2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bencana Gempa Seririt & Himbauan Gubernur Soekarmen tentang Tat Twam Asi

Sugi Lanus by Sugi Lanus
February 3, 2021
in Esai
Bencana Gempa Seririt & Himbauan Gubernur Soekarmen tentang Tat Twam Asi

Foto Gubernur Soekarmen dari Wikipedia. Foto seruan dari Sugi Lanus, kemungkinan dimuat dalam media Warta Hindu Dharma

Catatan Harian Sugi Lanus, 3 Pebruari 2021


Gempa bumi Seririt, Buleleng, Bali, terjadi pada tanggal 14 Juli 1976. Gempa bumi ini berkekuatan 6.2 Skala Richter dengan episentrum di daratan. Berdasar catatan sejarah yang dikutip dari Daryono, BMKG, gempa bumi Seririt menelan korban tewas sebanyak 559 orang, luka berat 850 orang dan luka ringan 3.200 orang.

SERUAN TAT TWAM ASI

Pada saat terjadi gempa bumi Seririt, Provinsi Bali saat itu dipimpin Gubernur Soekarmen. Brigadir Jenderal TNI (Purn.) Soekarmen lahir di Blitar, Jawa Timur, 30 Mei 1925 – meninggal di Malang, Jawa Timur, 10 September 1988 pada umur 63 tahun) adalah Gubernur Bali yang pernah memimpin selama dua periode masa jabatan, yaitu antara tahun 1967-1971 dan 1971-1978.

Soekarmen adalah satu-satunya gubernur yang beragama non Hindu (beragama Islam) dan bukan dari etnis Bali, yang pernah memimpin di provinsi dengan mayoritas pemeluk agama Hindu tersebut.

Usai gempa bumi Seririt, Gubernur Soekarmen mengeluarkan “seruan”, mungkin pada zaman sekarang bisa disebut himbauan, atau Surat Edaran.

  • Catatan : Foto selebaran oleh Sugi Lanus. Selebaran ini kemungkinan bagian lampiran dari terbitan Warta Hindu Dharma karena ditemukan di tumpukan Warta Hindu Dharma dan buku-buku tua lainnya.

_______

TAT TWAN ASI

Kiranya anda telah mendengar bahwa pulau Bali Bagian Barat tanggal 14 Juli 1976 ditimpa bencana alam gempa bumi yang mengakibatkan korban jiwa, serta benda yang amat besar.

Kita mengenal Tat Twam Asi yang berarti Itu Adalah Kamu.

Maksudnya ialah Kau adalah Aku, Aku adalah Engkau. Maka dengan demikian, malapetaka yang diderita oleh sebagian saudara-saudara kita yang ditimpa bencana alam itupun berarti pula penderitaan kita, yang patut kita tanggulangi bersama secara moril maupun materiil.

Untuk itu sepatutnyalah kita dengan tulus ikhlas memberikan bantuan menurut kemampuan kita masing-masing dan sesuai dengan seruan Bapak Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali yang kami kutipkan bersama ini.

Semoga anda segera ikut mengirimkan bantuannya kepada alamat yang ditunjuk itu.

_____________________

DEPARTEMEN DALAM NEGERI

PROPINSI DAERAH TINGKAT I BALI

S E R U A N

No. Kesra. I/c/97/76.

Pada tanggal 14 Juli 1976 telah terjadi Bencana Alam Gempa Bumi, yang mengakibatkan korban yang cukup banyak di Kabupaten Buleleng, Jembrana dan Tabanan.

Sebagai rakyat yang mengutamakan kemanu- siaan dan keadilan sebagai Sila-sila dari Pancasila, kami ingin mengajak sejenak untuk merenung, mengingat-ingat dan mencoba turut merasakan penderitaan dari sesama kita. Penderitaan lahir batin sebagai akibat dari Bencana Alam tersebut telah menimpa sebagian dari penduduk pulau Bali yang kita cintai. Wajarlah kita turut meringankan penderitaan mereka dan karena itu kami ajak segenap lapisan masyarakat untuk memberikan sumbangan.

Pemberian sumbangan tersebut kami atur sebagai berikut :

1. Sumbangan dalam bentuk uang dan pakaian.

2. Segenap kegiatan pengumpulan yang telah dan akan dilakukan baik oleh dompet2 dalam harian maupun oleh organisasi2, hasilnya agar disampaikan kepada Team Koordinasi Pelaksanaan Penanggulangan Bencana Alam Daerah Tingkat I Bali d/a. PALANG MERAH INDONESIA DAERAH BALI dengan alamat.

“Kantor P.M.I. Daerah Bali Jalan Tanjung Bungkak Denpasar Telpun : Nomor 6465”.

3. Team Koordinator Pelaksanaan Penanggulangan Bencana Alam Daerah Tingkat I Bali secara bertahap mengirimkan hasil pengumpulan sumbangan tersebut kepada Bupati Kepala Daerah yang Wilayahnya terkena Bencana Alam.

Demikianlah.

Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali/

Ketua Team Koordinasi Pelaksanaan Penangulangan Bencana Alam Dati I Bali

t. t. d.

(SUKARMEN).

***

MOMENTUM

Seruan ini, bisa dikatakan, menjadi momentum dikenal luasnya ungkapan TAT TWAM ASI secara luas di Bali. Menyumbang dan membantu sesama adalah wujud bentuk pengejawantahan nilai-nilai TAT TWAM ASI. Dalam kebencanaan Gempa Seririt nilai-nilai TAT TWAM ASI bersemi dan kebencanaan kemudian menjadi salah satu momentum memahami nilai-nilai kemanusiaan yang terdalam.

***

SERUAN TENTANG UPAYA KEAGAMAAN HADAPI GEMPA

Selain seruan tentang Tat Twam Asi dari Gubernur Bali Soekarmen, seruan juga datang dari Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Bali yang berkaitan dengan upcra keagamaan. Seruan Kepada Bimas Hindu Buddha di Bali I Gusti Ktut Kaler — yang juga disebut-sebut sebagai tokoh yang mempopulerkan konsep Tri Hita Karana.

Om Swastyastu!

Bertali dengan terjadinya gempa yang dibeberapa tempat menimbulkan bencana dipulau Bali ini, dengan ini kami menyerukan kepada Saudara2 pemeluk Hindu Dharma, hal2 sbb. :

1. Kami tahu bahwa dimata hati umat Hindu kejadian tersebut tidak saja bernilai selaku kejadian alam, melainkan pula merupakan ka durmanggalan/bernilai niskala.

2. Karena kebencanaan, mungkin banyak diantara saudara2 sedharma yang menjadi panik, bingung, ragu2 dsb.nya.

3. Supaya kepanikan itu tidak menimbulkan ekses lebih jauh, misalnya ditunggangi oleh ”Pedukunan” yang tidak bertanggung jawab, dengan ini kami serukan :

a. bahwa sesuatu tindakan keagamaan (nunas ica, guru piduka dsb.) seyogianya dilakukan dengan hati yang tenang dan mantap. Bukan dengan hati panik dan bingung.

b. Lebih2 pustaka agama memang memberi jangka waktu 42 (empat puluh dua) hari untuk mengadakan aci keagamaan bagi suatu “kadurmanggalan”.

c. Sebab itu sementara ini, kami harap ketenangan segenap saudara2 sedharma/tidak mengambil upaya2 aci besar dalam hubungan itu, kecuali yang kecil2/bersifat ”penunas ican” se-mata2.

d. Tentang aci yang segogianya diadakan di dalam hubungan durmanggala itu, kami akan memberikan siaran2nya, setelah dapat mengkonsultasikannya dengan Parisada Hindu Dharma Pusat dan petunjuk dari para Sulinnggih.

e. Kepada para pamong Desa Adat diharap memberikan tuntunan kepada krama Desanya supaya tetap bersikap selaras dengan isi seruan ini.

4. Demikian untuk mendapat perhatian dari segenap warga umat, serta bantuan dari segala pihak sangat diperlukan, demi keresahan masyarakat segera dapat ditenangkan kembali.

Denpasar, 15 Juli 1976.

Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Propinsi Bali

u.b.

Kepala Bidang Bimas Hindu dan Buddha,

Cap t.t.d.

(I GUSTI KTUT KALER ).

NIP : 150000157.

Tags: gempa bumisejarah
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

5 Hal Unik Pagerwesi di Buleleng || Akibat Pandemi, Yang Nomor 4 Berubah

Next Post

Ketapel dengan Peluru Harapan

Sugi Lanus

Sugi Lanus

Pembaca manuskrip lontar Bali dan Kawi. IG @sugi.lanus

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Ketapel dengan Peluru Harapan

Ketapel dengan Peluru Harapan

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co