13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Canggihnya Teknologi Zaman Now, Hasilkan Uang dengan Cara Rebahan

Suara Perubahan by Suara Perubahan
January 8, 2021
in Esai
Canggihnya Teknologi Zaman Now, Hasilkan Uang dengan Cara Rebahan

Putu Satcitanandadewi

Penulis: Putu Satcitanandadewi

_______

Teknologi bukan lagi menjadi istilah asing pada zaman golbalisasi saat ini. Banyak dari kita yang mengartikan teknologi secara sempit, yaitu hanya sebatas pada alat atau mesin yang terhubung dengan listrik. Padahal teknologi memiliki arti yang sangat luas dan manfaatnya pun sangat luar biasa dalam kehidupan sehari-hari, berbagai kebutuhan serta sarana berbentuk aneka macam peralatan atau sistem yang berfungsi untuk memberikan kenyamanan serta kemudahan bagi umat manusia.

Perkembangan teknologi diera globalisasi saat ini bukan lagi hal yang baru untuk diperbincangkan, sebab teknologi terus mengalami perkembangan setiap tahunnya. Berbagai jenis teknologi yang ada saat ini merupakan hasil upgrade teknologi yang telah ada sebelumnya. Kehadiran teknologi banyak memberikan perubahan hampir diberbagai sektor kehidupan manusia, sebab teknologi menawarkan kemudahan yang belum didapat sebelumnya.

Kemjauan teknologi yang semakin hari semakin cepat, tentu membuat banyak perubahan terhadap sebuah negara tidak terkecuali Indonesia. Pesatnya perkembangan teknologi informasi ini membawa banyak pengaruh baik positif maupun negatif. Hal yang sedang viral saat ini ialah menonton video dapat menghasilkan uang.

Belakangan viral komunitas TikTok ramai-ramai memposting mereka dapat menghasilkan uang hanya dengan mengunggah, menonton video di aplikasi Tiktok. Selain aplikasi TikTok, masih banyak juga aplikasi lainnya yang menawarkan kemudahan mendapatkan uang, seperti misalnya membaca berita, share berita, serta mengundang teman. Banyak anak muda mengikuti trend tersebut untuk mengisi waktu luang, bagaimana tidak! Hanya dengan duduk santai, atau sambil rebahan menonton video TikTok dalam jangka waktu 5 sampai 15 menit mendapatkan sejumlah uang yang sudah ditentukan oleh aplikasi TikTok setiap harinya.

Apabila kita kembali mengingat kebelakang, masyarakat pada zaman dahulu jika ingin mendapatkan uang, tentu harus bekerja fisik baik siang ataupun malam. Tak peduli jenis pekerjaannya apa yang penting halal. Namun situasi tersebut sudah jauh berbeda dengan situasi saat ini. Sejak adanya media social seperti instagram, youtube, tiktok yang digunakan oleh kaum millenial mencari cuan bisa dilakukan dengan cara di rumah saja bisa jadi juga sambil rebahan.

Banyak anak millenial kini beralih profesi menjadi influencer, content creator yang terkadang dijadikan pekerjaan utama maupun sampingan.  Selain mencari uang melalui media social tersebut, kini bisa juga mendapatkan dana melalui aplikasi pinjaman. Wah wah! Kemajuan teknologi memang mengubah segalanya.

Jika kita menilik kembali 10 tahun kebelakang, perkembangan teknologi dalam dunia finansial tumbuh begitu cepat. Perkembangan itu dapat kita lihat mulai dari segala bentuk transaksi yang dapat dilakukan melalui smartphone, hanya dengan 1 gerakan jari jempol bahkan sambil rebahan sudah bisa melakukan segala jenis transaksi mulai dari e-money, hingga melakukan investasi, atau pengembangan dana dengan lebih mudah.

Salah satu bukti perkembangan teknologi dalam dunian finansial ialah munculnya financial techonology (fintech), dengan adanya sistem financial dari fintech ini memberikan banyak manfaat seperti kemudahan layanan finansial, membantu mempermudah UMKM yang unkbankable mendapat modal usaha dan tentunya inklusi keuangan. Kegiatan pinjam meminjam uang, mungkin sudah ada sejak dahulu, meski hanya bersifat jangka pendek, pinjaman dana tersebut setidaknya sudah mampu membantu menutupi masalah keuangan yang sedang dialami.

Namun, seiring dengan kemajuan teknologi semakin canggih, kini meminjam dana bukanlah hal yang sulit karena sudah ada pinjaman online. Fintech P2P lending atau yang sering dikenal dengan layanan pinjaman online mulai berkembang dan diketahui masyarakat Indonesia sejak tahun 2016. Saat itu, layanan pinjaman online, lebih sering digunakan untuk membantu UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah lokal. Pinjaman online untuk UMKM memudahkan para pelaku UMKM mengembangkan binsis tanpa adanya jaminan. Dengan proses yang cepat, juga sangat mempercepat UMKM dalam mendapatkan pinjaman.

Hadirnya pinjaman online saat ini bukan hanya membantu pelaku UMKM, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan dana baik dari kaum milenial hingga orang yang sudah cukup usia. Pinjaman online dapat membantu masyarakat untuk mencukupi segala jenis kebutuhan mulai dari konsumsi, pendidikan, modal usaha, dan lain sebagainya biarpun dengan bunga yang lebih tinggi dari pinjaman bank.

Ketatnya persetujuan pengajuan kredit bank dan perubahan gaya hidup, banyak diyakini jadi faktor pendorong layanan pinjaman online digandrungi generasi muda. Jika kita flashback tentang pinjaman dana, jenis pinjaman dana yang dulu sering dilakukan adalah dengan cara meminjam di bank, atau meminjam dana di koperasi simpan pinjam, ke saudara, teman bahkan keluarga  atau yang paling sering dilakukan ialah dengan cara menggadaikan barang alias mengajukan pinjaman dana dengan angunan.

Persyaratan dokumen yang dibutuhkan untuk meminjam uang di bank konvensional pun bisa dikatakan sangat banyak. Biasanya dokumen harus dilengkapi berupa KTP, NPWP, slip gaji, rekening tabungan, kartu kredit hingga laporan keuangan bisnis jika memiliki. Prosesnya pun cukup rumit dan memakan waktu panjang, mulai dari pengumpulan berkas, verifikasi dokumen, sampai survei rumah atau kantor, kurang lebih memakan waktu dua hingga tiga minggu pengajuan disetujui.

Berbeda dengan bank atau lembaga keuangan lainnya, pinjaman online memiliki persyaratan dan proses pengajuan yang terbilang sangat mudah. Proses pengajuan kreditnya serba online, mudah, dan cepat. Tidak lagi mengirimkan banyak dokumen dan melewati banyak proses survei karena prosesnya dilakukan oleh sistem yang canggih.

Dengan bermodalkan aplikasi yang diunduh melalui Playstore atau App Store, dan mengikuti instruksi pendaftaran sesuai metode kredit yang dipilih. Proses persetujuannya pun hanya memakan waktu maksimal 1×24 jam dan pencairan dananya hanya memerlukan waktu lima menit saja. Wow! Sungguh luar biasa kecanggihan teknologi zaman now, hanya dengan 1 gerakan jari jempol ke atas dan ke bawah sudah bisa mendapatkan sejumlah dana yang diinginkan tanpa harus kesana kemari mengurus segala dokumen untuk urusan peminjaman dana.

Meski demikian, di balik kemudahan akses pinjaman online melalui Fintech P2P Lending ada banyak hal yang perlu diwaspadai. Mulai dari issue keamanan data pribadi hingga maraknya aplikasi pinjaman online ilegal yang tidak jauh beda dengan rentenir. Ujung- ujungnya, upaya memenuhi kebutuhan finansial justru berakhir jadi masalah yang lebih serius. Pinjaman online yang akan mendekati waktu jatuh tempo atau melewati batas waktu akan terus diteror oleh debtcoloctor, mulai dari menghubungi nomor handphone nasabah hingga keluarga dan kerabat lainnya. Bahkan, apabila ada nasabah yang tidak sanggup membayar sejumlah dana yang telah dipinjam dengan bunga yang sangat tinggi akhirnya bisa berujung pada kematian (bunuh diri).

Segala sesuatu yang instan (hampir) selalu tidak baik. Kemajuan teknologi memang memberikan banyak perubahan pada seluruh aspek kehidupan, salah satunya menjadi orang yang sangat konsumtif karena perubahan gaya hidup. Alih-alih mengikuti gaya hidup sosialita justru berujung pada masalah yang serius. Mengikuti trend perkembangan zaman saat ini boleh saja, tetapi bijaklah menggunakan teknologi, perbanyaklah mencari informasi, karena apabila sudah berurusan dengan uang tidak akan ada habisnya. Sama dengan hukum perbuatan, apa yang kita tanam itulah yang kita petik. Bijak menggunakan teknologi, maka hal baiklah yang akan di dapat, begitu juga sebaliknya. Kita sebagai generasi muda, generasi agent of change sudah sebaikanya memberikan informasi yang tepat pada orang-orang yang gagal paham terhadap informasi yang diterima.

  • Putu Satcitanandadewi, Mahasiswa S2 Ilmu Manajemen, Undiksha
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Rajah Gairah Selepas Percintaan Kata || Novel “Yang Tersisa Usai Bercinta”

Next Post

Pengalihan Mata Pencarian di Masa Pandemi || Dari Karyawan Perhotelan ke Stand Angkringan

Suara Perubahan

Suara Perubahan

Suara Perubahan berisi esai-esai tugas mata kuliah "Change Management" Program S2 Ilmu Manajemen Undiksha Singaraja yang diampu oleh dosen Dr. I Nengah Suarmanayasa, S.E., M.Si.

Related Posts

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
0
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

Read moreDetails

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails
Next Post
Pengalihan Mata Pencarian di Masa Pandemi || Dari Karyawan Perhotelan ke Stand Angkringan

Pengalihan Mata Pencarian di Masa Pandemi || Dari Karyawan Perhotelan ke Stand Angkringan

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co