3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Organisasi Wanita Muslimah Indonesia dan Ikhtiar Membentuk Perempuan yang Berkualitas

tatkala by tatkala
July 19, 2024
in Budaya
Organisasi Wanita Muslimah Indonesia dan Ikhtiar Membentuk Perempuan yang Berkualitas

Para Finalis Pemilihan Wanita Muslimah Indonesia Tahun 2024 | Foto: Panitia

TIDAK seperti ajang kecantikan lainnya, audisi Wanita Muslimah Indonesia (WMI) 2024 tidak hanya memilih wanita karena cantik rupa, namun juga mengedepankan akhlak, kepribadian, keilmuan, wawasan pengetahuan tentang keislaman, fiqih, bacaan Al-Qur’an, dan bakat.

Audisi ini diikuti oleh wanita dari berbagai daerah di tanah air, baik remaja, ibu rumah tangga, maupun wanita karier. Terjaringlah 99 peserta dari beberapa perwakilan daerah, hingga akhirnya yang lolos sebagai finalis hanya 9 orang saja. Dengan penjurian yang sangat ketat, kesembilan wanita tersebut tidak pantang menyerah.

Tentu saja mereka semua dibekali dengan materi yang diberikan oleh para pakar di bidang agama, artis, psikologi, hingga tokoh seni dan budaya. Acara tersebut dibuka oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, SH., SSt., MK.

Irjen Pol. Luthfi memberikan sambutan sekaligus penyemangat bagi para finalis dan menyampaikan dukungan sepenuhnya pada organisasi Wanita Muslimah Indonesia. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Ia yakin ke depannya WMI bisa menjadi organisasi besar yang dapat diterima di seluruh lapisan masyarakat.

Wanita Muslimah Indonesia (WMI) adalah sebuah komunitas yang didirikan di Jakarta pada tanggal 2 Mei 2020. WMI bertujuan memberikan wadah bagi muslimah untuk bersilaturahmi dan bersinergi menjadi sosok muslimah yang kreatif, inovatif, dan produktif. Organisasi ini juga berkomitmen dalam mendukung hijrah menuju kebaikan, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta meningkatkan wawasan dan rasa percaya diri.

Para Finalis Pemilihan Wanita Muslimah Indonesia Tahun 2024 | Foto: Panitia

WMI mengadakan berbagai kegiatan di bidang keagamaan, kemanusiaan, sosial, budaya, pariwisata, pendidikan, kesehatan, wirausaha, industri kreatif, serta pemberdayaan wanita dan perlindungan anak-remaja. Organisasi ini juga menjalin kerjasama baik dalam negeri maupun luar negeri dengan mengedepankan kebersamaan dalam kesederhanaan.

Selain membentuk komunitas wanita muslimah di Indonesia yang aktif dalam berbagai kegiatan tersebut, WMI juga berfokus pada edukasi dan pelatihan, serta mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam mengembangkan usaha para wanita muslimah.

Selain itu, WMI berusaha mengangkat citra positif hijab dan merangkul individu yang sedang proses berhijab melalui sosialisasi hijab dan kegiatan positif yang berkaitan dengan Islam, wanita, dan hijab.

WMI berkedudukan di Ibukota Negara Republik Indonesia dan keberadaannya meliputi seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pemenang Pemilihan Wanita Muslimah Indonesia tahun ini diraih oleh Sophia Rebeca Albeck, perwakilan DKI Jakarta, sebagai Juara I. Runner-up I adalah Sri Rahayu, perwakilan dari Semarang, Jawa Tengah, dan Runner-up II adalah Emi Suy, perwakilan dari Jawa Timur.

Harapan I diraih oleh Arzetta Putri Budiyono, finalis dari Tegal, Jawa Tengah. Harapan II diraih Kelana Herurianti dan Harapan III diraih Yanti Susilowati, keduanya perwakilan dari Bandung, Jawa Barat.

Sedangkan penampilan terbaik diraih Budi Sulistyaningsih, perwakilan Surakarta, Jawa Tengah, serta Harshanti, perwakilan Depok, Jawa Barat.

Menurut Yvone Dahler, selaku ketua panitia, kegiatan ini diperuntukkan bagi wanita-wanita yang memang mau dan mampu berkompetisi secara murni, baik, dan benar, agar kegiatan ini mendapatkan wanita yang aktif, kreatif, inovatif, dan produktif serta bisa maju ke tingkat nasional.

“Dan menunjukkan pada publik bahwa wanita yang tidak lagi muda dan fisik yang sudah berbeda serta ibu rumah tangga, mereka juga berhak meraih prestasi,” lanjut Yvone.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, SH., SSt., MK, menyerahkan piala kepada Juara I Pemilihan Wanita Muslimah Indonesia, Sophia Rebeca Albeck, perwakilan DKI Jakarta | Foto: Panitia

Ketua Yayasan Annida_99, dr. Aldena Cinka Nauratefida Putty MARS, yang sudah empat tahun berturut-turut mendukung kegiatan Pemilihan Wanita Muslimah Indonesia menambahkan, melalui kegiatan ini WMI ingin membuktikan bahwa wanita berhijab mampu berprestasi dan berkarya di mana pun dan kapan saja.

Menurut Aldena Cinka, Pemilihan Wanita Muslimah Indonesia merupakan agenda tahunan dari Organisasi Wanita Muslimah yang jelas dan berkualitas serta menyalurkan bakat-bakat para wanita muslimah di Indonesia sehingga menumbuhkan rasa percaya diri.

“Selain itu, melalui ajang ini pula, perempuan-perempuan yang terlibat diharapkan mampu menjadi muslimah yang bisa memberikan manfaat bagi kaum perempuan khususnya dan masyarakat luas pada umumnya,” ungka Aldena Cinka dengan jelas dan gamblang.

Salah satu juri di kegiatan tersebut, Dr. dr. Dicky Yulius Pangkey, SH., MH., MARS., FISQua, sangat kagum dengan remaja dan bunda-bunda muslimah yang antusias mengikuti Pemilihan Wanita Muslimah Indonesia—dan bahkan, dengan hampirnya 700 tamu undangan, kiprah WMI tidak bisa dianggap sebelah mata.

Kepada para finalis, artis sinetron Zora Vidyananta, yang saat itu hadir sebagai bintang tamu bersama dr. Aditya Surya Pratama, selebgram dan influencer, juga mengingatkan bahwa para finalis yang tampil sesungguhnya tidak lagi menjadi objek, tapi subjek.

“Semua finalis cantik-cantik. Selain itu, melalui ajang ini diharapkan mampu menjadi muslimah yang bisa memberikan manfaat bagi kaum wanita khususnya dan masyarakat luas pada umumnya, serta menunjukkan potensi dirinya sehingga mampu memotivasi dan mengedukasi kita semua,” jelas keduanya.

Dr. Aliefety Putu Garnida, Cht., SST., SKM., M.Psi., MH.Kes., MARS., FISQua, selaku Ketua Umum sekaligus Founder Wanita Muslimah Indonesia, dalam wawancara pada puncak perayaan di Jakarta mengatakan bahwa WMI memiliki visi dan misi yang mulia.

“Kami memiliki kepedulian pada kemasyarakatan dan kepedulian terhadap kaum duafa yang berlandaskan agama Islam, serta mendukung segala kegiatan pemerintah dalam bentuk kegiatan kemanusiaan, keagamaan, sosial budaya, pariwisata, pendidikan, kesehatan, kewirausahaan, dan industri kreatif serta pemberdayaan wanita,” terang perempuan yang akrab dengan panggilan Mami Lefie itu.

Pendiri sekaligus Ketua Umum WMI, Dr. Lefie M.Psi, M.H.Kes., MARS, FISQua menyerahkan penghargaan Citra Istakarya Nusantara | Foto: Panitia

Menurut Lefie, Wanita Muslimah Indonesia (WMI) ini dibentuk sebagai wadah silaturahmi bagi para wanita untuk menyumbangkan tenaga, pikiran, ide-ide kreatif, maupun materi, dalam rangka mempersatukan wanita muslimah serta mengangkat harkat dan martabat wanita melalui upaya kegiatan bermanfaat.

“Sebagai organisasi yang masih sangat awal hadir di tengah masyarakat, WMI dibentuk dengan cita-cita untuk menjadi tempat berkumpulnya para wanita dengan segala latar belakang pendidikan dan profesi yang berbeda-beda,” ujarnya.

Tak hanya itu, sambungnya, WMI juga terus berusaha untuk memberi sumbangsihnya, baik berupa tenaga, pikiran, maupun materi, dalam rangka melanjutkan dan mengisi semangat pemberdayaan wanita yang telah menjadi komitmen organisasi ini dengan penuh semangat, kuat, dan hebat.

“Wanita juga wajib menghargai budaya bangsa sendiri. Dan di sinilah bentuk dukungan Wanita Muslimah Indonesia pada pemerintah akan cinta pada budaya bangsa, bukan mencintai budaya negara asing. Dan sudah waktunya wanita muslimah Indonesia memiliki beauty pageant yang berkelas dan berkualitas,” katanya menutup pernyataan dengan percaya diri.

Muslimah merupakan komponen dalam keluarga sekaligus masyarakat yang berperan penting dalam membentuk generasi dan peradaban. Bagaimanapun, seorang muslimah adalah madrasah pertama bagi setiap lapisan generasi. Betapa pentingnya peran muslimah dalam kehidupan serta peradaban ini.

Peran muslimah yang demikian besar itu tidak serta-merta. Jika kita menginginkan mengulang sejarah dan mengukir kembali pribadi muslimah yang siap mendukung terwujudnya peradaban Islam yang gemilang, maka perempuan Islam harus menjadi muslimah yang berprestasi sehingga dapat ikut berkontribusi.

Muslimah yang memiliki ilmu dan wawasan yang luas akan mampu memberikan pengajaran, pendidikan, dan pembinaan yang terbaik bagi anak-anaknya kelak. Seperti yang sudah disinggung di atas, setiap muslimah adalah madrasah atau tempat belajar yang pertama bagi setiap lapisan generasi.

WMI Foto bersama dengan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, SH., SSt., MK beserta jajarannya | Foto: Panitia

Kualitas generasi di masa yang akan datang akan banyak ditentukan oleh kualitas muslimah pada masa ini. Jadi, jika muslimah ingin melihat bagaimana gambaran generasi di masa yang akan datang, maka lihatlah kualitas muslimah pada saat ini.

Oleh karena itu, jadilah muslimah yang berprestasi. Namun, bukan prestasi yang dianut oleh kaum feminis ekstrem. Di sini muslimah berprestasi untuk berkontribusi membangun sebuah peradaban yang madani.

Berprestasi dan berkontribusi secara berkelanjutan sehingga dampaknya tidak hanya pada masa atau zaman kita, tetapi juga pada masa atau zaman generasi yang akan datang. Bahkan mungkin akan terus berkelanjutan dan berkesinambungan ke masa depan.

Dunia membutuhkan wanita yang kuat. Wanita yang akan mengangkat dan membangun pribadi orang, yang akan mampu mencintai dan saling mengasihi. Wanita yang hidup dengan berani, baik, lembut, dan tangguh.

Wanita dengan tekad yang kuat seperti kata Michelle Obama, “Kesuksesan bukan seberapa banyak uang yang kau hasilkan, tetapi tentang dampak yang kau berikan dalam kehidupan.”

Semoga kegiatan WMI ini terus berkelanjutan melalui program-program kerja yang memberikan inspirasi kepada muslimah Indonesia untuk terus meng-upgrade diri. Sehingga dapat meningkatkan peran positif wanita dalam segala lini kehidupan, baik dalam kehidupan sosial kemasyarakatan maupun berbangsa dan bernegara.

WMI selalu di hati. Bahwa tugas wanita tidak melulu dapur, sumur, dan kasur, tapi di tangan wanitalah akan tercipta tunas-tunas bangsa generasi penerus yang berkualitas.[T]

Tags: Kapolda Jawa TengahWanita Muslimah IndonesiaWMI
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bali, Tong Kosong Nyaring Bunyinya: Kabar Media Musik Bali Hari Ini

Next Post

Berbincang dengan Selfiana, Juara 1 Lomba Dangdut Putri Peksimida Bali

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni “The Octopus Queen” di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

Read moreDetails

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails

Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

by Nyoman Budarsana
May 4, 2026
0
Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

DESA Adat Batur melaksanakan upacara ngruwak sebagai langkah awal pembangunan Cihna (tanda) Titik Nol Batur Let (pusat permukiman Desa Adat...

Read moreDetails

Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

by tatkala
May 1, 2026
0
Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

Di antara program Kartini sepanjang bulan April 2026, ada yang berbeda yang dilakukan oleh salah satu komunitas perempuan di Buleleng...

Read moreDetails

Pesta Kesenian Bali 2026 Angkat Isu-isu Sosial Aktual Lewat Panggung dan Seminar Seni

by Nyoman Budarsana
April 29, 2026
0
Sambeng Agung, Perang Hama dari Canggu di Pesta Kesenian Bali 2025

Pesona Pesta Kesenian Bali (PKB) masih memukau, dinamis dan relevan. Buktinya, pesta seni milik masyarakat Bali ini berhasil mempertahankan tradisi,...

Read moreDetails

14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

by Nyoman Budarsana
March 18, 2026
0
14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

SEBANYAK 14 Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Kesiman, Denpasar, mengikuti Parade Fragmentari Ogoh-ogoh pada malam pengerupukan Nyepi, Rabu (18/3/2026) malam. Selain...

Read moreDetails

2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

by tatkala
March 17, 2026
0
2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1948/tahun 2026 dilaksanakan dari tanggal 20 Maret 2026 sampai dengan...

Read moreDetails

Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

by tatkala
March 12, 2026
0
Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

Rasa bangga dan syukur karena Buleleng kembali dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan budaya dunia. Buleleng International Rhythm Festival (BIRF) ini...

Read moreDetails
Next Post
Berbincang dengan Selfiana, Juara 1 Lomba Dangdut Putri Peksimida Bali

Berbincang dengan Selfiana, Juara 1 Lomba Dangdut Putri Peksimida Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co