4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Green Skills: Komponen Kritis untuk Pembangunan Berkelanjutan

Ni Putu Maha Lina by Ni Putu Maha Lina
February 12, 2025
in Esai
Green Skills: Komponen Kritis untuk Pembangunan Berkelanjutan

Ilustrasi Canva

DALAM era modern ini, di tengah tantangan perubahan iklim dan penurunan sumber daya alam, konsep keterampilan hijau (green skills) telah menjadi sorotan utama di berbagai sektor. Keterampilan ini tidak hanya penting untuk mempromosikan keberlanjutan, tetapi juga menjadi kunci untuk menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan daya saing ekonomi. Banyak industri global memprioritaskan akuisisi keterampilan hijau dalam bisnis mereka, mencerminkan komitmen yang lebih luas terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab sosial (Adjei-Bamfo et al., 2020).

Keterampilan hijau mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk mendukung praktik berkelanjutan (Fleacă et al., 2024). Ini meliputi pemahaman tentang teknologi ramah lingkungan, manajemen sumber daya, dan kebijakan keberlanjutan. Dalam konteks ini, Institusi Pendidikan dan Pelatihan Teknik dan Vokasi (TVET) memainkan peran yang sangat penting. TVET tidak hanya berfungsi sebagai jembatan antara pendidikan dan industri, tetapi juga sebagai pusat inovasi dalam pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar. Dengan menjalin kemitraan yang kuat dengan berbagai industri, institusi ini memastikan bahwa lulusan mereka siap menghadapi tantangan yang ada di dunia kerja.

Kolaborasi antara TVET dan industri sangat penting untuk memenuhi permintaan tenaga kerja terampil dalam ekonomi hijau. Misalnya, beberapa perusahaan Indonesia di sektor energi terbarukan mencari individu yang memiliki keterampilan khusus dalam teknologi solar, angin, dan efisiensi energi. Dalam hal ini, TVET berperan dalam merancang kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri, sehingga lulusan tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di lapangan.

Sebagai contoh, program pelatihan yang diselenggarakan oleh TVET di Indonesia telah berhasil menciptakan lulusan yang siap kerja di sektor energi terbarukan. Dengan pelatihan yang berfokus pada teknologi terbaru dan praktik terbaik, lulusan ini tidak hanya mendapatkan pekerjaan, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan solusi energi yang lebih berkelanjutan.

Secara konsep, keterampilan hijau dapat dibagi menjadi beberapa kategori yang saling melengkapi, yaitu (Wegenberger & Ponocny, 2025):

Keterampilan Hijau Transversal: Keterampilan ini bersifat umum dan dapat diterapkan di berbagai sektor. Contohnya termasuk berpikir kritis, pemecahan masalah, dan adaptabilitas. Keterampilan ini sangat penting karena memungkinkan individu untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan yang terjadi di lingkungan kerja. Misalnya, seorang manajer proyek yang memiliki keterampilan berpikir kritis dapat mengevaluasi dampak lingkungan dari proyek yang sedang dijalankan dan membuat keputusan yang lebih baik.

Keterampilan Hijau Spesifik Sektor: Keterampilan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri tertentu. Misalnya, dalam sektor pertanian, keterampilan seperti teknik pertanian berkelanjutan dan manajemen sumber daya air sangat dibutuhkan. Di sektor konstruksi, keterampilan dalam penggunaan material ramah lingkungan dan teknik bangunan berkelanjutan juga semakin dicari.

Keterampilan Hijau Lintas Sektor: Keterampilan ini memfasilitasi kolaborasi dan transfer pengetahuan antara berbagai sektor. Misalnya, seorang profesional di bidang energi terbarukan mungkin perlu bekerja sama dengan ahli lingkungan untuk mengembangkan solusi yang lebih inovatif dan berkelanjutan. Keterampilan ini sangat penting dalam menciptakan sinergi antara berbagai disiplin ilmu, seperti teknik, lingkungan, dan manajemen.

Meskipun banyak program berdampak—seperti seminar, boot camp, dan lokakarya—telah diselenggarakan untuk mempromosikan praktik hijau, penting untuk diingat bahwa memiliki keterampilan hijau memerlukan lebih dari sekadar pengetahuan tentang praktik berkelanjutan. Kesadaran akan pentingnya keberlanjutan harus ditanamkan sejak dini, baik di sekolah maupun di tempat kerja. Pendidikan tentang kebijakan lingkungan dan keberlanjutan harus menjadi bagian integral dari kurikulum di semua tingkat pendidikan. Dengan cara ini, generasi mendatang akan lebih siap untuk menghadapi tantangan lingkungan dan berkontribusi pada solusi yang berkelanjutan.

Penting untuk melibatkan semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil, dalam upaya ini. Kebijakan yang mendukung pengembangan keterampilan hijau, seperti insentif untuk perusahaan yang berinvestasi dalam pelatihan karyawan, dapat mempercepat transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Saat kita melangkah ke depan, sangat penting bahwa institusi pendidikan, industri, dan pembuat kebijakan berkolaborasi untuk memastikan bahwa keterampilan hijau bukan hanya pilihan, tetapi menjadi persyaratan dasar bagi semua profesional di pasar kerja yang terus berkembang. Dengan kolaborasi yang kuat dan komitmen yang tulus, kita dapat membuka jalan menuju masa depan yang berkelanjutan, di mana keterampilan hijau berada di garis depan kemajuan ekonomi dan lingkungan. Dengan demikian, keterampilan hijau bukan hanya sekadar tren, tetapi merupakan kebutuhan mendesak untuk memastikan bahwa kita dapat menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks dan menciptakan dunia yang lebih baik untuk generasi mendatang. [T]

Referensi

Adjei-Bamfo, P., Bempong, B., Osei, J., & Kusi-Sarpong, S. (2020). Green candidate selection for organizational environmental management. International Journal of Manpower, 41(7), 1081–1096. https://doi.org/10.1108/IJM-10-2019-0480

Fleacă, B., Militaru, G., & Fleacă, E. (2024). Reinforcement of Workforce Training Programs—Insights from Pilot Testing Process to Enhance Greening Practices in Enterprises. Sustainability (Switzerland), 16(23). https://doi.org/10.3390/su162310377

Wegenberger, O., & Ponocny, I. (2025). Green Skills Are Not Enough: Three Levels of Competences from an Applied Perspective. Sustainability (Switzerland), 17(1), 1–22. https://doi.org/10.3390/su17010327

Penulis: Ni Putu Maha Lina
Editor: Adnyana Ole

Usaha Asyik Narapidana Lapas Singaraja: Ada Cuci Motor, Coffee Shop, dan Barbershop
Timedoor Academy Singaraja, Tempat Anak-anak Bersenang Ria Belajar “Coding”
Tags: green skill
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Rahajeng Pagerwesi dari Pura Goa Peteng di Gumi Delod Ceking   

Next Post

Kampusku Sarang Hantu [7]: Suara Printer dan Keran Air Mengucur

Ni Putu Maha Lina

Ni Putu Maha Lina

Penulis adalah Dosen Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Bali

Related Posts

Menara Gading di Pasar Kerja

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
0
Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

Read moreDetails

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

by Angga Wijaya
October 3, 2026
0
Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

Read moreDetails

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
0
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

Read moreDetails

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

Read moreDetails

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails
Next Post
Kampusku Sarang Hantu [1]: Ruang Kuliah 13 yang Mencekam

Kampusku Sarang Hantu [7]: Suara Printer dan Keran Air Mengucur

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co