23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ginjalku Sayang, Ginjalku Malang

dr. Putu Sukedana, S.Ked. by dr. Putu Sukedana, S.Ked.
March 13, 2023
in Esai
Ginjalku Sayang, Ginjalku Malang

Ilustrasi ginjal

KESEHATAN MERUPAKAN HAL yang sangat berharga dan mahal terutama saat sakit sehingga terpaksa dirawat di rumah sakit salah satunya akibat gangguan ginjal. Penyakit ginjal kronis merupakan penurunan progresif fungsi ginjal yaitu kerusakan ginjal berupa glomerular Filtration Rate (GFR) kurang dari 60 mL/min/1.73 m2 selama minimal 3 bulan (Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, 2017).

Penyakit gagal ginjal terjadi 1 dari 7 orang. 15% di Amerika Serikat mengalami gagal ginjal kronis yaitu sekitar 37 juta orang. Di Indonesia prevalensi 12.5% berdasarkan riset pehimpunan Nefrologi Indonesia (Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, 2017).

Di Indonesia penyakit gagal ginjal kronis paling sering terjadi pada laki-laki dibandingkan perempuan. Semakin bertambahnya usia angkanya semakin meningkat yaitu pada usia 15-24 (1.33%), 25-34 tahun (2.28%), 35-44 tahun (3.31%), usia 45-54 tahun (5.64%), usia 55-64 tahun (7.21%), usia 65-74 tahun (8.23%), dan usia 75+ (7.48%) (Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan RI, 2018).

Prevalensi Penyakit Ginjal Kronis Berdasarkan Diagnosis Dokter Umur 15 tahun (Riskesdas, 2018)

Angka kejadian penyakit gagal ginjal kronis paling banyak pada kategori orang tidak/belum pernah sekolah sebesar 5.73%, tidak tamat SD/MI sebesar 5.25%, Tamat SD/MI 4.41%,  tamat D1/D2/D3/PT sebesar 4.6%. Dari segi pekerjaan paling sering terjadi pada orang yang tidak bekerja (4,76%), petani dan buruh (4.64%), lalu  PNS/TNI/Polri/BUMN/BUMD (4.59%).

Menurut Riskesdas tahun 2018 Provinsi Bali berada di urutan nomor dua setelah DKI untuk proporsi yang menjalani atau pernah menjalani cuci darah dan akibat gagal ginjal kronis mengalami rawat inap Bali berada di urutan ke-8 di Indonesia (Riskesdas Kementerian Kesehatan RI, 2018; Kementerian Kesehatan RI, 2016).

Kasus gagal ginjal kronis masuk 10 besar penyakit rawat inap di RSU Provinsi Bali tahun 2017 yaitu sebanyak 1572 lebih besar dibandingkan penyakit katastropik lainnyan (Dinas Kesehatan Provinsi Bali, 2017). Di RSUD Buleleng terdapat 170 orang harus menjalani cuci darah sedangkan di RSU Kertha Usada sebanyak 200 orang per Agustus 2022 dengan rentan usia paling banyak yaitu 91 orang usia 46-60 tahun, 39 orang usia 26-45 tahun, dan 3 orang usia 16-25 tahun.

Sedangkan menurut kecamatan, sebanyak 64 orang dari Kecamatan Buleleng, 24 orang dari Seririt, dan 18 orang dari Gerokgak serta Kubutambahan (Laporan Bulanan Unit Hemodialisa RSU Kertha Usada, 2022). Dengan jumlah yang semakin meningkat, maka pembiayaan yang meningkat juga.

Pembiayaan untuk penyakit ginjal kronis mencapai 87.2 miliar dolar di tahun 2019 (Centers for Disease Control and Prevention, 2022). 

Di Indonesia 82% pasien  gagal ginjal kronis harus menjalani cuci darah atau hemodialisis sedangkan pembayaran oleh JKN meningkat 86% di tahun 2015 yang terdiri dari 71% Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan 15% non-PBI lalu meningkat lagi mencapai 90% di tahun 2018 (Suri Ari, 2021; Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, 2017; Report of Indonesian Renal Registry, 2018). 19.9 juta kasus katastropik/berbiaya mahal dengan biaya mencapai 20 triliun (25% dari total biaya klaim) salah satunya yaitu gagal ginjal kronis (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, 2020).

Data ini sangat meningkat dibandingkan tahun 2012 untuk pembiayaan hemodialisa yang hanya mencapai 227 miliar rupiah  lalu menjadi 2.2 triliun di tahun 2014 (Suri Ari, 2021; Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, 2017).

Sekarang kita mari kita kupas tentang pembiayaan penyakit ini. Yak, pembiayaannya besar dan menyebabkan kematian global hingga 71% atau membunuh 41 juta jiwa per tahunnya. Sayangnya kematian dini sebesar 85% terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah. 15 juta di antaranya meninggal pada usia 30-69 tahun.

Biaya yang besar itu ternyata dari tahun 2016-2020 biaya pelayanan primer hanya mencapai 75,1 triliun (16.69%) sedangkan biaya layanan rujukan mencapai 83,31% dari 374.86 triliun rupiah (BPJS, 2020). Sehingga lebih besar biaya di tempat perujukan dibandingkan di pelayanan primer maupun pencegahannya, padahal jika bisa dioptimalkan promosi dan preventif maka penghematan anggaran biaya bisa dilakukan cukup besar. Dengan pembiayaan PBI paling besar maka juga akan membebani anggaran daerah.

Jumlah Penerima Bantuan Iuran APBD di Indonesia per 31 Juli 2022 mencapai 37.221.974 jiwa (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, 2022). Dengan jumlah penduduk Buleleng sebesar 791.813 jiwa di tahun 2020 orang, sebanyak 113,7 miliar rupiah digunakan untuk pembiayaan PBI dari APBD yang merupakan sektor paling besar yang harus dikeluarkan dalam rincian penanggulangan kemiskinan tahun anggaran 2021 (Pemerintah Kabupaten Buleleng, 2021; Badan Pusat statistik Buleleng, 2020). Pembayaran PBI APBD 60% berasal dari APBD Buleleng (Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng, 2021).

Dengan proyeksi jumlah penduduk di tahun 2023 mencapai 843,9 ribu jiwa (paling banyak dibandingkan kabupaten kota di Bali), maka hal ini menjadi potensi positif maupun negatif jika tidak diantisipasi dalam hal kesehatan akan menambah beban keuangan pembiayaan kesehatan (Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, 2020). Dengan demikian penyakit katastropik seperti gagal ginjal menjadi beban anggaran terutama untuk PBI dan perlu dicarikan jalan keluarnya salah satunya melalui medical check up.

Medical check up merupakan salah satu pencegahan suatu penyakit melalui wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan skrining orang yang tanpa gejala melalui proses rutin kesehatan (Idang et al, 2020). Dengan adanya promosi yang ada saat ini, kasus gagal ginjal justru masih meningkat pada usia yang lebih muda (<35 tahun).

Hal itu berhubungan paling besar dengan adanya penyakit ginjal hipertensi (36%), nefropati diabetika (28%) (Dinas Kesehatan Provinsi Bali, 2021; Indonesian Renal Registry, 2018). Tiga besar penyakit penyerta yaitu diabeter mellitus, hipertensi, dan penyakit kardiovaskuler (Indonesian Renal Registry, 2018).

Diagnosis penyebab terbesar gagal ginjal kronik tersebut bisa dicegah dan diketahui sejak dini sayangnya promosi dan edukasi masih belum efektif sesuai yang diharapkan. Sehingga diperlukan usaha lebih lanjut untuk mencegah kondisi ini salah satunya melalui medical check up. Bayangkan gangguan ginjal yang lebih parah bisa kita cegah lebih dini. Yuk lebih baik mencegah daripada mengobati. [T]

 “Waktu dan Kesehatan adalah dua aset berharga yang tidak kita kenali dan hargai sampai mereka telah habis” -Denis Waitley-

Karakter Si Nyamuk Penyebar DB: Apa Strategi Pencegahannya?
Kanker Serviks, Mimpi Buruk yang Dapat Dicegah
Rahasia Madu untuk Kesehatan
Tags: dokterkesehatankesehatan ginjal
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Huda: Alasan Memancing dan Nasib Sialnya

Next Post

Kapan Wisuda, Masih Relevankah Ditanyakan?

dr. Putu Sukedana, S.Ked.

dr. Putu Sukedana, S.Ked.

Founder Budiarsana Foundation, Manager BMMC, Staff Managemen Pasien RSU Kertha Usada, Mahasiswa S2 Ilmu Managemen Pasca Sarjana Undiksha

Related Posts

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails

Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

by Angga Wijaya
October 19, 2026
0
Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

SEBELUM memulai esai ini, izinkan saya menyampaikan penghargaan kepada IGA Darma Putra atas keterlibatannya dalam perbincangan mengenai istilah selam dan...

Read moreDetails
Next Post
Kapan Wisuda, Masih Relevankah Ditanyakan?

Kapan Wisuda, Masih Relevankah Ditanyakan?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co