20 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menarilah “Bungan Pucuk Bang” Pada Parade Gong Kebyar Kabupaten Bangli

tatkala by tatkala
November 13, 2022
in Budaya
Menarilah “Bungan Pucuk Bang” Pada Parade Gong Kebyar Kabupaten Bangli

Penampilan sekaa gong kebyar duta Kabupaten Bangli

Dua sekaa gong kebyar dari Kabupaten Bangli menjadi penampil terakhir dalam rangkaian Utsawa (Parade) Gong Kebyar, Pesta Kesenian Bali (PKB) XLIV Tahun 2022 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, Rabu (6/7/2022) malam,

Dua sekaa gong kebyar dari Kabupaten Bangli itu adalah Gong Kebyar Dewasa dari Sekaa Gong Asta Yowana Swara, Lingkungan Kawan, Kabupaten Bangli, dan Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Seni Tari dan Tabuh Sakura Dewata, Banjar Metro Kaja, Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli.

Foto: Dua sekaa gong kebyar dari Kabupaten Bangli di Pesta Kesenian Bali 2022

Penampilan diawali dengan Gong Kebyar Dewasa Sekaa Gong Asta Yowana Swara yang menampilkan Tari Kreasi Bungan Pucuk Bang di mana merupakan transformasi ide yang ditata khusus sebagai tari maskot Kabupaten Bangli. Bunga Pucuk Bang berarti sifat keberanian, berjiwa besar dalam mengambil posisi di puncak atau di depan, berlandaskan kesucian. Bunga Pucuk Bang memiliki warna merah darah, daun bunga kembang dan tampak kekar, sarinya tegak lurus di tengah-tengah yang secara keseluruhan bentuknya sangat proporsional, tegar dan indah dengan daun hijau lembut yang subur.

“Untuk merealisasikan makna Pucuk Bang tersebut, maka dituangkanlah ke dalam sebuah karya cipta tari kreasi, dengan pengolahan gerak tari dan alunan musik menyatu secara utuh dalam satu kesatuan. Garapan ini ditarikan oleh 9 orang penari campuran menandakan kebesaran jagat raya sebagai sarining Padma Buana,” ungkap Koordinator Gong Kebyar Dewasa Bangli, I Wayan Gunawan.

Sedangkan penampilan kedua Gong Kebyar Dewasa Bangli menampilkan tabuh berjudul “Bonang Nyampuh” yang terinspirasi dari bentuk tabuh komposisi klasik Bebonangan yang kemudian dikembangkan dengan berbagai ornamentasi dari berbagai unsur musik yang Ada, baik pengolahan melodi, ritme, tempo serta dinamika yang lain.

“Ibarat aliran air, Ornamentasi itu datang dari berbagai sumber mata air lalu melalui alurnya masing-masing yang akhirnya pada tempat tertentu “Air” itu bertemu dalam 1 titik yang dalam istilah bali sering kita sebut sebagai “Campuhan” dan Campuhan itu penata ibaratkan inspirasi tabuh Bebonangan yang menjadi muara pertemuan dari  berbagai ornamentasi yang ada,” jelasnya.

Sementara penampilan pamungkas Gong Kebyar Dewasa Bangli menampilkan fragmentari berjudul Agrabhawana yang terinspirasi dari melihat air. Jita belajar tentang ketenangan, kelembutan yang bisa menenggelamkan . Air mampu menembus gunung bukan karena kekuatannya semata melainkan dengan keteguhan dan kegigihannya.

Begitu pula air dengan kelembutannya mampu  menembus gunung, sekalipun melalui celah yang teramat kecil. Begitulah ibarat perjuangan seorang putri Raja Bangli bergelar Dewa Ayu Den Bencingah dikisahkan memimpin di bumi asri nan sejuk Bangli. Beliau sangat dicintai rakyatnya karena memiliki hati yang lemah lembut mengayomi rakyatnya tanpa membedakan status sosial.

Pada suatu ketika saat sedang bercengkrama dengan rakyatnya, tiba- tiba beliau mendengar kabar bahwa bala tentara pasukan Kerajaan Tamanbali dan sekutunya di bawah pimpinan perang Cokorda Mas telah sampai menyerang wilayah Bangli.

Ibarat naluri seekor induk ayam saat mendapat mara bahaya maka ia akan selalu melindungi anak-anaknya dengan mengamankan mereka dibawah sayapnya. Begitu pula kala itu Dewa Ayu Den Bencingah setelah mengetahui rakyatnya dalam ancaman besar akan serangan musuh, maka sebelum jatuh korban semakin banyak beliau segera mengungsikan rakyatnya ke Bukit Kehen.

Hingga pada waktu yang dirasa tepat beliau memimpin rakyatnya  berperang kembali melawan musuh mempertahankan wilayah Bangli. Demikian perjuangan sosok Srikandi Dewa Ayu Den Bencingah dengan kemampuannya menata hati dan perasaannya hingga mampu tenang memusatkan pikiran menuju Agrabhawana.

Gong Kebyar dari Tabanan Bawa “Wangsuh Peneduh”, “Hujan Kesanga”, dan Lain-lain

Gunawan mengungkapkan, untuk proses kreatif dari Gong Kebyar Dewasa Bangli diakui dilakukan penunjukan dari Kabupaten pada bulan Februari 2022. Adapun seniman yang terlibat merupakan seniman dari 8 banjar di Kelurahan Kawan. Selama proses latihan, kata dia, tidak begitu menemui kendala yang berat. “Hanya kendala waktu latihan saja. Untuk mengumpulkan mereka agar klop latihan, itu yang perlu kami atasi,” katanya

Sementara itu, dari Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Seni Tari dan Tabuh Sakura Dewata menampilkan permainan dalam Tari Dolanan Mesau-sauan yang diangkat dari prosesi atau bagian upacara yadnya di Desa Adat Buahan, kecamatan Kintamani, kabupaten Bangli. Prosesi ini dilakukan di pinggir danau yang dipersembahkan kepada Dewi Danu atas berkah yang kita dapatkan dari isi Danau Batur.

“Prosesi ini dilaksanakan pada saat di akhir upacara yadnya. Yang mana konsep sesungguhnya untuk bersenang-senang di akhir upacara Yadnya. Berangkat dari sini, penggarap mempunyai sebuah ide untuk mengkemas sebuah prosesi ini menjadi sebuah permainan anak-anak dalam Tari Dolanan. Guna menanamkan nilai-nilai karakter kepada anak- anak sejak usia dini,” ungkap Koordinator Gong Kebyar Anak-anak Bangli, Nyoman Gede Nuada.

Selanjutnya, tari kreasi berjudul “Nyet Nyat” yang menggambarkan kegiatan anak- anak di pinggir danau memelihara kelestarian dan ekosistem air dimulai dengan rasa “ Nyet “ untuk memelihara dan mengembangkan ikan mujair, sehingga terciptalah sajian khas Bangli yaitu Nyatnyat.

Mebarung Gong Kebyar Buleleng, Ajang Mempertunjukkan Tabuh-Tari Khas Bali Utara

Sementara untuk seni karawitan, dipersembahkan Tabuh Telu Pepanggulan berjudul “Wintang Danu” yang menggambarkan indahnya alam pegunungan dengan pemandangan yang terbentang luas, berpadu dengan keindahan alam di Bali, terlebih suara kicauan burung yang merdu diiringi dengan keindahan danau batur yang memancarkan aura kesucian dan kedamaian dapat membangkitkan rasa indah dalam jiwa.

“Selaras dengan sumber air yang mengairi Pulau Bali yaitu Danau Batur yang harus kita jaga kebersihan dan kejernihannya. Mereka yang menjaga adalah mereka yang tinggal di pesisir danau Batur yang dikenal sebagai desa Wintang Danu. Mereka berperan secara sekala dan niskala untuk memuliakan air sebagai sumber kehidupan,” ujarnya. [T][Ado/*]

Tags: Bangligong kebyarPesta Kesenian Bali 2022
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kilas | Di Buleleng, Canang Sari Jadi Penyebab Inflasi

Next Post

“Cryptic”, Sosok Samar dalam Pameran Tunggal Made Kaek

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

by tatkala
August 19, 2026
0
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

Read moreDetails

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails

Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

by tatkala
July 25, 2026
0
Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

DI kaki Gunung Batur, sejarah tidak hanya tersimpan dalam arsip atau cerita para tetua; tapi hidup di jalan-jalan yang pernah...

Read moreDetails

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

Read moreDetails

Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

PESTA Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba. Dalam pengumuman yang disiarkan secara langsung...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

by tatkala
June 23, 2026
0
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

Read moreDetails

 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

by Nyoman Budarsana
June 14, 2026
0
 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

DENPASAR – TATKALA.CO |  Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

by tatkala
June 13, 2026
0
Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita...

Read moreDetails

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni “The Octopus Queen” di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails
Next Post
“Cryptic”, Sosok Samar dalam Pameran Tunggal Made Kaek

“Cryptic”, Sosok Samar dalam Pameran Tunggal Made Kaek

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
Lampu Merah dan Mental Menerabas
Esai

Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

by Angga Wijaya
August 20, 2026
Meninggal Seperti Pepes Ikan
Fiksi

Ajian Jaran Goyang

MENJADI lelaki jomblo di usia yang tidak lagi muda membuat Teguh Priyono selalu menjadi perbincangan tetangga. Wajahnya tidak terlalu jelek....

by Chusmeru
August 20, 2026
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia
Budaya

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

by tatkala
August 19, 2026
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik
Esai

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [2]: Pintu yang Terbuka, Pagar yang Runtuh

PADA tahun 1999, Seno Gumira Ajidarma menerbitkan kumpulan essay Ketika Jurnalisme Dibungkam, Sastra Harus Bicara. Judulnya adalah pernyataan sekaligus pengakuan,...

by Andre Syahreza
August 19, 2026
Penjaga Rupa Utara, Jejak Perjalanan Seni: Biografi Perjalanan Hidup dan Karya I Nyoman Suma Argawa
Buku Tatkala

Penjaga Rupa Utara, Jejak Perjalanan Seni: Biografi Perjalanan Hidup dan Karya I Nyoman Suma Argawa

Judul: PENJAGA RUPA UTAR, Jejak Warisan Seni: Biografi Perjalanan Hidup dan Karya I Nyoman Suma Argawa Penerbit: PT Tatkala Sekala...

by Buku Tatkala
August 19, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Pewarisan di Persimpangan Konstitusi: Tantangan Hukum Waris Indonesia Pasca Putusan MK

KEMATIAN seseorang seharusnya mengakhiri kehidupan, bukan memulai ketidakpastian hukum bagi keluarganya. Namun dalam praktik hukum Indonesia, kematian justru kerap menjadi...

by I Made Pria Dharsana
August 19, 2026
UPMI Bali Lepas 237 Wisudawan, Rektor Ingatkan Gelar Bukan Sekadar untuk Dipajang
Pendidikan

UPMI Bali Lepas 237 Wisudawan, Rektor Ingatkan Gelar Bukan Sekadar untuk Dipajang

 “Gelar ini bukan untuk dipajang tapi untuk dibuktikan dengan karya.” Pesan Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta,...

by Dede Putra Wiguna
August 19, 2026
Merawat Warisan Budaya Kolonial…
Esai

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

by Pande Susan
August 19, 2026
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         
Khas

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
FGD Penelitian ISI Bali: Menggali Nilai-Nilai Karakter Kearifan Lokal untuk Pengembangan Drama Tari Berbahasa Inggris
Pendidikan

FGD Penelitian ISI Bali: Menggali Nilai-Nilai Karakter Kearifan Lokal untuk Pengembangan Drama Tari Berbahasa Inggris

DENPASAR | TATKALA.CO -- Institut Seni Indonesia (ISI) Bali melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan Focus Group...

by Dewi Yulianti
August 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co