14 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Gejolak Kenangan Pentas Teater “Rai Srimben” | Catatan Sutradara SMPN 1 Gerokgak

Leti Raisma by Leti Raisma
April 7, 2022
in Esai
Gejolak Kenangan Pentas Teater “Rai Srimben” | Catatan Sutradara SMPN 1 Gerokgak

Penampilan Teater SMPN 1 Gerokgak di Taman Bung Karno, Buleleng

Lima hari berturut-turut saya datang ke RTH Bung Karno, Sukasada. Ada magnet tersendiri yang membuat saya selalu bahagia untuk hadir menyaksikan 14 pementasan teater dari berbagai sekolah dalam Lomba Teater “Kemuliaan Ibu Nyoman Rai Srimben” untuk SMP se-Buleleng, 25-28 Maret 2022.

Banyak catatan yang sudah saya kumpulkan dalam ingatan. Banyak pula gejolak kenangan yang kembali saya rasakan selama menonton lomba teater yang mengangkat naskah berjudul “Kemuliaan Ibu Nyoman Rai Srimben” karya Kadek Sonia Piscayanti.

Catatan saya dimulai sejak saya mendapat mandat menjadi sutradara Teater Celebung, SMP Negeri 1 Gerokgak. Nervous? Tentu.

Ini adalah pertama kalinya saya berhadapan dengan pementasan teater lagi setelah resmi diwisuda menjadi sarjana di Undiksha tahun 2016. Terlebih bahwa sekolah saya merupakan satu-satunya sekolah yang mewakili Kecamatan Gerokgak dalam  lomba teater tingkat SMP se-Kabupaten Buleleng itu.

Peraturan Pentas Adalah Tantangan | Catatan Sutradara Teater Rai Srimben SMPN 4 Singaraja

Kami mulai berproses dari bulan Januari dengan membentuk tim. Lalu melakukan casting beberapa siswa yang berminat ikut lomba. Ternyata banyak siswa yang antusias walau masih nampak guratan rasa malu pada raut wajah mereka saat kami minta untuk reading dialog dan berakting beberapa adegan.

Hari pertama untuk kriteria tokoh utama seperti Rai Srimben, Raden Sukemi, Kaler dan Latri sudah bisa terpenuhi. Namun ada satu tokoh yang sangat sulit saya temui.

Dapat ditebak. Ialah sosok Pekak Mangku. Memiliki karakter penyayang, tegas, pintar, serta gersture-gesture khas seorang tetua laki-laki Bali sangat sulit saya dapatkan dari anak-anak SMP yang rata-rata masih berusia 14-15 tahun.

Alhasil saya sampai tiga kali mengganti tokoh kakek Nyoman Rai Srimben ini. Ada yang keberatan karena dialog Pekak Mangku terlalu banyak dan panjang, ada juga yang masih malu berperan sebagai orang tua. Namun saya bersama pembina lainnya tidak menyerah. Kami casting beberapa siswa lagi, akhirnya kami temukan sosok siswa yang mau belajar dan dilatih.

Chemistry antar pemain tumbuh seiring tahap demi tahap kami latihan. Namun, di tengah menggebunya semangat kami berproses, kami harus off latihan beberapa minggu karena khasus Covid-19 kembali naik.

Pentas Teater Nyoman Rai Srimben oleh Teater SMPN 1 Gerokgak di RTH Bung Karno

Saya kembali takut. Takut jika siswa lupa dengan dialog-dialog yang sudah dihafal. Takut jika naskah yang saya bagikan terbengkalai karena siswa terlena dengan pembelajaran daring. Namun, mampaknya itu hanya kecemasan saya yang berlebihan. Terbukti saat pembelajaran bisa dilaksanakan lagi di sekolah, para aktor kami kembali beradu akting dengan kemajuan di luar dugaan saya.

Mendekati jadwal pentas, persiapan kami semakin matang. Termasuk transportasi. Mengingat jarak sekolah  kami yang jauh dari tempat pementasan. Gerokgak-Singaraja berjarak sekitar 45KM dengan waktu tempuh 1 jam perjalanan. Mengingat lagi, anak-anak yang mabuk saat perjalanan. Hal ini harus kami siasati dengan berangkat jauh lebih awal agar siswa dapat istirahat sebelum tampil.

Sekali lagi, semangat kami telah mengalahkan segalanya. Jumat 25 Maret 2022, sebagai salah satu peserta yang tampil di hari pertama, kami telah tunjukkan penampilan maksimal versi kami.

Baiklah, seperti yang saya sampaikan di awal tulisan ini, bahwa selain catatan-catatan pementasan, event lomba ini juga membawa saya kembali bergejolak dengan kenangan-kenangan yang saya miliki terkait naskah pementasan ini. Terlebih ketika malam puncak. Malam yang saya tunggu-tunggu ialah pementasan dari Komunitas Mahima.

Semakin malam, semakin ramai. Ribuan penonton riuh menyaksikan betapa romantisnya kisah cinta Ibunda Soekarno yang dipentaskan oleh Komunitas Mahima. Jika boleh saya mengutip dialog Raden Sukemi, “Perasaan saya seperti terombang ambing oleh rasa yang halus”. Itulah yang saya rasakan, sama persis.

Pak Koster, Teater dan Pendidikan Karakter di RTH Taman Bung Karno

Ingatan saya kembali ke tahun 2016 silam. Ya, tepat enam tahun yang lalu saya sendiri juga merupakan pemain dalam pementasan naskah “Kisah Cinta Nyoman Rai Srimben dengan Raden Sukemi” oleh Komunitas Mahima berkolaborasi dengan teater Bale Agung.

Kami pentas di Museum Soekarno, Blitar, Jawa Timur. Peran saya saat itu sebagai warga Bale Agung yang bertugas untuk “nunas tirta” saat Raden Sukemi berkunjung ke rumah Pekak Mangku. Saya sebagai tokoh yang turut menjadi saksi saat benih cinta mulai tumbuh antara Raden Sukemi dengan Nyoman Rai Srimben pada pandangan pertama.

Pementasan Komunitas Mahima kali ini membuat saya terkesima mengikuti alur. Adegan demi adegan. Babak demi babak. Hati saya bergejolak. Rasanya saya seperti ikut tampil di atas panggung. Rasanya sebentar lagi adalah adegan saya, sebentar lagi saya akan muncul berdialog untuk “nunas tirta” ke Pura Desa.

Ibu, Canang dan Sekolah | Catatan Lomba Teater Rai Srimben di Singaraja

Begitu hebatnya ingatan membawa saya mengoyak kenangan. Tak terasa satu jam pementasan Komunitas Mahima berlangsung, saya masih kuat berdiri di tengah riuh penonton.

Catatan saya selanjutnya ialah menempatkan semua proses ini dalam ingatan. Event ini memberikan pengalaman yang luar biasa. Saya yakin semua anggota team yang saya ajak berproses tentu juga memiliki catatan tersendiri dalam ingatan mereka. Rasa takut, gemetar, semangat, antusias, bahagia, canda tawa, latihan puluhan kali, pentas di atas panggung, hingga kembali pulang larut malam, ke ujung barat Buleleng.

Kelak, pengalaman luar biasa ini akan mereka rindukan. Semua proses ini akan mereka bingkai dalam bentuk “kenangan”.[T]

Tags: Bung KarnoKomunitas MahimaLomba Teater Kisah Ibunda Bung KarnoSMPN 1 GerokgakTaman Bung Karno BulelengTeater
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Cerpen “Sumur” Eka Kurniawan: Soal Alam dan Hari Ini

Next Post

Apel Krida, Apel Bahagia Bupati Agus Suradnyana Jelang Akhir Masa Jabatan

Leti Raisma

Leti Raisma

Pernah bergiat di Komunitas Mahima. Kini menjadi guru di SMPN 1 Gerokgak sekaligus menjadi sutradara teater di sekolah itu

Related Posts

STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang

by Wayan Gde Yudane
September 13, 2026
0
STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang

Ada sesuatu yang ganjil pada jalan-jalan Bali hari ini. Mereka semakin ramai, semakin lebar, semakin terang, semakin mahal. Tetapi entah...

Read moreDetails

Penyakit Autoimun, Ketika Salah Satu Musuh Paling Berbahaya Adalah Diri Sendiri

by Putu Arya Nugraha
September 13, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

SAINS tak menjawab semua pertanyaan manusia. Di bidang medis misalnya, apa penyebab penyakit autoimun, seperti penyakit lupus? Sains belum memberikan...

Read moreDetails

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

by Sugi Lanus
September 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

Read moreDetails

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails
Next Post
Apel Krida, Apel Bahagia Bupati Agus Suradnyana Jelang Akhir Masa Jabatan

Apel Krida, Apel Bahagia Bupati Agus Suradnyana Jelang Akhir Masa Jabatan

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12
Ulas Film

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12

PERKEMBANGAN teknologi yang pesat di era globalisasi menyita perhatian publik dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, transportasi, hiburan, hingga lembaga...

by Arya Dhamma Nanda
September 13, 2026
Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi
Cerpen

Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

MATAHARI kian meninggi di atas cakrawala, tetapi pelataran sekolah masih terasa lengang. Jarum jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi, sementara...

by Dodik Suprayogi
September 13, 2026
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar
Puisi

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

0,63 dolar pada siapa kami percayakan cintasaat kemiskinan menjelma komoditas digitaldiperdagangkan antar-platform dan benuadalam kardus air mata paling banal? negara...

by Selendang Sulaiman
September 13, 2026
STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang
Esai

STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang

Ada sesuatu yang ganjil pada jalan-jalan Bali hari ini. Mereka semakin ramai, semakin lebar, semakin terang, semakin mahal. Tetapi entah...

by Wayan Gde Yudane
September 13, 2026
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali
Panggung

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
Esai

Penyakit Autoimun, Ketika Salah Satu Musuh Paling Berbahaya Adalah Diri Sendiri

SAINS tak menjawab semua pertanyaan manusia. Di bidang medis misalnya, apa penyebab penyakit autoimun, seperti penyakit lupus? Sains belum memberikan...

by Putu Arya Nugraha
September 13, 2026
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali
Khas

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co