23 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ginjalku Sayang, Ginjalku Malang

dr. Putu Sukedana, S.Ked. by dr. Putu Sukedana, S.Ked.
March 13, 2023
in Esai
Ginjalku Sayang, Ginjalku Malang

Ilustrasi ginjal

KESEHATAN MERUPAKAN HAL yang sangat berharga dan mahal terutama saat sakit sehingga terpaksa dirawat di rumah sakit salah satunya akibat gangguan ginjal. Penyakit ginjal kronis merupakan penurunan progresif fungsi ginjal yaitu kerusakan ginjal berupa glomerular Filtration Rate (GFR) kurang dari 60 mL/min/1.73 m2 selama minimal 3 bulan (Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, 2017).

Penyakit gagal ginjal terjadi 1 dari 7 orang. 15% di Amerika Serikat mengalami gagal ginjal kronis yaitu sekitar 37 juta orang. Di Indonesia prevalensi 12.5% berdasarkan riset pehimpunan Nefrologi Indonesia (Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, 2017).

Di Indonesia penyakit gagal ginjal kronis paling sering terjadi pada laki-laki dibandingkan perempuan. Semakin bertambahnya usia angkanya semakin meningkat yaitu pada usia 15-24 (1.33%), 25-34 tahun (2.28%), 35-44 tahun (3.31%), usia 45-54 tahun (5.64%), usia 55-64 tahun (7.21%), usia 65-74 tahun (8.23%), dan usia 75+ (7.48%) (Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan RI, 2018).

Prevalensi Penyakit Ginjal Kronis Berdasarkan Diagnosis Dokter Umur 15 tahun (Riskesdas, 2018)

Angka kejadian penyakit gagal ginjal kronis paling banyak pada kategori orang tidak/belum pernah sekolah sebesar 5.73%, tidak tamat SD/MI sebesar 5.25%, Tamat SD/MI 4.41%,  tamat D1/D2/D3/PT sebesar 4.6%. Dari segi pekerjaan paling sering terjadi pada orang yang tidak bekerja (4,76%), petani dan buruh (4.64%), lalu  PNS/TNI/Polri/BUMN/BUMD (4.59%).

Menurut Riskesdas tahun 2018 Provinsi Bali berada di urutan nomor dua setelah DKI untuk proporsi yang menjalani atau pernah menjalani cuci darah dan akibat gagal ginjal kronis mengalami rawat inap Bali berada di urutan ke-8 di Indonesia (Riskesdas Kementerian Kesehatan RI, 2018; Kementerian Kesehatan RI, 2016).

Kasus gagal ginjal kronis masuk 10 besar penyakit rawat inap di RSU Provinsi Bali tahun 2017 yaitu sebanyak 1572 lebih besar dibandingkan penyakit katastropik lainnyan (Dinas Kesehatan Provinsi Bali, 2017). Di RSUD Buleleng terdapat 170 orang harus menjalani cuci darah sedangkan di RSU Kertha Usada sebanyak 200 orang per Agustus 2022 dengan rentan usia paling banyak yaitu 91 orang usia 46-60 tahun, 39 orang usia 26-45 tahun, dan 3 orang usia 16-25 tahun.

Sedangkan menurut kecamatan, sebanyak 64 orang dari Kecamatan Buleleng, 24 orang dari Seririt, dan 18 orang dari Gerokgak serta Kubutambahan (Laporan Bulanan Unit Hemodialisa RSU Kertha Usada, 2022). Dengan jumlah yang semakin meningkat, maka pembiayaan yang meningkat juga.

Pembiayaan untuk penyakit ginjal kronis mencapai 87.2 miliar dolar di tahun 2019 (Centers for Disease Control and Prevention, 2022). 

Di Indonesia 82% pasien  gagal ginjal kronis harus menjalani cuci darah atau hemodialisis sedangkan pembayaran oleh JKN meningkat 86% di tahun 2015 yang terdiri dari 71% Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan 15% non-PBI lalu meningkat lagi mencapai 90% di tahun 2018 (Suri Ari, 2021; Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, 2017; Report of Indonesian Renal Registry, 2018). 19.9 juta kasus katastropik/berbiaya mahal dengan biaya mencapai 20 triliun (25% dari total biaya klaim) salah satunya yaitu gagal ginjal kronis (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, 2020).

Data ini sangat meningkat dibandingkan tahun 2012 untuk pembiayaan hemodialisa yang hanya mencapai 227 miliar rupiah  lalu menjadi 2.2 triliun di tahun 2014 (Suri Ari, 2021; Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, 2017).

Sekarang kita mari kita kupas tentang pembiayaan penyakit ini. Yak, pembiayaannya besar dan menyebabkan kematian global hingga 71% atau membunuh 41 juta jiwa per tahunnya. Sayangnya kematian dini sebesar 85% terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah. 15 juta di antaranya meninggal pada usia 30-69 tahun.

Biaya yang besar itu ternyata dari tahun 2016-2020 biaya pelayanan primer hanya mencapai 75,1 triliun (16.69%) sedangkan biaya layanan rujukan mencapai 83,31% dari 374.86 triliun rupiah (BPJS, 2020). Sehingga lebih besar biaya di tempat perujukan dibandingkan di pelayanan primer maupun pencegahannya, padahal jika bisa dioptimalkan promosi dan preventif maka penghematan anggaran biaya bisa dilakukan cukup besar. Dengan pembiayaan PBI paling besar maka juga akan membebani anggaran daerah.

Jumlah Penerima Bantuan Iuran APBD di Indonesia per 31 Juli 2022 mencapai 37.221.974 jiwa (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, 2022). Dengan jumlah penduduk Buleleng sebesar 791.813 jiwa di tahun 2020 orang, sebanyak 113,7 miliar rupiah digunakan untuk pembiayaan PBI dari APBD yang merupakan sektor paling besar yang harus dikeluarkan dalam rincian penanggulangan kemiskinan tahun anggaran 2021 (Pemerintah Kabupaten Buleleng, 2021; Badan Pusat statistik Buleleng, 2020). Pembayaran PBI APBD 60% berasal dari APBD Buleleng (Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng, 2021).

Dengan proyeksi jumlah penduduk di tahun 2023 mencapai 843,9 ribu jiwa (paling banyak dibandingkan kabupaten kota di Bali), maka hal ini menjadi potensi positif maupun negatif jika tidak diantisipasi dalam hal kesehatan akan menambah beban keuangan pembiayaan kesehatan (Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, 2020). Dengan demikian penyakit katastropik seperti gagal ginjal menjadi beban anggaran terutama untuk PBI dan perlu dicarikan jalan keluarnya salah satunya melalui medical check up.

Medical check up merupakan salah satu pencegahan suatu penyakit melalui wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan skrining orang yang tanpa gejala melalui proses rutin kesehatan (Idang et al, 2020). Dengan adanya promosi yang ada saat ini, kasus gagal ginjal justru masih meningkat pada usia yang lebih muda (<35 tahun).

Hal itu berhubungan paling besar dengan adanya penyakit ginjal hipertensi (36%), nefropati diabetika (28%) (Dinas Kesehatan Provinsi Bali, 2021; Indonesian Renal Registry, 2018). Tiga besar penyakit penyerta yaitu diabeter mellitus, hipertensi, dan penyakit kardiovaskuler (Indonesian Renal Registry, 2018).

Diagnosis penyebab terbesar gagal ginjal kronik tersebut bisa dicegah dan diketahui sejak dini sayangnya promosi dan edukasi masih belum efektif sesuai yang diharapkan. Sehingga diperlukan usaha lebih lanjut untuk mencegah kondisi ini salah satunya melalui medical check up. Bayangkan gangguan ginjal yang lebih parah bisa kita cegah lebih dini. Yuk lebih baik mencegah daripada mengobati. [T]

 “Waktu dan Kesehatan adalah dua aset berharga yang tidak kita kenali dan hargai sampai mereka telah habis” -Denis Waitley-

Karakter Si Nyamuk Penyebar DB: Apa Strategi Pencegahannya?
Kanker Serviks, Mimpi Buruk yang Dapat Dicegah
Rahasia Madu untuk Kesehatan
Tags: dokterkesehatankesehatan ginjal
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Huda: Alasan Memancing dan Nasib Sialnya

Next Post

Kapan Wisuda, Masih Relevankah Ditanyakan?

dr. Putu Sukedana, S.Ked.

dr. Putu Sukedana, S.Ked.

Founder Budiarsana Foundation, Manager BMMC, Staff Managemen Pasien RSU Kertha Usada, Mahasiswa S2 Ilmu Managemen Pasca Sarjana Undiksha

Related Posts

‘Janji-janji Jepang’

by Angga Wijaya
April 23, 2026
0
‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

Read moreDetails

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

by Chusmeru
April 23, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

Read moreDetails

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
0
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

Read moreDetails

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
0
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

Read moreDetails

Kartini Hari Ini, Pertanyaan yang Belum Selesai

by Petrus Imam Prawoto Jati
April 21, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BULAN April, kita kembali secara khidmat mengingat nama Raden Ajeng Kartini dengan penuh hormat. Tentu saja karena jasa beliau yang...

Read moreDetails

NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

by Dede Putra Wiguna
April 20, 2026
0
NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

PERNAHKAH Anda menjumpai situasi di mana sebuah persoalan dibicarakan berulang-ulang, diperdebatkan panjang lebar, bahkan diposting di berbagai platform, namun tidak...

Read moreDetails

Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

by Agung Sudarsa
April 20, 2026
0
Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

SETIAP peringatan Raden Ajeng Kartini sering kali berhenti pada simbol: kebaya, kutipan surat, dan narasi emansipasi yang diulang. Namun jika...

Read moreDetails

Mungkinkah Budaya Adiluhung Baduy Rusak karena Pengaruh Digitalisasi dan Destinasi Wisata?

by Asep Kurnia
April 20, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

KITA dan siapa pun, akan begitu tercengang dengan berbagai perubahan fisik (lingkungan geografis) yang begitu cepat serta sporadis termasuk perubahan...

Read moreDetails

Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

by Jro Gde Sudibya
April 20, 2026
0
Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

Paradigma Baru Industri Pariwisata Pasca Pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan perekonomian Bali, Industri Pariwisata Bali "mati suri", tumbuh negatif 9,3 persen...

Read moreDetails

Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

by Cindy May Siagian
April 19, 2026
0
Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

MENURUT Suarta dan Dwipaya (2022:10), karya sastra adalah wadah untuk menuangkan gagasan dan kreativitas dari seseorang untuk mengajak pembaca mendiskusikan...

Read moreDetails
Next Post
Kapan Wisuda, Masih Relevankah Ditanyakan?

Kapan Wisuda, Masih Relevankah Ditanyakan?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co