5 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Art Blueprint”: Kado dari Bintang

I Wayan Sujana Suklu by I Wayan Sujana Suklu
August 9, 2022
in Esai
“Art Blueprint”: Kado dari Bintang

Bintang Tanatimur | Foto dok pribadi

Hai Bintang.

Waktumu berjalan melampaui benda-benda dan sejarah rupanya. Di usiamu yang ke-17 sudah terpilih menjadi pratisipan ARTJOG MMXXII. Wow, bikin iri …

Sebentar, menarik jika menelusurimu ke belakang garis waktu. Mengingat-ingat peristiwa tahun 2009 lampau. Saat itu Bintang mengunjungi komunitas lukis kaca di Batubelah Klungkung. Jika tidak salah kala itu datang untuk Festival “Apa Ini Apa Itu?”.

Sekeluarga mengantarmu ke ruang riang anak-anak Dusun Lepang yang sedang belajar garis dan warna, kaca dan dedaunan. Bintang kala itu masih 4 tahunan. Bersama kakakmu, Abad, menelisik sanggar membuat topi daun lontar, berjalan-jalan di kampung dan pantai menikmati karya instalasi di tepi laut selatan Bali.

Beberapa hari diantaranya untuk mengunjungi sejumlah ruas jalan di Klungkung melihat bekas kerajaan dan sekitarnya. Di samping itu juga berkunjung ke sejumlah tempat rekreasi yang berbau lokal. Terlihat betapa enjoy-nya dirimu. Pasti pikiran dan memorimu mencatat banyak hal.

Agaknya, memahami Bintang saat ini, ternyata tidak lagi semata belajar dan melihat garis. Garis-garismu kini ibarat tool untuk “men-coding” semua medium, artefak, atau benda-benda temuan yang ada di sekitarmu.

Foto karya: Bintang Tanatimur, Smart Creature, digital works, 2021

Sepuluh tahun berikutnya mengalir cepat. Pada 2019 kita berjumpa lagi. Tepatnya dalam sebuah pameran berdua bertajuk “Duo Exhibition – Kepoin Aja” Bintang Tanatimur & Rozzan Favian Jiwani di Sangkring Art Space, Yogyakarta. Aku takjub, tangan Bintang menari-nari dengan ragam medium, termasuk untuk ukuran usia 14 tahun fasih menjangkar konsep visual dan mencarikan konteks pada setiap karyanya.

Ia menjelma sebagai seniman profesional muda. Aku tidak ragu lagi Bintang sudah berada pada pusaran taman sari seni rupa.

Memahami anatomi dunia seni rupa, sang ayah Mikke Susanto tentu mengerti “nutrisi” apa yang dibutuhkan anaknya yang berselera estetik tinggi itu. Pengalaman kerjanya ditancapkan pada Bintang. Ia mendekatkan Bintang dengan masalah sosial, pencemaran lingkungan, dan bahkan menyelidik persoalan-persoalan politik dan kebudayaan. Begitu pula lingkungan keluarga terdekat, tak bisa dianggap enteng turut diserap rapat dalam memori Bintang.

Rumahnya yang ditinggali ibarat terminal, saban hari hilir mudik sahabat bapak-ibunya. Rumah sebagai tempat pesinggahan seniman, kritikus, pemerintah, pemilik museum, dan berbagai orang yang berkepentingan. Hal-hal tersebut menjadi kenangan yang nyempil di antara asosisasi, imaji, memori, dan kenangan Bintang.

Foto karya: Bintang Tanatimur, Papua Part of Indonesia, enamel on ceramic plate & cutlery, d. 27 cm, 2020

Fenomena memori sebagai “peluru” ide dan gagasan seniman, bermula dari bawah sadar. Dimana memori bertumpang-tindih menyembunyikan diri. Para ilmuan mengibaratkan otak manusia seperti komputer memiliki kapasitas yang mengesankan menyimpan kenangan. Ibarat pola pulsa listrik, otak menyimpan kenangan bergerak melalui neutron. Menurut Prof. Susumu Tonegawa menyebutkan ada 2 bagian otak yang berperan dalam mengingat ulang memori yakni

hippocampus bertugas merekam kenangan yang terjadi beberapa hari ke depan, dan korteks bertugas menjaga memori kenangan agar tersimpan untuk selamanya. Memori mendekam di ruang ketidaksadaran, bagaikan magma yang siap menyembur. Bintang sebagai seorang perupa mengakumulasi memori-memori dengan sendirinya sebagai kesadaran persepsi visual. Ingatan yang ter-recall tergantung peristiwa real yang memanggil, atau dengan kesadaran sebagai perupa akhirnya memanggilnya.

Pameran tunggal ke-3 Bintang di Jakarta (2019) menjadi bukti. Tajuk JAMZ atau “jam session” dalam pameran ini diartikulasi sebagai a performance of jazz given without previous preparation secara lugas penting sebagai penanda. Kesan yang muncul adalah emotif referesial. Ini menjadi semacam kredo pengungkapan ekpresi. Hal ini merujuk dunia dalam dan luar saat mengekspresikan emosi. Secara umum mencirikan distorsi atau pemiuhan, brushstroke, dan warna mewakili emosi dari psikologis tertentu tanpa disadari.

Foto karya: Bintang Tanatimur, The Great Trashes, digital works NFT, 2021

Keunggulan seni emotif adalah mampu mengomunikasikan gagasan dan perasaan secara efektif, kuat, dan gamblang secara langsung tanpa direncanakan. Bolehlah, Bintang mengatakan melukis tanpa persiapan sebelumnya, tapi jangan lupa pada tataran ide dan konsep sudah ada jauh sebelum proses penciptaan. Bintang telah melalui tahapan 3 langkah berpikir artistik seperti yang diteorikan Graeme Sullivan di atas.

Tiga langkah berpikir artistik tersebut antara lain eksplorasi medium, menyusun bahasa visual, dan perumusan konteks yang releven. Ketiga tahapan ini menjawab konsep besar yang sudah dipilih. Semacam art blueprint yang sudah ditetapkan dalam otaknya. Art blueprint yang ditetapkan Bintang menjadi “mata air” serial tanpa ujung pangkal untuk proyek-proyek karyanya kini dan masa depan.

Setiap benda yang disentuh, niscaya handwrite Bintang melekat. Kulkas, kompor, sendok, serta alat-alat dapur menjelma art object yang metaforik. Ibarat masuk dalam art machine, keluar sudah “bersih dan berharga”. Dapat dikatakan Bintang sudah punya ideologi berkesenian semacam ini, tanpa disadari sekalipun.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Foto karya: Bintang Tanatimur, Stupid Drawing, mixed media on paperboard, 24×26 cm, 100 pieces, 2020-2022

Aku riang gembira, kali ini kamu juga menyiapkan peta ruang pameran pula. Menggunakan pendekatan dan konsep artistik dalam menata karya. Tentu pameranmu akan menjadi ajang presentasi karya dan sekaligus sebuah peristiwa. Menghidupkan tempat dan artefak agar menjadi mandala penuh makna. Tanpa takut Bintang menjadikan audiens dan energi kasat mata bagai penentu titik-titik pusat perhatian. Tidak lupa karakter figur karikaturistik berdampingan kata dan kalimat berhamburan pada setiap mediummu.

Warna-warna cerah, padat, dan sublim menunjukkan kematanganmu di usia remaja. Masih remaja telah mengantongi art blueprint yang rijid. Wah sekali lagi …. Aku iri.

Congrats Bintang. Happy Birthday. Salam dari Klungkung. [T]

Tags: ArtjogPameran Seni RupaSeni RupaYogyakarta
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

KKN Mahasiswa Unud di Desa Duda: Warga Belajar Membuat Eco-Enzyme

Next Post

Gurat Gurit 2022 | Empat Hari Kehangatan, Empat Hari Keceriaan

I Wayan Sujana Suklu

I Wayan Sujana Suklu

Perupa & Pengajar Seni Rupa di ISI Denpasar

Related Posts

NOL KILOMETER ̶S̶I̶N̶G̶A̶R̶A̶J̶A̶ BULELENG : Titik Start Berbenah, Bukan Sekadar Bersolek dan Beautifikasi

by Sugi Lanus
August 4, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

ADA banyak sambutan positif dan keceriaan di tengah peresmian tugu Nol Kilometer di depan Kantor Bupati Buleleng. Titik yang dibenahi...

Read moreDetails

Presiden di Dalam Kepala Saya

by Angga Wijaya
August 3, 2026
0
Presiden di Dalam Kepala Saya

"Man is an animal suspended in webs of significance he himself has spun." Manusia adalah makhluk yang bergantung pada jejaring...

Read moreDetails

Korupsi di Indonesia: Persekongkolan Antara Kuasa dan Modal

by Chusmeru
August 3, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

KORUPSI, sebagaimana narkoba dan terorisme bukanlah kejahatan tunggal. Selalu melibatkan orang lain. Korupsi adalah persekongkolan, perselingkuhan, jaringan, dan kongkalikong. Korupsi...

Read moreDetails

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

Read moreDetails

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
0
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

Read moreDetails

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

by Angga Wijaya
August 2, 2026
0
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

Read moreDetails

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
0
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

Read moreDetails

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
0
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

Read moreDetails

𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗚𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢𝗣𝗨𝗧𝗥𝗔 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗕𝗔𝗟𝗜

by Sugi Lanus
July 31, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— 𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗴𝗶 𝗟𝗮𝗻𝘂𝘀, 𝟯𝟬 𝗝𝘂𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲. 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟭𝟵𝟳𝟲 𝗚𝘂𝗿𝘂𝗵 𝗦𝘂𝗸𝗮𝗿𝗻𝗼𝗽𝘂𝘁𝗿𝗮 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮: 𝗕𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗸𝗼𝗺𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗲𝗸𝘀𝗽𝗹𝗼𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶...

Read moreDetails

Latah Pendidikan yang Mencemaskan

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 30, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kita sama-sama paham jika bicara soal pendidikan, semua selalu dimulai dengan niat baik. Setidaknya, begitulah yang...

Read moreDetails
Next Post
Gurat Gurit 2022 | Empat Hari Kehangatan, Empat Hari Keceriaan

Gurat Gurit 2022 | Empat Hari Kehangatan, Empat Hari Keceriaan

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

BENEFICIAL OWNERSHIP (BO) ——Ketika Perseroan Menjadi Topeng Kepemilikan

"Di atas kertas, pemegang saham dapat berganti. Namun kendali sesungguhnya sering kali tetap berada di tangan orang yang tidak pernah...

by I Made Pria Dharsana
August 5, 2026
Buku “Under the Spell of the Batur Volcano” Dibincangkan di Batur Village Festival 2026 untuk Mengenang Kerja Akademik Brigitta Hauser-Schäublin
Khas

Buku “Under the Spell of the Batur Volcano” Dibincangkan di Batur Village Festival 2026 untuk Mengenang Kerja Akademik Brigitta Hauser-Schäublin

TAK bisa dipungkiri, "Under the Spell of the Batur Volcano" adalah sebuah buku penting tentang Batur. Dalam buku itu Batur...

by Wahyu Mahaputra
August 5, 2026
Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  
Khas

Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  

SAYA bersyukur  menjadi Panyarikan Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan Kuta Selatan merangkap sebagai Kepala Sekolah yang membina  remaja SMA. Posisi...

by I Nyoman Tingkat
August 4, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

NOL KILOMETER ̶S̶I̶N̶G̶A̶R̶A̶J̶A̶ BULELENG : Titik Start Berbenah, Bukan Sekadar Bersolek dan Beautifikasi

ADA banyak sambutan positif dan keceriaan di tengah peresmian tugu Nol Kilometer di depan Kantor Bupati Buleleng. Titik yang dibenahi...

by Sugi Lanus
August 4, 2026
Dwi Dvara: Antara Keagungan Ciptaan dan Hasrat Merusak dalam Diri Kita
Ulas Pentas

Dwi Dvara: Antara Keagungan Ciptaan dan Hasrat Merusak dalam Diri Kita

Di Ambang Dualitas Eksistensial Dalam ruang pertunjukan yang temaram, pendar cahaya proyektor perlahan menghidupkan bidang panggung. Karya pertunjukan bertajuk DWI...

by Dewa Made Ari Kurniawan
August 4, 2026
Kader Dilatih Manfaatkan Ekosistem Google untuk Sistem Pelaporan Digital Kesehatan Balita dan Lansia
Khas

Kader Dilatih Manfaatkan Ekosistem Google untuk Sistem Pelaporan Digital Kesehatan Balita dan Lansia

TIM Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, yang diketuai oleh Ashlikhatul Fuaddah, pada Sabtu, 25 Juli 2026 menyelenggarakan kegiatan...

by Ashlikhatul Fuaddah
August 4, 2026
SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd
Ulas Buku

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd

Pengantar singkat: Buku puisi Soto Otak ODGJ, tidak pernah menjadi "isu besar" yang cukup menarik perhatian pembela hak asasi manusia,...

by IRZI
August 3, 2026
Presiden di Dalam Kepala Saya
Esai

Presiden di Dalam Kepala Saya

"Man is an animal suspended in webs of significance he himself has spun." Manusia adalah makhluk yang bergantung pada jejaring...

by Angga Wijaya
August 3, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Korupsi di Indonesia: Persekongkolan Antara Kuasa dan Modal

KORUPSI, sebagaimana narkoba dan terorisme bukanlah kejahatan tunggal. Selalu melibatkan orang lain. Korupsi adalah persekongkolan, perselingkuhan, jaringan, dan kongkalikong. Korupsi...

by Chusmeru
August 3, 2026
Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 5, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co