29 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bermain Ski ala Pandemi di Awal 2021 | Kabar dari Jepang

Riris Sanjaya by Riris Sanjaya
January 26, 2021
in Khas
Bermain Ski ala Pandemi di Awal 2021 | Kabar dari Jepang

Bermain sky di Jepang {foto Riris Sanjaya]

Sudah setahun lebih saya tinggal untuk bekerja di Niseko, Hokkaido, Jepang. Kawasan tempat saya bekerja ini tersohor akan ski resort-nya, yang mana hotel-hotel mengedepankan ketersediaan ski-in dan ski-out.

Di Bali hotel seperti berlomba mencari lokasi terdekat dengan bibir pantai. Tentu agar tamu, keluar dari kamar, langsung bisa berjemur ke pantai atau nyebur ke laut. Tapi hotel di kawasan ski ini, seperti Niseko Village, Hirafu, Annupuri, dan Hanazono ini, seakan berlomba membuat kamar  sedekat mungkin dengan ski area. Jadi begitu tamu telah mengenakan atribut ski yang aduhai ribetnya itu, tamu bisa segera meluncur berski-ria dan kembali juga dengan berski menuju hotel.

Kalau sunset Bali terkenal dengan beach viewnya, sementara Niseko, tentu saja dengan layer saljunya. [Foto: Riris Sanjaya]

Jadi jangan heran kalau pemain ski kelas berat, akan memilih kamar yang luasnya tidak seberapa tapi begitu keluar pintu lobi langsung bisa meluncur di atas salju, dibandingkan ditawari free upgrade ke private townhouse yang mewah dan megah tapi harus naik mobil dulu sebelum bermain ski.

Tentang keribetan pakaian ski? Aduh, makebek sekali, Jon!  Saya yang sudah setahun di daerah itu, pada akhirnya mencoba ski untuk pertama kalinya pada 5 Januari 2021, setelah memasuki Winter Season kedua saya di Niseko. Saya sungguh termehek-mehek dengan kelengkapan pakaian ski yang harus saya kenakan demi kelancaran acara ber-ski itu.

Dari atas hingga bawah, dimulai dari helmet, goggle, neck warmer, dalaman heattech teknologi Jepang atas dan bawah, atasan cukup tebal, jaket ski, celana ski, gloves, kaos kaki, ski boots. Kemudian untuk perlengkapan, menggunakan ski poles dan tentu saja ski boardnya. Inilah adalah salah satu alasan saya menunda-nunda percobaan ski sejak tahun lalu.

Area First Timer. [Foto: Riris Sanjaya]

Ketika awal saya datang, saya sungguh tidak memiliki keberanian mencoba ski meskipun tertarik. Alasannya ada beberapa, salah satunya malas keluar uang untuk biaya asuransi ski, sewa pakaian, sewa alat, dan tentu saja paling takut kalau sampai cedera. Saya sungguh berhati-hati akan setiap kegiatan yang saya lakukan selama bekerja di Jepang ini, terpisah dari anak, suami, dan keluarga besar. Jangan sampai membuat khawatir dan tentu saja harus pintar menjaga diri karena tinggal sendiri.

Tahun lalu segala kelengkapan ski dan snowboard disediakan oleh penyedia jasa sewa di dalam hotel. Tapi sehubungan dengan usaha mencegah penyebaran virus Covid-19, beberapa item tidak lagi disewakan, seperti goggles dan gloves. Saat saya mencoba mengenakan ski boots, akhirnya rasa penasaran saya terselesaikan.

Saya kerap mengernyitkan dahi ketika melihat para tamu berlalu lalang di depan lobi berjalan seperti robot punyah. Jalannya per langkah demi langkah, kemudian agak miring-miring seperti habis minum sake. Ternyata bentuk ski boots memang tidak mengijinkan kaki kita berdiri lurus. Hahaaa dasar first timer!

Memang segala sesuatu kalau tidak kita coba sendiri, bisanya cuma bertanya-tanya dalam hati, atau kalau buat tipe yang lebih rajin dari saya, tanya-tanya Mbah Google.  

Usai membayar biaya rental alat-alat ski dengan melampirkan approval form dari manager, saya mendapat potongan harga 50%, saya dan Jaycy yang telah menghubungi salah satu teman instruktur untuk mengajari kami bermain ski, beriringan menuju ski area. Tentu saja, area First Timer. Hahahaa

Pokoknya biar pernah [Foto: Riris Sanjaya]

Ah, rasanya menakjubkan ketika saya menyadari saya masih dibolehkan mencoba hal baru. Saya pikir saya sudah cukup tua untuk memulai, terutama dalam hal olahraga. Saya merasa sebagai seorang ibu yang sudah melahirkan dua kali, tubuh saya sebaiknya hanya melakukan relaksasi ringan saja, jogging dan yoga sudah maksimal. Tapi kini, saya malah menikmati sensasi meluncur di atas salju dengan ketidaktakutan untuk jatuh dan terjerembab.

Saya terinspirasi oleh para tamu jepang. Mereka sudah terbilang renta secara usia, tetapi berjiwa pelita. Sejak Winter Season 2020 dimulai, dari 1 Desember, saya ditugaskan di front desk. Setiap hari main job saya adalah menangani check-in dan check-out. Dari menyambut kedatangan tamu-tamu yang pasangan muda, kemudian keluarga, hingga saya terkesan akan banyaknya kakek dan nenek yang datang bermalam dengan tujuan utama bermain ski. Bukan paruh baya, tapi sungguh sudah lanjut usia.

Magic carpet, menuju ski base camp. [Foto Riris Sanjaya]
Teman instruktur, Hana-chan, orang Taiwan yang mahir bahasa Jepang dan Inggris. [Foto: Riris Sanjaya]
Once in a lifetime! {fptp Riris Sanjaya]

Mereka terlihat lihai dan sungguh mandiri mengurusi seluruh perlengkapan ski yang sudah mereka kirim dari rumah masing-masing dengan layanan takkyubin, jadi mereka tidak usah sibuk menyewa alat karena sudah membawa peralatan andalan sesuai ukuran mereka. Dan, herannya lagi, mengingat perjalanan dari bandara sampai Niseko kurang lebih 3 jam, usai check-in mereka langsung bergegas ganti pakaian dan langsung meluncur. Tinggallah saya yang terbelalak di lobi melihat para lansia penuh stamina. 

Ada tamu-tamu yang datang setiap tahun, ada yang datang dalam satu bulan yang sama berkali-kali, ada pula yang menginap selama 3 bulan hampir selama winter season. Tamu-tamu ini kami golongkan menjadi VIP, super repeater guests, yang tentu saja nama dan preference kamarnya sudah kami siapkan betul. Berbeda dengan tahun lalu, karena border ditutup untuk kedatangan WNA, kami hanya memiliki tamu domestik. Itupun jumlahnya menurun karena Go To Campaign, program diskon dari pemerintah kepada seluruh penduduk Jepang untuk menghidupkan kembali perekonomian negara, dihentikan sementara akibat merebaknya kembali kasus Covid-19.

Ah, pengalaman bermain ski pertama saya, sungguh menyenangkan sekaligus menyedihkan pada saat yang sama. Saya senang bisa menikmati salju segar Niseko yang terkenal dengan istilah Japan Powder leluasa seperti dalam private area, tetapi ngenes karena sadar tidak banyak tamu-tamu yang bisa datang meluncur di area ski karena kendala pandemi.

Eh, sebentar! Tentu saja saya merasa bebas dan leluasa tidak ada banyak orang, karena saya dan Jaycy saja yang masuk kelas First Timer. Hahhaaaa. [T]

Menyenangkan {foto Riris Sanjaya]

_____

BACA KABAR DARI JEPANG SELENGKAPNYA

Ini salah satu jenis sakura, yang ada di sekitaran dam. [Foto koleksi Riris Sanjaya]
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Filosofi Luluh Sate

Next Post

Pulang Adalah Kepastian, Rumah Hanya Persinggahan

Riris Sanjaya

Riris Sanjaya

Lahir di Singaraja, kini bekerja di Jepang

Related Posts

Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan

by Nyoman Budarsana
October 29, 2026
0
Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan

ALUNAN lembut gamelan gangsa dan moncong reong berpadu dengan tembang-tembang klasik nan sakral, menghadirkan suasana khidmat yang sarat nuansa spiritual....

Read moreDetails

Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

by Rusdy Ulu
October 26, 2026
0
Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

SEPERTI apa kekuatan penuturan kisah lokal dalam karya sastra? Bagaimana seorang penulis memanfaatkan lanskap, identitas, dan pengalaman lokal untuk menciptakan...

Read moreDetails

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
0
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

Read moreDetails

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails
Next Post
Pulang Adalah Kepastian, Rumah Hanya Persinggahan

Pulang Adalah Kepastian, Rumah Hanya Persinggahan

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Alvin Tedjo: Potensi, Kesadaran, dan Ujian Waktu
Esai

Alvin Tedjo: Potensi, Kesadaran, dan Ujian Waktu

Potensi Manusia dan Lingkungan yang Membentuknya Kisah Alvin Tedjo menarik untuk direnungkan, bukan semata-mata karena ia merupakan keturunan Indonesia yang...

by Agung Sudarsa
October 29, 2026
Menulis yang Tak Tertahankan, Menyuarakan yang Terbungkam
Panggung

Menulis yang Tak Tertahankan, Menyuarakan yang Terbungkam

BAGAIMANA menuliskan luka yang sulit diungkapkan? Ketika trauma, kehilangan, dan ketidakadilan terasa begitu berat, mampukah kata-kata menggambarkan pengalaman yang menyakitkan...

by Dede Putra Wiguna
October 29, 2026
Labdanation Fashion Week Season III, Padukan Fashion Berkelanjutan dan Ambisi Rekor Dunia
Panggung

Labdanation Fashion Week Season III, Padukan Fashion Berkelanjutan dan Ambisi Rekor Dunia

PERAGAAN busana yang mengusung konsep tekstil berkelanjutan tampil memikat dalam Labdanation Fashion Week Season III di panggung terbuka Sira Village,...

by Nyoman Budarsana
October 29, 2026
Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan
Khas

Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan

ALUNAN lembut gamelan gangsa dan moncong reong berpadu dengan tembang-tembang klasik nan sakral, menghadirkan suasana khidmat yang sarat nuansa spiritual....

by Nyoman Budarsana
October 29, 2026
Melancaran ke Desa Les: Melihat Les dari Sisi yang Lain
Liputan Khusus

Pemberdayaan Produk Lokal Setelah Desa Les Diganjar Penghargaan ADWI 2024

“MAKANYA, pengembangannya lebih kepada CBT sebenarnya—Community Based Tourism.” Nyoman Nadiana, yang akrab disapa Don Rare, mengucapkan kalimat itu ketika menjelaskan...

by Jaswanto
October 29, 2026
Luncurkan “Penasaran”, Henry Manampiring Ingin Marah-Marah Lewat Cerpen
Panggung

Luncurkan “Penasaran”, Henry Manampiring Ingin Marah-Marah Lewat Cerpen

SELAMA ini Henry Manampiring dikenal sebagai penulis nonfiksi, terutama melalui Filosofi Teras yang mengupas filsafat Stoikisme. Namun, lewat kumpulan cerpen...

by Dede Putra Wiguna
October 29, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Ujian Menuju Kedewasaan: Saat  Cinta Tidak Lagi Menuntut Kesempurnaan

Tidak semua masalah dalam hubungan dapat diselesaikan dengan percakapan ringan atau kompromi sederhana. Fase Ujian Perjalanan relasi cinta pasangan yang...

by Tri Nugroho Adi
October 29, 2026
B-GIDME 2026 Hadirkan 46 Karya dari 52 Desainer Lima Negara
Pameran

B-GIDME 2026 Hadirkan 46 Karya dari 52 Desainer Lima Negara

Bali-Global Innovative Design Map Exhibition (B-GIDME) 2026 resmi dibuka pada Senin, 26 Oktober 2026, di Neka Art Museum (NAM), Ubud,...

by Nyoman Budarsana
October 28, 2026
Sutasoma vs Purusada: Satire Kekuasaan di Panggung Swara SeadaNya
Panggung

Sutasoma vs Purusada: Satire Kekuasaan di Panggung Swara SeadaNya

GUNAWAN Wicaksono membawakan tokoh Purusada dengan riasan tebal, didominasi garis merah dan hitam yang mempertegas wajahnya. Matanya melotot, suaranya menggelegar...

by tatkala
October 28, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Tembok Besar Indonesia Itu Bernama Etnosentrisme [Catatan Hari Sumpah Pemuda]

BANYAK yang mengira, setelah Sumpah Pemuda tahun 1928 persoalan bangsa yang majemuk ini telah selesai. Banyak pula yang berharap, setelah...

by Chusmeru
October 28, 2026
Taksi Ferrari-Lamborghini ala Kawah Ijen
Tualang

Taksi Ferrari-Lamborghini ala Kawah Ijen

MENDENGAR kata Ferrari atau Lamborghini, bayangan kita mungkin langsung tertuju pada mobil mewah berharga selangit dengan fitur-fitur canggih. Namun, Ferrari...

by Kadek Sri Widiastuti
October 28, 2026
Panji Lestari, Wanita Tani, dan Warga Penggerak Desa Wisata Panji
Liputan Khusus

Panji Lestari, Wanita Tani, dan Warga Penggerak Desa Wisata Panji

“DI DESA PANJI, kami tidak menjual pemandangan, kami menjual cara hidup.” Kalimat itu ditulis Jro Mangku Made Ariawan, Perbekel Desa...

by Jaswanto
October 28, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co