12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Gincu Politik: Manis dan Menghanyutkan

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
December 22, 2023
in Esai
Kekuatan Politik Baru Itu Bernama Majelis Desa Adat

Gambar ilustrasi: tatkala.co

MASA kampanye adalah masa buat seluruh peserta pemilu untuk memperkenalkan diri kepada pemilih dengan tujuan mengajak pemilik hak pilih untuk mencoblos nama mereka di surat suara pada Rabu, 14 Februari 2024 mendatang.

Cara yang digunakan pun beragam, ada yang blusukan—mengetuk satu-satu pintu rumah masyarakat, ada yang membuat acara di pusat desa, pasang alat peraga kampanye (APK) di lokasi-lokasi strategis—banyak yang ngasal juga sih, Hehe. Sampai ada yang bagi-bagi bingkisan—juga masih banyak yang bagi-bagi amplop. Semua dilakukan demi duduk di kursi kekuasaan.

Kalau masuk ke masa kampanye seperti sekarang ini, saya jadi teringat salah satu quotes dari Seth Godin yang kemudian dipopulerkan oleh Pandji Pragiwaksono, “sedikit lebih beda, lebih baik daripada sedikit lebih baik”. Saya rasa itu sangat relevan diaplikasikan oleh peserta pemilu, karena untuk dikenal rakyat memang harus berbeda dari kebiasaan umum.

Jadi wajar ketika kita melihat gambar-gambar peserta pemilu yang agak nyeleneh, tapi secara tidak langsung mudah diingat. Kalau sudah begitu, peserta pemilu akan lebih mudah untuk masuk ke fase berikutnya.

Gimik Adalah Kunci

Karena berbeda adalah kunci penting untuk masuk ke hati dan pikiran pemilih, maka wajar saja kalau calon pemimpin bangsa menggunakan hal-hal yang sedang ramai di masyarakat—itulah yang disebut gimik. Kalau merujuk KBBI, gimik sendiri memiliki maksud gerak-gerik tipu daya aktor untuk mengelabui lawan peran.

Ada lagi yang meyebutkan kalau gimik adalah adegan kreatif yang diciptakan guna menarik perhatian audiens apabila tayangan pada program tersebut sudah terlihat membosankan. Jadi kalau bisa saya simpulkan, semoga kalian memiliki pandangan yang sama, Hehe—satu langkah atau strategi kreatif yang dilakukan untuk menarik perhatian audiens dan hal yang ditampilkan bukanlah sesuatu hal yang sebenarnya.

Dalam rangka menggaet perhatian pemilih demi meraup suara sebanyak-banyaknya, tentu gimik menjadi satu hal penting yang mesti dilakukan oleh peserta pemilu. Ketiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres dan cawapres) yang siap merebutkan kursi RI 1 dan 2 pun melakukan hal yang serupa.

Misalnya pasangan Anies-Muhaimin yang muncul dengan video Slepet Imin yang memperlihatkan bagaimana Cak Imin tertawa sangat lepas setelah berhasil memberikan slepetan menggunakan sarungnya ke Anies Baswedan. Juga ada remake video Men In Black 3 yang memperlihatkan Anies dan Cak Imin kompak menggunakan setelah putih hitam yang diikuti dengan kalimat “lupakan yang lain, pilih Amin”.

Beda paslon, tentu beda cara. Pasangan Prabowo-Gibran kini lebih dikenal dengan pasangan yang gemoy, hal ini juga didukung dengan Prabowo yang lebih suka joget tinimbang menjelaskan pemikirannya sebagai pemimpin, juga Gibran yang lebih memilih diam dibandingkan harus menjawab pertanyaan yang ditujukan kepadanya. Gambar diri dari paslon ini yang dihasilkan teknologi Artificial Intelligence (AI) pun ramai terpampang di pinggir jalan dalam bentuk Billboard, Baliho, hingga spanduk.

Tidak hanya di ruang-ruang nyata, konten-konten pasangan calon ini pun ramai di ruang-ruang maya—bahkan joget Prabowo pun hits dan semakin populer karena banyak figur dan pesohor ikut tren yang dibuat Prabowo seusai mengambil nomor urut di KPU. Saya pikir ini adalah salah satu faktor penyebab hasil survei pasangan calon Prabowo-Gibran selalu teratas meninggalkan dua pasangan calon lainnya.

Kalau dua pasangan calon sebelumnya mencoba mengemas diri lebih santai dan tampak ramah di mata publik, berbeda dengan pasangan calon Ganjar-Mahfud. Sepanjang memantau akun sosial media Ganjar dan Mahfud, saya cenderung menemukan konten-konten yang cukup serius—soal aspirasi yang diserap selama turun ke daerah-daerah, kemudian hal-hal apa saja yang akan dilakukan apabila terpilih sebagai presiden dan wakil presiden, juga pernyataan-pernyataan tentang dinamika politik bangsa terkini. Agak kurang memang, bahkan gimik baju yang dipakai saat debat pun menurut saya kurang mampu menggaet keterlibatan pemilih, berbeda dengan apa yang sudah dilakukan oleh dua pasangan calon sebelumnya.

Gimik Bukanlah Inti

Pada akhirnya yang akan dikerjakan oleh presiden dan wakil presiden terpilih bukanlah gimik belaka. Kerja-kerja kolektif nan serius demi keberlangsungan bangsa di depan mata, tidak bisa diselesaikan dengan gimik-gimik sesaat. Kedaulatan pangan tidak bisa diselesaikan dengan Slepet Imin, persoalan geopolitik tidak bisa dituntaskan dengan hanya sekadar joget-joget gemoy di depan kamera, termasuk juga masalah kelangkaan pupuk bagi para petani tidak akan bisa diselesaikan hanya dengan membagikan baju yang bertuliskan “sat set” dan “tas tes”. Saya nggak salah kan? Hehe.

Gimik menjadi penting tatkala perkembangan politik dalam negeri memanas akibat persaingan peserta pemilu. Gimik diperlukan untuk meredakan ketegangan, tidak hanya di kalangan elit, tetapi yang paling utama adalah di kalangan akar rumput. Sama halnya seperti acara hiburan di layar kaca, gimik digunakan untuk menyegarkan format acara yang terkesan monoton, juga bisa memberi efek kejut yang menyenangkan.

Tapi dari sekian banyak manfaat gimik, juga tersimpan bahaya di dalamnya. Terhanyut ke sebuah gimik politik dengan konsekuensi kekuasaan jatuh ke tangan yang salah tentu menjadi kerugian besar bagi negara yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh rakyat.

Oleh karenanya, nikmati gimik secukupnya—dalami substansi gagasan sedalam-dalamnya, setelah itu baru tentukan pilihan. Ada yang tidak sependapat? [T]

  • Baca esai-esai politik TEDDY CHRISPRIMANATA PUTRA lainnya DI SINI
Mempertanyakan Diamnya Gibran
Ilusi Citra ‘Gemoy’ Dalam Politik Elektoral Indonesia
Sulit Membayangkan Anies Menang di Bali
Membicarakan Kekuasaan di Indonesia: Timur Apa Barat?
Partisipasi Politik Dalam Negara Demokrasi
Tags: Pemilu 2024PilpresPolitik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

BELAJAR DARI HALAMAN RUMAH IBU FATMAWATI

Next Post

Bawaslu, Pers, dan Perannya dalam Pemilu 2024

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails

Topi Para Penyintas Kanker

by Angga Wijaya
September 5, 2026
0
Topi Para Penyintas Kanker

Di Poliklinik Onkologi sebuah rumah sakit besar di Denpasar, Bali, saya kerap melihat para perempuan memakai tutup kepala atau topi....

Read moreDetails
Next Post
Bawaslu, Pers, dan Perannya dalam Pemilu 2024

Bawaslu, Pers, dan Perannya dalam Pemilu 2024

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co