2 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bencana Gempa Seririt & Himbauan Gubernur Soekarmen tentang Tat Twam Asi

Sugi Lanus by Sugi Lanus
February 3, 2021
in Esai
Bencana Gempa Seririt & Himbauan Gubernur Soekarmen tentang Tat Twam Asi

Foto Gubernur Soekarmen dari Wikipedia. Foto seruan dari Sugi Lanus, kemungkinan dimuat dalam media Warta Hindu Dharma

Catatan Harian Sugi Lanus, 3 Pebruari 2021


Gempa bumi Seririt, Buleleng, Bali, terjadi pada tanggal 14 Juli 1976. Gempa bumi ini berkekuatan 6.2 Skala Richter dengan episentrum di daratan. Berdasar catatan sejarah yang dikutip dari Daryono, BMKG, gempa bumi Seririt menelan korban tewas sebanyak 559 orang, luka berat 850 orang dan luka ringan 3.200 orang.

SERUAN TAT TWAM ASI

Pada saat terjadi gempa bumi Seririt, Provinsi Bali saat itu dipimpin Gubernur Soekarmen. Brigadir Jenderal TNI (Purn.) Soekarmen lahir di Blitar, Jawa Timur, 30 Mei 1925 – meninggal di Malang, Jawa Timur, 10 September 1988 pada umur 63 tahun) adalah Gubernur Bali yang pernah memimpin selama dua periode masa jabatan, yaitu antara tahun 1967-1971 dan 1971-1978.

Soekarmen adalah satu-satunya gubernur yang beragama non Hindu (beragama Islam) dan bukan dari etnis Bali, yang pernah memimpin di provinsi dengan mayoritas pemeluk agama Hindu tersebut.

Usai gempa bumi Seririt, Gubernur Soekarmen mengeluarkan “seruan”, mungkin pada zaman sekarang bisa disebut himbauan, atau Surat Edaran.

  • Catatan : Foto selebaran oleh Sugi Lanus. Selebaran ini kemungkinan bagian lampiran dari terbitan Warta Hindu Dharma karena ditemukan di tumpukan Warta Hindu Dharma dan buku-buku tua lainnya.

_______

TAT TWAN ASI

Kiranya anda telah mendengar bahwa pulau Bali Bagian Barat tanggal 14 Juli 1976 ditimpa bencana alam gempa bumi yang mengakibatkan korban jiwa, serta benda yang amat besar.

Kita mengenal Tat Twam Asi yang berarti Itu Adalah Kamu.

Maksudnya ialah Kau adalah Aku, Aku adalah Engkau. Maka dengan demikian, malapetaka yang diderita oleh sebagian saudara-saudara kita yang ditimpa bencana alam itupun berarti pula penderitaan kita, yang patut kita tanggulangi bersama secara moril maupun materiil.

Untuk itu sepatutnyalah kita dengan tulus ikhlas memberikan bantuan menurut kemampuan kita masing-masing dan sesuai dengan seruan Bapak Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali yang kami kutipkan bersama ini.

Semoga anda segera ikut mengirimkan bantuannya kepada alamat yang ditunjuk itu.

_____________________

DEPARTEMEN DALAM NEGERI

PROPINSI DAERAH TINGKAT I BALI

S E R U A N

No. Kesra. I/c/97/76.

Pada tanggal 14 Juli 1976 telah terjadi Bencana Alam Gempa Bumi, yang mengakibatkan korban yang cukup banyak di Kabupaten Buleleng, Jembrana dan Tabanan.

Sebagai rakyat yang mengutamakan kemanu- siaan dan keadilan sebagai Sila-sila dari Pancasila, kami ingin mengajak sejenak untuk merenung, mengingat-ingat dan mencoba turut merasakan penderitaan dari sesama kita. Penderitaan lahir batin sebagai akibat dari Bencana Alam tersebut telah menimpa sebagian dari penduduk pulau Bali yang kita cintai. Wajarlah kita turut meringankan penderitaan mereka dan karena itu kami ajak segenap lapisan masyarakat untuk memberikan sumbangan.

Pemberian sumbangan tersebut kami atur sebagai berikut :

1. Sumbangan dalam bentuk uang dan pakaian.

2. Segenap kegiatan pengumpulan yang telah dan akan dilakukan baik oleh dompet2 dalam harian maupun oleh organisasi2, hasilnya agar disampaikan kepada Team Koordinasi Pelaksanaan Penanggulangan Bencana Alam Daerah Tingkat I Bali d/a. PALANG MERAH INDONESIA DAERAH BALI dengan alamat.

“Kantor P.M.I. Daerah Bali Jalan Tanjung Bungkak Denpasar Telpun : Nomor 6465”.

3. Team Koordinator Pelaksanaan Penanggulangan Bencana Alam Daerah Tingkat I Bali secara bertahap mengirimkan hasil pengumpulan sumbangan tersebut kepada Bupati Kepala Daerah yang Wilayahnya terkena Bencana Alam.

Demikianlah.

Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali/

Ketua Team Koordinasi Pelaksanaan Penangulangan Bencana Alam Dati I Bali

t. t. d.

(SUKARMEN).

***

MOMENTUM

Seruan ini, bisa dikatakan, menjadi momentum dikenal luasnya ungkapan TAT TWAM ASI secara luas di Bali. Menyumbang dan membantu sesama adalah wujud bentuk pengejawantahan nilai-nilai TAT TWAM ASI. Dalam kebencanaan Gempa Seririt nilai-nilai TAT TWAM ASI bersemi dan kebencanaan kemudian menjadi salah satu momentum memahami nilai-nilai kemanusiaan yang terdalam.

***

SERUAN TENTANG UPAYA KEAGAMAAN HADAPI GEMPA

Selain seruan tentang Tat Twam Asi dari Gubernur Bali Soekarmen, seruan juga datang dari Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Bali yang berkaitan dengan upcra keagamaan. Seruan Kepada Bimas Hindu Buddha di Bali I Gusti Ktut Kaler — yang juga disebut-sebut sebagai tokoh yang mempopulerkan konsep Tri Hita Karana.

Om Swastyastu!

Bertali dengan terjadinya gempa yang dibeberapa tempat menimbulkan bencana dipulau Bali ini, dengan ini kami menyerukan kepada Saudara2 pemeluk Hindu Dharma, hal2 sbb. :

1. Kami tahu bahwa dimata hati umat Hindu kejadian tersebut tidak saja bernilai selaku kejadian alam, melainkan pula merupakan ka durmanggalan/bernilai niskala.

2. Karena kebencanaan, mungkin banyak diantara saudara2 sedharma yang menjadi panik, bingung, ragu2 dsb.nya.

3. Supaya kepanikan itu tidak menimbulkan ekses lebih jauh, misalnya ditunggangi oleh ”Pedukunan” yang tidak bertanggung jawab, dengan ini kami serukan :

a. bahwa sesuatu tindakan keagamaan (nunas ica, guru piduka dsb.) seyogianya dilakukan dengan hati yang tenang dan mantap. Bukan dengan hati panik dan bingung.

b. Lebih2 pustaka agama memang memberi jangka waktu 42 (empat puluh dua) hari untuk mengadakan aci keagamaan bagi suatu “kadurmanggalan”.

c. Sebab itu sementara ini, kami harap ketenangan segenap saudara2 sedharma/tidak mengambil upaya2 aci besar dalam hubungan itu, kecuali yang kecil2/bersifat ”penunas ican” se-mata2.

d. Tentang aci yang segogianya diadakan di dalam hubungan durmanggala itu, kami akan memberikan siaran2nya, setelah dapat mengkonsultasikannya dengan Parisada Hindu Dharma Pusat dan petunjuk dari para Sulinnggih.

e. Kepada para pamong Desa Adat diharap memberikan tuntunan kepada krama Desanya supaya tetap bersikap selaras dengan isi seruan ini.

4. Demikian untuk mendapat perhatian dari segenap warga umat, serta bantuan dari segala pihak sangat diperlukan, demi keresahan masyarakat segera dapat ditenangkan kembali.

Denpasar, 15 Juli 1976.

Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Propinsi Bali

u.b.

Kepala Bidang Bimas Hindu dan Buddha,

Cap t.t.d.

(I GUSTI KTUT KALER ).

NIP : 150000157.

Tags: gempa bumisejarah
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

5 Hal Unik Pagerwesi di Buleleng || Akibat Pandemi, Yang Nomor 4 Berubah

Next Post

Ketapel dengan Peluru Harapan

Sugi Lanus

Sugi Lanus

Pembaca manuskrip lontar Bali dan Kawi. IG @sugi.lanus

Related Posts

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails

Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

by IGP Weda Adi Wangsa
May 30, 2026
0
Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

CANDI Pustaka merupakan istilah yang sering dipakai oleh seorang rakawi (penyair sastra Jawa Kuno) untuk menyebut karya sastranya sebagai medium...

Read moreDetails

Memang Pasar Malam

by Angga Wijaya
May 30, 2026
0
Memang Pasar Malam

BUKAN di sebuah kota kabupaten di Jawa. Bukan pula di lapangan alun-alun yang hanya ramai ketika ada perayaan tertentu. Pasar...

Read moreDetails
Next Post
Ketapel dengan Peluru Harapan

Ketapel dengan Peluru Harapan

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati
Khas

Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

Catatan tentang AI, media sosial, dan manusia yang semakin sulit mendengar suara hatinya sendiri. KADANG-KADANG saya merasa bahwa perubahan terbesar...

by Emi Suy
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co