14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

7 Jurus Memperbaiki Diri untuk Melangkah pada Rencana Panjang | tatkalamuda

Sayang Kukiss by Sayang Kukiss
January 25, 2021
in Esai
7 Jurus Memperbaiki Diri untuk Melangkah pada Rencana Panjang | tatkalamuda

Sayang Kukiss/Diah Cintya

Ini Bukan Motivasi, Aku Hanya Ingin Berbagi

Aku bukan peramal, kukira kamu pun begitu. Hanya saja yang aku sadari, sebagai seorang manusia aku begitu perasa, dan masih sama kukira kamu pun begitu. Sebelumnya aku pernah kecewa, namun untuk yang satu ini aku tak ingin kamu pun begitu. Ini hanya perihal waktu, setiap perubahan perlu adaptasi, yang baik kita resapi dan yang buruk kita pelajari, jangan sampai terulangi.

Berbenah dan terus berbenah, setiap hari. Aku rasa, ketika kita belajar hal baru kemudian menguasainya, itu akan meningkatkan value (nilai) dalam diri kita, kuharap kamu sependapat, namun jika tidak juga tak apa. Tulisan ini hanya sebuah opini seseorang yang masih terus belajar, jadi sangat tak apa jika kamu melihat dari sudut pandang yang berbeda, aku senang kamu dapat berpikir bebas.

Aku tak ingin bertanya berapa umurmu, yang ingin aku bahas adalah bagaimana rencanamu sepuluh hingga lima belas tahun kedepan? Sekali lagi, aku bukan peramal. Suatu ketika seseorang pernah berpesan kepadaku, dan aku pun ingin juga meneruskan pesan ini kepadamu. Katanya “Ketika nanti ada kesempatan apapun yang datang, jangan biarkan dia pergi tanpa bekas”, karena, kita bisa jadi akan lebih menyesal atas apa yang tidak pernah kita kerjakan dibandingkan apa yang pernah kita kerjakan. Bukankah pengalaman memang sepenting itu?

Ini bukan tulisan motivasi, tujuanku hanya untuk berbagi supaya kita bisa saling mengingatkan satu sama lain. Jadi semua keputusan dan tanggung jawab masih ada di tangan kita masing-masing. Untuk membuat suatu rencana jangka panjang, sebaiknya kita mulai dari dalam diri sendiri, beberapa sudah aku rangkum.

1. young not lazy

Malas itu manusiawi tapi bukan jadi pembenaran. Tuhan Maha Adil, tiap orang diberi jatah waktu yang sama, tak ada yang kurang ataupun lebih dari 24 jam dalam sehari, tinggal kita saja yang pandai-pandai mengaturnya. Semakin muda kita, semakin besar peluang kita untuk produktif, belajar hal baru daripada hanya menunggu balasan Whatsapp pacar. Pacar ga hilang, tapi waktu terbuang. Lebih sayang lagi kalo pacar hilang, waktu kebuang, galau berulang, aduh sayang. Kalo lagi patah hati pun jangan bikin jadi makin malas, justru harus lebih glow up lagi dan lagi, caranyanya ambil kertas, tulis dari sekarang habit (kebiasaan) apa saja yang harus kita tanam dan perbaiki, terus jangan lupa cari kegiatan yang kamu suka dan bermanfaat. It’s too late to sit around and wait for somebody to do something someday.

2. yesterday you said tomorrow

Dasarnya datang dari poin pertama tadi, masalahnya adalah kita suka berfikir bahwa kita masih memiliki banyak waktu untuk menunda, padahal waktu terus berjalan tetapi mood ini seakan senang sekali diam ditempat. Aku pikir, aku juga masih perlu kontrol akan sifat ini agar tidak semakin bertumbuh subur. Saling mengingatkan juga tak ada salahnya, karena kita tidak tahu bagaimana keadaan esok, aku dan kamu bukan peramal. Mahatma Gandhi pernah berkata “Hiduplah seakan-akan kamu akan mati besok. Belajarlah seakan-akan kamu akan hidup selamanya.“

3. don’t compare with others

Jangan lupa kalo semua orang punya timeline dan path nya masing-masing. Kamu pun tentu tau filosofi gunung es bukan? Ya, dibalik begitu banyak apa yang kita lihat, ada banyak hal juga yang belum kita lihat. Mantra “self love” adalah solusi untuk tidak merasa terganggu atas apa yang orang lain miliki. Tak perlu khawatir, just take our time. Tetap berusaha dan gali terus skill (kemampuan) apapun yang ingin kamu kembangkan.

4. get out from toxic relationship

Kamu cukup kuat untuk melepaskan dan cukup bijak juga untuk menunggu apa yang pantas kamu dapatkan. Toxic Relationship ini cukup relevan di kalangan remaja yang harus tumbuh menjadi sosok yang lebih dewasa. Jika kamu merasa bahwa berada dalam circle ini, tak ada yang dapat menolongmu kecuali dirimu sendiri, ketika kamu sadar bahwa untuk mendapatkan yang terbaik kamu harus mengambil keputusan yang terbaik pula. Singkatnya, tak perlu memaksakan apa yang tidak sepantasnya dipaksakan. The world is so big, and please open your eyes masih banyak orang baik yang belum kita temui.

5. keep our positive circle

Kita bebas berteman dengan siapa saja dan sangat disarankan untuk memperluas networking, akan tetapi kita punya hak untuk menentukan kualitas pertemanan yang ingin kita bangun, karena lingkaran pertemanan itu memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan diri kita. Jika ternyata emang selama ini hubungan nya dirasa toxic, we better leave it.

6. growth one step at the time

Bunga yang kuncup akan terus bertumbuh hingga mekar, mereka tidak diam, mereka bekerja, mereka berfotosintesis. Sama halnya manusia, kita semua memiliki power untuk menciptakan suatu perubahan yang baik dan membangun. Jika memang ada kesempatan untuk belajar jangan dilewatkan begitu saja, apapun kesempatan yang buat diri kita bisa lebih berkembang, don’t think twice! Karena penyesalan selalu datang di akhir. Contoh sederhananya, semisal kamu ada kesempatan untuk mengikuti suatu kompetisi, jangan sampai kamu terlalu lama berfikir sampai akhirnya kesempatan itu kandas. Sebenarnya kalah dan menang itu biasa, karena jika kalah pun kamu masih tercatat sebagai seorang pemenang dalam dirimu sendiri yang telah berani mengambil kesempatan dan risiko. Mantranya “Remember to always give your best in everything.”

7.FTBAW! (fighting to be a winner)

Last but not least adalah semangat pantang menyerah, ketika segala sesuatu terasa sulit, itu bukan berarti bahwa kita harus berhenti. Justru semakin sulit rintangannya, kita harus semakin kuat juga usahanya. Segalanya butuh proses, dan proses itu akan berjalan baik apabila disertai dengan keinginan untuk selalu mau belajar. Untuk keluar dari comfort zone, perlu adanya semangatuntuk berani memulai sesuatu hal dengan penuh keyakinan positif.

Terima kasih, salam kukis semoga bermanfaat. [T]

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

KETURUNAN GAJAH MADA DI BALI

Next Post

Pandemi, Bule jadi “Tamu Lokal”, Ngebon pun Biasa | Cerita dari Sebuah Kedai Kopi

Sayang Kukiss

Sayang Kukiss

Sayang Kukiss adalah nama pena Diah Cintya. Biasa juga dipanggil DC. Perempuan kecil yang senang bermain kembang, tapi bukan kembang api. Gemar membaca, membaca timeline. dan sekarang sedang belajar menulis, menulis mimpi indah bersamamu...

Related Posts

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
0
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

Read moreDetails

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails
Next Post
Pandemi, Bule jadi “Tamu Lokal”, Ngebon pun Biasa | Cerita dari Sebuah Kedai Kopi

Pandemi, Bule jadi “Tamu Lokal”, Ngebon pun Biasa | Cerita dari Sebuah Kedai Kopi

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co