15 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Marhaban Ya Ramadhan dan Madrasah Ramadhan

Suradi Al Karim by Suradi Al Karim
February 28, 2025
in Esai
Korelasi PKPU 13 Tahun 2024 dengan Kotak Kosong

Suradi Al Karim

BULAN Ramadhan seringkali kurang termaknai. Tak jarang keberadaannya sekadar rutinitas kering. Padahal, bulan Ramadhan keberadaannya bisa menjadi “kawah” pendidikan bagi umat guna membentuk manusia tangguh. Manusis-manusia pejuang dengan tugas-tugas berat dari Al-Khaliq. Berkenaan dengan masalah pendidikan inilah penulis menyajikan dengan bahasa yang renyah, namun sarat hikmah.

Ada tujuh proses sangat penting dari Ramdahan dalam rangka membangun umat, tetapi dalam tulisan ini penulis hanya mengambil dua proses, yaitu proses tarbiyah (pendidikan)  proses Ramadhan mendidik ketakwaan dalam hati kaum muslimin.Ini merupakan tema yang sangat penting untuk dikaji. Ramadhan mendidik orang-orang mukmin agar mengendalikan sifat terburu nafsu serta memiliki kesanggupan untuk menahan marah.

Ini termasuk masalah terbesar dalam rangka membangun umat Islam secara benar. Sebab, pribadi yang tergesa-gesa dan terburu nafsu tidaklah pantas membangun umat. Pertanyaan kita, apa peran Ramadhan dalam hal ini? Imam Al-Bhukari dan Muslim meriwayatkan dalam Shahih mereka, dari Abu Hurairah berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Allah SWT berfirman:

“Setiap amal anak Adam (manusia) adalah untuknya kecuali puasa.  Karena, sesungguhnya puasa adalah untuk-Ku dan Aku yang    akan membalasnya. Puasa adalan perisai.  Maka, apabila salah seorang  di antara kalian sedang berpuasa, janganlah  ia mengucapkan kata-kata kotor, bersuara tidak pantas,  dan tidak mau tahu. Lantas jika  ada seorang yang menghinanya atau memeranginya (mengajak berkelahi), maka  hendaklah  ia  mengatakan,   ‘Sesungguhnya  aku  sedang  berpuasa,  sesunggugnya  aku  sedang berpuasa “.

Jadi; puasa dapat mendidik kita agar mengendalikan sifat terburu nafsu, tidak memperturutkan  lidah, menahan marah, serta memaafkan orang lain. Semua ini merupakan sifat dasar umat Islam, terlebih-lebih para penguasa, apa pun kuasanya. Kita contohkan, dalam berbagai hal misalnya,  seorang pensehat hukum (advokat)  mengutip  kata-kata  populer  seorang  lawyer.  ”  Hanya  pengacara  dan pelukis  yang  bisa mengubah   hitam menjadi putih”. Bagi  sebagian orang digambarkan begitu kuatnya lawyer,  dia bisa mengembalikan putih menjadi hitam atau hitam menjadi putih.

Jadi, hanya  seakan  lawyerlah yang bisa mengubah  salah menjadi  benar  dan benar menjadi  salah.  “seorang lawyer  bisa   mendapatkan    lebih   banyak   dibandingkan    ratusan   orang   yang   menodong    orang   dengan senapan”.    Kutipan    ini   diambil    dari  buku   “The    Godfather”    karya    Mario    Puzo    ( 197 6).   Hal   ini menggambarkan    begitu  powerful  peran  seorang   lawyer.  Selain  itu,  ada  kutipan   “Lawyer yang  malas membaca   buku,  tidak  mau  menambah   ilmunya,  tidak  mau  memperkaya  ·     wawasanya   ibart  tukang  tanpa perkakas”.  Artinya,  salah satu poin penting  harus  dimiliki  oleh seorang  lawyer, harus  berperilaku   baik dan jujur.  

Islam  adalah  agama  yang  sangat  luhur.  Islam  melatih  kita untuk  berinteraksi   dengan  baik  terhadap orang  lain, sampai-sampai   dalam kondisi  permusuhan  dan kebencian, Maka  inilah  tarbiyah dan takwa. “Janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya AllahMaha  Mengetahui apa yang kamu kerjakan. ” (Qs. Al-Maidah   :8).

                                                                                    ***

Sekarang,   marilah  kita  bayangkan   suatu  umat  atau  bangsa  yang  dinaungi   ketenangan   dan  tidak  terburu nafsu,  pengendalian   lidah,  dan  mampu  menahan   kemarahan.   Semua  ini  merupakan   hasil  dari  tarbiyah Ramadhan.   Proses  ini  merupakan  persoalan  yang  sangat penting.  Sebab, takwa  adalah  inti puasa.  Takwa adalah   tujuan   utamanya.   Allah   SWT  berfirman:   ”  Hai  orang-orang  beriman, diwajibkan  atas  kamu berpuasa sebagaimana  diwajibkan  atas orang-orang sebelum  kamu agar  kamu  bertakwa. ” (Qs;  Al• Baqarah:  183).

Takwa  adalah  ketika  kita  takut  terhadap  murka  Allah  SWT,  baik  dalam  keadaan  tersembunyi   maupun terangan-terangan.     Ketika   seorang   dosen   pulang   dari  mengajar   dalam   keadaan   lelah  dan  letih,  .lalu mendengat    adzan   Ashar,   lantas   bergegas   untuk   shalat   di  masjid   karena   ingin   mendapatkan    pahala kebaikan  yang  berlipat  ganda,  maka  itulah  takwa.  

Ketika  ada orang  yang  berbuat  bodoh  terhadap  Anda, atau  mencela  Anda,  bahkan  mengajak   berkelahi  Anda,  baik  ketika  di tempat  kerja,  atau  di jalan,   lantas Anda  menghadapinya    dengan   santun,  menyikapi   perbuatan   buruknya   dengan  memberikan   maaf  seraya mengatakan,   “Saya  sedang  berpuasa”,  maka inilah takwa.

Ketika   Anda   benar-benar    memiliki   keinginan    untuk   mengetahui    pandangan    agama   dalam   masalah tertentu,  lantas Anda mengikuti  firman  Allah  SWT dan sabda Rasulullah  SAW tanpa  membantah   dan rasa ragu,  maka inilah  takwa.  Ketika  Anda  seorang  penyidik   kepolisian   memeriksa   seorang  teradu atau terlapor dalam  kasus  pidana,  dan terlapor  mencoba  memberi  sesuatu  pada  Anda,  meskipun  tidak  ada seorang  pun yang melihat  Anda,  sedangkan  Anda  sedang  berpuasa,  Anda  tentu  tidak  berani  menerima   sesuatu  karena takut kepada  Allah  SWT. Inilah takwa.

Bayangkanlah,   apa yang terjadi  seandainya  umat  ini menjadi  umat  yang  bertakwa?  Demi  Allah,  individu dan  masyarakat   pasti  akan  selamat!  “Dan Barangsiapa yang  bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan  keluar, dan memberinya rizki dari arah yang  tidak disangka-sangka, ” (Qs Ath-Thalaq :2-3). Ini bukan hanya ditujukan untuk elemen tetentu saja (individu-individu), tetapi juga bagi umat secara keseluruhan.

Allah SWT memberikan solusi untuk umat  dari segala kegundahan, problematika, dan kesulitan-kesulitan yang dihadapinya. Allah SWT memberikan rizki kepada umat ini dari arah yang tidak ia sangka-sangka, Krisis adab dan moral bangsa akan segera teratasi. Melalui tangan manusia, bisa dicapai banyak kebaikan. Allah SWT menganugerahkan tangan tersebut kepada seluruh penduduk NKRI. Allah SWT berfirman: “Dan jika  kamu  bersabar dan bertakwa, niscaya tipu  daya mereka sedikit pun  tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. “(Qs: Ali Imran: 120)

Bayangkalah suatu umat yang selalu disertai Allah SWT. Siapa yang bisa memberi kemudharatan kepada umat tersebut? Tidak ada seorang pun! Takwa wahai para pembaca yang budiman, merupakan buah dari Ramadhan!

Secara umum, bisa dikatakan bahwa Ramadhan merupakan kesempatan yang begitu nyata. Kesempatan bagi umat untuk membangun dirinya kembali, kesempatan bagi orang-orang saleh untuk menambah kedekatan dengan Allah SWT. Kesempatan bagi orang-orang bermaksiat untuk kembali dan bertaubat kepada Rabb-nya.

Kesempatan untuk menghindar dari musibah. Kesempatan untuk meraih kemenangan atas musuh. Juga, kesempatan untuk mencapai kepemimpinan  dan berjaya. Ramadhan  adalah ajang penyaringan  barisan muslimin.  Ramadhan  adalah  ajang ·     pengistimewaan  bagi  kaum  muslimin  serta  merasakan  kemulian dengan jati diri relijius.

 Dan, Ramadhan adalah sarana pendidikan; tarbiyah! ” Bertakwalah kepada Allah di  mana  saja  kamu  berada;  iringilah  perbuatan   buruk  dengan  kebaikan,  nicaya  kebaikan  akan mengahapus keburukan itu; dan bergaullah antarsesama manusia dengan akhlak/adab yang baik (HR:_ At-Tirmidzi). Wallahu a ‘lam bishawab. [T]

Penulis: Suradi Al  Karim
Editor:Adnyana Ole

Tarawih, Sepakbola dan Cinta – Cerita Bulan Ramadan di Kampung
Puisi-puisi Yahya Umar #Ramadan, Perjalanan Ruhani
Nyapar: Tradisi dan Kearifan Lokal Desa Pengastulan
Tags: IslamMuslimRamadan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Festival Konservasi Identifikasi Lontar di Kabupaten Gianyar: Usaha Menjaga dan Merawat Warisan Leluhur

Next Post

Menghidupkan Narasi yang Lama Tersimpan | Dari Peresmian dan Aktivasi Museum Sarkofagus di Gianyar, Bali

Suradi Al Karim

Suradi Al Karim

Penasihat MD KAHMI Banyumas Raya, Penasihat DPC Peradi Purwokerto, Fungsionaris BPPH MPC PP Kab. Banyumas dan LBH AP PDM Kab. Banyumas, serta Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum KONI Kab. Banyumas.

Related Posts

Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

by Faris Widiyatmoko
May 15, 2026
0
Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

“The man who wears the shoe knows best that it pinches and where it pinches, even if the expert shoemaker...

Read moreDetails

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
0
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

Read moreDetails

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails
Next Post
Menghidupkan Narasi yang Lama Tersimpan | Dari Peresmian dan Aktivasi Museum Sarkofagus di Gianyar, Bali

Menghidupkan Narasi yang Lama Tersimpan | Dari Peresmian dan Aktivasi Museum Sarkofagus di Gianyar, Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo
Esai

Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

“The man who wears the shoe knows best that it pinches and where it pinches, even if the expert shoemaker...

by Faris Widiyatmoko
May 15, 2026
Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali
Liputan Khusus

Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali

LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...

by Jaswanto
May 15, 2026
Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali
Hiburan

Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali

ALBUM penuh terbaru Amplitherapy bertajuk Leak Tanah Bali yang dijadwalkan terbit pada 16 Mei 2026 menandai babak baru perjalanan musikal...

by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan
Bahasa

Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan

PERNAHKAH Anda memperhatikan penulisan atau ejaan konten seseorang saat sedang berselancar di media sosial? Kesalahan tik atau saltik yang populer...

by I Made Sudiana
May 15, 2026
Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co