24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kecelakaan Mobil Rai Mantra dan Jalur Kenangan Kintamani-Penuktukan Via Siakin

Nyoman Nadiana by Nyoman Nadiana
January 19, 2024
in Esai
Kecelakaan Mobil Rai Mantra dan Jalur Kenangan Kintamani-Penuktukan Via Siakin

Jalur Kintamani-Sukawana-Siakin_penuktukan-Tejakula

SEBUAH mobil mengalami kecelakaan di jalur Kintamani menuju Penuktukan-Tejakula, Rabu siang, 17 Januari 2024. Diduga sopir tak menguasai medan, apalagi jalur yang melewati Desa Siakin itu memang dikenal cukup berat.

Peristiwa kecelakaan itu terjadi di wilayah Banjar Dinas Batu Lumbang, Desa Penuktukan. Tepatnya di sebuah tikungan. Berdasar berita di media massa, rem mobil itu diduga blong, dan sopir tak bisa menguasai kendaraan hingga terbalik.

Berita tentang kecelakaan itu ramai ditulis di media massa dan media sosial, karena yang berada dalam mobil yang celaka itu adalah Calon Anggota DPD RI Dapil Bali yang juga mantan Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, bersama istrinya, Ida Ayu Selly Fajarini.

Jika tak menyangkut orang penting, barangkali kecelakaan itu akan dianggap biasa-biasa saja apalagi tak ada korban jiwa. Tapi, karena berita yang ramai itu, banyak orang bertanya-tanya, di manakah jalur Kintamani menuju wilayah Tejakula yang melewati Desa Siakin itu?

Jika kita melewati Jalan Raya Kintamani-Singaraja, begitu sampai di tikungan Pura Pucak Penulisan atau Pura Tegeh Kahuripan, kita akan menemui pertigaan. Untuk menuju Singaraja, kita belok kiri untuk tetap berada di jalur jalan besar. Namun untuk menuju Desa Penuktukan, Tejakula, via Desa Siakin, kita bisa lurus, agak menanjak.  

Bagi Anda yang ingin menuju kawasan desa-desa di Tejakula, ketika tiba di pertigaan itu, kita memang perlu berhenti sejenak. Meski ada penanda arah, menuju Desa Sukawana lurus, dan menuju Singaraja belok kiri, namun penanda arah dan tulisan ini kurang begitu jelas dan tidak akan mendapat perhatian. Apalagi sekarang zaman GPS.

Untuk menuju desa-desa di kawasan Kecamatan Tejakula, Buleleng, kini memang bisa melalui beberapa jalur. Pertama, jalur Kintamani-Sukawana-Siakin-Penuktukan, dan kedua, jalur Kintamani -Madenan.

Pertigaan Pura Pucak Penulisan, awal dari jalur Kintamani-Sukawana-Siakin-Penuktukan-Tejakula

Jalur Kintamani-Siakin Penuktukan, bisa dimulai dari masuk, atau lurus dari arah Kintamani, di sebelah Pura Pucak Penulisan. Dan untuk menuju jalur Kintamani-Madenan, kita harus belok kiri dari arah Kintamani dan tetap berada di jalur jalan besar. Nanti, setelah beberapa menit, kita akan bertemu jalur Kintamani-Madenan.  

Jalur Kintamani-Siakin-Penuktukan medannya lebih berat, dan memerlukan tingkat kehati-hatian ekstra untuk bisa smpai di Jalan Raya Singaraja-Amlapura atau di kawasan Kecamatan Tejakula. Sementara jalur Kintamani-Madenan, meski tetap harus hati-hati karena banyak tikungan, namun jalannya lebih lebar dan lebih landai

Jika dari arah Kintamani kita pasang GPS dengan Pin Tujuan Tejakula maka kita akan cenderung diarahkan ke jalur jalur Kintamani-Siakin-Penuktukan yang diawali dari pertigaan Pura Pucak Penulisan.

Jalur Kintamani-Sukawana-Siakin-Penuktukan ini memang indah. Jalur ini bisa disebut jalur kenangan, yaitu mengenang bagaimana kedekatan sosial masyarakat di desa pesisir di wilayah Tejakula dengan desa-desa di bukit di wilayah Kintamani.

Dulu, orang-orang dari Sukawana dan Siakin terbiasa turun jalan kaki ke Penuktukan untuk keperluan berdagang dan membeli sesuatu. Begitu juga sebaliknya. Banyak orang dari Desa Les dan Desa Penuktukan di Tejakula, saling kenal dengan orang-orang di wilayah Siakin dan Sukawana. Namun zaman berubah, kegiatan saling mengunjungi lewat perdagangan atau sekadar silaturahmi itu makin jarang dilakukan. Barangkali karena warga tak perlu lagi jauh-jauh untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari, ditambah, barangkali orang makin malas jalan kaki.

Namun setelah jalur yang menghubungkan dua wilayah di dua kabupaten yang berbeda itu diperbaiki dan diaspal, orang di bagian atas di Sukawana dan orang di bagian bawah di Desa Les dan Penuktukan di Tejakula kembali saling mengunjungi untuk mengenang keakraban masa lalu. Jika dulu jalan kaki, kini mereka bisa berkendara menggunakan motor atau mobil.  Maka itulah jalur itu disebut jalur kenangan.

Pemandangan di jalur Kintamani-Sukawanan-Siakin-Penuktukan-Tejakula

Dengan jarak kurang lebih 8 Kilometer, siapa pun orang dari wilayah Bali Selatan yang melewati Kintamani untuk menuju Tejakula, akan memilih jalur ini. Jalur kenangan ini memang sudah teraspal cukup baik sampai di ujung perbatasan utara Siakin menuju Desa Les-Penuktukan.

Badan jalan yang relatif sempit memang mengharuskan pengendara untuk selalu awas dan sudah terbiasa berkendara di medan khas perbukitan menuju daerah pantai.

Memasuki wilayah Penuktukan-Les Buleleng, medan memang semakin menurun dan kondisi jalan agak rusak. Aspal disambung dengan jalan semen. Jalur akan terus menurun kurang lebih 4 Km selepas aspal hotmix sampai ujung batas Siakin-Penuktukan.

Puluhan pelancong baik berkendara roda dua dan empat harus berjuang untuk tiba dengan aman di Jalan Raya Singaraja-Amlapura di Desa Penuktukan. Terlebih kendaraan dengan mode matic memang bukan jodoh jalur ini. Rem Blong sampai ketidaktahuan pengemudi terhadap medan yang akan dilalui menjadi kisah di jalur kenangan ini.

Menikmati pemandangan di sekitar jalur Kintamani-Sukawana-Siakin-Penuktukan-Tejakula

Jika badan Jalan diperlebar dan  aspal diperbaiki mungkin sekali ini akan menjadi jalur paling cantik di Bali. Kalau sekarang ini mungkin hanya cocok untuk kendaran manual dan mobil 4 X 4 dan angkutan barang saja. Tapi bagi warga lintas batas Kintamani dan Tejakula ini adalah jalur yang paling membantu bagaimana kenangan mereka akan hubungan baik antara dua wilayah itu kembali terjarit, tak hanya pada masa lalu tapi juga masa kini.

Suatu hari nanti, jika Rai Mantra terpilih jadi anggota DPD RI, dan ingat pada kejadian naas di jalur ini, barangkali ia akan berjuang agar jalur Kintamani-Siakin-Penuktukan ini diperbaiki, diperlebar, sehingga keindahan pemandangannya akan benar-benar bisa dinikmati pengendara tanpa khawatir kecelakaan. [T]

Editor: Adnyana Ole

Tags: Desa SiakinDesa SukawanaKintamaniRai MantraTejakula
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sebuah Pelajaran dari Ekowisata di Delta Sungai Mekong, Vietnam

Next Post

In Memoriam Prof. Abdul Hadi WM: Penyair, Budayawan, dan Intelektual Sufi  

Nyoman Nadiana

Nyoman Nadiana

Anak dari pelosok utara Bali. Suka ke semua penjuru arah mata angin menemukenali semua hal tentang hidup dan kehidupan lewat cerita-cerita

Related Posts

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

Read moreDetails

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails
Next Post
In Memoriam Prof. Abdul Hadi WM: Penyair, Budayawan, dan Intelektual Sufi  

In Memoriam Prof. Abdul Hadi WM: Penyair, Budayawan, dan Intelektual Sufi  

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co