2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jiwa, Jiwa-Atma & Atma — Apa Bedanya?

Sugi Lanus by Sugi Lanus
September 1, 2023
in Esai
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

Sugi Lanus

— Catatan Harian, 1 September 2023

Ajaran NUSANTARA yang menjadi prinsip dasar kemanusiaan yang kita junjung bersama adalah: “Kita semua bersaudara”. Saudara: Satu udara. Satu napas.

Ini sejalan dengan ungkapan bahasa Bali: “Iraga sami masemeton” (Kita semua lahir dari sumber sama). Sameton: Satu ‘keluaran’. Sa = Satu. Metu = Keluar(an). Maksudnya: Kita masuk-lahir ke dunia ini dari pintu yang sama. Bermuasal sama.

Dari mana muasalnya?

Ajaran DHARMA menyebutkan bahwa sumber vitalitas hidup dan esensi napas kehidupan adalah ATMA. ATMA bersifat tidak terbatas, sumber semua kehidupan. ATMA tidak bersifat personal.

Sementara, yang bersifat personal adalah JIWA.

Persatuan JIWA dengan ATMA yang menjiwai masing-masing manusia. JIWA mendapat vitalitas hidup dari ATMA, dikenal dengan JIWA-ATMA. JIWA-ATMA adalah roh personal yang diberikan urip-vitalitas oleh ATMA (napas dan sumber kehidupan).

ATMA yang memberikan hidup. ATMA adalah pematik dan sumber semua kehidupan. JIWA berperan menjadi menopang atau jembatan antara ATMA dan SARIRA (tubuh personal). JIWA adalah ruangannya. ATMA adalah cahaya yang menjadikan terang semua ruang JIWA. Semua JIWA yang terlahir atau bersatu dengan SARIRA (tubuh) mendapatkan vitalitas dari Yang Maha Tunggal itu.

Saat JIWA diberikan energi hidup oleh ATMA, JIWA mengejawantah menjadi JIWA-ATMA. Semua pengalaman JIWA dialami lewat SARIRA, atau PENGALAMAN KETUBUHAN. Ini yang menyebabkan setiap JIWA mengalami dan menyimpan pengalaman personal dari ANGGA-SARIRA.

ANGGA-SARIRA (tubuh terluar) masing-masing yang kita pakai terdiri dari 9 lubang (2 mata, 2 telinga, 1 mulut, 2 hidung, 1 kelamin, 1 anus). Kumpulan pengalaman dan kesadaran yang terbangun melalui 9 lubang yang kita miliki secara personal ini yang membuat kita menjadi “makhluk dengan pengalaman personal”. Pengalaman JIWA-ATMA ini dalam bahasa Sansekerta dan Kawi (Jawa Kuno) disebut sebagai WASANA. Kadang disebut KARMA WASANA, atau WASANA KARMA, secara sederhana ini bisa diterjemahkan sebagai “tabungan baik-buruk karma masing-masing jiwa”.

Tubuh dan pikiran manusia hanya bisa menembus/merasakan keberadaan JIWA. JIWA berada kehalusan napas yang paling SUKMA, paling halus berkesadaran. Setelah paham akan hakikat JIWA, baru nanti dari sana melalui kesadaran JIWA, SANG JIWA bersentuhan dengan SANG ATMA. HANYA SETELAH PAHAM JIWA dan HANYA MELALUI JIWA, manusia menemukan hakikat dirinya yaitu ATMA.

Tanpa kesadaran SUKMA akan JIWA terlebih dahulu, seseorang tidak akan pernah menyentuh esensi dirinya yaitu ATMA. Mulai dari napas terhalus atau SUKMA, menuju JIWA. Dari JIWA menuju kesadaran ATMA.

Dalam pengajaran Hindu, baik di India ataupun di Bali, sering perbincangan ATMA dan JIWA mengalami kekaburan. Sehingga, seolah-olah dalam ajaran Hindu diyakini “tubuh-manusia-mentah” bisa langsung berurusan dengan ATMA. Bahkan tubuh dianggap identik dengan ATMA itu sendiri.

Akibat penjelasannya sering kabur, ada pendapat umum berkembang dalam masyarakat Bali yang mengganggap bahwa manusia adalah ATMA. Lalu beranggapan bahwa semua roh orang Bali setelah berpulang/meninggal akan “disungsung” (dimuliakan dan dipuja) di SANGGAR KAMULAN. Padahal yang disungsung di Kamulan adalah SANG ATMA yang suci, sementara SANG JIWA tetap “mantuk” atau melanjutkan perjalanannya wajib mempertanggungjawabkan baik-buruk karmanya (WASANA) masing-masing ditandai dengan “upakara pelepasan” di Pura Dalem.

Secara ritual JIWA yang berpulang dibekali atau ditengok dengan membawa PUNJUNG di Pura Dalem. Tradisi NGATURANG PUNJUNG atau MUNJUNG di Pura Dalem ketika GALUNGAN adalah bukti dan jejak bagaimana secara tradisional sesungguhnya terdapat perbedaan perlakuan terhadap ATMA dan JIWA. SANG JIWA yang melanjutkan perjalanan ke alam kematian dilepas di PURA DALEM “dibekali” PUNJUNG di sana. SANG ATMA yang memberikan napas-hidup dikembalikan/dilinggihkan kembali ke KEMULAN. ATMA suci yang dimuliakan dan dipuja di KAMULAN.

Ada ungkapan Bali yang mengingatkan perjalanan turun JIWA ke dunia yang diantar oleh ATMA: “ANGKIHAN MAAN NYILIH” (Napas dapat meminjam. Napas yang kita pakai statusnya pinjaman yang sewaktu-waktu ditanggih atau diambil). Betul. SANG JIWA meminjam napas dari SANG ATMA. JIWA tidak bisa bernapas, yang memberikan pinjaman kekuatan atau vitalitas napas adalah ATMA.

JIWA adalah roh personal. Sifatnya “roh yang mengambang”. JIWA hanya bisa menjelma/masuk ke dunia ke dalam daging-tubuh atau ANGGA-SARIRA dengan bantuan SANG ATMA, yang mengantar dan memberinya napas. ATMA yang memberikan kehidupan pada JIWA untuk bisa bertahan-melekat-hidup dalam ANGGA-SARIRA. Tanpa “diantar dan direkatkan” oleh ATMA maka sang JIWA tidak bisa “menjiwai” ANGGA-SARIRA.

Ketika ATMA lepas dari maka JIWA terputus dengan tubuh atau SARIRA — inilah yang disebut orang Bali sebagai ANGKIHAN MAAN NYILIH. Napas/hidupnya telah diambil kembali oleh SANG ATMA. SANG ATMA kembali ke KAMULAN — PARAMA ATMA. SANG JIWA (roh personal manusia) ketika ditinggal oleh SANG ATMA harus berpulang melanjutkan perjalanannya ke alam roh dan mempertanggungjawabkan semua baik-buruk perbuatannya selama di dunia. [T]

  • BACA artikel dan esai lain dari penulis SUGI LANUS
Yadnya Keenam, Yadnya Melindungi Lingkungan
Manusia Mentah Menurut Hindu Bali
Kepala Kelamin & Pusat Kendali Padmahṛdaya
Tags: hinduHindu BaliHindu Nusantara
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Melalui Single Masterpiece, Ben dan Lily Berkenalan

Next Post

Bertemu ‘Memedi’ di Bulan Juni (1)

Sugi Lanus

Sugi Lanus

Pembaca manuskrip lontar Bali dan Kawi. IG @sugi.lanus

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Bertemu ‘Memedi’ di Bulan Juni (1)

Bertemu ‘Memedi’ di Bulan Juni (1)

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co