6 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pesan 7 Perupa Wanita Lewat Karya Lukisnya di ARTOTEL Sanur

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
November 22, 2025
in Pameran
Pesan 7 Perupa Wanita Lewat Karya Lukisnya di ARTOTEL Sanur

Lily sajikan karya lukis dengan teknik sulam di pameran US, di ARTOTEL Sanur

PECINTA seni rupa seakan dikejutkan dengan karya-karya yang kreatif dari 7 perupa perempuan ketika melakukan pameran di Artspace, ARTOTEL Sanur – Bali. Walau sama-sama menyajikan karya seni di atas kanvas, namun masing-masing perupa menyajikan ide, gagasan ataupun gaya yang tidak sama. Ada yang menggelitik, ada yang mengangkat isu lingkungan, ada pula menyuarakan isi hatinya, sehingga dalam setiap deretan karya yang menghiasi lobi ARTOTEL Sanur itu menyajikan berbagai cerita menarik untuk dinikmati.

Pameran Us (Kita), menjadi sebuah pameran seni kolaboratif antara Artotel Sanur Bali dan Red Dragonfly. Sebanyak 7 perupa perempuan yang terdiri dari Wike, Novi, Reski, Nadya, Lily, Ina dan Gaby itu benar-banar menyoroti suara, perspektif, dan ekspresi tulus mereka melalui beragam material dan pendekatan artistik. Sedikitnya ada 27 karya dengan berbagai gaya dipamerkan. Jika menyimak karya-karya itu, sebagai bukti tujuh seniman perempuan ini memang luar biasa. Pameran dimulai pada 16 November 2025 hingga 25 Februari 2026.

Alirannya sangat beragam, ada yang kontenporer art, abstrak, realis, ilustrasi dan lainnya. Masing-masing karya tampak jelas perbedaannya. Itu karena karya mereka saling menonjolkan individualis dari masing-masing. Walau demikian, dari semua perbedaan itu ada sebuah kesamaanya yang menghubungan, yakni harmoni.

“Persamaan dari kita semua, karena kita suka art. Ini cara kami untuk mengekspresikan apa yang kita sukai. Maka kita panggil Us, karena hubungan dari kita semua. Jadi ibu-ibu itu saling menyupot satu sama lain. Us itu mengungkapkan perjalanan hidup kita, apa yang kita sukai. Us itu hubungan dari artis dan orang yang melihat art-nya itu. Hubungan juga terjadi antara orang yang melihat lukisan dengan karya kita,” ucap Wike, kordinator pameran.

Wike menyajikan karya dengan tema plabet yang lagi menderita

Wike mengatakan, cerita ‘Us’ (Kita) bermula pada akhir tahun 2022 dengan sebuah postingan sederhana di salah satu sosial media oleh Wike di grup Komunitas Sanur, undangan terbuka untuk pertemuan seni informal di sebuah kafe lokal.

“Awalnya bermula dari keinginan untuk menciptakan ruang aman dan inspiratif bagi perempuan untuk berkumpul, mengekspresikan diri, dan saling mendukung melalui kreativitas, kemudian berkembang menjadi tempat di mana perempuan menuangkan hati mereka ke dalam karya seni yang mengubah dunia batin mereka menjadi karya nyata penuh passion dan kebebasan,” paparnya.

Pameran Us (Kita) di ARTOTEL Sanur

Pada tahun 2023, kelompok ini melahirkan Red Dragonfly Artisan Corner, sebuah pusat kreatif kolaboratif di mana seniman perempuan berbagi kisah mereka dan memamerkan karya seni mereka kepada publik. “Corner ini dengan cepat berkembang melampaui ruang fisik, menjadi rumah bagi ekspresi artistik di mana setiap karya mencerminkan perjalanan pribadi dan jiwa pembuatnya,” imbuhnya.

Dalam karya-karyanya, Wike menyampaikan perjalanan hidupnya yang terkait dengan planet yang lagi menderita. Laut menjadi sangat penting yang diangkat lewat karya lukisanya. Hal itu diungkapkan lewat warna yang semuanya mengandung cerita. Momen yang diangkat adalah sun rice di Pantai Sanur, bale, wanita Bali dan kura-kura sebagai simbol panjang umur. Semua onjek itu memberi kekuatan. “Pesannya untuk memberi kekuatan bagi para wanita, kita pasti bias, maka penting membangkikat keyakinan itu,” terangnya.

Reski sajikan karya lukis yang digambar langsung di tempatnya

Reski menyajikan karya-karya yang dibuatnya secara tiba-tiba. Ketika ia jalan-jalan dan melihat sesuatu, ia langsung menggambarnya. Wanita ini memang suka sketsa atau menggambar langsung di tempat (en plein air) saat bepergian atau berjalan-jalan. Ini menunjukkan Reski memiliki sifat observatif dan kreatif, di mana ide atau pemandangan menarik langsung diabadikan dalam bentuk visual.

Lily suka menggambar dengan teknik border. Teknik ini sebagai cara untuk mengkomunikasikan emosi dan perasaannya. Ia melukis dengan menggunakan benang yang menyampaikan pesan kebaikan, juga kejujuran. Sulaman tangan menampilkan gambar wajah wanita yang dilengkapi bunga. “Inspirasi dari keseharian saya. Saya banyak memikirkan inspirasi dari sudut pandang seoarang perempuan,” bebernya.

Novi menyajikan line art, jenis seni yang dibuat dari garis-garis tegas untuk membentuk sebuah gambar. Ia lebih banyak menggunakan warna hitam putih dan tanpa gradasi warna. Karya seni visual ini berfokus pada kontur dan bentuk objek melalui goresan garis.

Pameran Us (Kita) di ARTOTEL Sanur

Sementara Gaby menyajikan karya lukis bergaya realis yang menggunakan media akrilik. Gaya ini menekankan pada penggambaran yang akurat dan jujur terhadap objek, pemandangan atau potret untuk merefleksikan realitas secara sedekat mungkin dengan aslinya. Ia lebih banyak mengangkat tema air, dan tentang elemen wanita.

Sedangkan Nadya, menggunakan cat air dalam karya lukisanya. Ia juga lebih banyak mengangkat tema alam yang belakangan ini sering diperskosa oleh manusia. “Kita sebagai wanita harus percaya diri, jangan minder. Semua perbedaan itu pasti ada sesuatu yang lebih untuk saling membangun,” ucap Nadya.

General Manager ARTOTEL Sanur – Bali, Agus Ade Surya Wirawan mengaku bangga untuk bisa berkolaborasi dengan sekelompok perupa yang terdiri dari para wanita dengan kreativitas yang kemudian menghasilkan karya. “Mereka menggambarkan kebebasan dan passion dari diri masing – masing sehingga karya – karya ini dapat dinikmati oleh tamu hotel, tamu luar hotel, dan semua penikmat seni,” ucapnya. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: Artotel SanurPameran Seni RupaPerempuanSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dugong 21: Dari Kaset ke Lawar

Next Post

Menikmati Perjalanan Suara Penuh Warna dan Karakter JBL Luxury di DeBeat Sunset Road

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

Sore itu, suasana hotel sudah semakin gelap. Pameran bertajuk “Udhar Banda Karma: Unshackling the Karma of Tradition” belum juga dibuka....

Read moreDetails

“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

by tatkala
September 17, 2026
0
“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

JAKARTA | TATKALA.CO -- Lukisan berjudul The Wings of the Sanghyang Dance (2026) karya Putu Fajar Arcana, berhasil mengalahkan ribuan...

Read moreDetails

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
0
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

Read moreDetails

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
0
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

Read moreDetails

Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

by Satria Aditya
August 30, 2026
0
Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

SELAMA hampir tiga bulan, sejak awal Juni 2026, empat perupa muda asal Bali yaitu Made Ari, Made Arsana, Reka Biambara...

Read moreDetails

Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

TIGA perupa asal Sukawati, I Made Mahendra Mangku, I Wayan Arnata, dan Made Galung Wiratmaja, mempertemukan karya mereka dalam pameran...

Read moreDetails

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

by Nyoman Budarsana
August 5, 2026
0
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

Read moreDetails

27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

by Nyoman Budarsana
July 29, 2026
0
27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

JAKARTA | TATKALA.CO -- Niluh Swati Indonesian Art Program (NSIAP) akan memamerkan karya 27 pelukis Indonesia dalam ajang ARTe Kunstmesse...

Read moreDetails

Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

by Dede Putra Wiguna
July 24, 2026
0
Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

DI tengah denting musik elektronik yang berpadu dengan aroma dupa dan canang, Gotawa berdiri di depan kanvas. Tangannya bergerak, menumpahkan...

Read moreDetails

Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026
0
Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

BALI selama bertahun-tahun dikenal dunia sebagai pulau yang eksotis. Namun, di balik citra itu, tersimpan sejarah panjang tentang bagaimana representasi...

Read moreDetails
Next Post
Menikmati Perjalanan Suara Penuh Warna dan Karakter JBL Luxury di DeBeat Sunset Road

Menikmati Perjalanan Suara Penuh Warna dan Karakter JBL Luxury di DeBeat Sunset Road

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dharma Dampati: Panduan Teo-Filosofis dan Etis Pasangan Muda Hindu dalam Menyongsong Era Disrupsi
Esai

Dharma Dampati: Panduan Teo-Filosofis dan Etis Pasangan Muda Hindu dalam Menyongsong Era Disrupsi

PERNIKAHAN dalam kosmologi Hindu bukan sekadar sebuah legitimasi hukum sipil atau konsensus sosial sekuler antara dua individu. Lebih jauh, pernikahan...

by I Gede Yuni Eka Primawata
October 6, 2026
Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra
Esai

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra

malih kawruhakna uṅgwanira saṅ hyaṅ sūrya śaśaṅka, mwaṅ haranya, yan riṅ bhuwana aguṅ saṅ hyaṅ wulan riṅ lwaṅiṅ bukit batūr,...

by Putu Eka Guna Yasa
October 5, 2026
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop
Panggung

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik
Ulas Musik

”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik

DALAM khazanah progresif rock 1970-an, “Questions” dari Manfred Mann's Earth Band menempati ruang reflektif yang khas: ia bukan sekadar komposisi...

by Ahmad Sihabudin
October 5, 2026
“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co