6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Melihat Jatayu Menari di Jatiluwih

Jaswanto by Jaswanto
November 12, 2024
in Panggung
Melihat Jatayu Menari di Jatiluwih

Shinta dan Intan saat menarikan Jatayu di Subak Spirit Festival 2024 | Foto: tatkala.co/Jaswanto

PADA November yang basah, dua ekor Jatayu terbang ke sana ke mari di Jatiluwih, terlihat gelisah dan tak jenak. Sesekali mereka mengepakkan sayap dan berputar-putar di atas lantai hitam. Tak jelas betul apa yang membuatnya demikian. Tapi saat diperhatikan lebih dekat, dua Jatayu itu ternyata sedang menari. (Kepakan sayap dan gerakan memutar-mutar itu mengingatkan kita pada tarian Ratu Paksi di pura-pura.)

Dua Jatayu masih berputar-putar mengikuti alunan kebyar. Gerakan mereka kadang tak sama, tak selaras, tak harmonis. Sementara di hadapannya orang-orang menonton, merekam, memotret, setiap gerak yang mereka pertontonkan. Bagi pengamat tari, atau seniman tari yang sudah mencerap selumbung ilmu dan segudang pengalaman, gerakan dua Jatayu itu bisa dikatakan masih “miskin” eksplorasi. Sebagai tari kreasi, ia jelas perlu digarap ulang—dengan lebih serius, tentu saja.

Namun, sesaat setelah mengetahui bahwa di balik Jatayu yang menari itu masih remaja ABG dan dalam tahap, katakanlah, coba-coba, sepertinya kita bisa memaklumi “kemiskinan” gerak yang disebut di atas. Ya, Jatayu yang terbang dan berputar-putar di panggung utama Subak Spirit Festival 2024 itu, bukan saja ditarikan, pun dilahirkan dari seorang remaja.

Shinta dan Intan saat menarikan Jatayu di Subak Spirit Festival 2024 | Foto: tatkala.co/Jaswanto

(Agak kurang pas rasanya mengatakan hal-hal yang menyebabkan demotivasi kepada mereka yang baru belajar atau sedang dalam tahap mencoba-coba.)

“Saya sendiri yang mencoba membuat gerakannya,” ujar Ni Putu Shinta Anastasya Putri di samping panggung sesaat setelah ia dan Ni Luh Intan Kusuma Dewi menarikan Jatayu, Minggu (10/11/2024) sore. Shinta dan Intan masih mengenakan kostum Jatayu saat tatkala.co menemui mereka.

Jatayu, kata Shinta, memang lahir dari Tari Paksi. Beberapa gerakan ia ambil dari tarian garuda putih itu. Kemudian ia olah, bongkar-pasang, tambal-sulam dengan gerakan-gerakan atau variasi lain yang menurutnya cocok—supaya tidak kaku, katanya.

Menurut Shinta, pada pertengahan 2024 yang lalu, di Festival Jatiluwih V di Desa Jatiluwih, Penebel, Tabanan,  Tari Jatayu juga dipentaskan. Dan Shinta pula yang menarikan.

Jatiluwih, menurut dongeng tetua, desa dengan panorama sawah berjenjang yang menjadi tujuan wisata para pelancong itu, memiliki keterkaitan dengan sosok mitologi Jatayu. Oleh karena itu orang-orang Jatiluwih menjadikan Jatayu sebagai ikon desa.

Shinta dan Intan saat menarikan Jatayu di Subak Spirit Festival 2024 | Foto: tatkala.co/Jaswanto

Meski tak terang betul narasi tersebut, banyak orang percaya bahwa keberadaan Jatayu berkaitan dengan sejarah nama Jatiluwih. Sesuai cerita para tetua, konon, di tengah desa terdapat kuburan binatang purba, yakni seekor Jatayu. Sebagaimana mitos berkembang, kemudian Jatayu di Jatiluwih mengalami perubahan bunyi menjadi Jaton Ayu yang berarti luwih dan bagus.

Tari Jatayu menggambarkan kisah heroik dari epos Ramayana. Dan sudah dapat ditebak, kisah heroik yang dimaksud ialah saat Jatayu hendak menyelamatkan Sinta dari Rahwana. Dalam cerita tersebut, Jatayu bertarung dengan Rahwana, meskipun akhirnya kalah dan tewas dalam drama tersebut. Makna dari tarian ini adalah simbol keberanian, pengorbanan diri, dan kesetiaan.

“Baru kali ini menarikan tarian pakem laki-laki,” terang Intan Kusuma Dewi. Ia mengaku diajak oleh Shinta dan baru belajar tarian tersebut. “Dua hari aja latihan. Makanya tadi ada gerakan yang tidak sama,” sambungnya sembari tersenyum, malu.

Shinta dan Intan saat menarikan Jatayu di Subak Spirit Festival 2024 | Foto: tatkala.co/Jaswanto

Intan dan Shinta sama-sama dari Jatiluwih. Namun mereka sekolah di tempat yang berbeda. Shinta masih duduk di bangku kelas 10 SMK Triatma Jaya Badung. Sedangkan Intan sudah merasakan bangku kelas 11 di SMK Pariwisata Dwi Tunggal Tabanan.

“Agak sulit cari guru tari di sini [Jatiluwih],” kata Intan. Dari segi kesenian, tampaknya Jatiluwih memang tak seperti desa-desa lain di sekitarnya. Tak hanya guru tari, sepertinya sanggar seni juga agak jarang di sana.

Tapi Shinta maupun Intan mengaku bahwa mereka berdua memang lahir dari keluarga seni. Nenek Shinta merupakan penari Joged pada zamannya. Sedangkan nenek dan ibu Intan juga penari pada saat masih muda.

“Pengen mencoba bikin-bikin gerakan tari lagi, sih. Tapi belum ada bayangan,” jawab Shinta setelah ditanya ada keinginan—atau sudah—membikin kreasi tarian baru atau (belum) tidak. Shinta, terlepas dari bagus-tidak-bagus karya yang ia lahirkan, keberaniannya berkreasi dalam bidang tarian patut kita apresiasi.[T]

Reporter/Penulis: Jaswanto
Editor: Made Adnyana

Menciptakan Generasi Asik, Petani Muda Penangkap Lindung, di Jatiluwih
Ada Lelakut di Subak Spirit Festival 2024
Subak Spirit Festival 2024: Merayakan Subak, Menjaga Entitas dan Identitas Masyarakat Bali
Subak Spirit Festival 2024, Pesta Rakyat, dan Usaha Pemuliaan Air
Tags: balijatiluwihkesenian baliPenebelSubak Spirit FestivaltabananTari Jatayu
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Badan Intelijen Keuangan: Urgensi dan Tantangan Komunikasi

Next Post

Kepuakan, Bedil Bukan, tapi Alat Pengusir Burung di Sawah

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Sasolahan ‘I Sigir Jlema Tuah Asibak’ Siap Tutup Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
Sasolahan ‘I Sigir Jlema Tuah Asibak’ Siap Tutup Bulan Bahasa Bali 2026

Sasolahan “I Sigir Jlema Tuah Asibak” bakal menutup perhelatan Bulan Bahasa Bali VIII yang telah berlangsung selama sebukan penuh, 1-28...

Read moreDetails

Teater Tari ‘Swarga Rohana Parwa’ dari IHDN Mpu Kuturan: Teks-teks Kuno yang Digerakkan, Ditarikan dan Disuarakan

by Nyoman Budarsana
February 26, 2026
0
Teater Tari ‘Swarga Rohana Parwa’ dari IHDN Mpu Kuturan: Teks-teks Kuno yang Digerakkan, Ditarikan dan Disuarakan

LAMPU panggung menyala. Seorang penari perempuan masuk panggung. Ia membaca puisi bahasa Bali. Suaranya menggema dari panggung ke seluruh ruangan....

Read moreDetails

‘Basur’ Garapan Teater Jineng Smasta Tabanan: Tonjolkan Kisah Perempuan yang Dimuliakan

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
‘Basur’ Garapan Teater Jineng Smasta Tabanan: Tonjolkan Kisah Perempuan yang Dimuliakan

MESKI tetap menampilkan suasana magis ala Bali, Drama "Basur" yang dipentaskan Teater Jineng SMA Negeri 1 Tabanan (Smasta) sesungguhnya lebih...

Read moreDetails

‘Mlantjaran ka Sasak’ dari Nong Nong Kling: Gamelan Bungut dan Kekuatan Aktor Tradisional di Panggung Bali Modern

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
‘Mlantjaran ka Sasak’ dari Nong Nong Kling: Gamelan Bungut dan Kekuatan Aktor Tradisional di Panggung Bali Modern

SANGGAR Nong Nong Kling adalah kelompok seni pertunjukan yang lebih sering mementaskan drama gong, misalnya di ajang Pesta Kesenian Bali...

Read moreDetails

Ketika Pelajar SMP se-Bali Membaca Puisi dalam Dua Bahasa di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 21, 2026
0
Ketika Pelajar SMP se-Bali Membaca Puisi dalam Dua Bahasa di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

SELASA pagi, 10 Februari 2026, ruang rapat Gedung A lantai 2 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) mendadak berubah fungsi....

Read moreDetails

Dhanwantari: Ketika Nilai dan Identitas SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Menjelma Tari Kebesaran di Usia Tujuh Belas

by Dede Putra Wiguna
February 19, 2026
0
Dhanwantari: Ketika Nilai dan Identitas SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Menjelma Tari Kebesaran di Usia Tujuh Belas

SORE itu, di atas panggung utama, lima penari perempuan berdiri dalam sikap anggun nan tegas. Jemari mereka lentik, sorot mata...

Read moreDetails

Kreativitas Aransemen dan Penggunaan Alat-alat Musik Baru Masih Minim pada Lomba Musikalisasi Puisi Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 17, 2026
0
Kreativitas Aransemen dan Penggunaan Alat-alat Musik Baru Masih Minim pada Lomba Musikalisasi Puisi Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

PESERTA Wimbakara (Lomba) Musikalisasi Puisi Bali serangkaian dengan Bulan Bahasa Bali VIII tahun 2026 di Gedung Ksirarnbawa, Taman Budaya Bali,...

Read moreDetails

Lomba Baca Puisi se-Bali 2026 di Tegalmengkeb Art Space: Puisi Sebagai Jalan Membangun Desa

by tatkala
February 16, 2026
0
Lomba Baca Puisi se-Bali 2026 di Tegalmengkeb Art Space: Puisi Sebagai Jalan Membangun Desa

DI Bali, seni tumbuh seperti napas: alami, dekat, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Namun tidak semua seni mendapat panggung...

Read moreDetails

Buleleng International Rhythm Festival, 10-15 Maret 2026: Kolaborasi Budaya Dunia di Bali Utara

by Radha Dwi Pradnyani
February 15, 2026
0
Buleleng International Rhythm Festival, 10-15 Maret 2026: Kolaborasi Budaya Dunia di Bali Utara

DI tengah arus modernisasi dan industri hiburan yang masif, upaya pelestarian kesenian terus dihidupkan melalui berbagai ruang kolaborasi. Salah satunya...

Read moreDetails

‘Tresnané Lebur Ajur Satondén Kembang’, Novel Lama yang Digarap dengan Nuansa Baru dalam Drama Bali Modern Teater Jungut Sari

by Nyoman Budarsana
February 11, 2026
0
‘Tresnané Lebur Ajur Satondén Kembang’, Novel Lama yang Digarap dengan Nuansa Baru dalam Drama Bali Modern Teater Jungut Sari

PANGGUNG gelap, kecuali panggung di sisi kiri. Di situ cahaya jatuh pada bangunan berbentuk pondok beratap alang-alang. Di teras pondok...

Read moreDetails
Next Post
Kepuakan, Bedil Bukan, tapi Alat Pengusir Burung di Sawah

Kepuakan, Bedil Bukan, tapi Alat Pengusir Burung di Sawah

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co