31 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menarilah “Bungan Pucuk Bang” Pada Parade Gong Kebyar Kabupaten Bangli

tatkala by tatkala
November 13, 2022
in Budaya
Menarilah “Bungan Pucuk Bang” Pada Parade Gong Kebyar Kabupaten Bangli

Penampilan sekaa gong kebyar duta Kabupaten Bangli

Dua sekaa gong kebyar dari Kabupaten Bangli menjadi penampil terakhir dalam rangkaian Utsawa (Parade) Gong Kebyar, Pesta Kesenian Bali (PKB) XLIV Tahun 2022 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, Rabu (6/7/2022) malam,

Dua sekaa gong kebyar dari Kabupaten Bangli itu adalah Gong Kebyar Dewasa dari Sekaa Gong Asta Yowana Swara, Lingkungan Kawan, Kabupaten Bangli, dan Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Seni Tari dan Tabuh Sakura Dewata, Banjar Metro Kaja, Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli.

Foto: Dua sekaa gong kebyar dari Kabupaten Bangli di Pesta Kesenian Bali 2022

Penampilan diawali dengan Gong Kebyar Dewasa Sekaa Gong Asta Yowana Swara yang menampilkan Tari Kreasi Bungan Pucuk Bang di mana merupakan transformasi ide yang ditata khusus sebagai tari maskot Kabupaten Bangli. Bunga Pucuk Bang berarti sifat keberanian, berjiwa besar dalam mengambil posisi di puncak atau di depan, berlandaskan kesucian. Bunga Pucuk Bang memiliki warna merah darah, daun bunga kembang dan tampak kekar, sarinya tegak lurus di tengah-tengah yang secara keseluruhan bentuknya sangat proporsional, tegar dan indah dengan daun hijau lembut yang subur.

“Untuk merealisasikan makna Pucuk Bang tersebut, maka dituangkanlah ke dalam sebuah karya cipta tari kreasi, dengan pengolahan gerak tari dan alunan musik menyatu secara utuh dalam satu kesatuan. Garapan ini ditarikan oleh 9 orang penari campuran menandakan kebesaran jagat raya sebagai sarining Padma Buana,” ungkap Koordinator Gong Kebyar Dewasa Bangli, I Wayan Gunawan.

Sedangkan penampilan kedua Gong Kebyar Dewasa Bangli menampilkan tabuh berjudul “Bonang Nyampuh” yang terinspirasi dari bentuk tabuh komposisi klasik Bebonangan yang kemudian dikembangkan dengan berbagai ornamentasi dari berbagai unsur musik yang Ada, baik pengolahan melodi, ritme, tempo serta dinamika yang lain.

“Ibarat aliran air, Ornamentasi itu datang dari berbagai sumber mata air lalu melalui alurnya masing-masing yang akhirnya pada tempat tertentu “Air” itu bertemu dalam 1 titik yang dalam istilah bali sering kita sebut sebagai “Campuhan” dan Campuhan itu penata ibaratkan inspirasi tabuh Bebonangan yang menjadi muara pertemuan dari  berbagai ornamentasi yang ada,” jelasnya.

Sementara penampilan pamungkas Gong Kebyar Dewasa Bangli menampilkan fragmentari berjudul Agrabhawana yang terinspirasi dari melihat air. Jita belajar tentang ketenangan, kelembutan yang bisa menenggelamkan . Air mampu menembus gunung bukan karena kekuatannya semata melainkan dengan keteguhan dan kegigihannya.

Begitu pula air dengan kelembutannya mampu  menembus gunung, sekalipun melalui celah yang teramat kecil. Begitulah ibarat perjuangan seorang putri Raja Bangli bergelar Dewa Ayu Den Bencingah dikisahkan memimpin di bumi asri nan sejuk Bangli. Beliau sangat dicintai rakyatnya karena memiliki hati yang lemah lembut mengayomi rakyatnya tanpa membedakan status sosial.

Pada suatu ketika saat sedang bercengkrama dengan rakyatnya, tiba- tiba beliau mendengar kabar bahwa bala tentara pasukan Kerajaan Tamanbali dan sekutunya di bawah pimpinan perang Cokorda Mas telah sampai menyerang wilayah Bangli.

Ibarat naluri seekor induk ayam saat mendapat mara bahaya maka ia akan selalu melindungi anak-anaknya dengan mengamankan mereka dibawah sayapnya. Begitu pula kala itu Dewa Ayu Den Bencingah setelah mengetahui rakyatnya dalam ancaman besar akan serangan musuh, maka sebelum jatuh korban semakin banyak beliau segera mengungsikan rakyatnya ke Bukit Kehen.

Hingga pada waktu yang dirasa tepat beliau memimpin rakyatnya  berperang kembali melawan musuh mempertahankan wilayah Bangli. Demikian perjuangan sosok Srikandi Dewa Ayu Den Bencingah dengan kemampuannya menata hati dan perasaannya hingga mampu tenang memusatkan pikiran menuju Agrabhawana.

Gong Kebyar dari Tabanan Bawa “Wangsuh Peneduh”, “Hujan Kesanga”, dan Lain-lain

Gunawan mengungkapkan, untuk proses kreatif dari Gong Kebyar Dewasa Bangli diakui dilakukan penunjukan dari Kabupaten pada bulan Februari 2022. Adapun seniman yang terlibat merupakan seniman dari 8 banjar di Kelurahan Kawan. Selama proses latihan, kata dia, tidak begitu menemui kendala yang berat. “Hanya kendala waktu latihan saja. Untuk mengumpulkan mereka agar klop latihan, itu yang perlu kami atasi,” katanya

Sementara itu, dari Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Seni Tari dan Tabuh Sakura Dewata menampilkan permainan dalam Tari Dolanan Mesau-sauan yang diangkat dari prosesi atau bagian upacara yadnya di Desa Adat Buahan, kecamatan Kintamani, kabupaten Bangli. Prosesi ini dilakukan di pinggir danau yang dipersembahkan kepada Dewi Danu atas berkah yang kita dapatkan dari isi Danau Batur.

“Prosesi ini dilaksanakan pada saat di akhir upacara yadnya. Yang mana konsep sesungguhnya untuk bersenang-senang di akhir upacara Yadnya. Berangkat dari sini, penggarap mempunyai sebuah ide untuk mengkemas sebuah prosesi ini menjadi sebuah permainan anak-anak dalam Tari Dolanan. Guna menanamkan nilai-nilai karakter kepada anak- anak sejak usia dini,” ungkap Koordinator Gong Kebyar Anak-anak Bangli, Nyoman Gede Nuada.

Selanjutnya, tari kreasi berjudul “Nyet Nyat” yang menggambarkan kegiatan anak- anak di pinggir danau memelihara kelestarian dan ekosistem air dimulai dengan rasa “ Nyet “ untuk memelihara dan mengembangkan ikan mujair, sehingga terciptalah sajian khas Bangli yaitu Nyatnyat.

Mebarung Gong Kebyar Buleleng, Ajang Mempertunjukkan Tabuh-Tari Khas Bali Utara

Sementara untuk seni karawitan, dipersembahkan Tabuh Telu Pepanggulan berjudul “Wintang Danu” yang menggambarkan indahnya alam pegunungan dengan pemandangan yang terbentang luas, berpadu dengan keindahan alam di Bali, terlebih suara kicauan burung yang merdu diiringi dengan keindahan danau batur yang memancarkan aura kesucian dan kedamaian dapat membangkitkan rasa indah dalam jiwa.

“Selaras dengan sumber air yang mengairi Pulau Bali yaitu Danau Batur yang harus kita jaga kebersihan dan kejernihannya. Mereka yang menjaga adalah mereka yang tinggal di pesisir danau Batur yang dikenal sebagai desa Wintang Danu. Mereka berperan secara sekala dan niskala untuk memuliakan air sebagai sumber kehidupan,” ujarnya. [T][Ado/*]

Tags: Bangligong kebyarPesta Kesenian Bali 2022
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kilas | Di Buleleng, Canang Sari Jadi Penyebab Inflasi

Next Post

“Cryptic”, Sosok Samar dalam Pameran Tunggal Made Kaek

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

by tatkala
July 25, 2026
0
Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

DI kaki Gunung Batur, sejarah tidak hanya tersimpan dalam arsip atau cerita para tetua; tapi hidup di jalan-jalan yang pernah...

Read moreDetails

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

Read moreDetails

Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

PESTA Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba. Dalam pengumuman yang disiarkan secara langsung...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

by tatkala
June 23, 2026
0
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

Read moreDetails

 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

by Nyoman Budarsana
June 14, 2026
0
 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

DENPASAR – TATKALA.CO |  Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

by tatkala
June 13, 2026
0
Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita...

Read moreDetails

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni “The Octopus Queen” di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

Read moreDetails

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails
Next Post
“Cryptic”, Sosok Samar dalam Pameran Tunggal Made Kaek

“Cryptic”, Sosok Samar dalam Pameran Tunggal Made Kaek

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

13 Tahun Bersetia Dengan Jazz  ——Cerita Menjelang Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026
Panggung

13 Tahun Bersetia Dengan Jazz  ——Cerita Menjelang Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026

Di tengah menjamurnya festival musik yang kian mengaburkan batas antar-genre demi menjangkau pasar yang lebih luas, Sthala Ubud Village Jazz...

by Wahyu Mahaputra
July 30, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Latah Pendidikan yang Mencemaskan

SIDANG pembaca yang budiman, kita sama-sama paham jika bicara soal pendidikan, semua selalu dimulai dengan niat baik. Setidaknya, begitulah yang...

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 30, 2026
Klinik Seni Taxu Itu Akhirnya Cuma Urban Legend di Bali—Tanggapan Tulisan Made Chandra
Kritik Seni

Klinik Seni Taxu Itu Akhirnya Cuma Urban Legend di Bali—Tanggapan Tulisan Made Chandra

TULISAN Made Chandra berjudul “Let Them Cook: Saat Klinik Seni Taxu Hadir Mengacak-ngacak Arena Percaturan Seni Rupa Bali” menyentil pemikiran...

by Savitri Sastrawan
July 30, 2026
Ketika Semut Membangun Seorang Ratu—Membaca “Memayu Hayuning Bawana: Build the Queen” karya Dyan Brew
Ulas Rupa

Ketika Semut Membangun Seorang Ratu—Membaca “Memayu Hayuning Bawana: Build the Queen” karya Dyan Brew

ADA perubahan yang menarik dalam lanskap seni kriya Indonesia dalam dua dekade terakhir. Jika dahulu kriya lebih sering dipahami sebagai...

by Angga Wijaya
July 30, 2026
Empat Jejak Abstraksi dan Figurasi Bali Kontemporer
Ulas Rupa

Empat Jejak Abstraksi dan Figurasi Bali Kontemporer

EMPAT karya dari empat pelukis Bali kontemporer yang turut berpartisipasi dalam Jogja Annual Art ke-11, yakni I Made Ruta, Ida...

by Hartanto
July 30, 2026
Sasih Karo Kehilangan Made Taro
Esai

Sasih Karo Kehilangan Made Taro

“UNTUK belajar tentang anatomi gajah, ajaklah murid ke kebun binatang, jangan membawa gajah ke dalam kelas.” Kalimat analogi dari Rabindranath...

by I Nyoman Tingkat
July 30, 2026
Mengangkat Kearifan Lokal Melalui Drama Tari Berbahasa Inggris ——Dari FGD ISI Bali
Pendidikan

Mengangkat Kearifan Lokal Melalui Drama Tari Berbahasa Inggris ——Dari FGD ISI Bali

DENPASAR | TATKALA.CO -- Tim Penelitian Fundamental menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Formulasi Konsep Drama Tari Berbahasa Inggris Berbasis...

by Dewi Yulianti
July 29, 2026
Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik
Esai

Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

TAHUN ajaran baru selalu membawa aroma yang baru. Ada bau cat ruang kelas yang baru dicat. Ada seragam yang masih...

by I Wayan Yudana
July 29, 2026
Layar Redup, Pembelajaran Hidup
Esai

Layar Redup, Pembelajaran Hidup

PERHATIAN adalah pintu masuk pembelajaran. Ketika perhatian terpecah, pengetahuan lebih sulit dipahami, percakapan di kelas kehilangan makna, dan proses belajar...

by Dede Putra Wiguna
July 29, 2026
27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”
Pameran

27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

JAKARTA | TATKALA.CO -- Niluh Swati Indonesian Art Program (NSIAP) akan memamerkan karya 27 pelukis Indonesia dalam ajang ARTe Kunstmesse...

by Nyoman Budarsana
July 29, 2026
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka
Khas

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
DPRD Buleleng Gelar Rapat Gabungan Komisi Bersama Eksekutif: Soroti Evaluasi SiLPA dan Penguatan BUMD
Pemerintahan

DPRD Buleleng Gelar Rapat Gabungan Komisi Bersama Eksekutif: Soroti Evaluasi SiLPA dan Penguatan BUMD

BULELENG | TATKALA -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Gabungan Komisi bersama jajaran Eksekutif Pemerintah Kabupaten...

by tatkala
July 28, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co