4 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Era Figital dan Kompetensi Berbahasa Indonesia Pelaku UMKM

Yoga Yolanda by Yoga Yolanda
August 9, 2023
in Esai
Era Figital dan Kompetensi Berbahasa Indonesia Pelaku UMKM

Ilustrasi diolah oleh tatkala.co

SEORANG MAHASISWA Universitas Jember ingin membeli kabel data baru karena yang ia miliki sudah tidak layak lagi. Mahasiswa ini menelusuri barang yang hendak dibelinya di semua marketplace yang terinstal di gawainya: Shopee, Tokopedia, Facebook marketplace, dan semacamnya.

Ia menelusuri dan membandingkan merek, kualitas, harga, reputasi toko, penilaian para pembeli, biaya pengiriman, promo, dan apapun demi mendapatkan barang yang sesuai dengan keinginannya dan tentu saja yang sesuai dengan kantong mahasiswa-nya.

Tidak hanya itu, mungkin karena tidak puas, tidak ada yang benar-benar cocok, biaya pengiriman yang terlalu mahal, atau ragu-ragu dengan originalitas dan kualitas produk yang tersedia di dalam online shop tadi, si mahasiswa juga menelusuri toko-toko fisik yang ada di sekitar kampusnya.

Apa yang ia lakukan ketika berada di toko-toko fisik tersebut? Ya, sama saja, menelusuri dan membandingkan. Meskipun pada akhirnya ia belum tentu memilih produk yang tersedia di toko-toko fisik, secara ekstrem ia mendapatkan pengalaman yang lebih indrawi terhadap produk yang ia cari daripada melalui online shop.

Dengan mendatangi toko fisik—Bitcom, Rudy Cell, Grand Celluler, dan semacamnya—iya mendapatkan perbandingan yang lebih signifikan, yaitu secara digital dan secara fisik.

***

Pada era Society 5.0, pengalaman berbelanja yang demikian pada kenyataannya bukan hanya terjadi pada mahasiswa tadi, melainkan juga pada masyarakat umum di berbagai belahan dunia.

Kecenderungan cara berbelanja seperti ini membuat para ahli digital marketing mengatakan bahwa ada sebuah era yang berbeda yang hendak atau sudah datang yang disebut sebagai era Figital.

Figital (Phygital) adalah akronim dari Physical dan Digital. Merujuk pada Veta (2021) dalam State of Phygital, Figitaldapat diartikan sebagai filosofi tatanan dunia baru, di mana Figital pada dasarnya memungkinkan integrasi yang erat dari lingkungan virtual (digital) ke dalam fisik kehidupan manusia yang nyata.

Saat ini memang diterima secara luas bahwa sejak 1975 kita berada pada Revolusi Industri Ketiga atau Revolusi Informasi,yaitu peralihan dari dunia elektronik analog ke digital. Namun demikian, banyak ahli mempercayai bahwa sebenarnya kita sudah melampaui era itu dan sedang berdiri di ambang pintu gerbang selanjutnya, yaitu Figital.

Apabila diurutkan, seperti inilah urutan revolusi teknologi dari agrikultural hingga Figital: Agrikultural (1965), Industrial (1780), Steam Engine (1810), Heavy Engineering (1875), Automobile (1900), Science (1940), Information (1975), Phygital (2021).

Hadirnya Era Figital tampak dianggap serius oleh perusahaan-perusahaan teknologi kelas dunia. Misalnya, Facebook Inc,yang saat ini berubah nama menjadi Meta, perusahaan ini sudah mengenalkan inovasi bernama Metaverse yang disebut sebagai dunia baru yang menggabungkan antara pengalaman fisik dan digital.

Di berbagai belahan dunia, berbagai perusahaan sudah menjalankan strategi menghadapi Era Figital, misalnya dengan pemanfaatan AR dan XR pada bidang konstruksi bangunan, layanan kesehatan, fashion, retail, travel, pendidikan, dan sebagainya.

***

Sampai di sini, mari kita kembali ke pengalaman figital yang dialami mahasiswa tadi. Jika kemudian kebanyakan masyarakat melakukan hal yang sama saat hendak membeli sesuatu, maka hal ini akan berpengaruh besar terhadap toko-toko yang hanya berjualan secara digital (marketplace).

Seperti kita ketahui, tidak sedikit pedagang yang hanya memiliki toko digital, tidak memiliki toko fisik. Misalnya, UMKM-UMKM yang hanya berjualan dari dalam rumah dan melayani pembeli melalui fitur chat di gawainya.

Pembeli yang ingin mendapatkan pengalaman fisik terhadap sesuatu yang ingin dibelinya tentu tidak dapat dilayani oleh UMKM tersebut. Karena itulah, para ahli mengatakan bahwa memiliki toko fisik di era figital adalah wajib ketika tidak ingin tergerus oleh toko-toko yang memberikan pengalaman fisik sekaligus digital.

Sebenarnya, masalah ini tidak sesederhana membuka toko fisik untuk memberi pengalaman fisik pada konsumen. UMKM akan berhadapan lagi dengan modal usaha, tempat usaha, strategi penjualan, karyawan, manajemen waktu, dan sebagainya, termasuk, tentu saja, penguasaan keterampilan berkomunikasi secara bertatap muka dengan konsumen.

Seseorang yang mahir berjualan secara digital (melalui tulisan/chat atau siaran langsung) belum tentu mahir juga berjualan secara fisik. Masing-masing ada pada ragam bahasa yang berbeda sehingga perlu penguasaan keterampilan berbahasa yang berbeda. Kehadiran lawan bicara, kebutuhan untuk menjawab dan menawarkan secara cepat, gestur tubuh, mimik wajah, intonasi, dan faktor-faktor lain perlu dipelajari.

Kompetensi bahasa Indonesia yang mumpuni dapat menjadi pendorong pemberdayaan UMKM dalam Era Figital. UMKM dapat memanfaatkan bahasa Indonesia untuk memperluas jangkauan pasar, menjalin kemitraan yang saling menguntungkan, membangun kepercayaan konsumen, serta membangun citra bisnis yang kuat melalui komunikasi yang jelas dan efektif.

Memperluas jangkauan pasar

UMKM dapat memanfaatkan bahasa Indonesia untuk memperluas jangkauan pasar mereka.

Dengan terampil berbahasa Indonesia, baik pada toko fisik maupun digital, UMKM dapat menjangkau pelanggan lokal yang lebih luas, memahami kebutuhan dan preferensi mereka, dan menyampaikan pesan pemasaran yang sesuai.

Bahasa Indonesia yang digunakan secara efektif dalam pemasaran dan komunikasi dapat membantu UMKM mencapai target pasar yang lebih besar dan meningkatkan daya saing bisnis mereka.

Menjalin kemitraan yang saling menguntungkan

Kemampuan bahasa Indonesia pada konteks fisik dan digital juga memungkinkan UMKM untuk menjalin kemitraan yang saling menguntungkan dengan mitra bisnis.

Dalam menjalin hubungan kerja sama, komunikasi yang jelas dan efektif merupakan kunci utama.

UMKM yang mampu berkomunikasi dengan baik dalam bahasa Indonesia dapat membangun kepercayaan, memahami kebutuhan mitra bisnis, dan menjalin kerja sama yang saling menguntungkan.

Membangun kepercayaan konsumen

Bahasa Indonesia yang digunakan dengan baik secara fisik dan digital dapat membantu UMKM membangun kepercayaan konsumen.

Komunikasi yang jelas, akurat, dan sesuai dengan nilai-nilai budaya lokal dapat menciptakan hubungan yang kuat antara UMKM dan konsumen.

Dengan memahami kebutuhan konsumen dan menyampaikan informasi dengan tepat, UMKM dapat membangun reputasi yang baik dan mendapatkan kepercayaan dari konsumen potensial.

Berkomunikasi dengan jelas dan efektif

Komunikasi yang jelas dan efektif memainkan peran penting dalam membangun citra bisnis yang kuat.

UMKM yang mampu berkomunikasi dengan baik dalam bahasa Indonesia dapat mengomunikasikan pesan, nilai, dan keunikan bisnis mereka dengan tepat kepada konsumen.

Komunikasi yang jelas juga membantu menghindari kesalahpahaman dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Dengan membangun citra bisnis yang kuat melalui komunikasi yang baik, UMKM dapat memperoleh keunggulan kompetitif dan meningkatkan kesuksesan jangka panjang.

Melalui sedikit paparan di atas, dapat dikatakan bahwa pada Era Figital, keterampilan berbahasa Indonesia secara fisik dan digital penting dikuasai oleh pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pasar, menjalin kemitraan yang saling menguntungkan, membangun kepercayaan konsumen, serta berkomunikasi yang jelas dan efektif dalam rangka membangun citra bisnis yang kuat.

Bahasa Indonesia menjadi alat yang penting dalam menjalankan kegiatan bisnis dan mencapai kesuksesan dalam lingkungan bisnis yang semakin figital.[T]

Teknologi Komunikasi: Analisis Trade Policy Marketplace di Indonesia
Menarasikan Produk, Menyambung Napas UMKM
Tags: Bahasa Indonesiadigitalmarketplace onlineUMKM
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pembelajaran Sastra Inovatif Berbasis Teknologi Pendidikan Sebagai Strategi Revitalisasi Bahasa Daerah, Penguatan Literasi dan Karakter

Next Post

Menjelang 2024, Prabowo Sudah Sampai Mana, Bli Teddy?

Yoga Yolanda

Yoga Yolanda

Dosen pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Jember

Related Posts

Presiden di Dalam Kepala Saya

by Angga Wijaya
August 3, 2026
0
Presiden di Dalam Kepala Saya

"Man is an animal suspended in webs of significance he himself has spun." Manusia adalah makhluk yang bergantung pada jejaring...

Read moreDetails

Korupsi di Indonesia: Persekongkolan Antara Kuasa dan Modal

by Chusmeru
August 3, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

KORUPSI, sebagaimana narkoba dan terorisme bukanlah kejahatan tunggal. Selalu melibatkan orang lain. Korupsi adalah persekongkolan, perselingkuhan, jaringan, dan kongkalikong. Korupsi...

Read moreDetails

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

Read moreDetails

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
0
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

Read moreDetails

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

by Angga Wijaya
August 2, 2026
0
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

Read moreDetails

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
0
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

Read moreDetails

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
0
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

Read moreDetails

𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗚𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢𝗣𝗨𝗧𝗥𝗔 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗕𝗔𝗟𝗜

by Sugi Lanus
July 31, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— 𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗴𝗶 𝗟𝗮𝗻𝘂𝘀, 𝟯𝟬 𝗝𝘂𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲. 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟭𝟵𝟳𝟲 𝗚𝘂𝗿𝘂𝗵 𝗦𝘂𝗸𝗮𝗿𝗻𝗼𝗽𝘂𝘁𝗿𝗮 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮: 𝗕𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗸𝗼𝗺𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗲𝗸𝘀𝗽𝗹𝗼𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶...

Read moreDetails

Latah Pendidikan yang Mencemaskan

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 30, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kita sama-sama paham jika bicara soal pendidikan, semua selalu dimulai dengan niat baik. Setidaknya, begitulah yang...

Read moreDetails

Sasih Karo Kehilangan Made Taro

by I Nyoman Tingkat
July 30, 2026
0
Sasih Karo Kehilangan Made Taro

“UNTUK belajar tentang anatomi gajah, ajaklah murid ke kebun binatang, jangan membawa gajah ke dalam kelas.” Kalimat analogi dari Rabindranath...

Read moreDetails
Next Post
Libur Hari Jumat

Menjelang 2024, Prabowo Sudah Sampai Mana, Bli Teddy?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd
Ulas Buku

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd

Pengantar singkat: Buku puisi Soto Otak ODGJ, tidak pernah menjadi "isu besar" yang cukup menarik perhatian pembela hak asasi manusia,...

by IRZI
August 3, 2026
Presiden di Dalam Kepala Saya
Esai

Presiden di Dalam Kepala Saya

"Man is an animal suspended in webs of significance he himself has spun." Manusia adalah makhluk yang bergantung pada jejaring...

by Angga Wijaya
August 3, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Korupsi di Indonesia: Persekongkolan Antara Kuasa dan Modal

KORUPSI, sebagaimana narkoba dan terorisme bukanlah kejahatan tunggal. Selalu melibatkan orang lain. Korupsi adalah persekongkolan, perselingkuhan, jaringan, dan kongkalikong. Korupsi...

by Chusmeru
August 3, 2026
Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co