6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Buleleng: Dari Bangun Jembatan, Tanam Cabai, Hingga Bendung Radikalisme  

Jaswanto by Jaswanto
October 17, 2024
in Liputan Khusus
Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Buleleng: Dari Bangun Jembatan, Tanam Cabai, Hingga Bendung Radikalisme  

TNi dan warga membangun jembatan di Tingkih Kerep, Jinengdalem, Buleleng | Foto: Istimewa

BELUM lama ini, di bulan Oktober, di sebuah akun Facebook warga Desa Jinengdalem, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, beredar video sederhana berdurasi dua menit lebih sedikit yang menayangkan sekelompok pria berseragam loreng angkatan darat berbaur dengan warga sipil di pinggir sebuah sungai yang tak lagi mengalir.

Dalam video itu, yang berseragam maupun tidak, terlihat sama-sama memiliki tugas-kerja masing-masing. Ada yang bagian mengaduk adonan cor, ada yang mencangkul tanah berpasir dan berbatu, ada pula yang berbaris memanjang estafet ember berisi tanah galian. Ya, orang-orang itu sedang gotong royong membangun jembatan untuk akses jalan pertanian di Dusun Tingkih Kerep, Jinengdalem, Senin (14/10/2024).

Dan para pria berbaju loreng di dalam video itu tak lain dan tak bukan ialah pasukan Komando Rayon Militer (Koramil) 01 TNI Angkatan Darat Buleleng. Selain anggota dan warga, kegiatan karya bakti itu juga dihadiri oleh Danramil 1609-01/Buleleng, Kapten Arh. Gede Buktiana, Perbekel Jinengdalem, dan beberapa tokoh masyarakat setempat.

Pemandangan semacam ini tidak hanya tampak di Jinengdalem saja, tapi juga di desa lain di pedalaman Seririt sana, tepatnya di Desa Ringdikit, sebulan sebelumnya.

Di pinggir Sungai Saba, Ringdikit, orang-orang juga sedang sibuk membangun jembatan. Tak hanya orang dewasa, tapi juga anak-anak. Tak hanya warga sipil, tapi juga TNI-Polri. Mereka semua bergotong royong satu sama lain. Dan melihat pemandangan tersebut, mengingatkan kita pada salah satu adegan dalam novel Sekali Peristiwa di Banten Selatan karya Pramoedya Ananta Toer.

Peristiwa-peristiwa positif itu terjadi dalam rangka peringatan HUT TNI ke-79. Pada momen itu, Kodim 1609/Buleleng menerjunkan pasukannya untuk membantu warga setempat membangun jembatan penyeberangan semi permanen. Pembangunan jembatan ini merupakan upaya warga untuk memudahkan akses pendidikan bagi anak-anak di tiga desa, yakni Desa Ularan, Lokapaksa, dan Ringdikit.

Warga Buleleng dan TNI bergotong roong membangun jembatan Dusun Tingkih Kerep, Jinengdalem | Foto: Istimewa

Tak dapat dimungkiri, dua peristiwa di atas memang begitu heroik dan mengharukan. Sebab, jembatan yang dibangun TNI/Polri bersama warga ini menjadi harapan baru bagi masyarakat desa—Jinengdalem maupun Ringdikit dan sekitarnya. Tidak hanya jadi penunjang sarana pendidikan saja, tapi juga aktivitas perekonomian masyarakat sekitar.

Maka wajar jika saat itu rasa lega juga terpancar dari wajah Dandim 1609/Buleleng, Letkol Kav. Angga Nurdyana. Melihat wajah polos para siswa yang berangkat ke sekolah dengan susah payah—harus menyeberang sungai aktif yang luasnya 20 meter—itu membuat Letkol Angga tersentuh. Ia melihat pancaran mata yang begitu semangat untuk mengenyam pendidikan. Dan jembatan ini diharapkan menjadi jejak langsung keseharian mereka sepanjang menempuh pendidikan.

“Melihat wajah mereka saya terharu. Selama ini mereka terpaksa lewat sini karena jembatan gantung di bendungan itu sudah tidak layak. Jadi, dengan jembatan ini mereka bisa menyeberang dengan aman tanpa harus basah-basahan lagi,” ujar Dandim Angga di lokasi pembangunan jembatan, bulan lalu.

Apa yang telah dibabarkan adalah bentuk keikutsertaan atau komitmen TNI terhadap pembangunan di Kabupaten Buleleng. Dan berbicara pembangunan, TNI di Buleleng tak hanya bergerak pada sektor infrastruktur fisik saja, tapi juga hal-hal lain seperti, misalnya, melakukan pembinaan sosial untuk mencegah radikalisme.

Baru-baru ini, dalam upaya membendung penyebaran radikalisme dan separatisme, Kodim 1609 bersinergi dengan Pemerintah Buleleng menggelar kegiatan pembinaan komunikasi sosial dengan tema “Penguatan Karakter Generasi Muda Guna Mewujudkan Generasi Tangguh Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan siswa-siswi sekolah di Buleleng di Gedung Gde Manik, Singaraja, Rabu (16/10/2024).

Mengenai hal ini, Penjabat Bupati Buleleng, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Gede Suyasa, dalam sambutan tertulisnya menyampaikan apresiasi kepada Komandan Kodim 1609 atas inisiatif penyelenggaraan acara tersebut. “Kegiatan ini sangat penting dalam membangun daya cegah, daya tangkal, dan daya lawan generasi muda terhadap ideologi radikalisme dan terorisme,” ungkap Suyasa.

Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Buleleng dalam acara pembinaan komunikasi sosial dengan tema “Penguatan Karakter Generasi Muda Guna Mewujudkan Generasi Tangguh Menuju Indonesia Emas 2045” | Foto: Diskominfodsanti Buleleng

Sebelumnya, Dandim 1609 Buleleng Letkol Angga Nurdyana, yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia, menekankan pentingnya penguatan karakter generasi muda dalam menghadapi ancaman tersebut. “Generasi muda adalah penentu masa depan bangsa. Penguatan karakter mereka sangat penting sebagai benteng dalam menghadapi ancaman radikalisme, khususnya sejak usia dini,” ujar Letkol Angga.

Jauh sebelum itu, pada Juli lalu, memanfaatkan lahan tidur milik Kodim 1609/Buleleng yang berlokasi di Kelurahan Banyuasri, berkolaborasi dengan Pemerintah Buleleng, TNI/POLRI menggarap lahan tersebut dengan menanam beberapa komoditas pangan, seperti cabai, terong, dan budidaya ikan nila.

“Ini tak menggunakan dana APBD. Untuk pembukaan lahannya kita dibantu TNI, bibit tanaman cabai dari Bank Indonesia. Nanti untuk pemeliharaannya akan dilakukan petugas kebersihan,” tutur Pj Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana. Mengakhiri sambutannya, Lihadnyana menyampaikan rasa syukur karena kegiatan ini mendapat sambutan positif.

Manunggaling Warga dan TNI

Hal-hal di atas tentu saja hanya beberapa program saja—sekadar sebagai contoh—bahwa TNI, selain memiliki peran dan fungsi sebagai alat pertahanan negara dari gangguan pihak asing, pula memiliki fungsi sosial di tengah masyarakat.

Tugas TNI dalam membantu pembangunan pemerintah daerah itu sesuai dengan UU No. 34 Tahun 2004. Dalam menjalankan fungsi sosialnya, TNI mempunyai kegiatan-kegiatan yang salah satunya adalah TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang berperan dalam meningkat pembangunan di desa terpencil/terisolir.

Di masa damai TNI tidak saja sebagai kekuatan pertahanan yang dipersiapkan untuk menghadapi ancaman militer yang membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa Indonesia, tetapi juga atensinya sebagai kekuatan untuk membantu pemerintah di dalam proses pembangunan nasional melalui tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Sehingga, tidaklah berlebihan jika TNI, di samping sebagai kekuatan pertahanan, juga berkiprah sebagai kekuatan moral dan kekuatan kultural, yang mampu mengangkat citra bangsa di kancah pergaulan internasional.

Apa yang dilakukan TNI dalam program Manunggal TNI bagi kepentingan rakyat adalah semata-mata suatu bentuk gerakan moral dan fisik yang dimanifestasikan untuk memberikan pemberdayaan masyarakat secara tulus tanpa adanya unsur paksaan.

TNI dan warga membangun jembatan di Seririt | Foto: Dok. tatkala.co

Jadi, ada banyak program Manunggal TNI-AD yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat, di antaranya melalui kegiatan sosial, budaya, ekonomi, pendidikan, serta pembangunan fisik dan lain-lain—termasuk pembangunan jembatan di Jinengdalem dan Ringdikit.

Namun demikian, untuk mendapatkan hasil pembangunan yang lebih optimal, maka masih diperlukan upaya sinergitas oleh seluruh unsur pemerintah termasuk di dalamnya warga pada tataran pelaksanaan program pembangunan, khususnya yang menyentuh masyarakat pada daerah terisolir, daerah rawan, pulau terdepan dan pada daerah perbatasan darat antarnegara yang merupakan beranda terdepan NKRI.

“TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ini diharapkan dapat mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh, meningkatkan interaksi, kontribusi kebersamaan dengan pemerintah dan masyarakat guna membantu meningkatkan akselerasi pembangunan di kawasan perdesaan di Kabupaten Buleleng,” ujar Penjabat (Pj) Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana.

Lebih lanjut, ia mengatakan, “Pemberdayaan masyarakat sebagai pelaku atau subjek pembangunan yang memiliki semangat jiwa baru dan memiliki gotong royong akan mempercepat jalannya penyelenggaraan pemerintahan dalam pembangunan.”

Terkait hal itu, Lihadnyana mengucapkan terima kasih kepada TNI karena selama ini telah memberikan wujud nyata kemanunggalan dengan rakyat, salah satunya dengan membuat akses untuk transportasi di beberapa desa di Buleleng, sehingga masyarakat tidak lagi terisolir.

Tidak hanya itu, program TMMD ini juga dapat memperlancar distribusi hasil pertanian yang secara tidak langsung dapat meningkatkan kesejahteraan para petani. “Kemanunggalan TNI, gotong royong, dan kebersamaan itu tidak bisa kita hitung. Karena TNI ini milik kita, milik rakyat,” tutur Lihadnyana. [T]

Reporter/Penulis: Jaswanto
Editor: Adnyana Ole

Catatan: Artikel ini ditulis dan disiarkan atas kerjasama tatkala.co dan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng.

Warga Buleleng Merayakan Hasil-Hasil Pembangunan di Hari Kemerdekaan
Jejak Ragam Patriotisme pada Hari Kemerdekaan di Buleleng
Sukses Kuatkan Kompetensi UMKM, Sukses Entaskan Kemiskinan Ekstrem di Buleleng

Kisah Sukses Buleleng Turunkan Stunting, Ada Edukasi untuk Calon Pengantin

Tags: Pemkab BulelengTNI
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Yang Tenang dan Yang Menang:  Catatan Pengamat Menuju Final Tajun Cup V

Next Post

Lakalantas di Bali: Warisan Tata Kelola Pariwisata yang Salah Arah

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [3]: Hikayat Tenun di Kawasan Tejakula dan Pewarna Alaminya

by Jaswanto
January 28, 2026
0
Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [3]: Hikayat Tenun di Kawasan Tejakula dan Pewarna Alaminya

HINGGA saat ini, di daerah Tejakula, sebut saja seperti Sembiran, Pacung, Julah, dan Bondalem, masih banyak perajin tenun. Tentu saja...

Read moreDetails

Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [2]: Hikayat Niaga Kapas di Bali Utara  

by Jaswanto
January 28, 2026
0
Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [2]: Hikayat Niaga Kapas di Bali Utara  

PADA tulisan sebelumnya, saya telah uraikan bukti-bukti kuat yang menyatakan bahwa Bali Utara—khususnya wilayah Tejakula dan sekitarnya—merupakan jalur dagang pada...

Read moreDetails

Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [1]: Hikayat Jalur Dagang Bali Utara

by Jaswanto
January 28, 2026
0
Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [1]: Hikayat Jalur Dagang Bali Utara

DALAM sejarah, Singaraja (Buleleng) di Bali Utara tercatat sebagai jalur perdagangan yang semarak dan hidup. Apalagi saat wilayah yang didirikan...

Read moreDetails

Melihat Gambuh dari Kacamata Hitam dan Percakapan yang Menerus

by Agus Wiratama
January 9, 2026
0
Melihat Gambuh dari Kacamata Hitam dan Percakapan yang Menerus

BERJUMPA dengan pelaku Gambuh Batuan, membuat saya bertanya: “Tubuh yang membentuk tari, atau tari yang membentuk tubuh? Karya yang membentuk...

Read moreDetails

Kontak Sosial Singaraja-Lombok: Dari Perdagangan, Perkawinan hingga Pendidikan

by Jaswanto
February 28, 2025
0
Kontak Sosial Singaraja-Lombok: Dari Perdagangan, Perkawinan hingga Pendidikan

SEBAGAIMANA Banyuwangi di Pulau Jawa, secara geografis, letak Pulau Lombok juga cukup dekat dengan Pulau Bali, sehingga memungkinkan penduduk kedua...

Read moreDetails

Kisah Pilu Sekaa Gong Wanita Baturiti-Kerambitan:  Jawara Tabanan Tapi Jatah PKB Digugurkan

by Made Adnyana Ole
February 13, 2025
0
Kisah Pilu Sekaa Gong Wanita Baturiti-Kerambitan:  Jawara Tabanan Tapi Jatah PKB Digugurkan

SUNGGUH kasihan. Sekelompok remaja putri dari Desa Baturiti, Kecamatan Kerambitan, Tabanan—yang tergabung dalam  Sekaa Gong Kebyar Wanita Tri Yowana Sandhi—harus...

Read moreDetails

Relasi Buleleng-Banyuwangi: Tak Putus-putus, Dulu, Kini, dan Nanti

by Jaswanto
February 10, 2025
0
Relasi Buleleng-Banyuwangi: Tak Putus-putus, Dulu, Kini, dan Nanti

BULELENG-BANYUWANGI, sebagaimana umum diketahui, memiliki hubungan yang dekat-erat meski sepertinya lebih banyak terjadi secara alami, begitu saja, dinamis, tak tertulis,...

Read moreDetails

Kekerasan Seksual Terhadap Anak dan Kasus Pencabulan pada Taraf Gawat: Di Buleleng Tertinggi | Podcast Lolohin Malu – tatkala dotco

by Jaswanto
February 3, 2025
0
Kekerasan Seksual Terhadap Anak dan Kasus Pencabulan pada Taraf Gawat: Di Buleleng Tertinggi  |  Podcast Lolohin Malu – tatkala dotco

ADA kisah pilu pada pertengahan Oktober 2023 lalu. Gadis (23) penyandang disabilitas rungu wicara diperkosa oleh kerabatnya sendiri yang berumur...

Read moreDetails

Wayang Wong Tejakula dan Kondisi Ekosistem Pendukungnya

by Jaswanto
December 31, 2024
0
Wayang Wong Tejakula dan Kondisi Ekosistem Pendukungnya

DI jaba tengah (madya mandala)---semacam ruang bagian tengah---Pura Ratu Gede Sambangan, Tejakula, Buleleng, Bali, orang-orang berkumpul, berdesak-desakan, menanti sebuah pertunjukan....

Read moreDetails

Masalah Stunting dan Bagaimana Pemerintah Buleleng Mengatasinya

by Jaswanto
October 29, 2024
0
Masalah Stunting dan Bagaimana Pemerintah Buleleng Mengatasinya

PADA awal tahun, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Buleleng menggelar Lomba Inovasi Kuliner Berbahan...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Lakalantas di Bali: Warisan Tata Kelola Pariwisata yang Salah Arah

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co