2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Canggihnya Teknologi Zaman Now, Hasilkan Uang dengan Cara Rebahan

Suara Perubahan by Suara Perubahan
January 8, 2021
in Esai
Canggihnya Teknologi Zaman Now, Hasilkan Uang dengan Cara Rebahan

Putu Satcitanandadewi

Penulis: Putu Satcitanandadewi

_______

Teknologi bukan lagi menjadi istilah asing pada zaman golbalisasi saat ini. Banyak dari kita yang mengartikan teknologi secara sempit, yaitu hanya sebatas pada alat atau mesin yang terhubung dengan listrik. Padahal teknologi memiliki arti yang sangat luas dan manfaatnya pun sangat luar biasa dalam kehidupan sehari-hari, berbagai kebutuhan serta sarana berbentuk aneka macam peralatan atau sistem yang berfungsi untuk memberikan kenyamanan serta kemudahan bagi umat manusia.

Perkembangan teknologi diera globalisasi saat ini bukan lagi hal yang baru untuk diperbincangkan, sebab teknologi terus mengalami perkembangan setiap tahunnya. Berbagai jenis teknologi yang ada saat ini merupakan hasil upgrade teknologi yang telah ada sebelumnya. Kehadiran teknologi banyak memberikan perubahan hampir diberbagai sektor kehidupan manusia, sebab teknologi menawarkan kemudahan yang belum didapat sebelumnya.

Kemjauan teknologi yang semakin hari semakin cepat, tentu membuat banyak perubahan terhadap sebuah negara tidak terkecuali Indonesia. Pesatnya perkembangan teknologi informasi ini membawa banyak pengaruh baik positif maupun negatif. Hal yang sedang viral saat ini ialah menonton video dapat menghasilkan uang.

Belakangan viral komunitas TikTok ramai-ramai memposting mereka dapat menghasilkan uang hanya dengan mengunggah, menonton video di aplikasi Tiktok. Selain aplikasi TikTok, masih banyak juga aplikasi lainnya yang menawarkan kemudahan mendapatkan uang, seperti misalnya membaca berita, share berita, serta mengundang teman. Banyak anak muda mengikuti trend tersebut untuk mengisi waktu luang, bagaimana tidak! Hanya dengan duduk santai, atau sambil rebahan menonton video TikTok dalam jangka waktu 5 sampai 15 menit mendapatkan sejumlah uang yang sudah ditentukan oleh aplikasi TikTok setiap harinya.

Apabila kita kembali mengingat kebelakang, masyarakat pada zaman dahulu jika ingin mendapatkan uang, tentu harus bekerja fisik baik siang ataupun malam. Tak peduli jenis pekerjaannya apa yang penting halal. Namun situasi tersebut sudah jauh berbeda dengan situasi saat ini. Sejak adanya media social seperti instagram, youtube, tiktok yang digunakan oleh kaum millenial mencari cuan bisa dilakukan dengan cara di rumah saja bisa jadi juga sambil rebahan.

Banyak anak millenial kini beralih profesi menjadi influencer, content creator yang terkadang dijadikan pekerjaan utama maupun sampingan.  Selain mencari uang melalui media social tersebut, kini bisa juga mendapatkan dana melalui aplikasi pinjaman. Wah wah! Kemajuan teknologi memang mengubah segalanya.

Jika kita menilik kembali 10 tahun kebelakang, perkembangan teknologi dalam dunia finansial tumbuh begitu cepat. Perkembangan itu dapat kita lihat mulai dari segala bentuk transaksi yang dapat dilakukan melalui smartphone, hanya dengan 1 gerakan jari jempol bahkan sambil rebahan sudah bisa melakukan segala jenis transaksi mulai dari e-money, hingga melakukan investasi, atau pengembangan dana dengan lebih mudah.

Salah satu bukti perkembangan teknologi dalam dunian finansial ialah munculnya financial techonology (fintech), dengan adanya sistem financial dari fintech ini memberikan banyak manfaat seperti kemudahan layanan finansial, membantu mempermudah UMKM yang unkbankable mendapat modal usaha dan tentunya inklusi keuangan. Kegiatan pinjam meminjam uang, mungkin sudah ada sejak dahulu, meski hanya bersifat jangka pendek, pinjaman dana tersebut setidaknya sudah mampu membantu menutupi masalah keuangan yang sedang dialami.

Namun, seiring dengan kemajuan teknologi semakin canggih, kini meminjam dana bukanlah hal yang sulit karena sudah ada pinjaman online. Fintech P2P lending atau yang sering dikenal dengan layanan pinjaman online mulai berkembang dan diketahui masyarakat Indonesia sejak tahun 2016. Saat itu, layanan pinjaman online, lebih sering digunakan untuk membantu UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah lokal. Pinjaman online untuk UMKM memudahkan para pelaku UMKM mengembangkan binsis tanpa adanya jaminan. Dengan proses yang cepat, juga sangat mempercepat UMKM dalam mendapatkan pinjaman.

Hadirnya pinjaman online saat ini bukan hanya membantu pelaku UMKM, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan dana baik dari kaum milenial hingga orang yang sudah cukup usia. Pinjaman online dapat membantu masyarakat untuk mencukupi segala jenis kebutuhan mulai dari konsumsi, pendidikan, modal usaha, dan lain sebagainya biarpun dengan bunga yang lebih tinggi dari pinjaman bank.

Ketatnya persetujuan pengajuan kredit bank dan perubahan gaya hidup, banyak diyakini jadi faktor pendorong layanan pinjaman online digandrungi generasi muda. Jika kita flashback tentang pinjaman dana, jenis pinjaman dana yang dulu sering dilakukan adalah dengan cara meminjam di bank, atau meminjam dana di koperasi simpan pinjam, ke saudara, teman bahkan keluarga  atau yang paling sering dilakukan ialah dengan cara menggadaikan barang alias mengajukan pinjaman dana dengan angunan.

Persyaratan dokumen yang dibutuhkan untuk meminjam uang di bank konvensional pun bisa dikatakan sangat banyak. Biasanya dokumen harus dilengkapi berupa KTP, NPWP, slip gaji, rekening tabungan, kartu kredit hingga laporan keuangan bisnis jika memiliki. Prosesnya pun cukup rumit dan memakan waktu panjang, mulai dari pengumpulan berkas, verifikasi dokumen, sampai survei rumah atau kantor, kurang lebih memakan waktu dua hingga tiga minggu pengajuan disetujui.

Berbeda dengan bank atau lembaga keuangan lainnya, pinjaman online memiliki persyaratan dan proses pengajuan yang terbilang sangat mudah. Proses pengajuan kreditnya serba online, mudah, dan cepat. Tidak lagi mengirimkan banyak dokumen dan melewati banyak proses survei karena prosesnya dilakukan oleh sistem yang canggih.

Dengan bermodalkan aplikasi yang diunduh melalui Playstore atau App Store, dan mengikuti instruksi pendaftaran sesuai metode kredit yang dipilih. Proses persetujuannya pun hanya memakan waktu maksimal 1×24 jam dan pencairan dananya hanya memerlukan waktu lima menit saja. Wow! Sungguh luar biasa kecanggihan teknologi zaman now, hanya dengan 1 gerakan jari jempol ke atas dan ke bawah sudah bisa mendapatkan sejumlah dana yang diinginkan tanpa harus kesana kemari mengurus segala dokumen untuk urusan peminjaman dana.

Meski demikian, di balik kemudahan akses pinjaman online melalui Fintech P2P Lending ada banyak hal yang perlu diwaspadai. Mulai dari issue keamanan data pribadi hingga maraknya aplikasi pinjaman online ilegal yang tidak jauh beda dengan rentenir. Ujung- ujungnya, upaya memenuhi kebutuhan finansial justru berakhir jadi masalah yang lebih serius. Pinjaman online yang akan mendekati waktu jatuh tempo atau melewati batas waktu akan terus diteror oleh debtcoloctor, mulai dari menghubungi nomor handphone nasabah hingga keluarga dan kerabat lainnya. Bahkan, apabila ada nasabah yang tidak sanggup membayar sejumlah dana yang telah dipinjam dengan bunga yang sangat tinggi akhirnya bisa berujung pada kematian (bunuh diri).

Segala sesuatu yang instan (hampir) selalu tidak baik. Kemajuan teknologi memang memberikan banyak perubahan pada seluruh aspek kehidupan, salah satunya menjadi orang yang sangat konsumtif karena perubahan gaya hidup. Alih-alih mengikuti gaya hidup sosialita justru berujung pada masalah yang serius. Mengikuti trend perkembangan zaman saat ini boleh saja, tetapi bijaklah menggunakan teknologi, perbanyaklah mencari informasi, karena apabila sudah berurusan dengan uang tidak akan ada habisnya. Sama dengan hukum perbuatan, apa yang kita tanam itulah yang kita petik. Bijak menggunakan teknologi, maka hal baiklah yang akan di dapat, begitu juga sebaliknya. Kita sebagai generasi muda, generasi agent of change sudah sebaikanya memberikan informasi yang tepat pada orang-orang yang gagal paham terhadap informasi yang diterima.

  • Putu Satcitanandadewi, Mahasiswa S2 Ilmu Manajemen, Undiksha
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Rajah Gairah Selepas Percintaan Kata || Novel “Yang Tersisa Usai Bercinta”

Next Post

Pengalihan Mata Pencarian di Masa Pandemi || Dari Karyawan Perhotelan ke Stand Angkringan

Suara Perubahan

Suara Perubahan

Suara Perubahan berisi esai-esai tugas mata kuliah "Change Management" Program S2 Ilmu Manajemen Undiksha Singaraja yang diampu oleh dosen Dr. I Nengah Suarmanayasa, S.E., M.Si.

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Pengalihan Mata Pencarian di Masa Pandemi || Dari Karyawan Perhotelan ke Stand Angkringan

Pengalihan Mata Pencarian di Masa Pandemi || Dari Karyawan Perhotelan ke Stand Angkringan

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co