6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Caca Raissa Melukis Bersama Duo Jegeg dan Anak Beranugerah Khusus di Bumi Linggah Villas

tatkala by tatkala
November 3, 2022
in Pameran
Caca Raissa Melukis Bersama Duo Jegeg dan Anak Beranugerah Khusus di Bumi Linggah Villas

Raissa Alya Rizqi (rambut panjang) bergembira bersama puluhan anak beranugerah khusus dalam acara bertajuk The Art of Super Human: Emphaty, Love, and Brighter Future di Bumi Linggah Villas, Jalan Pasekan, Banjar Tubuh, Batubulan, Sukawati, Gianyar, Bali, Rabu (2/11) sore.

Nama lengkapnya Raissa Alya Rizqi, tapi lebih kerap dipanggil Caca Raissa, atau Caca saja. Saat menggoreskan kuas di bidang kanvas, sesekali ia tersenyum, kadang sampai bibirnya terbuka. Ia tentu saja sedang bergembira.

Kegembiraan itu terjadi di Bumi Linggah Villas, Jalan Pasekan, Banjar Tubuh, Batubulan, Sukawati, Gianyar, Bali, Rabu sore, 2 November 2022.

Saat itu Caca Raissa melakukan aktraksi melukis bersama Duo Jegeg, Ni Wayan Sutariyani dan Ni Nyoman Sani. Bukan itu saja. Caca Raissa juga bergembira bersama puluhan anak beranugerah khusus dari Yayasan Sehati Denpasar

Acara melukis bersama itu merupakan acara pra event art collaboration bertajuk The Art of Super Human: Emphaty, Love, and Brighter Future yang digelar secara khusus di Bumi Linggah Villas. Acara itu mengusung konsep Art, Earth, and Religion.

Pada acara yang dipenuhi keakraban itu Caca melukis di kanvas berukuran 2 x 1,45 meter. Anak-anak lain melukis pada bidang kanvas yang lain.

Caca Raissa adalah gadis kelahiran Jakarta, 9 Maret 1999. Ia menamatkan pendidikan di SMA Sun Home Schooling, Jakarta (2019). Ia memang pelukis remaja masa depan Indonesia.

Caca sudah melanglang buana di 7 pameran. Yakni, The Sun Never Set, Hadiprana Art Studio, Jakarta (November 2021); Retrospeksi 1 Abad Taman Siswa, Museum Kebangkitan Nasional Jakarta (Mei-Juni 2022); Ousider Art Jakarta 2022, dan Taman Ismail Marzuki (Juni 2022).

Kemudian di Through Our Windows Neurodiversity Artist, Bundaran MRT Station- Asean MRT Station (Juni-Juli 2022); Jakarta Street eXperience Huruf J, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat (September 2022); Music & Art @america, Pasific Place, Jakarta Selatan (7 Oktober 2022).

Saat pameran di VartCINE, Imperial Klub Golf Karawaci (Oktober 2022), ia melukis sosok Rosa dan Jouju terinspirasi dari film animasi Secret Jouju yang ditayangkan salah satu stasiun televisi nasional.

Rekan-rekannya dari Yayasan Sehati Denpasar lebih antusias lagi. Puas mewarnai kanvas berukuran 1×1 meter hingga tak ada space sisa, mereka beralih satu kanvas dengan Caca.

Saking bahagianya, beberapa anak tampak berlarian ke sana ke mari sebelum akhirnya kembali suntuk dengan kanvas dan warna-warna cerah yang tersaji dalam loyang khusus.

Raissa Alya Rizqi

Duo Jegeg, Ni Wayan Sutariyani dan Ni Nyoman Sani mengaku bahagia dengan capaian Caca. Keduanya sepakat art therapy akan melahirkan Caca-Caca lain yang mampu mewarnai khasanah seni lukis tanah air.

Ni Wayan Sutariyani menyebut art therapy merupakan suatu metode untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Mereka yang mengalami hambatan dalam perkembangan fisik, emosi, kondisi mental, dan perilaku akan sangat terbantu jika dikenalkan pada metode ini.

“Art therapy, khususnya lewat lukisan dapat membantu mereka dalam mengekspresikan perasaan, meningkatkan keterampilan perilaku, dan membantu menyelesaikan masalah komunikasi. Anak akan mengalami pengalaman yang berkaitan dengan bentuk, warna, tekstur untuk mempertajam indra visual dan perabanya; mengenalkan anak pada aktivitas yang tepat, menenangkan jiwa, dan bermakna,” kata Sutariyani.

Sutariyani dikenal seniman asal Desa Payangan, Gianyar yang satu panggung bersama Caca di pameran VartCINE Oktober 2022 lalu. 

Sutariyani menekankan peran penting orang tua, guru, dan orang-orang lain di sekitar anak sebagai penopang kesuksesan metode art therapy ini. Dengan kolaborasi, kesabaran, dan kesiapan mental semua pihak menghadapi anak-anak beranugerah ini, ungkapnya loncatan-loncatan progresif akan dialami sang anak.

Sementara itu, Ni Nyoman Sani mengataka Duo Jegeg mengajak mereka untuk sukses dan membimbing mereka untuk menciptakan karya dan kreasi, menggali talenta melalui guratan lukisan. Hal ini memiliki nilai luhur sangat tinggi.

Di sisi lain, kegiatan ini dapat memberikan edukasi kepada orang tua yang memiliki anak yang beranugerah khusus agar dapat memberikan wadah untuk menciptakan kreativitas.

“Selain memecahkan stigma masyarakat terhadap anak-anak yang beranugerah khusus, metode ini membuka pandangan masyarakat bahwa pada dasarnya semua anak itu sama bisa berkarya dan berprestasi,” kata Ni Nyoman Sani.

Mirah Hartika mewakili pimpinan Bumi Linggah Villas Batubulan Bali tak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap anak-anak pelukis itu,

Ia lebih merasa bangga lagi karena bisa memfasilitasi pra event bertajuk The Art of Super Human: Emphaty, Love, and Brighter Future.

“Bumi Linggah Villas Bali menghadirkan sebuah rangkaian event seni yang merupakan kepedulian serta dukungan kami terhadap anak-anak yang berkebutuhan khusus (kids with special gift) dengan memberikan ruang berkarya serta membantu menghapus stigma negatif dari masyarakat kepada kids with special gift, bahwa ternyata mereka juga mampu memiliki prestasi dalam talentanya masing-masing,” kata Mirah Hartika.

Terkait event melukis bersama, Mirah Hartika mengatakan kolaborasi tersebut menunjukkan keberanian dan kebebasan berekspresi.

“Kami berharap bisa memberikan perhatian lebih, bergerak membantu, dan membuka ruang bermakna bagi teman-teman special gift. Semoga kita semua bisa terus bergerak mendukung dan membantu mereka berdaya,” kata Mirah Hartika.

Mirah mengundang khalayak untuk berkenan menghadiri pemeran lukisan tunggal Raissa Alyaa Rizqi yang sebagian hasil penjualannya akan di-charity-kan Caca bagi teman-temannya di Bali. Pameran tunggal ini dibuka pada Kamis, 3 November 2022 pukul 17.00 Wita di Indus Restauran & Gallery Ubud, Bali. [T][Ole/Sur]

Melukis Bersama Cerita Rasa: Imajinasi, Inspirasi dan Gunung Kembar
Tiga Pelukis SDI Melukis Sembari Bernostalgia dalam Acara GKR Indonesia di Yogyakarta
Studio Gelombang Batuan: Melukis Tradisi, Tradisi Melukis
Tags: Pameran Seni RupaSeni RupaUbud
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Cerita Anak dan Masa Depan Bumi | Dari Peluncuran Buku Nana Ernawati dan Nurul Ilmi di Ubud

Next Post

Nasi Kuning: Warisan Intangible | Pintu Akselerasi Perempuan Mewujudkan Mimpi Pemberdayaan

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Pameran Foto “Magic in the Waves” Menjadi Pengingat Perlunya Menjaga Pantai di Bali

by tatkala
February 19, 2026
0
Pameran Foto “Magic in the Waves” Menjadi Pengingat Perlunya Menjaga Pantai di Bali

Foto-foto karya yang dipertunjukkan Bagus Made Irawan alias Piping dalam pameran Magic in the Waves di Warung Kubukopi, Denpasar, 18-28...

Read moreDetails

“Wianta & Legacy”: Perayaan Warisan Kosmik Made Wianta di The Apurva Kempinski Bali

by I Gede Made Surya Darma
January 25, 2026
0
“Wianta & Legacy”: Perayaan Warisan Kosmik Made Wianta di The Apurva Kempinski Bali

Pameran “Wianta & Legacy” resmi dibuka pada tanggal 23 Januari 2026 di Gallery of Art, The Apurva Kempinski Bali, menghadirkan...

Read moreDetails

Merespon Isu Interseksionalitas dan Merayakan Keragaman Manusia pada Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city)

by tatkala
January 18, 2026
0
Merespon Isu Interseksionalitas dan Merayakan Keragaman Manusia pada Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city)

RIUH ramai terdengar berbeda di salah satu venue Berbagi Ruang & Kopi, Denpasar, Sabtu 17 Januari 2026. Jika biasanya ia...

Read moreDetails

Menengok Lukisan Bercorak ‘Young Artist Style’ di The 1O1 Bali Oasis Sanur

by Nyoman Budarsana
January 17, 2026
0
Menengok Lukisan Bercorak ‘Young Artist Style’ di The 1O1 Bali Oasis Sanur

Wisatawan yang sedang melakukan check in ataupun check out di The 1O1 Bali Oasis Sanur tiba-tiba terhenti sejenak. Mereka bukan...

Read moreDetails

Ayo, Pameran “Simbiosa Kreatif: dari Norma Objektif ke Ekspresi Kreatif” Sudah Dibuka di Kencu Ruang Seni, Kuta, Bali

by tatkala
January 5, 2026
0
Ayo, Pameran “Simbiosa Kreatif: dari Norma Objektif ke Ekspresi Kreatif” Sudah Dibuka di Kencu Ruang Seni, Kuta, Bali

DI Kencu Ruang Seni di Kuta, Bali, pameran "Simbiosa Kreatif: dari Norma Objektif ke Ekspresi Kreatif", sebuah rekonstruksi perjalanan kreatif...

Read moreDetails

Pulang ke Palung: Estetika yang Meraba-raba

by Made Chandra
January 4, 2026
0
Pulang ke Palung: Estetika yang Meraba-raba

---Sebuah catatan reflektif tentang pameran yang meleburkan batas-batas kelokalan MENJELANG satu purnama, sejak kami—para peraba mimpi—dipertemukan oleh sebuah perhelatan kebudayaan...

Read moreDetails

Menelisik Ketimpangan dan Ketergantungan Melalui Pameran “Revolusi Setangkai Jerami”

by I Komang Sucita
December 7, 2025
0
Menelisik Ketimpangan dan Ketergantungan Melalui Pameran “Revolusi Setangkai Jerami”

“Dua serigala terjaga dalam kalut kekhawatiranakan tingkah gembala BELOGyang kian menggiring domba dombaMenuju keterasingan” -- Secarik puisi metafor pembuka KALA...

Read moreDetails

Enam Perupa Sad Rasa Pamerkan ‘Paradiso’ di ARMA Ubud: Ungkap ‘Surga’ yang Kian Compang-camping

by Nyoman Budarsana
December 6, 2025
0
Enam Perupa Sad Rasa Pamerkan ‘Paradiso’ di ARMA Ubud: Ungkap ‘Surga’ yang Kian Compang-camping

Sad Rasa yang terdiri dari enam perupa Bali menggelar pameran bersama di Museum Agung Rai (ARMA) Ubud. Pameran bertajuk “Paradiso”...

Read moreDetails

Pameran ‘BUMI’ di Surabaya: Ajak Publik Menyentuh Ulang Hubungan Manusia dan Tanah

by Arief Rahzen
December 4, 2025
0
Pameran ‘BUMI’ di Surabaya: Ajak Publik Menyentuh Ulang Hubungan Manusia dan Tanah

Gelaran seni bertajuk BUMI: Integralitas Tubuh–Rasa resmi dibuka di Galeri Dewan Kesenian Surabaya (DKS) pada 1 Desember 2025 malam. Pameran...

Read moreDetails

Pesan 7 Perupa Wanita Lewat Karya Lukisnya di ARTOTEL Sanur

by Nyoman Budarsana
November 22, 2025
0
Pesan 7 Perupa Wanita Lewat Karya Lukisnya di ARTOTEL Sanur

PECINTA seni rupa seakan dikejutkan dengan karya-karya yang kreatif dari 7 perupa perempuan ketika melakukan pameran di Artspace, ARTOTEL Sanur...

Read moreDetails
Next Post
Nasi Kuning: Warisan Intangible | Pintu Akselerasi Perempuan Mewujudkan Mimpi Pemberdayaan

Nasi Kuning: Warisan Intangible | Pintu Akselerasi Perempuan Mewujudkan Mimpi Pemberdayaan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co