25 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menghidupkan Narasi yang Lama Tersimpan | Dari Peresmian dan Aktivasi Museum Sarkofagus di Gianyar, Bali

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
February 28, 2025
in Budaya
Menghidupkan Narasi yang Lama Tersimpan | Dari Peresmian dan Aktivasi Museum Sarkofagus di Gianyar, Bali

Peresmian Museum Sarkofagus oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon | Foto: tatkala.co/Dede

“Kita tidak hanya menampilkan artefak, tetapi juga ingin menghadirkan museum sebagai ruang edukasi, literasi, rekreasi, ruang publik, dan bahkan pusat seni,” begitulah Fadli Zon (Menteri Kebudayaan RI) menyerukannya.

Kini, Gedong Arca telah resmi beralih status menjadi Museum Sarkofagus. Peralihan tersebut ditandai dengan acara peresmian dan aktivasi museum sarkofagus, yang dilaksanakan di wantilan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Gianyar, Bali. Kamis, (27/2).

Jika menilik ke belakang lagi, museum Gedong Arca pada mulanya didirikan dengan tujuan menyelamatkan, memamerkan, ataupun memajang benda-benda cagar budaya dari hasil kegiatan pelestarian di lapangan, yang dilakukan oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3, sekarang BPK).

Pembangunannya dirintis pada tahun 1958-1959, yang diprakarsai oleh Dr. R.P Soejono (saat itu menjabat Kepala Kantor Lembaga Purbakala dan Peninggalan Nasional Cabang II Gianyar). Sebagai awal realisasi pendirian museum ini, mula-mula didirikan beberapa bangunan dengan atap ijuk yang terletak di halaman dalam. Bangunan ini dipergunakan untuk menyimpan benda-benda hasil penyelamatan di lapangan, seperti beberapa sarkofagus.

Sebetulnya tak ada hal yang istimewa dari peralihan status tersebut, fungsinya tetap sama saja, yaitu sebagai tempat penyimpanan dan memamerkan benda-benda prasejarah. Tetapi, dengan dinamakan Museum Sarkofagus, menjadikannya lebih terfokus pada satu benda prasejarah yang memang mendominasi tempat itu. Dan kini, Museum Sarkofagus dikemas menjadi lebih fresh, lebih terbuka, dan tentunya relevan dengan perkembangan zaman.

Museum Sarkofagus kini dirancang lebih imersif dan edukatif. Dalam pengembangannya juga turut melibatkan digitalisasi dan penggunaan multimedia interaktif, yang bekerja sama dengan Universitas Udayana dan Asosiasi Museum Indonesia (AMI).

Beberapa koleksi sarkofagus di Museum Sarkofagus Gianyar, Bali | Foto: tatkala.co/Dede

Museum Sarkofagus di Gianyar, Bali menampilkan 33 koleksi sarkofagus yang berasal dari berbagai daerah di Bali, yang pertama kali dikumpulkan oleh arkeolog senior Indonesia R.P. Soejono sejak tahun 1958. Museum ini menjadi peninggalan penting untuk memahami lebih dalam tentang keyakinan, norma, dan struktur masyarakat prasejarah.

Wikipedia menulis, sarkofagus adalah sebuah wadah pemakaman yang umumnya terbuat dari batu dan terletak di atas tanah, meskipun mungkin juga dikubur di bawah tanah. Kata sarkofagus berasal dari bahasa Yunani ‘sarx’ yang berarti ‘daging’ dan ‘fagein’ berarti ‘makan’, maka ‘sarkofagus’ kurang lebih berarti ‘pemakan daging’, dari frasa lithos sarkofagos, ‘batu pemakan daging’. Kata tersebut juga merujuk pada jenis batu kapur tertentu yang dianggap mempercepat penguraian daging (mayat) yang terkandung di dalamnya, karena sifat kimia batu kapur itu sendiri.

“Jika menyebut Gedong Arca, ya menurut saya Bali ini adalah gedong arca. Karena di setiap tempat di Bali pasti menyimpan arca-arca, semua tempat ada arcanya. Tetapi, yang unik dari tempat ini adalah sarkofagus. Jadi saya kira memang keunikan itu yang perlu kita tonjolkan supaya ada fokusnya,” ucap Fadli Zon dalam sambutannya.

Fadli Zon juga mengatakan, museum sarkofagus ini akan menjadi tempat yang mumpuni sebagai ruang edukasi, literasi, rekreasi, ruang publik, dan ruang bekreativitas dalam kesenian. Selain itu, dengan adanya museum sarkofagus ini, akan memberikan suatu kesadaran bagi masyarakat seberapa pentingnya menjaga aset peninggalan masa lampau sebagai bahan kajian dan pembelajaran bagi generasi mendatang.

“Peresmian dan aktivasi ini menjadi langkah besar dalam pelestarian dan penguatan kajian warisan megalitik, menegaskan kembali narasi Indonesia sebagai salah satu pusat peradaban tertua di dunia,” tegasnya.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon melihat koleksi sarkofagus di Museum Sarkofagus, Gianyar, Bali | Foto: tatkala.co/Dede

Dalam sambutannya, Fadli Zon juga mengungkapkan keberadaan sarkofagus dalam berbagai kebudayaan, mulai dari Mesir Kuno, Yunani, dan Romawi. Sarkofagus digunakan sebagai bagian dari kepercayaan terhadap transisi ke kehidupan berikutnya. Dalam berbagai kepercayaan, kematian bukanlah sebuah akhir, melainkan awal dari sebuah perjalanan baru.

Menurutnya, sarkofagus yang ditemukan di Bali ini lebih primitif sehingga bisa jadi lebih tua, dengan berbagai motif ukiran yang masih menjadi misteri. “Selanjutnya, kita akan dorong kajian dan penelitian lanjutan terhadap temuan-temuan ini, untuk mengungkap lebih banyak informasi dan tata hidup masyarakat prasejarah,” ujarnya.

Selain peresmian dan aktivasi museum, kegiatan ini juga terdapat simulasi penggunaan informasi multimedia interaktif, yang akan dikembangkan lebih lanjut untuk kepentingan dan keberlangsungan museum. Dengan adanya media tersebut, pengunjung dapat mengetahui informasi ataupun data-data dari benda prasejarah yang ada di museum tersebut.

Simulasi Penggunaan Informasi Multimedia Interaktif | Foto: tatkala.co/Dede

I Gusti Agung Gede Artanegara selaku Plt. Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XV mengatakan, aktivasi museum ini bukan hanya sekadar membuka kembali ruang pamer, tetapi juga menghidupkan kembali narasi yang telah lama tersimpan.

“Upaya ini tentu belum sempurna, tantangan besar yang kita hadapi adalah rendahnya kesadaran akan pentingnya keberadaan sarkofagus dan sejarahnya, terutama di kalangan masyarakat Bali. Selain itu, keberadaan museum seringkali belum menjadi destinasi utama bagi wisatawan,” keluhnya.

“Ke depan, kami berkomitmen untuk menyusun ulang narasi museum agar lebih relevan dan dekat dengan masyarakat. Kemudian, kami juga telah mengembangkan teknologi digital interaktif untuk menghadirkan pengalaman edukatif bagi para pengunjung museum, yang bekerja sama dengan berbagai institusi termasuk Universitas Udayana dalam hal pengembangan multimedia interaktif dan Asosiasi Museum Indonesia (AMI),” tandas Artanegara. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Festival Kebyar Kasih Pertiwi: Ajang Kolaborasi, Ekspresi, dan Apresiasi Kebudayaan
Di Bali, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV Menjadikan Subak Sebagai Game Inovatif
Wayang Wong Tejakula dan Kondisi Ekosistem Pendukungnya
Tari Sanghyang Sengkrong dan Kepercayaan Masyarakat Adat Kepaon
Tari Barong Ket Kunti Sraya di Denpasar: Yang Sakral, Profan, dan Seragam
Tags: Fadli ZonMenteri Kebudayaan Fadli Zonmuseum sarkofagussarkofagus
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Marhaban Ya Ramadhan dan Madrasah Ramadhan

Next Post

Puisi-puisi Winar Ramelan | Aqil Baligh

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

by Nyoman Budarsana
March 18, 2026
0
14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

SEBANYAK 14 Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Kesiman, Denpasar, mengikuti Parade Fragmentari Ogoh-ogoh pada malam pengerupukan Nyepi, Rabu (18/3/2026) malam. Selain...

Read moreDetails

2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

by tatkala
March 17, 2026
0
2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1948/tahun 2026 dilaksanakan dari tanggal 20 Maret 2026 sampai dengan...

Read moreDetails

Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

by tatkala
March 12, 2026
0
Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

Rasa bangga dan syukur karena Buleleng kembali dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan budaya dunia. Buleleng International Rhythm Festival (BIRF) ini...

Read moreDetails

Mlaspas dan Ngenteg Linggih Meru Tumpang Solas di Pura Ulun Danu Batur, Linggastana Ida Bhatari Sakti Dewi Danuh

by tatkala
March 12, 2026
0
Mlaspas dan Ngenteg Linggih Meru Tumpang Solas di Pura Ulun Danu Batur, Linggastana Ida Bhatari Sakti Dewi Danuh

Masyarakat Desa Adat Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, melaksanakan upacara Mlaspas dan Ngenteg Linggih Meru Tumpang Solas Pura Ulun Danu...

Read moreDetails

Anak-anak Ceria dalam Buka Puasa Bersama IHKA BPD Bali dan Yayasan Fastabhikul Khoirut

by Nyoman Budarsana
March 7, 2026
0
Anak-anak Ceria dalam Buka Puasa Bersama IHKA BPD Bali dan Yayasan Fastabhikul Khoirut

Anak-anak itu datang dengan wajah ceria. Busananya sopan, terlihat nyaman dan segar. Jika diajak bicara mereka sangat ramah, dan cepat...

Read moreDetails

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
0
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

Read moreDetails

Bulan Bahasa Bali 2026 Ditutup, Tahun Depan Temanya ‘Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh’

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Bulan Bahasa Bali 2026 Ditutup, Tahun Depan Temanya ‘Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh’

GUBERNUR Bali secara resmi menutup pelaksanaan Bulan Bahasa Bali VIII di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Sabtu 28 Pebruari...

Read moreDetails

Selama Bulan Bahasa Bali 2026, Penyuluh Bahasa Bali Berhasil Konservasi 486 Cakep Lontar

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
179 Cakep Lontar Terawat dengan Baik di Gria Ida Pedanda Gede Made Gunung

SELAMA pelaksanaan Bulan Bahasa Bali, Februari 2026, Penata Layanan Operasional (Penyuluh Bahasa Bali) Dinas Kebudayaan Provinsi Bali berhasil melakukan konservasi dan...

Read moreDetails

‘Maplalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak SD Asyik Membuat Bola Kasti Berbahan Janur

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
‘Maplalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak SD Asyik Membuat Bola Kasti Berbahan Janur

ANAK-anak yang terdiri dari laki-laki dan perempuan duduk melantai di Wantilan Taman Budaya Propinsi Bali. Meski dari sekolah yang berbeda,...

Read moreDetails

Anak-anak Muda Ramai-ramai Ramal Nasib di Stand Gotra Pangusada Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 26, 2026
0
Anak-anak Muda Ramai-ramai Ramal Nasib di Stand Gotra Pangusada Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

STAND Gotra Pangusada Bali yang ada dalam pameran Bulan Bahasa Bali VIII menjadi favorit pengunjung. Sejak pameran itu dibuka bersamaan...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Winar Ramelan | Aqil Baligh

Puisi-puisi Winar Ramelan | Aqil Baligh

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins
Esai

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

Ingatan yang Menjadi Wacana Batin Gagasan tentang Krishna dan Siddharta yang muncul dari ingatan terhadap wacana maupun tulisan Guruji Anand...

by Agung Sudarsa
April 24, 2026
Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”
Pop

Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

“Untuk saat ini, single-single saja dulu, sama seperti status saya,” ujar Tika Pagraky sambil tertawa, memecah suasana sore itu. Kalimat...

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah
Khas

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co