6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dangdut Koplo di Kampanye Calon Wakil Gubernur Bali di Tegalinggah

Son Lomri by Son Lomri
October 3, 2024
in Khas
Dangdut Koplo di Kampanye Calon Wakil Gubernur Bali di Tegalinggah

Mas Udin, atau biasa dipanggil Mas Daeng (pakai udeng) sedang asyik berjoget koplo | Foto: tatkala.co/Son

TAK peduli di sampingnya berjoget atau tidak, tersenyum atau cemberut, Mas Udin (49)—atau biasa di panggil Mas Daeng itu, tetap berjoget. Sangat asyik goyang pinggulnya, ke kanan, ke kiri. Poko’e, Oke gass… saat Delvia Colky (24) dan Dea Amanda (19) dari grup Risky Music membawakan lagu Bojo Biduan, Selendang Biru, Lamunan, Sayang, dan Jaran Goyang pada kampanye Pilkada, Rabu, 2 Oktober 2024, sore itu.

Acara itu dilakukan di Desa Tegalinggah, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, dan Mas Daeng sudah ada sejak pukul 16.00 Wita di sana. Di tengah kerumunan massa-rakyat yang berkaos sama dengannya, berwarna biru muda, biru ceria—dengan nama “MULIA PAS 2024” di bagian punggung.

Mas Daeng mengenakan pakaian itu sebagai bentuk dukungan setia pada Putu Agus Suradnyana (PAS), katanya, pasangan dari I Made Muliawan (MULIA). Mereka adalah calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali dengan nomor urut 01. Tapi pada hari ini, I Made Muliawan—atau biasa dikenal dengan nama De Gadjah itu—kebetulan tidak hadir, berbagi tugas—kampanye di tempat lain dengan sang wakil.

Delvia Colky (kiri) dan Dea Amanda (kanan) | Foto: tatkala.co/Son

Di sana, di Tegalinggah, Putu Agus Suradnyana didampingi oleh calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Sugawa Korry dan Gde Suardana, nomor urut 01. Dan ketika suara gendang ketukan 4/4 terdengar pada lagu Bojo Biduan—yang dinyanyikan oleh Delvia dan Dea, sesekali mereka berjoget ria—bersama masyarakat yang hadir. Semuanya asyik-asyikan.

Suradnyana sekilas menyentil saingannya perihal “Sopir dan Kernet”—yang barangkali menyenggol dirinya secara tipis-tipis, terkait posisi. “Kalo Sekarang orang tersebut mendeskriditkan posisi keduanya dan ingin menonjolkan diri sendiri, berarti itu orang yang tidak punya akhlak, tidak punya keinginan bersama, tidak mampu membangun komunikasi bersama..” sentil Suradnyana (PAS) pada kampanye Koster saat kampanye di Pantai Krobokan, Sawan, pada Selasa (1/10/2024) kemarin—yang menyebut “Sudah ada sopir, ngapain cari kernet?” kata Koster yang barangkali, tendensius, setipis tisu dibelah lima menyentil Suradnyana.

Tapi dangdut koplo menyamarkan senggol-senggolan yang dibangkitkan Suradnyana itu. Mereka yang hadir terlelap pada musik dangdut koplo. Musik tersebut benar-benar membangunkan hormon kebahagiaan mereka yang hadir, dan konon, dahulu juga begitu.

Genre Dangdut Koplo—yang awalnya banyak merebak di Jawa Timur sekitar tahun 2000-an itu, pasca Orde Baru—tentunya. Genre ini memang untuk asyik-asyikan sebagaimana sosial-politik pada masa Orba membuat orang-orang tak enjoy. Gawat.

Calon Wakil Gubernur Bali Agus Suradnyana diapit Calon Bupati Buleleng Sugawa Korry dan Calon Wakil Bupati Buleleng Gde Suardana | Foto: tatkala.co/Son

Dan penamaan terhadap koplo sendiri, memang, dihadirkan dengan karakter genre seperti itu, yaitu membuat nge-fly para pendengarnya, seperti sudah minum pil koplo. Sehingga kemudian banyak disukai oleh berbagai macam lapisan sosial dan berbagai macam umur kala itu.

Karena memiliki khasiat sangat baik, mengeluarkan siapa saja yang mendengarnya dari kegilaan sosial (Pasca Orba). Walaupun itu lagunya sedih. Gendang membuat orang menjadi koplo. Gembira, dan tak hanya dulu, tapi juga sekarang, di Tegalinggah.

Dan barangkali, Suradnyana cukup berhasil dalam menggoyangkan masyarakat dengan menggaet biduan itu, tentu—untuk mencairkan suasana Pilkada ini agar tak ada yang melakukan kegaduhan di masyarakat walaupun beda pilihan, agar tak ricuh—agar tetap pada garis yang menyenangkan walaupun kerap saling sindir-menyindir tadi—siapa yang paling siap? Hehe….

Tapi itu tak apa. Biasa dalam dunia perpolitikan—dan memang harus begitu, semeton. Gak boleh enggak. Pilkada ini harus juga digoyang saling senggol, terutama terkait ide dan gagasan, yaa… bukan sentimentil. Hihi..

Artinya, harus dengan cara yang dibenarkan secara hukum dan HAM.. maksudnya, gak boleh saling sundul, saling cubit, apalagi saling samack down. Tapi—sejauh ini, astungkara belum ada, dan semoga tidak ada!

Suasana keramaian kampanye calon Wakil Gubernur Bali nomor urut 01 | Foto: tatkala.co/Son

Intinya harus pakai program-program kerja yang membawa Bali ini lebih maju untuk lima tahun ke depan, dan yang paling penting, realistis. Tepat sasaran, dan tentu ramah lingkungan.

Tapi, apakah cara Suradnyana ini akan berhasil membawa masyarakat—untuk memilihnya sampai hari pencoblosan tiba, setelah dikoploin dangdut? Hmmm…mari kita tanya Mas Udin..Hehe..

“Saya di sini sejak jam 4. Saya percaya dengan Pak Agus..” kata Mas Udin, dengan penuh mantap akan mencoblos setelah berjoget. “Semoga Pak Agus bisa naik. Soalnya, kan, masih ada hutang jalan dia [Suradnyana saat menjabat Bupati Buleleng]. Nanti mau dilanjutkan aspalnya dari Bukit Sari sampai Asah Gobleg [menanggapi kampanye Suradnyana di atas panggung]..” lanjut Mas Udin.

Di Tegalinggah, Suradnyana (PAS) memang berjanji akan menuntaskan proyek jalan yang sempat tertunda ketika dirinya masih menjabat sebagai bupati Buleleng. “Nanti saya serahkan kepada Bapak Sugawa Korry [koalisinya] jika terpilih sebagai Bupati Buleleng. Dukung kami. Sehingga nanti, dananya bisa kami alokasikan dari pemerintah kabupaten..” kata Suradnyana, calon Wakil Gubernur Bali 2024—dari Buleleng.

Putu Agus Suradnyana juga menyadari, jika jalan ke atas sangat indah sekali. Ada farming tourism juga, katanya, sehingga sangat layak dibangun. “Sambil jalan, sambil lihat sawah-sawah sampai ke Wanagiri. Ini nanti ke depan harus dibangun dengan benar. Sehinggaa pariwisata, tidak merusak apa yang menjadi ciri dari Buleleng,” lanjutnya dengan mantap, yakin, dan siap membangun jika nanti terpilih.

Gde Suardana saat menyapa warga di sela-sela berjoget | Foto: tatkala.co/Son

Tanpa muluk-muluk, jalan tersebut memang layak dibangun. Sekitar 30 persen jalan Tegalinggah-Wanagiri itu mengalami cacat fisik—alias rusak. Apalagi warga sangat sering melewati jalan itu karena berhubungan dengan pekerjaannya—sebagai petani atau pekebun, atau melewati jalan itu menuju Denpasar.

“Memang [jalan] itu dulu pernah digarap sama PUTR [tapi] sampai sekarang belum jadi. Mungkin dananya belum ada. Pesean sudah. Jalan ke sana itu kan untuk pertanian. Ada perkebunan cengkih, kopi di sana, biar jalur itu bisa lancar…” kata Mas Daeng.

Ia juga sempat curhat, sekitar tahun 2017-2018 pernah terjungkal waktu turun dari Wanagiri, ia terjatuh dan luka—walaupun enggak parah. Tapi lumayan sakit. Dan tentang pilihan, siapa pun yang terpilih, semoga rintihan hati, batin—dan pengalaman Mas Daeng dapat dipulihkan oleh Gubernur yang baru.

Dan, untuk pasangan De Gadjah-Suradnyana, selamat berjuang. Selamat mengampanyekan ide dan gagasannya dengan penuh semangat…Oke..gassss… [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Jaswanto

Hanoman dan Tari Sampi Gerumbungan di Kampanye Calon Gubernur Bali di Seririt
Malam Manis Galungan di Desa Alasangker, Hiburan Rakyat dan Aspirasi untuk Sang Calon Bupati
Tags: Gde SuardanakampanyePilkada 2024Pilkada BaliPilkada BulelengPutu Agus SuradnyanaSugawa Korry
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Beach Club”: Wisata Elit bagi yang Berduit

Next Post

Cak Kartolo, Legenda Hidup Ludruk Jawa Timur

Son Lomri

Son Lomri

Kontributor tatkala.co

Related Posts

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

by Putu Ayu Ariani
February 27, 2026
0
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

DESA Singapadu, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu tempat kerajinan perak di Bali. Di tengah arus modernisasi dan persaingan produk...

Read moreDetails

‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

by Dede Putra Wiguna
February 23, 2026
0
‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

TIGA dasawarsa bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Pemuda Theravāda Indonesia (Patria), 30 tahun adalah rentang pengabdian, pembelajaran, dan konsistensi dalam...

Read moreDetails

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

by Jaswanto
February 22, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

“SAYA menangis saat survei sekolah setelah lolos seleksi P3K,” ujar Samsul Rizal bercerita kepada saya pada malam yang gerah di...

Read moreDetails

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
February 22, 2026
0
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam...

Read moreDetails

Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

by Made Chandra
February 21, 2026
0
Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

CATATAN ini berawal dari ajakan Bli Vincent Chandra—seorang pemuda yang berapi-api ketika bercumbu dengan kebudayaan, untuk mengajakku untuk menyambangi Museum...

Read moreDetails

Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 19, 2026
0
Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

WIMBAKARA (Lomba) Opini Berbahasa Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali mirip sebuah ujian sekripsi atau tesis. Peserta tidak hanya menyelesaikan sebuah...

Read moreDetails

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan...

Read moreDetails

Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

by I Nyoman Darma Putra
February 15, 2026
0
Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet di Nyuhkuning, Ubud, Gianyar, Minggu, 15 Februari 2026, ditandai dengan peluncuran dan bedah empat buku...

Read moreDetails

Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

by Son Lomri
February 15, 2026
0
Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

MANG ADI memegang sebilah paku dengan gaya seperti layaknya memegang pena. Dengan ujung paku yang runcing itu, ia menggurat garis...

Read moreDetails
Next Post
Cak Kartolo, Legenda Hidup Ludruk Jawa Timur

Cak Kartolo, Legenda Hidup Ludruk Jawa Timur

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co