24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Gejolak Kenangan Pentas Teater “Rai Srimben” | Catatan Sutradara SMPN 1 Gerokgak

Leti Raisma by Leti Raisma
April 7, 2022
in Esai
Gejolak Kenangan Pentas Teater “Rai Srimben” | Catatan Sutradara SMPN 1 Gerokgak

Penampilan Teater SMPN 1 Gerokgak di Taman Bung Karno, Buleleng

Lima hari berturut-turut saya datang ke RTH Bung Karno, Sukasada. Ada magnet tersendiri yang membuat saya selalu bahagia untuk hadir menyaksikan 14 pementasan teater dari berbagai sekolah dalam Lomba Teater “Kemuliaan Ibu Nyoman Rai Srimben” untuk SMP se-Buleleng, 25-28 Maret 2022.

Banyak catatan yang sudah saya kumpulkan dalam ingatan. Banyak pula gejolak kenangan yang kembali saya rasakan selama menonton lomba teater yang mengangkat naskah berjudul “Kemuliaan Ibu Nyoman Rai Srimben” karya Kadek Sonia Piscayanti.

Catatan saya dimulai sejak saya mendapat mandat menjadi sutradara Teater Celebung, SMP Negeri 1 Gerokgak. Nervous? Tentu.

Ini adalah pertama kalinya saya berhadapan dengan pementasan teater lagi setelah resmi diwisuda menjadi sarjana di Undiksha tahun 2016. Terlebih bahwa sekolah saya merupakan satu-satunya sekolah yang mewakili Kecamatan Gerokgak dalam  lomba teater tingkat SMP se-Kabupaten Buleleng itu.

Peraturan Pentas Adalah Tantangan | Catatan Sutradara Teater Rai Srimben SMPN 4 Singaraja

Kami mulai berproses dari bulan Januari dengan membentuk tim. Lalu melakukan casting beberapa siswa yang berminat ikut lomba. Ternyata banyak siswa yang antusias walau masih nampak guratan rasa malu pada raut wajah mereka saat kami minta untuk reading dialog dan berakting beberapa adegan.

Hari pertama untuk kriteria tokoh utama seperti Rai Srimben, Raden Sukemi, Kaler dan Latri sudah bisa terpenuhi. Namun ada satu tokoh yang sangat sulit saya temui.

Dapat ditebak. Ialah sosok Pekak Mangku. Memiliki karakter penyayang, tegas, pintar, serta gersture-gesture khas seorang tetua laki-laki Bali sangat sulit saya dapatkan dari anak-anak SMP yang rata-rata masih berusia 14-15 tahun.

Alhasil saya sampai tiga kali mengganti tokoh kakek Nyoman Rai Srimben ini. Ada yang keberatan karena dialog Pekak Mangku terlalu banyak dan panjang, ada juga yang masih malu berperan sebagai orang tua. Namun saya bersama pembina lainnya tidak menyerah. Kami casting beberapa siswa lagi, akhirnya kami temukan sosok siswa yang mau belajar dan dilatih.

Chemistry antar pemain tumbuh seiring tahap demi tahap kami latihan. Namun, di tengah menggebunya semangat kami berproses, kami harus off latihan beberapa minggu karena khasus Covid-19 kembali naik.

Pentas Teater Nyoman Rai Srimben oleh Teater SMPN 1 Gerokgak di RTH Bung Karno

Saya kembali takut. Takut jika siswa lupa dengan dialog-dialog yang sudah dihafal. Takut jika naskah yang saya bagikan terbengkalai karena siswa terlena dengan pembelajaran daring. Namun, mampaknya itu hanya kecemasan saya yang berlebihan. Terbukti saat pembelajaran bisa dilaksanakan lagi di sekolah, para aktor kami kembali beradu akting dengan kemajuan di luar dugaan saya.

Mendekati jadwal pentas, persiapan kami semakin matang. Termasuk transportasi. Mengingat jarak sekolah  kami yang jauh dari tempat pementasan. Gerokgak-Singaraja berjarak sekitar 45KM dengan waktu tempuh 1 jam perjalanan. Mengingat lagi, anak-anak yang mabuk saat perjalanan. Hal ini harus kami siasati dengan berangkat jauh lebih awal agar siswa dapat istirahat sebelum tampil.

Sekali lagi, semangat kami telah mengalahkan segalanya. Jumat 25 Maret 2022, sebagai salah satu peserta yang tampil di hari pertama, kami telah tunjukkan penampilan maksimal versi kami.

Baiklah, seperti yang saya sampaikan di awal tulisan ini, bahwa selain catatan-catatan pementasan, event lomba ini juga membawa saya kembali bergejolak dengan kenangan-kenangan yang saya miliki terkait naskah pementasan ini. Terlebih ketika malam puncak. Malam yang saya tunggu-tunggu ialah pementasan dari Komunitas Mahima.

Semakin malam, semakin ramai. Ribuan penonton riuh menyaksikan betapa romantisnya kisah cinta Ibunda Soekarno yang dipentaskan oleh Komunitas Mahima. Jika boleh saya mengutip dialog Raden Sukemi, “Perasaan saya seperti terombang ambing oleh rasa yang halus”. Itulah yang saya rasakan, sama persis.

Pak Koster, Teater dan Pendidikan Karakter di RTH Taman Bung Karno

Ingatan saya kembali ke tahun 2016 silam. Ya, tepat enam tahun yang lalu saya sendiri juga merupakan pemain dalam pementasan naskah “Kisah Cinta Nyoman Rai Srimben dengan Raden Sukemi” oleh Komunitas Mahima berkolaborasi dengan teater Bale Agung.

Kami pentas di Museum Soekarno, Blitar, Jawa Timur. Peran saya saat itu sebagai warga Bale Agung yang bertugas untuk “nunas tirta” saat Raden Sukemi berkunjung ke rumah Pekak Mangku. Saya sebagai tokoh yang turut menjadi saksi saat benih cinta mulai tumbuh antara Raden Sukemi dengan Nyoman Rai Srimben pada pandangan pertama.

Pementasan Komunitas Mahima kali ini membuat saya terkesima mengikuti alur. Adegan demi adegan. Babak demi babak. Hati saya bergejolak. Rasanya saya seperti ikut tampil di atas panggung. Rasanya sebentar lagi adalah adegan saya, sebentar lagi saya akan muncul berdialog untuk “nunas tirta” ke Pura Desa.

Ibu, Canang dan Sekolah | Catatan Lomba Teater Rai Srimben di Singaraja

Begitu hebatnya ingatan membawa saya mengoyak kenangan. Tak terasa satu jam pementasan Komunitas Mahima berlangsung, saya masih kuat berdiri di tengah riuh penonton.

Catatan saya selanjutnya ialah menempatkan semua proses ini dalam ingatan. Event ini memberikan pengalaman yang luar biasa. Saya yakin semua anggota team yang saya ajak berproses tentu juga memiliki catatan tersendiri dalam ingatan mereka. Rasa takut, gemetar, semangat, antusias, bahagia, canda tawa, latihan puluhan kali, pentas di atas panggung, hingga kembali pulang larut malam, ke ujung barat Buleleng.

Kelak, pengalaman luar biasa ini akan mereka rindukan. Semua proses ini akan mereka bingkai dalam bentuk “kenangan”.[T]

Tags: Bung KarnoKomunitas MahimaLomba Teater Kisah Ibunda Bung KarnoSMPN 1 GerokgakTaman Bung Karno BulelengTeater
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Cerpen “Sumur” Eka Kurniawan: Soal Alam dan Hari Ini

Next Post

Apel Krida, Apel Bahagia Bupati Agus Suradnyana Jelang Akhir Masa Jabatan

Leti Raisma

Leti Raisma

Pernah bergiat di Komunitas Mahima. Kini menjadi guru di SMPN 1 Gerokgak sekaligus menjadi sutradara teater di sekolah itu

Related Posts

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

Read moreDetails

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails
Next Post
Apel Krida, Apel Bahagia Bupati Agus Suradnyana Jelang Akhir Masa Jabatan

Apel Krida, Apel Bahagia Bupati Agus Suradnyana Jelang Akhir Masa Jabatan

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co