
Esai

Bali, Surga dengan Kemacetan Kronis

Dampak Pembangunan Brutal dan Ugal-ugalan, Ledakan Kendaraan Tanpa Jeda, atau Buruknya Transportasi Umum? "Sanur makin macet, namun kenapa fasilitas wisata...

by Agung Sudarsa
August 6, 2026
Puisi dan Heidegger: Membebaskan Kata dari Cengkeraman Teknokrasi
Esai

Puisi dan Heidegger: Membebaskan Kata dari Cengkeraman Teknokrasi

COBA hentikan sejenak geseran jempol Anda di atas layar gawai. Di luar sana, dunia hari ini bergerak dalam ritme yang...

by Arief Rahzen
August 6, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co