25 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Era Figital dan Kompetensi Berbahasa Indonesia Pelaku UMKM

Yoga Yolanda by Yoga Yolanda
August 9, 2023
in Esai
Era Figital dan Kompetensi Berbahasa Indonesia Pelaku UMKM

Ilustrasi diolah oleh tatkala.co

SEORANG MAHASISWA Universitas Jember ingin membeli kabel data baru karena yang ia miliki sudah tidak layak lagi. Mahasiswa ini menelusuri barang yang hendak dibelinya di semua marketplace yang terinstal di gawainya: Shopee, Tokopedia, Facebook marketplace, dan semacamnya.

Ia menelusuri dan membandingkan merek, kualitas, harga, reputasi toko, penilaian para pembeli, biaya pengiriman, promo, dan apapun demi mendapatkan barang yang sesuai dengan keinginannya dan tentu saja yang sesuai dengan kantong mahasiswa-nya.

Tidak hanya itu, mungkin karena tidak puas, tidak ada yang benar-benar cocok, biaya pengiriman yang terlalu mahal, atau ragu-ragu dengan originalitas dan kualitas produk yang tersedia di dalam online shop tadi, si mahasiswa juga menelusuri toko-toko fisik yang ada di sekitar kampusnya.

Apa yang ia lakukan ketika berada di toko-toko fisik tersebut? Ya, sama saja, menelusuri dan membandingkan. Meskipun pada akhirnya ia belum tentu memilih produk yang tersedia di toko-toko fisik, secara ekstrem ia mendapatkan pengalaman yang lebih indrawi terhadap produk yang ia cari daripada melalui online shop.

Dengan mendatangi toko fisik—Bitcom, Rudy Cell, Grand Celluler, dan semacamnya—iya mendapatkan perbandingan yang lebih signifikan, yaitu secara digital dan secara fisik.

***

Pada era Society 5.0, pengalaman berbelanja yang demikian pada kenyataannya bukan hanya terjadi pada mahasiswa tadi, melainkan juga pada masyarakat umum di berbagai belahan dunia.

Kecenderungan cara berbelanja seperti ini membuat para ahli digital marketing mengatakan bahwa ada sebuah era yang berbeda yang hendak atau sudah datang yang disebut sebagai era Figital.

Figital (Phygital) adalah akronim dari Physical dan Digital. Merujuk pada Veta (2021) dalam State of Phygital, Figitaldapat diartikan sebagai filosofi tatanan dunia baru, di mana Figital pada dasarnya memungkinkan integrasi yang erat dari lingkungan virtual (digital) ke dalam fisik kehidupan manusia yang nyata.

Saat ini memang diterima secara luas bahwa sejak 1975 kita berada pada Revolusi Industri Ketiga atau Revolusi Informasi,yaitu peralihan dari dunia elektronik analog ke digital. Namun demikian, banyak ahli mempercayai bahwa sebenarnya kita sudah melampaui era itu dan sedang berdiri di ambang pintu gerbang selanjutnya, yaitu Figital.

Apabila diurutkan, seperti inilah urutan revolusi teknologi dari agrikultural hingga Figital: Agrikultural (1965), Industrial (1780), Steam Engine (1810), Heavy Engineering (1875), Automobile (1900), Science (1940), Information (1975), Phygital (2021).

Hadirnya Era Figital tampak dianggap serius oleh perusahaan-perusahaan teknologi kelas dunia. Misalnya, Facebook Inc,yang saat ini berubah nama menjadi Meta, perusahaan ini sudah mengenalkan inovasi bernama Metaverse yang disebut sebagai dunia baru yang menggabungkan antara pengalaman fisik dan digital.

Di berbagai belahan dunia, berbagai perusahaan sudah menjalankan strategi menghadapi Era Figital, misalnya dengan pemanfaatan AR dan XR pada bidang konstruksi bangunan, layanan kesehatan, fashion, retail, travel, pendidikan, dan sebagainya.

***

Sampai di sini, mari kita kembali ke pengalaman figital yang dialami mahasiswa tadi. Jika kemudian kebanyakan masyarakat melakukan hal yang sama saat hendak membeli sesuatu, maka hal ini akan berpengaruh besar terhadap toko-toko yang hanya berjualan secara digital (marketplace).

Seperti kita ketahui, tidak sedikit pedagang yang hanya memiliki toko digital, tidak memiliki toko fisik. Misalnya, UMKM-UMKM yang hanya berjualan dari dalam rumah dan melayani pembeli melalui fitur chat di gawainya.

Pembeli yang ingin mendapatkan pengalaman fisik terhadap sesuatu yang ingin dibelinya tentu tidak dapat dilayani oleh UMKM tersebut. Karena itulah, para ahli mengatakan bahwa memiliki toko fisik di era figital adalah wajib ketika tidak ingin tergerus oleh toko-toko yang memberikan pengalaman fisik sekaligus digital.

Sebenarnya, masalah ini tidak sesederhana membuka toko fisik untuk memberi pengalaman fisik pada konsumen. UMKM akan berhadapan lagi dengan modal usaha, tempat usaha, strategi penjualan, karyawan, manajemen waktu, dan sebagainya, termasuk, tentu saja, penguasaan keterampilan berkomunikasi secara bertatap muka dengan konsumen.

Seseorang yang mahir berjualan secara digital (melalui tulisan/chat atau siaran langsung) belum tentu mahir juga berjualan secara fisik. Masing-masing ada pada ragam bahasa yang berbeda sehingga perlu penguasaan keterampilan berbahasa yang berbeda. Kehadiran lawan bicara, kebutuhan untuk menjawab dan menawarkan secara cepat, gestur tubuh, mimik wajah, intonasi, dan faktor-faktor lain perlu dipelajari.

Kompetensi bahasa Indonesia yang mumpuni dapat menjadi pendorong pemberdayaan UMKM dalam Era Figital. UMKM dapat memanfaatkan bahasa Indonesia untuk memperluas jangkauan pasar, menjalin kemitraan yang saling menguntungkan, membangun kepercayaan konsumen, serta membangun citra bisnis yang kuat melalui komunikasi yang jelas dan efektif.

Memperluas jangkauan pasar

UMKM dapat memanfaatkan bahasa Indonesia untuk memperluas jangkauan pasar mereka.

Dengan terampil berbahasa Indonesia, baik pada toko fisik maupun digital, UMKM dapat menjangkau pelanggan lokal yang lebih luas, memahami kebutuhan dan preferensi mereka, dan menyampaikan pesan pemasaran yang sesuai.

Bahasa Indonesia yang digunakan secara efektif dalam pemasaran dan komunikasi dapat membantu UMKM mencapai target pasar yang lebih besar dan meningkatkan daya saing bisnis mereka.

Menjalin kemitraan yang saling menguntungkan

Kemampuan bahasa Indonesia pada konteks fisik dan digital juga memungkinkan UMKM untuk menjalin kemitraan yang saling menguntungkan dengan mitra bisnis.

Dalam menjalin hubungan kerja sama, komunikasi yang jelas dan efektif merupakan kunci utama.

UMKM yang mampu berkomunikasi dengan baik dalam bahasa Indonesia dapat membangun kepercayaan, memahami kebutuhan mitra bisnis, dan menjalin kerja sama yang saling menguntungkan.

Membangun kepercayaan konsumen

Bahasa Indonesia yang digunakan dengan baik secara fisik dan digital dapat membantu UMKM membangun kepercayaan konsumen.

Komunikasi yang jelas, akurat, dan sesuai dengan nilai-nilai budaya lokal dapat menciptakan hubungan yang kuat antara UMKM dan konsumen.

Dengan memahami kebutuhan konsumen dan menyampaikan informasi dengan tepat, UMKM dapat membangun reputasi yang baik dan mendapatkan kepercayaan dari konsumen potensial.

Berkomunikasi dengan jelas dan efektif

Komunikasi yang jelas dan efektif memainkan peran penting dalam membangun citra bisnis yang kuat.

UMKM yang mampu berkomunikasi dengan baik dalam bahasa Indonesia dapat mengomunikasikan pesan, nilai, dan keunikan bisnis mereka dengan tepat kepada konsumen.

Komunikasi yang jelas juga membantu menghindari kesalahpahaman dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Dengan membangun citra bisnis yang kuat melalui komunikasi yang baik, UMKM dapat memperoleh keunggulan kompetitif dan meningkatkan kesuksesan jangka panjang.

Melalui sedikit paparan di atas, dapat dikatakan bahwa pada Era Figital, keterampilan berbahasa Indonesia secara fisik dan digital penting dikuasai oleh pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pasar, menjalin kemitraan yang saling menguntungkan, membangun kepercayaan konsumen, serta berkomunikasi yang jelas dan efektif dalam rangka membangun citra bisnis yang kuat.

Bahasa Indonesia menjadi alat yang penting dalam menjalankan kegiatan bisnis dan mencapai kesuksesan dalam lingkungan bisnis yang semakin figital.[T]

Teknologi Komunikasi: Analisis Trade Policy Marketplace di Indonesia
Menarasikan Produk, Menyambung Napas UMKM
Tags: Bahasa Indonesiadigitalmarketplace onlineUMKM
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pembelajaran Sastra Inovatif Berbasis Teknologi Pendidikan Sebagai Strategi Revitalisasi Bahasa Daerah, Penguatan Literasi dan Karakter

Next Post

Menjelang 2024, Prabowo Sudah Sampai Mana, Bli Teddy?

Yoga Yolanda

Yoga Yolanda

Dosen pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Jember

Related Posts

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

by Agung Sudarsa
April 24, 2026
0
Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

Ingatan yang Menjadi Wacana Batin Gagasan tentang Krishna dan Siddharta yang muncul dari ingatan terhadap wacana maupun tulisan Guruji Anand...

Read moreDetails

‘Janji-janji Jepang’

by Angga Wijaya
April 23, 2026
0
‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

Read moreDetails

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

by Chusmeru
April 23, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

Read moreDetails

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
0
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

Read moreDetails

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
0
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

Read moreDetails

Kartini Hari Ini, Pertanyaan yang Belum Selesai

by Petrus Imam Prawoto Jati
April 21, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BULAN April, kita kembali secara khidmat mengingat nama Raden Ajeng Kartini dengan penuh hormat. Tentu saja karena jasa beliau yang...

Read moreDetails

NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

by Dede Putra Wiguna
April 20, 2026
0
NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

PERNAHKAH Anda menjumpai situasi di mana sebuah persoalan dibicarakan berulang-ulang, diperdebatkan panjang lebar, bahkan diposting di berbagai platform, namun tidak...

Read moreDetails

Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

by Agung Sudarsa
April 20, 2026
0
Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

SETIAP peringatan Raden Ajeng Kartini sering kali berhenti pada simbol: kebaya, kutipan surat, dan narasi emansipasi yang diulang. Namun jika...

Read moreDetails

Mungkinkah Budaya Adiluhung Baduy Rusak karena Pengaruh Digitalisasi dan Destinasi Wisata?

by Asep Kurnia
April 20, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

KITA dan siapa pun, akan begitu tercengang dengan berbagai perubahan fisik (lingkungan geografis) yang begitu cepat serta sporadis termasuk perubahan...

Read moreDetails

Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

by Jro Gde Sudibya
April 20, 2026
0
Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

Paradigma Baru Industri Pariwisata Pasca Pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan perekonomian Bali, Industri Pariwisata Bali "mati suri", tumbuh negatif 9,3 persen...

Read moreDetails
Next Post
Libur Hari Jumat

Menjelang 2024, Prabowo Sudah Sampai Mana, Bli Teddy?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins
Esai

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

Ingatan yang Menjadi Wacana Batin Gagasan tentang Krishna dan Siddharta yang muncul dari ingatan terhadap wacana maupun tulisan Guruji Anand...

by Agung Sudarsa
April 24, 2026
Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”
Pop

Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

“Untuk saat ini, single-single saja dulu, sama seperti status saya,” ujar Tika Pagraky sambil tertawa, memecah suasana sore itu. Kalimat...

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah
Khas

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co