4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menghidupkan Narasi yang Lama Tersimpan | Dari Peresmian dan Aktivasi Museum Sarkofagus di Gianyar, Bali

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
February 28, 2025
in Budaya
Menghidupkan Narasi yang Lama Tersimpan | Dari Peresmian dan Aktivasi Museum Sarkofagus di Gianyar, Bali

Peresmian Museum Sarkofagus oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon | Foto: tatkala.co/Dede

“Kita tidak hanya menampilkan artefak, tetapi juga ingin menghadirkan museum sebagai ruang edukasi, literasi, rekreasi, ruang publik, dan bahkan pusat seni,” begitulah Fadli Zon (Menteri Kebudayaan RI) menyerukannya.

Kini, Gedong Arca telah resmi beralih status menjadi Museum Sarkofagus. Peralihan tersebut ditandai dengan acara peresmian dan aktivasi museum sarkofagus, yang dilaksanakan di wantilan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Gianyar, Bali. Kamis, (27/2).

Jika menilik ke belakang lagi, museum Gedong Arca pada mulanya didirikan dengan tujuan menyelamatkan, memamerkan, ataupun memajang benda-benda cagar budaya dari hasil kegiatan pelestarian di lapangan, yang dilakukan oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3, sekarang BPK).

Pembangunannya dirintis pada tahun 1958-1959, yang diprakarsai oleh Dr. R.P Soejono (saat itu menjabat Kepala Kantor Lembaga Purbakala dan Peninggalan Nasional Cabang II Gianyar). Sebagai awal realisasi pendirian museum ini, mula-mula didirikan beberapa bangunan dengan atap ijuk yang terletak di halaman dalam. Bangunan ini dipergunakan untuk menyimpan benda-benda hasil penyelamatan di lapangan, seperti beberapa sarkofagus.

Sebetulnya tak ada hal yang istimewa dari peralihan status tersebut, fungsinya tetap sama saja, yaitu sebagai tempat penyimpanan dan memamerkan benda-benda prasejarah. Tetapi, dengan dinamakan Museum Sarkofagus, menjadikannya lebih terfokus pada satu benda prasejarah yang memang mendominasi tempat itu. Dan kini, Museum Sarkofagus dikemas menjadi lebih fresh, lebih terbuka, dan tentunya relevan dengan perkembangan zaman.

Museum Sarkofagus kini dirancang lebih imersif dan edukatif. Dalam pengembangannya juga turut melibatkan digitalisasi dan penggunaan multimedia interaktif, yang bekerja sama dengan Universitas Udayana dan Asosiasi Museum Indonesia (AMI).

Beberapa koleksi sarkofagus di Museum Sarkofagus Gianyar, Bali | Foto: tatkala.co/Dede

Museum Sarkofagus di Gianyar, Bali menampilkan 33 koleksi sarkofagus yang berasal dari berbagai daerah di Bali, yang pertama kali dikumpulkan oleh arkeolog senior Indonesia R.P. Soejono sejak tahun 1958. Museum ini menjadi peninggalan penting untuk memahami lebih dalam tentang keyakinan, norma, dan struktur masyarakat prasejarah.

Wikipedia menulis, sarkofagus adalah sebuah wadah pemakaman yang umumnya terbuat dari batu dan terletak di atas tanah, meskipun mungkin juga dikubur di bawah tanah. Kata sarkofagus berasal dari bahasa Yunani ‘sarx’ yang berarti ‘daging’ dan ‘fagein’ berarti ‘makan’, maka ‘sarkofagus’ kurang lebih berarti ‘pemakan daging’, dari frasa lithos sarkofagos, ‘batu pemakan daging’. Kata tersebut juga merujuk pada jenis batu kapur tertentu yang dianggap mempercepat penguraian daging (mayat) yang terkandung di dalamnya, karena sifat kimia batu kapur itu sendiri.

“Jika menyebut Gedong Arca, ya menurut saya Bali ini adalah gedong arca. Karena di setiap tempat di Bali pasti menyimpan arca-arca, semua tempat ada arcanya. Tetapi, yang unik dari tempat ini adalah sarkofagus. Jadi saya kira memang keunikan itu yang perlu kita tonjolkan supaya ada fokusnya,” ucap Fadli Zon dalam sambutannya.

Fadli Zon juga mengatakan, museum sarkofagus ini akan menjadi tempat yang mumpuni sebagai ruang edukasi, literasi, rekreasi, ruang publik, dan ruang bekreativitas dalam kesenian. Selain itu, dengan adanya museum sarkofagus ini, akan memberikan suatu kesadaran bagi masyarakat seberapa pentingnya menjaga aset peninggalan masa lampau sebagai bahan kajian dan pembelajaran bagi generasi mendatang.

“Peresmian dan aktivasi ini menjadi langkah besar dalam pelestarian dan penguatan kajian warisan megalitik, menegaskan kembali narasi Indonesia sebagai salah satu pusat peradaban tertua di dunia,” tegasnya.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon melihat koleksi sarkofagus di Museum Sarkofagus, Gianyar, Bali | Foto: tatkala.co/Dede

Dalam sambutannya, Fadli Zon juga mengungkapkan keberadaan sarkofagus dalam berbagai kebudayaan, mulai dari Mesir Kuno, Yunani, dan Romawi. Sarkofagus digunakan sebagai bagian dari kepercayaan terhadap transisi ke kehidupan berikutnya. Dalam berbagai kepercayaan, kematian bukanlah sebuah akhir, melainkan awal dari sebuah perjalanan baru.

Menurutnya, sarkofagus yang ditemukan di Bali ini lebih primitif sehingga bisa jadi lebih tua, dengan berbagai motif ukiran yang masih menjadi misteri. “Selanjutnya, kita akan dorong kajian dan penelitian lanjutan terhadap temuan-temuan ini, untuk mengungkap lebih banyak informasi dan tata hidup masyarakat prasejarah,” ujarnya.

Selain peresmian dan aktivasi museum, kegiatan ini juga terdapat simulasi penggunaan informasi multimedia interaktif, yang akan dikembangkan lebih lanjut untuk kepentingan dan keberlangsungan museum. Dengan adanya media tersebut, pengunjung dapat mengetahui informasi ataupun data-data dari benda prasejarah yang ada di museum tersebut.

Simulasi Penggunaan Informasi Multimedia Interaktif | Foto: tatkala.co/Dede

I Gusti Agung Gede Artanegara selaku Plt. Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XV mengatakan, aktivasi museum ini bukan hanya sekadar membuka kembali ruang pamer, tetapi juga menghidupkan kembali narasi yang telah lama tersimpan.

“Upaya ini tentu belum sempurna, tantangan besar yang kita hadapi adalah rendahnya kesadaran akan pentingnya keberadaan sarkofagus dan sejarahnya, terutama di kalangan masyarakat Bali. Selain itu, keberadaan museum seringkali belum menjadi destinasi utama bagi wisatawan,” keluhnya.

“Ke depan, kami berkomitmen untuk menyusun ulang narasi museum agar lebih relevan dan dekat dengan masyarakat. Kemudian, kami juga telah mengembangkan teknologi digital interaktif untuk menghadirkan pengalaman edukatif bagi para pengunjung museum, yang bekerja sama dengan berbagai institusi termasuk Universitas Udayana dalam hal pengembangan multimedia interaktif dan Asosiasi Museum Indonesia (AMI),” tandas Artanegara. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Festival Kebyar Kasih Pertiwi: Ajang Kolaborasi, Ekspresi, dan Apresiasi Kebudayaan
Di Bali, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV Menjadikan Subak Sebagai Game Inovatif
Wayang Wong Tejakula dan Kondisi Ekosistem Pendukungnya
Tari Sanghyang Sengkrong dan Kepercayaan Masyarakat Adat Kepaon
Tari Barong Ket Kunti Sraya di Denpasar: Yang Sakral, Profan, dan Seragam
Tags: Fadli ZonMenteri Kebudayaan Fadli Zonmuseum sarkofagussarkofagus
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Marhaban Ya Ramadhan dan Madrasah Ramadhan

Next Post

Puisi-puisi Winar Ramelan | Aqil Baligh

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
0
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

Read moreDetails

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

by tatkala
September 23, 2026
0
Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

Read moreDetails

Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

by Rusdy Ulu
September 20, 2026
0
Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

Perhelatan festival film pendek internasional Minikino Film Week 12 (MFW12) yang diselenggarakan oleh Yayasan Kino Media sukses digelar pada 11–18 September 2026 di Bali....

Read moreDetails

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

by tatkala
September 20, 2026
0
Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

JAKARTA – TATKALA.CO –  Pasangan dari Provinsi DKI Jakarta, Adventhius Immanuel Karo Karo dan Dania Zahra Ayusti, resmi dinobatkan sebagai...

Read moreDetails

Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

by Rusdy Ulu
September 19, 2026
0
Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

BULELENG | TATKALA.CO -- Barisan perempuan duduk berderet dengan gaung berwarna krem dan riasan diri yang lengkap. Perempuan-perempuan itu tampak...

Read moreDetails

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
0
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

UTSAWA Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 kembali digelar. Itu artinya, lantunan sloka, palawakya, kakawin, kidung, hingga gaguritan kembali...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

by tatkala
August 23, 2026
0
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

Read moreDetails

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

by tatkala
August 19, 2026
0
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

Read moreDetails

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Winar Ramelan | Aqil Baligh

Puisi-puisi Winar Ramelan | Aqil Baligh

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co