14 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Lewati 3 Dinas 4 Kadis, Jalan Berliku Proyek Taman Bung Karno di Buleleng

tatkala by tatkala
December 19, 2021
in Khas
Lewati 3 Dinas 4 Kadis, Jalan Berliku Proyek Taman Bung Karno di Buleleng

default

Secara struktur dan konstruksi, pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno di kawasan Kelurahan Sukasada, Buleleng, sudah selesai.  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng pun menggelar upacara pamelaspasan taman itu, pada Purnama Kapitu, Sabtu, 18 desember 2021.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana didampingi Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra  dan Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna hadir dalam acara yang di-puput oleh Ida Pandita Mpu Nabe Buda Natha Samyoga dari Gria Agung Santhi Karma Pancoran Panji Anom itu

“Ini baru upacara melaspas saja, peresmiannya mungkin nanti kalau musim hujan sudah reda atau dekat dengan Hari Ulang Tahun Kota Singaraja. Harapan saya semua elemen masyarakat ikut menjaga jangan sampai RTH Taman Bung Karno cepat rusak,” kata Bupati Suradnyana.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat pemelaspasan Taman Bung Karno

Pesan Bupati Agus Suradnyana itu penting dicamkan karena membangun RTH Taman Bung Karno ini tidaklah mudah. Selain dananya besar, proses pembangunannya pun cukup rumit dan bertahap-tahap, bahkan sempat mangkrak.

Berdasar hasil perbincangan dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng Gede Melandrat, terdapat sejumlah fakta  menarik yang tak banyak diperhatikan orang saat proses pembangunan Taman Bung Karno ini. Inilah antara lain hal menarik itu:

Awalnya Taman Bumi Banten

Cikal-bakal pembangunan Taman Bung Karno di wilayah Sukasada berawal dari ide Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana sekira tahun 2015.

Saat itu Bupati punya keinginan membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) dengan tematik Taman Bumi Banten, yakni sebuah kompleks pertamanan yang berisi tanm-tanaman jenis tertentu yang biasa digunakan dalam upacara-upacara agama di Bali serta tanaman yang bisa digunakan sebagai usadha atau obat-obatan.

Dibuatlah DED (Detail Engineering Design) sesuai dengan ide taman tematik itu, dan tahun 2016 taman dengan tematik itu pun mulai digarap. Salah satunya, sudah sempat dibangun delapan patung perempuan membawa air berderet menghadap ke jalan raya.

Tahun 2017, taman itu berubah menjadi ruang terbuka hijau dengan nama Taman Bung Karno. DED pun berubah. Patung perempuan membawa air itu hilang, dan diganti dengan deretan patung singa ambara raja.

Taman Bung Karno ini secara garis besar terdiri dari tiga bangunan monumental.  Pertama, ada patung Bung Karno setinggi 16 meter. Kedua, ada stage  Singa Ambara Raja. Ketiga, ada stage air mancur menari. Tiga stage monumental itu nantinya dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum seperti wantilan, jogging track, kios, kamar mandi, dan lain-lain.

Tahun 2018 dan tahun 2019 pembangunan Taman Bung Karno sempat mangkrak akibat gagal kontrak. Namun akhirnya pengerjaan Taman Bung karno berhasil dimulai Maret 2021, dan berhasil diselesaikan Desember 2021 dan dipelaspas pada Purnama Kapitu, Sabtu, 18 Desember 2021.

“Secara konstruksi, Taman Bung Karno ini sudah selesai. Kini tinggal bagaimana menjadikan kawasan ini sebagai destinasi wisata dan sebagai sumber inspirasi untuk mencetuskan ide-ide kreatif,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng Gede Melandrat di sela-sela upacara pemelaspasan Taman Bung Karno.

Lahan Bekas Balai Benih

Lahan Taman Bung Karno itu luasnya 2,2 hektar.  Lahan itu sebelumnya adalah lahan pembenihan, yakni Balai Benih Holtikultura milik Pemerintah Provinsi Bali.

Tahun 2016, saat pertamanan mulai dibangun, Pemkab Buleleng hanya diberikan hak guna pakai.  Namun tahun 2020 tanah itu diusulkan untuk dihibahkan kepada Pemkab Buleleng, dan Pemprov Bali setuju sehingga lahan itu sepenuhnya kini menjadi milik Pemkab Buleleng.

Yang unik dan menarik, di areal Taman Bung Karno masih terdapat sejumlah pohon besar, antara lain pohon mangga,  yang dulunya sebagai induk tanaman untuk dijadikan benih. Pohon induk itu dibiarkan di areal taman. Sehingga taman itu terkesan lebih berwibawa. Selain berisi patung pendiri Negara, juga berisi pohon induk sebagai cikal-bakal dari pohon buah yang mungkin sudah tersebar di seluruh Bali.

Tari rejang saat pemelaspasan Taman Bung Karno

Lewati 3 Dinas dan 4 Kepala Dinas

Pembangunan Taman Bung Karno melibatkan tiga dinas dan empat kepala dinas. Lho, kenapa begitu? Begini ceritanya.

Tahun 2015, ketika pembangunan RTH dimulai dengan tema bumi banten, dinas yang menanganinya adalah Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Kepala dinasnya saat itu adalah Nyoman Genep. Bahkan Nyoman Genep-lah saat itu merancang ide Bupati dengan menyusun DED sehingga proyek itu mulai dibangun.  

Tahun 2017,  Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) dihapus akibat adanya perubahan struktur dan oraganisasi di lembaga pemerintahan. Penanganan proyek taman itu pun ditangani oleh lembaga yang bernama Dinas Perkimta alias Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan. Saat itu Ni Nyoman Surattini menjabat sebagai kepala dinasnya.

Lalu terjadi perubahan lagi. Penanganan pembangunan Taman Bung Karno dialihkan dari Perkimta ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Pengalihan dilakukan pada akhir tahun 2020 atau awal tahun 2021 saat Kepala DLH Buleleng dijabat oleh Putu Ariadi Pribadi.

Mulai Maret 2021, pembangunan Taman Bung Karno dimulai. Dan saat itu Kepala DLH dijabat oleh Gede Melandrat sampai taman itu selesai dikerjakan di-pelaspas, 18 Desember 2021. [T][Ole]

Tags: Bung KarnoSoekarnoTaman Bung Karno Buleleng
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Durga Murka di Taman Dedari | Nomor Pendek di Ubud Performing Art Moving II

Next Post

Puisi-puisi Sulis Gingsul AS | Arloji Berlian, Tujuh Gelinding Awan

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
0
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

Read moreDetails

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Sulis Gingsul AS | Arloji Berlian, Tujuh Gelinding Awan

Puisi-puisi Sulis Gingsul AS | Arloji Berlian, Tujuh Gelinding Awan

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12
Ulas Film

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12

PERKEMBANGAN teknologi yang pesat di era globalisasi menyita perhatian publik dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, transportasi, hiburan, hingga lembaga...

by Arya Dhamma Nanda
September 13, 2026
Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi
Cerpen

Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

MATAHARI kian meninggi di atas cakrawala, tetapi pelataran sekolah masih terasa lengang. Jarum jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi, sementara...

by Dodik Suprayogi
September 13, 2026
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar
Puisi

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

0,63 dolar pada siapa kami percayakan cintasaat kemiskinan menjelma komoditas digitaldiperdagangkan antar-platform dan benuadalam kardus air mata paling banal? negara...

by Selendang Sulaiman
September 13, 2026
STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang
Esai

STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang

Ada sesuatu yang ganjil pada jalan-jalan Bali hari ini. Mereka semakin ramai, semakin lebar, semakin terang, semakin mahal. Tetapi entah...

by Wayan Gde Yudane
September 13, 2026
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali
Panggung

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
Esai

Penyakit Autoimun, Ketika Salah Satu Musuh Paling Berbahaya Adalah Diri Sendiri

SAINS tak menjawab semua pertanyaan manusia. Di bidang medis misalnya, apa penyebab penyakit autoimun, seperti penyakit lupus? Sains belum memberikan...

by Putu Arya Nugraha
September 13, 2026
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali
Khas

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co