2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

BaliMakãrya Film Festival 2022 Dibuka dengan Pemutaran Film Tegar

tatkala by tatkala
October 17, 2022
in Budaya
BaliMakãrya Film Festival 2022 Dibuka dengan Pemutaran Film Tegar

Pembukaan BaliMakarya Flm Festival 2022

Tegar berusia 10 tahun, Ia anak berkebutuhan khusus. Ia ingin sekolah. .Keinginannya itu didukung oleh sang kakek. Namun kakeknya meninggal.

Ibu Tegar tidak setuju Tegar sekolah, Tegar pun kembali menyimpan mimpinya untuk bisa belajar di sekolah dan punya teman.

Ibu Tegar adalah ibu yang sibuk. Tegar dititipkan kepada Isy, seorang asisten rumah tangga. Suatu hari Isy terpaksa pulang kampung karena ibunya sakit. Tegar ditinggal sendirian. Ia harus berjuang untuk bertahan hidup di rumah sendirian.

Akhirnya Tegar memutuskan untuk keluar dari rumah. Ia berjalan untuk mewujudkan mimpi. Ia ingin bersekolah dan berteman.

Begtulah cerita film berjudul Tegar karya Anggi Frisca. Film itu diputar di Studio XXI Kuta Beachwalk usai dibukanya secara resmi BaliMakãrya Film Festival 2022 di Oasis Stage Amphitheater Kuta BeachWalk, Kuta, Bali, Minggu malam 16 Oktober 2022.

BFF dibuka Direktur Perfilman, Musik dan Media, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Ahmad Mahendra bersama Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Provinsi Bali, Prof Dr I Gede Arya Sugiartha, S.Skar., MHum., mewakili Gubernur Bali yang  ditandai dengan membunyikan Okokan

Selain film Tegar, ada banyak film lain yang diputar dalam BFF 2022 ini. BFF adalah jang perfilman internasional pertama se Asia Tenggara ini, diinisiasi oleh komunitas film nasional BaliMakãrya. BFF diselenggarakan selama lima hari, 16–21 Oktober 2022.

Saat pembukaan, para undangan dan penggiat film disuguhkan Video Bumper BaliMakarya Film Festival sebagai gambaran awal dari event filem tahunan terbesar di Bali.

BFF juga dibuka dengan sajian tari dari Sanggar Gumiart Bali. Penyanyi Ayu Laksmi kemudian mengisi acara opening, dengan memainkan alat musik sitar khas Bali “Penting” dari daerah Karangasem, Bali Timur. Alat musik ini biasa digunakan mengiringi pentas genjek semacam acipella tradisi khas Karangasem.

Direktur Perfilman, Musik dan Media, Kemendikbudristek, Ahmad Mahendra, mengatakan kementerian sangat mendukung pelaksanaan BFF 2022 ini. Selain untuk mendukung insan perfilman, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjadikan Bali sebagai Hub internasional dalam hal perfilman, terutama di Asia Tenggara.

“Tentu bukan tanpa alasan. Bali sebagai destinasi dunia, tentunya orang dari internasional akan lebih  mudah datang. Apalagi saat ini, film indonesia sedang bagus-bagusnya. Maka itu, kami berharap momen ini sebagai langkah agar Bali bisa menjadi Hub-nya perfilman di Asia tenggara,” katanya.

Tarian dalam pembukaan BFF 2022

BFF ini merupakan yang kedua untuk internasinal. Kemendikbudristek mendukung karena ingin membuka ekosistim industri, membangkitkan perfilaman di Bali, sehingga nantinya bisa terwujud menjadi inklusiv untuk perfilman Indonesia. Pariwisata sudah bangkit, film-film di bioskup sudah mulai ramai. Harapan ke depan bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan Provibsi Bali.

“Kegiatan ini sebagai wadah bagi komunitas di Bali. “Semoga ini terjadi yakni inklusif atau melibatkan termasuk juga terhadap gender, disabilitas dan juga inklusif terhadap komunitas,” harapnya.

Kadisbud, Prof Arya Sugiartha sangat mendukung kegiatan BaliMakãrya ini, juga memberikan dukungan terhadap insan-insan perfilman di Bali yang bekerja sangat baik. Bahkan saat ini, perkembangan film di Bali juga sangat luar biasa. Untuk itulah, pihaknya telah mempersiapkan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali, untuk mengatur terkait perfilman di Bali.

“Selama ini, Bali sering menjadi objek perfilman, dari dalam dan luar negeri. Pemerintah Provinsi Bali, harus segera menerbitkan peraturan minimal Pergub untuk mengatur perfilman Bali. Kami rasa ini penting, apalagi selama ini wadah untuk perfilman, hingga saat ini belum ada,” ungkapnya.

Pergub yang dimaksud, masih dalam proses penyusunan. Pergub ini nantinya akan mengatur berbagai hal, baik itu terkait perizinan, terkait insentif, syarat-syarat yang harus dilakukan ketika ada yang membuat film di Bali.

“Regulasi ini akan mengatur pembuatan film di Bali, karena selama ini banyak rumah produksi nasional dan Rumah Produksi Asing yang  membuat film di Bali. Itu akan kita atur. Paling tidak mereka harus melibatkan insan-insan film yang ada di Bali, supaya kita tidak.hanya jadi penonton di rumah sendiri,” tegasnya.

Anggota Dewan BFF 2022 Tommy F Awuy menjelaskan, Balimakarya pertama digelar tahun 2021, dimana skupnya masih peserta lokal dan nasional. Tahun ini peserta BFF pesertanya lebih luas dari Kawasan negara-negara di Asia Tenggara. BFF sebagai pergelaran film internasional pertama di Bali. Kompetisi film pendek fiksi dan dokumenter kali ini pasti beda.

Sebab jangkauan secara internasional, yakni regional Asia Tenggara. Selama lima hari, (16–21 Oktober 2022), kolaborasi seni dalam lima bidang utama itu, bakal menampilkan karya-karya film dari para sinema dari dalam dan luar negeri secara bergantian.

Festival ini bertujuan mengembangkan apresiasi dan juga melahirkan profesional-profesional di bidang film. Pertukaran budaya dengan negara-negara lain dan berjejaring secara profesional. BaliMakãrya menjadikan Bali sebagai sentra (hub) atau kiblat yang ideal untuk festival-festival film terpenting khususnya di Asia Tenggara.

Dengan demikian, sebutan Bali bukan saja sebagai teritori administratif Provinsi Bali dan bukan pula representasi dari suku bangsa Bali, tetapi Bali adalah perwakilan dari satu ‘kesatuan rasa’ berkebangsaan Indonesia dan warga dunia.

“Memasuki masa pascapandemi Covid-19, sudah saatnya Bali sebagai satu ‘kesatuan rasa’ mulai melangkah bergerak untuk menghasilkan karya yang laik dipersembahkan untuk kemanusiaan dan lingkungan.

Untuk pilihan piala BFF memilih desain penjor yang akan diperebutkan para peserta. Piala ini dirancang oleh pematung berbakat I Ketut Putryasa, dari Tibubeneng, Kuta Utara, Badung. Penjor akan diserahkan pada Malam Penganugerahan Balimakarya Film Festival 2022 di Courtyard TS Suite, Seminyak.

Ada sebanyak 9 piala untuk berbagai kategori antara lain: Piala Penjor BaliMakãrya Film Festival 2022 untuk kategori: Southeast Asian Documentary Competition, yaitu Best Film, kategori Indonesian Film Showcase Competition masing -masing Best Film, Best Director, Best Actor, Best Actress. Sedangkan kategori Penjor Award for Southeast Asian Competition, diantaranya, Best Film, Best Director, Best Actor, Best Actress.[T][Ole/*]

Balimakarya Film Festival, Peluang Bagi Bangkitnya Karya Film di Bali
Piala Penjor, Sentuhan Tangan Kreatif Ketut Putrayasa pada Balimakãrya Film Festival 2022
Tags: baliBalimakarya Film Festivalfilm
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Raih AMI Award, Sutradara Dibal Ranuh: Lirik Dinasti Matahari Navicula Sangat Bagus

Next Post

Berbahaya, Obat Tradisional yang Mengandung Bahan Kimia Obat

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

by tatkala
July 25, 2026
0
Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

DI kaki Gunung Batur, sejarah tidak hanya tersimpan dalam arsip atau cerita para tetua; tapi hidup di jalan-jalan yang pernah...

Read moreDetails

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

Read moreDetails

Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

PESTA Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba. Dalam pengumuman yang disiarkan secara langsung...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

by tatkala
June 23, 2026
0
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

Read moreDetails

 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

by Nyoman Budarsana
June 14, 2026
0
 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

DENPASAR – TATKALA.CO |  Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

by tatkala
June 13, 2026
0
Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita...

Read moreDetails

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni “The Octopus Queen” di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

Read moreDetails

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails
Next Post
Berbahaya, Obat Tradisional yang Mengandung Bahan Kimia Obat

Berbahaya, Obat Tradisional yang Mengandung Bahan Kimia Obat

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co