24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Poh Bikul Nyaris Punah, Putu Suwardike dari Unipas Menelitinya, Ia Lulus Jadi Doktor

tatkala by tatkala
September 10, 2022
in Pendidikan
Poh Bikul Nyaris Punah, Putu Suwardike dari Unipas Menelitinya, Ia Lulus Jadi Doktor

Putu Suwardike

Tahu poh bikul? Poh bikul adalah salah satu jenis mangga lokal Bali. Di Buleleng mangga ini terkenal, tapi sudah nyaris punah. Hanya masih ada beberapa batang di Desa Menyali, Kecamatan Sawan.

Tahun 2016, tercatat di Desa Menyali tinggal hanya  13 pohon poh bikul. Pohon itu masih berbuah dan tumbuh di halaman rumah warga.

Poh dalam bahasa Bali artinya mangga. Bikul artinya tikus. Poh bikul adalah mangga yang bentuknya relative kecil dan ujung buahnya mirip moncong tikus.

Meski rasanya manis, poh bikul  tenyata kini nyaris punah. Jika tak cepat-cepat dilindungai sekaligus dikembangkan dengan baik, mangga itu bisa dipastikan beberapa tahun lagi bisa punah.

Atas keperihatinan terhadap mangga yang langka itulah Putu Suwardike melakukan penelitian terhadap mangga-mangga langka di Bali, termasuk meneliti poh bikul. Putu Suwardike adalah dosen pengajar pertanian di Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja) yang memang sejak lama melakukan penelitian terhadap mangga dan bidang-bidang pertanian lainnya.

Penelitian terhadap mangga itu dilakukan dalam rangka penyusunan disertasi berkaitan dengan pendidkannya pada program studi doktor (S3} ) Ilmu Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Udayana di Denpasar.

Dan,  pada Jumat (26/8/2022) disertasinya yang berjudul  “Studi Morfologi, Agronomi, dan Molekuler  Mangga (Mangifera sp.) Lokal Bali Sebagai Dasar Pengembangannya” itu diuji dalam ujian terbuka di Unud, dan ia dinyatakan lulus dan ia pun meraih gelar doktor.

Namanya yang lama, Ir. Putu Suwardike, M.P., kini ditambah menjadi Dr. Ir. Putu Suwardike, M.P. Dan dosen kelahiran Kampung Bali Singaraja, 25 Oktober 1969, ini menyatakan rasa senangnya setelah dinyatakan lulus. Tentu saja, karena selain menuntaskan penelitian yang disukainya, ia pun bisa mendapatkan tambahan gelar.

Yang diteliti Putu Suwardike dalam disertasinya itu sebenarnya bukan hanya poh bikul, melainkan juga semua jenis mangga langka di Bali. Penelitian dilakukan di empat kabupaten, yakni Buleleng, Badung, Klungkung dan Karangasem.

Tentang poh bikul, Suwardike mengatakan  poh bikul memang berpotensi menjadi varietas unggul baru (VUB) manga lokal Bali. Mangga  lokal Bali ini memiliki ruang diisi biji pada pelok tergolong rendah karena pada umumnya buah mangga ini memiliki biji sangat pipih, bahkan tidak berbiji, dalam Bahasa Bali disebut ngumpen.

“Ditemukan potensi perubahan sifat genetik Mangga Bikul hanya 30% jika diperbanyak secara generatif, dan sekitar19,05% jika diperbanyak secara vegetative,” kata  Putu Suwardike.

Suwardike menyebut poh bikul memiliki lebar buah 4,19 cm dan tebal buah 3,87 cm,  terkecil  dibanding aksesi lainnya, namun menunjukkan edible fruit 83,44%, total gula 63,94%, dan TSS 23,35 oBrix tertinggi.

“Hal ini menunjukkan poh bikul merupakan aksesi paling unggul dilihat dari kandungan total gula pada buahnya,” kata Suwardike.

Kandungan total gula, kata Suwardike, ditentukan oleh banyak faktor. Selain faktor genetik, tingkat kemasakan buah saat panen dan lama penyimpanan setelah panen juga sangat menentukan kadar gula dalam daging buah.

Berdasarkan hasil penelitian selama 48 bulan, sejak Nopember 2016 hingga Nopember 2020, Suwardike mencatat terdapat 44 aksesi (populasi tanaman dengan karakteristik morfologis spesifik dari wilayah tertentu) mangga lokal Bali, terdiri dari 34 aksesi tergolong landraces dan 10 aksesi non landraces. Berdasarkan spesiesnya, aksesi mangga lokal Bali yang ditemukan berasal dari 4 spesies, yaitu M. indica L.; M. odorata Griff.; M. foetida Lour. dan M. lalijiwa Kosterms.

“Ditambah dengan M. caesia Jack yang telah diteliti sebelumnya oleh Rai et al. (2008), maka secara keseluruhan terdapat 5 spesies mangga di Bali,” ungkap Suwardike.

Ujian terbuka Putu Suwardike

Suwardike menjelaskan secara morfologi, aksesi mangga lokal Bali memiliki variasi pada bentuk kanopi, karekter batang, daun, bunga, buah dan biji.  Hal ini menunjukkan bahwa variasi karakter morfologi aksesi mangga lokal Bali memiliki rentang yang sangat luas sehingga mengenal aksesi mangga lokal Bali tidak cukup hanya menggunakan satu penciri morfologi. Diduga hal ini terjadi karena kemiripan satu aksesi dengan aksesi lainnya justru cukup menyulitkan identifikasi sampai tingkat jenis.

Ia mengungkapkan secara umum mangga lokal Bali  memiliki berat per buah berkisar antara 86,1-672,4 g. Poh Sakti merupakan aksesi dengan buah berukuran paling kecil. Sedangkan Brazil menunjukkan berat buah tertinggi. Brazil memiliki berat per buah tertinggi karena memiliki lebar buah (10,25 cm) dan tebal daging buah (3 cm) tertinggi.

Panjang buah bervariasi antara 6,56-18,28 cm.  Poh Golek memiliki Panjang buah terpanjang. Sedangkan Poh Pelem memiliki buah terpendek. Poh Brazil menunjukkan lebar buah dan tebal buah tertinggi, yaitu sebesar 10,25 cm dan 9,18 cm.

Suwardike menambahkan berdasarkan peniaian keunggulan karakter agronomi 44 aksesi  mangga lokal Bali menunjukkan besaran standar deviasi berkisar antara 0,88-1,31 dan ragam antara 0,77-1,71.  Arumanis 143 dan Poh Depeha menunjukan total skor tertinggi diantara 44 aksesi mangga lokal Bali.

Ia merekomendasikan kepada Pemerintah Provinsi Bali untuk membangun kebun koleksi plasma nutfah mangga lokal Bali sebagai pusat konservasi ex-situ. Kebun koleksi tersebut juga berfungsi sebagai pusat pelestarian dan pengembangan aksesi potensial secara berkelanjutan melalui penelitian dan pengembangan. Pembangunan kebun koleksi dapat memanfaatkan sebagian lahan pada kebun-kebun percobaan milik Dinas Pertanian Kabupaten/Kota

Putu Suwardike (kanan)

Sementara Prof. Dr. Ir. I Nyoman Rai, M.S.selaku promotor berharap Putu Suwardike dapat mengembangkan hasil penelitian dan melanjutkan sehingga bermanfaat bagi masyarakat. “Dilakukan riset-riset yang nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat” ujar Prof. Rai.

Suwardike juga diharapkan dapat berperan dalam membangun dan mengembangkan pertanian, khususnya di Singaraja. Terutama dalam upaya pelestarian mangga lokal Bali. [T][Ole}

Tags: disertasipertanianUniversitas Panji Sakti Singaraja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ubud, Antara Tradisi dan Modernisasi, dan Jalan Tari Ni Komang Ayu Anantha Putri

Next Post

Puisi-puisi Ilham Nuryadi Akbar | Doa di Tengah Hujan

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

by tatkala
April 21, 2026
0
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

Read moreDetails

Mahasiswa Prodi Sastra Bali Unud Membuat Kamus Digital, Aplikasikan Pembelajaran di Festival Kamus Digital

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Mahasiswa Prodi Sastra Bali Unud Membuat Kamus Digital, Aplikasikan Pembelajaran di Festival Kamus Digital

Perkulihaan mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Bali Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (Unud) boleh dibilang berbeda hari ini, Kamis 26...

Read moreDetails

Suart-Fox Hibahkan 30 Naskah Lontar ke Unit Lontar Universitas Udayana

by tatkala
February 26, 2026
0
Suart-Fox Hibahkan 30 Naskah Lontar ke Unit Lontar Universitas Udayana

Sebanyak 30 cakep naskah lontar koleksi pribadi David J. Stuart-Fox dihibahkan kepada Unit Lontar Universitas Udayana (ULU). Lontar berbagai genre...

Read moreDetails

Promosi Doktor Ni Luh Putu Putri Setianingsih: Strategi Teknologi dalam Menjaga Stabilitas Senyawa Bioaktif Kulit Jeruk Siam Kintamani

by tatkala
February 18, 2026
0
Promosi Doktor Ni Luh Putu Putri Setianingsih: Strategi Teknologi dalam Menjaga Stabilitas Senyawa Bioaktif Kulit Jeruk Siam Kintamani

Ni Luh Putu Putri Setianingsih dalam Ujian Terbuka Program Studi Doktor Ilmu Pertanian di Universitas Udayana, Denpasar, Rabu 18 Februari...

Read moreDetails

Slamat Trisila: Langkah-langkah Utama Mengubah Data Riset Menjadi Buku Layak Edar

by Ni Komang Sariasih
February 17, 2026
0
Slamat Trisila: Langkah-langkah Utama Mengubah Data Riset Menjadi Buku Layak Edar

Slamat Trisila dari Penerbit Pustaka Larasan memberikan peta jalan, atau langkah-langkah utama dalam mengubah tumpukan data riset menjadi buku yang...

Read moreDetails

Seratus Pemuda Bali–NTT Belajar Merancang Masa Depan Politik dari Keresahan Setiap Daerah

by Bagus WKP
February 10, 2026
0
Seratus Pemuda Bali–NTT Belajar Merancang Masa Depan Politik dari Keresahan Setiap Daerah

SERATUS pemuda dari Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT) berkumpul di Denpasar untuk mengikuti Political Future Leader (PFL) Batch 3...

Read moreDetails

Prof Wayan Dibia dan Duk Hyung Yoo dari Korea Selatan Rancang Kolaborasi Pendidikan Seni Bali-Korea

by Nyoman Budarsana
February 8, 2026
0
Prof Wayan Dibia dan Duk Hyung Yoo dari Korea Selatan Rancang Kolaborasi Pendidikan Seni Bali-Korea

BALI-Indonesia dan Korea Selatan segera menjalin kerjasama dalam bidang seni dan pendidikan. Ini terjadi setelah akademisi dan maestro seni Prof....

Read moreDetails

The Silver Chapter: Hangatnya Reuni Alumni Tahun 2000 Foursma Singaraja

by tatkala
December 14, 2025
0
The Silver Chapter: Hangatnya Reuni Alumni Tahun 2000 Foursma Singaraja

Kebersamaan yang hangat dan penuh nostalgia terasa kental dalam kegiatan reuni alumni SMA Negeri 4 (Foursma) Singaraja yang bertajuk The...

Read moreDetails

Aksosma 2025: Ketika Mahasiswa PNB ‘Turun Aksi’ Lewat Pemberdayaan Digital

by Dede Putra Wiguna
November 9, 2025
0
Aksosma 2025: Ketika Mahasiswa PNB ‘Turun Aksi’ Lewat Pemberdayaan Digital

SETIAP tahun, ribuan mahasiswa Politeknik Negeri Bali (PNB) turun ke masyarakat untuk menjalankan salah satu amanat Tri Dharma Perguruan Tinggi:...

Read moreDetails

Taman Mekar, Belajar Konservasi Air ala SDN 4 Munduk

by tatkala
November 2, 2025
0
Taman Mekar, Belajar Konservasi Air ala SDN 4 Munduk

Halaman SDN 4 Munduk, Banjar, Buleleng yang sebelumnya, gersang kini tampak sejuk dan lebih hijau. Bahkan, lengkap dengan kolam ikan...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Ilham Nuryadi Akbar | Doa di Tengah Hujan

Puisi-puisi Ilham Nuryadi Akbar | Doa di Tengah Hujan

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co