6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dharma Wiweka Sang Guru Menuju Jaya Sadhu    

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
November 4, 2024
in Esai
Dharma Wiweka Sang Guru Menuju Jaya Sadhu    

Guru-guru SMAN 2 Kuta dan SMAN 2 Kuta Selatan mengikuti Workshop untuk meningkatkan kompetensi demi mencerdaskan anak bangsa | Foto: Dok. Nyoman Tingkat

MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti meluncurkan Program Bulan Guru Nasional (BGN) pada 1 November 2024 di SD Negeri 59 Kota Palembang  Sumatera Selatan. Pencanangan BGN mengingatkan saya pada gebrakan Anies Baswedan ketika menjabat Mendikbud pada awal periode pertama Pemerintahan Jokowi.

Kala itu Anies Baswedan mencanangkan Bulan Mei sebagai Bulan Pendidikan dengan tema berganti setiap minggu selama 4 pekan. Kelak Bulan Pendidikan bermetamorfosis menjadi Bulan Merdeka Belajar saat Mendikbudristek dijabat Nadiem Makarim. Begitulah pemimpin berubah lalu bertansformasi.  Ibarat koki, lain koki lain selera makanan dan memasaknya pun berbeda seiring dengan cita rasanya.

Dalam pidato peluncuran Program BGN, Mendikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu’ti menjelaskan alasan memilih Palembang sebagai tempat peluncuran BGN karena kejayaan Indonesia, pernah mulai dari Kerajaan Sriwijaya.

Sementara itu, peluncuran dilaksanakan di SD melibatkan PAUD karena PAUD/SD ibarat pohon dengan akarnya harus kuat”, kata Abdul Mu’ti. Dua alasan itu, mencerminkan Prof. Dr. Abdul Mu’ti adalah tokoh yang memiliki kesadaran sejarah yang tinggi dan mengingatkan generasi muda kini agar rajin dan bersungguh-sungguh belajar untuk menciptakan sejarah peradaban yang setara dengan kemajuan zaman Sriwijaya.

Selanjutnya, Abdul Mu’ti  menginginkan pondasi Pendidikan Dasar harus kuat dan kokoh dimulai dari SD dan PAUD/TK. Ibarat pohon, PAUD/TK dan SD adalah akar yang akan menopang pertumbuhan pohon menjadi besar dan rindang sehingga kelak bisa menjadi tempat berteduh yang sejuk dan nyaman. Akar dari sebuah pohon ada di tanah dan membumi. Begitulah Pendidikan dasar seyogyanya dikembangkan tanpa tercerabut dari akar lingkungan terdekatnya. Ini sesuai dengan prinsif belajar dari hal-hal dekat (konkret) ke jauh (abstrak). Hal ini sejalan dengan pemerolehan belajar bahasa, dengan prinsif : “here and now”.

Oleh karena itu, Mendikdasmen merancang Program Wajib Belajar 13 Tahun dan segera diluncurkan dengan penguatan pada PAUD/TK. Saat ini, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (2023),anak-anak yang ber-TK/PAUD masih rendah dengan angka partisipasi kasar 36,36 % dari sekitar 32 Juta Anak Indonesia. Untuk mengatasi kesenjangan itu, dalam waktu dekat, ada baiknya pemerintah membangun PAUD/TK Inpres sebagaimana zaman Orde Baru ketika mencanangkan Wajib Belajar SD dan secara umum telah berhasil.

Guru-guru SMAN 2 Kuta dan SMAN 2 Kuta Selatan mengikuti Workshop untuk meningkatkan kompetensi demi mencerdaskan anak bangsa | Foto: Dok. Nyoman Tingkat

Jika Proyek Inpres itu dilaksanakan harus pula dibarengi dengan penyediaan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan sehingga layanan prima bisa diwujudkan. Pemenuhan fasilitas Pendidikan dan SDM guru bermutu untuk semua, sesuai dengan tagline yang diusung Mendikdasmen yaitu Pendidikan Bermutu untuk Semua.

Tagline itu akan menjadi slogan kosong kalau ketersediaan guru dalam jumlah yang cukup dengan kualitas yang memadai tidak tersedia. Walaupun kini zaman teknologi makin canggih, kehadiran guru tidak akan pernah tergantikan oleh teknologi informasi.  Hal ini sejalan dengantemaperingatan Hari Guru Nasional 2024  : Guru Hebat, Indonesia Kuat.

Dalam konteks itu, Pencanangan BGN 2024 kita maknai.

Pertama, Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh setiap 25 November, kini digaungkan sebulan selama November 2024, bersamaan dengan 30 Tahun Perayaan HGN sejak 1994 berdasarkan Surat Keputusan  Presiden Nomor 78 Tahun 1994. Perayaannya menjadikan tonggak kelahiran PGRI setelah 100 Hari Kemerdekaan RI. Jadi, momentum sejarah yang heroik biasanya digaungkan sehari, kini aura dan gemanya sebulan. Waktu  sebulan mengapresiasi guru di tengah tantangan yang tidak mudah.

Kedua, momentum refleksi  bagi Kemendikdasmen terkait dengan semangat Undang-Undang Guru dan Dosen (UUGD) Nomor 14 Tahun 2005 yang disahkan 30 Desember 2005.  Dalam UUGD itu ditegaskan setelah 10 tahun sejak diundangkan, semua guru sudah tersertifikasi yang berdampak pada tingkat kesejahteraan guru dan dosen.

Namun, faktanya kini guru yang sudah tersertifikasi sekitar 1,3 juta dan yang belum tersertifikasi mencapai 1,6 juta. Ini Pekerjaan Rumah yang harus segera diselesaikan agar guru makin bermartabat dan semakin mulia karena kerja-kerja Pendidikan yang mencerdaskan dan mencerahkan sesuai dengan makna yang melekat pada kata “guru”, menerangi kegelapan.

Ketiga, menempatkan posisi dan profesi guru secara profesional terbebas dari beban-beban politik praktis dan pelecehan terhadap guru dalam mendidik dan mendisiplinkan para siswa.

Guru diberikan otonomi sesuai dengan profesi dan kewenangannya mendidik siswa di sekolah. Hentikan intervensi berlebihan dari tokoh politik demi pencitraan dan intervensi orang tua demi memanjakan anak.  Selain membuat ketakutan bagi guru menegakkan disiplin juga menjerumuskan anak menatap masa depan yang penuh tantangan ketika orang tuanya sudah tiada.  

Apa yang dialami  Supriyani guru honorer dari Sulawesi Tenggara dan peristiwa guru dipermalukan di depan umum oleh tokoh, sudah saatnya dihentikan. Jangan lupa, mereka yang ditokohkan itu juga pernah berguru. Karena di dunia ini, hanya ada dua profesi, yaitu guru dan lain-lain. Artinya, guru adalah profesi utama dan setelahnya baru ada profesi yang lain. Itu pun berkat guru.

Guru-guru SMAN 2 Kuta dan SMAN 2 Kuta Selatan mengikuti Workshop untuk meningkatkan kompetensi demi mencerdaskan anak bangsa | Foto: Dok. Nyoman Tingkat

Keempat, kesempatan juga bagi Kemendikdasmen untuk menyelesaikan tiga isu penting tentang guru : kesejahteraan, kompetensi, dan sertifikasi. Kini, janji politik tentang tambahan gaji 2 juta perbulan sedang diviralkan oleh grup-grup guru di tengah tugas-tugas yang menumpuk dan berharap janji itu segera dipenuhi.

Selanjutnya, peningkatan kompetensi guru (akademik, pedagogik, sosial, dan moral ) perlu dibuatkan peta jalan yang terarah, terstruktur, dan sistematis sehingga tidak terjadi bongkar pasang kebijakan dalam meningkatkan kualitas guru yang jumlahnya tidak sedikit dan beragam tingkat kompetensinya. Kompetensi mereka perlu distandarkan melalui Pendidikan dan pelatihan secara berkesinambungan melibatkan komunitas di sekolah.

Bagus pula bila diadakan program percepatan (ingat di negeri ini pernah ada Program Guru Kilat)  terintegrasi dengan Program Sertifikasi Guru sehingga hak-hak guru terlayani sesuai dengan harapan :  guru makin sejahtera lahir batin.   

Begitulah BGN kita maknai dengan harapan guru tidak menjadi bulan-bulanan politik atau pinjaman on line atau judi on line. Itu sudah membuat  banyak korban di kalangan guru karena kurang literat. Oleh karena itu, guru perlu makin cerdas mengedepankan dharma wiweka agar jaya sadhu dengan melatih kesabaran sebagai mana disindir Chairil Anwar dalam puisinya.

“… Aku hendak berbicara
Suaraku hilang, tenaga terbang
Sudah ! Tidak jadi apa-apa !
Ini dunia enggan disapa, ambil perduli

…”

BACA artikel lain dari penulis NYOMAN TINGKAT

Masima Krama Toska: Membangun Kebersamaan
Canang Sari : Budaya Positif Dari Toska     
Bincang Buku Karya Siswa Toska : Menulis Untuk Keabadian    
Maju Bersama Indonesia Raya | Catatan Bulan Bahasa di SMAN 2 Kuta Selatan
Berguru ke Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Tags: Bulan Guru NasionalguruPendidikansekolah
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Belajar dan Menikmati Laklak di Warung Secret Aan, di Sudut Tersembunyi Desa Aan, Klungkung

Next Post

Belajar Bahasa Bali dari Komik Beluluk

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
0
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

Read moreDetails

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

Read moreDetails

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
0
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

Read moreDetails

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
0
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

Read moreDetails

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

Read moreDetails

Suryak Siu

by Dede Putra Wiguna
March 2, 2026
0
Suryak Siu

DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

Read moreDetails

Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

by Elpeni Fitrah
March 2, 2026
0
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

Read moreDetails

Tatkala Duta Pariwisata Indonesia Mengulik Bali

by Chusmeru
March 1, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MENJELANG tutup tahun 2025 jagat media sosial diramaikan dengan unggahan video yang mengabarkan Bali sepi wisatawan. Langsung saja memicu perdebatan....

Read moreDetails
Next Post
Belajar Bahasa Bali dari Komik Beluluk

Belajar Bahasa Bali dari Komik Beluluk

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co