2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“World Diabetes Day” : Kenali Lebih Dekat Insulin

Putu Arya Nugraha by Putu Arya Nugraha
November 16, 2021
in Esai
Hal-hal Lucu Saat Wabah Covid-19

Tanggal 14 November ini diperingati sebagai Hari Diabetes Internasional. Berdasarkan data Internnational Diabetes Federation (IDF), Indonesia berstatus waspada diabetes karena menempati urutan ke-7 dari 10 negara dengan jumlah pasien diabetes tertinggi. Prevalensi pasien diabetes di tanah air mencapai 6.2 % yang artinya ada lebih dari 10.8 juta orang Indonesia menderita diabetes per tahun 2020. Memang ada kecenderungan kasus diabetes bergeser ke negara-negara di benua Asia dan Afrika.

Masalah lain yang tak kalah genting dan juga berstatus waspada adalah kenyataan bahwa, baru 25% pasien diabetes menyadari penyakitnya. Hal inilah yang kemudian menjadi penyebab mengapa tidak sedikit penderita diabetes baru menyadari dirinya mengidap penyakit gula saat telah mengalami komplikasi serius seperti luka kaki tak kunjung sembuh, kebutaan, stroke atau serangan jantung bahkan gagal ginjal.

Padahal jika diketahui sejak dini dan diterapi dengan optimal, segala komplikasi tersebut dapat dicegah secara signifikan. Harus ada ketaatan dan kemauan kuat penderita diabetes untuk menerapkan terapi terbaik agar pengendalian penyakit diabetes menjadi optimal. Namun jangan pernah lupa, terapi sebaik apapun yang siap kita lakukan, pencegahan selalu merupakan strategi terbaik. 

Bicara soal pencegahan, sudah pernah saya uraikan dalam beberapa tulisan yang berbeda pada kolom ini.  Penyakit diabetes adalah penyakit yang ditentukan oleh berbagai faktor risiko meliputi genetik, tekanan darah, kadar kolesterol, obesitas, emosional, gaya hidup sedentary atau kurang aktif berolahraga dan diet berlebih.

Dengan mengontrol semaksimal mungkin faktor-faktor risiko tersebut, tentu saja selain genetik, maka risiko terkena diabetes akan semakin kecil. Hanya faktor genetik saja tanpa disertai faktor pemicu yang memadai, aspek genetik hanya berhenti pada tataran genotip semata. Sebaliknya, kendatipun tanpa ada faktor bawaan, namun jika ada berbagai faktor risiko lain pada seorang individu, maka risiko akan mengidap penyakit kencing manis bisa menjadi sangat besar. Itulah kemudian penyakit diabetes ini dikenal dengan istilah “didapat”.

Namun saat penyakit diabetes tetap tak dapat dihindarkan, maka pilihan menjalankan terapi sesuai standar adalah pilihan terbaik. Harus selalu dipahami, terapi diabetes bukanlah hanya obat-obatan, namun aspek non medikamentosa pun tak kalah pentingnya. Berbagai aspek non medikamentosa atau non obat-obatan itu mencakup edukasi terkait penyakit diabetes, pola makan, olah raga serta pencegahan kaki luka. Terkait obat-obatan, di era modern ini ada begitu banyak pilihan untuk pasien diabetes. Mulai dari berbagai obat-obatan yang diminum hingga tentu saja insulin.

Pilihan obat minum cukup popular di kalangan masyarakat pengidap diabetes. Namun, kita ketahui bersama, tak sedikit pasien diabetes yang masih resisten atau sulit menerima pemakaian insulin. Harus dipahami, memang ada beberapa keadaan pasien yang disarankan memakai insulin seperti dengan obat minum setelah dosis maksimal kadar gula belum terkontrol.

Keadaan-keadaan lain yang juga sangat tepat menggunakan insulin antara lain penderita diabetes disertai infeksi berat, gangguan fungsi ginjal, diabetes pada kehamilan atau pada kasus diabetes tipe 1 yaitu diabetes sejak anak-anak akibat tubuhnya memang tak bisa menghasilkan insulin. Demikian pula pada penderita diabetes yang mengalami stroke atau serangan jantung sangat baik jika menggunakan insulin.

Efek insulin pada keadaan ini tidak cuma untuk menormalkan kadar gula darah pasien diabetes namun juga dapat memberi efek anti radang yang sangat bermanfaat. Berbagai data telah menunjukkan, pasien-pasien yang diberikan insulin tersebut  lebih cepat keluar rumah sakit. Namun mengapa masih banyak yang takut dengan insulin?

Ada berbagai mitos terkait insulin, misalnya insulin menyebabkan ketagihan atau insulin menyebabkan kerusakan ginjal. Namun memang ada satu alasan obyektif pasien kurang nyaman menggunakan insulin, yaitu karena harus disuntikkan. Jarum dan suntikan memang masih menjadi isu yang menakutkan masyarakat. Maka mitos-mitos demikian mesti diluruskan.

Insulin adalah hormon yang secara alami dihasilkan oleh organ pankreas manusia. Tubuh kita semua menghasilkan insulin yang berguna untuk mengolah makanan yang kita cerna menjadi energi dan cadangan energi untuk hidup kita menjadi sehat dan normal.

Nah, pada pengidap diabetes, tubuhnya tak lagi mampu menghasilkan insulin yang cukup, bahkan ada yang betul-betul gagal. Maka zat gula yang didapatnya dari makanan yang dicerna berhenti hanya sebagai zat gula dalam darahnya. Tak mampu diolah menjadi energi dan cadangan energi. Akibatnya kadar gula darahnya selalu tinggi, badannya lemas tak bertenaga, selalu lapar namun badannya tambah kurus.  Karena itulah pasien tersebut butuh insulin buatan dari luar untuk menggantikan insulin yang gagal dihasilkan tubuhnya.

Boleh dikatakan, insulin itu sama seperti kaki kita. Jika kaki kita buntung, maka tentu saja kita perlu bantuan kaki palsu untuk dapat berjalan kembali. Kaki palsu itulah insulin.

Apakah insulin menyebabkan kerusakan ginjal? Tentu saja tidak. Justru diabetes-lah yang merusak ginjal dan menyebabkan gagal ginjal sampai perlu cuci darah. Maka sudah sangat jelas, dengan semua terapi diabetes termasuk insulin, itu dapat melindungi ginjal.

Lalu, jika dengan manfaat yang sedemikian besar dapat mencegah gagal ginjal, amputasi kaki atau stroke dan serangan jantung, maka nyeri suntikan jarum yang sangat kecil dan dangkal saat penyuntikan insulin menjadi tak sebanding dengan manfaatnya.  Apalagi saat ini metode penyuntikan insulin sudah dibuat menjadi sangat praktis dan sederhana yang dikemas menyerupai pulpen yang bisa dibawa kemana-mana untuk disuntikkan sesaat sebelum makan. Tak perlu lagi ragu-ragu menggunakan insulin jika disarankan dokter untuk mendapatkan kotrol diabetes yang optimal apalagi insulin sudah dijamin oleh negara melalui pelayanan BPJS kesehatan. Salam sehat!    [T]

Tags: diabetesHari Diabetes Internasionalkesehatan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Guru, Sahabat dan Kesenian | Refleksi Putu Sutawijaya di Rumah Maestro Made Wianta di Desa Apuan

Next Post

Dekatkan Seni Rupa Pertunjukan ke Masyarakat | Dan, Sujana Suklu pun Raih Doktor

Putu Arya Nugraha

Putu Arya Nugraha

Dokter dan penulis. Penulis buku "Merayakan Ingatan", "Obat bagi Yang Sehat" dan "Filosofi Sehat". Kini menjadi Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
Dekatkan Seni Rupa Pertunjukan ke Masyarakat | Dan, Sujana Suklu pun Raih Doktor

Dekatkan Seni Rupa Pertunjukan ke Masyarakat | Dan, Sujana Suklu pun Raih Doktor

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co