2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Blind In Paradise”, I Gede Made Surya Darma | Gelap dalam Gemerlap Dunia

tatkala by tatkala
January 5, 2021
in Lingkungan
“Blind In Paradise”, I Gede Made Surya Darma  | Gelap dalam Gemerlap Dunia

Surya Darma latihan dalam rangka Performance Art "BLIND IN PARADISE"

Pameran senirupa bertajuk “Sip Setiap Saat” yang digelar di Griya Santrian Hotel Sanur, menampilkan beragam karya. Selain lukisan, sejumlah perupa juga menyuguhkan performance art. Salah satunya I Gede Made Surya Darma. Pelukis lulusan ISI Yogyakarta ini selain memajang karya berjudul “Pedanda Baka”, juga menampilkan performance art berjudul ” Blind In Paradise”, tanggal 6 Januari 2021 pukul 16.00 di kolam renang Griya Santrian Hotel.

Karya performance art Surya Darma kali ini merespons situasi pandemi Covid-19 yang melanda dunia saat ini. Ia menampilkan kembali karya performance art-nya yang pernah dibuat di Museum Nasional Bangalore, India, pada tanggal 11 sampai 25 November 2011 dalam sebuah Festival Performance art International “ DAWN-DUSK LIVE ART 2011”.

Karya ini dikolaborasikan dengan lukisannya yang berjudul Pedanda Baka, dikarenakan adanya kedekatan konsep. Dipilihnya kolam renang sebagai tempat performance art karena “kejadiannya” sama-sama di dalam air. Dalam pentas seni ini Surya Darma berkolaborasi dengan musisi DJ Kamau Abayomi dari California America, seorang dalang wayang kulit dari Sanggar Seni Kembang Bali, yaitu I Putu Purwwangsa Nagara (Wawan Brsacuk ), D Jimmy Tedjalaksana (musisien dan founder Virama Music studio ), dan I Kadek Dedy Sumantra Yasa (seniman).

Dalam performance art tersebut Surya Darma menutupi kolam renang dengan berbagai macam bunga, sebagai simbol dari paradise itu sendiri atau keindahan kehidupan duniawi. Sedangkan lukisan Pedanda Baka dibiarkan menggambang di antara taburan bunga di dalam kolam renang tersebut. Itu mengandung makna bahwa kearifan lokal atau cerita rakyat seperti Pedanda Baka, banyak mengandung pesan moral yang bisa dijadikan sesuluh hidup. Di sisi lain Surya Darma menebarkan print di atas kertas mengenai sejarah virus yang melanda dunia dan dampak yang ditimbulkan– merekonstruksi sejarah virus, sebagai perenungan untuk selalu waspada.

Suasana latihan dalam rangka performance art Surya Darma

Dalam garapan seni itu, Surya Darma mengawali dengan melantunkan tembang Alas Arum. Tembang ini biasanya dinyanyikan dalang sebelum pementasan cerita pewayangan. Surya Darma memaknai itu sebagai simbol bahwa Tuhan dalam menciptakan alam, diawali getaran atau alunan suara indah yaitu AUM atau OM. Surya Darma mencoba merefleksikan proses penciptaan alam itu dengan melantunkan tembang dan direspons alunan suara gender, gitar, Dj, musik Didgeridoo dan jimbe.

Selanjutnya Surya Darma menaburkan bunga ke dalam kolam renang, sebagai simbol makrokosmos. Lukisan Pedanda Baka yang diambangkan di air itu sebagai simbol tatwa dari kearifan cerita Tantri itu sendiri. “Saya mengambang di permukaan air dengan tebaran bunga dan kertas yang di-print tentang sejarah virus melanda dunia. Mata saya ditutup sebagai simbol bahwa tidak bisa jelas melihat mana yang benar mana yang salah. Seolah-olah buta dalam kegemerlapan kehidupan duniawi. Dengan adanya situasi dunia yang tidak menentu tersebutlah, saya ingin mengajak audience untuk memaknai kembali kearifan lokal dari cerita tradisional Pedanda Baka, maupun cerita rakyat lokal lainnya, sebagai sesuluh hidup pada era kekinian, ” ujarnya.

Terinspirasi dari Cerita Tantri

Karya lukis Pedanda Baka yang dipamerkan Surya Darma terinspirasi dari cerita Tantri. Karya itu dipamerkan bersama karya lain dari sejumlah perupa dalam ajang gelar senirupa bertajuk “Sip Setiap Saat” di Griya Santrian Hotel, Sanur, sejak Senin (28/12) lalu.

‘’Sebagai salah satu cara untuk merespons situasi pandemi COVID-19 yang saat ini melanda dunia, saya berupaya memaknai kembali cerita Wayang Tantri yang mengisahkan cerita Pedanda Baka yang saya tuangkan ke dalam kanvas. Walaupun cerita ini sudah sangat tua, namun pesan yang disampaikan sangat relevan dengan era kekinian,’’ ujar pelukis yang sempat berpameran di sejumlah negara seperti Jepang, Jerman, India, Myanmar, Filipina dan Malaysia itu.

Dikatakan, pada zaman serba online dan era disruption saat ini, pesan yang ada dalam cerita tersebut penting dimaknai. Cerita Pedanda Baka tersebut menurutnya sangat relevan dijadikan sesuluh hidup agar kita selalu waspada, sehingga tidak mudah terkena tipu. Sebab, kasus penipuan dalam berbagai bentuk dan cara, sering terjadi, baik melalui internet maupun offline. Dengan memaknai kisah cerita Pedanda Baka, seseorang juga diharapkan tidak melakukan penipuan. Jika itu dilakukan, lambat laun buah karmanya akan diterima. Jangan menyalahgunakan kepandaian untuk menipu sesama.

Menurut Surya Darma, kisah certa rakyat banyak mengandung nilai budi pekerti. Pada masa pandemi ini, ketika anak-anak belajar dari rumah, orangtua perlu juga membantu membentuk karakter anak dengan nilai-nilai budi pakerti. Nilai budi pakerti itu banyak terdapat dalam kisah cerita rakyat, seperti cerita Pedanda Baka. Nilai etika dalam cerita Pedanda Baka dapat dijadikan rujukan dalam bersikap dan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari, menghadapi era revolusi industri 4.0 ini.

Surya Darma dalam lukisan berukuran 185 x 280 cm itu menggambarkan seekor burung kuntul (Pedanda Baka) berpura-pura bijak, mengenakan jubah pendeta untuk menipu ikan-ikan di sebuah telaga. Pedanda Baka berpura-pura membantu memindahkan ikan-ikan itu ke telaga yang lebih luas, tetapi kenyataannya semuanya dijadikan santapan. Namun, karma segera berbuah. Ia mati dicekik kepiting, karena diketahui ulah bejatnya, menipu. Pedanda Baka mati karena ulahnya sendiri. [T][**]

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Mari Bawa Kembali Agama ke Ruang Privat

Next Post

Harta, Tahta dan Variegata

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

by tatkala
September 21, 2026
0
Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

DENPASAR | TATKALA.CO -- Ekosistem pesisir dan hutan mangrove di Bali kini menghadapi ancaman krisis lingkungan yang sangat serius, salah...

Read moreDetails

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

by tatkala
August 21, 2026
0
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

Read moreDetails

Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

by Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti
June 11, 2026
0
Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

KOMITMEN dalam menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional). Melalui Program Studi...

Read moreDetails

Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

by Nyoman Budarsana
June 6, 2026
0
Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan bersama WWF-Indonesia, Konservasi Indonesia, GIZ Indonesia, CTI-CFF, Coral Triangle Center, Yayasan Pesisir Lestari, dan Coca-Cola Europacific...

Read moreDetails

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

by Son Lomri
April 21, 2026
0
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

by tatkala
March 29, 2026
0
Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

SEBANYAK lebih dari 100 orang melakukan penanaman pohon di kawasan Danau Tamblingan, Buleleng, Bali, Sabtu, 28 Maret 2026. Mereka berasal...

Read moreDetails

Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

by Radha Dwi Pradnyani
February 22, 2026
0
Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

RUMAH kecil bernomor 76 di pinggir Jalan Sudirman, Singaraja, tepatnya di Kelurahan Banyuasri, Kabupaten Buleleng, Bali, siang itu mendadak ramai....

Read moreDetails

Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

by tatkala
September 1, 2025
0
Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

TIGA orang perwakilan pemimpin Desa Luang Barat dan Desa Luang  Timur, Maluku Barat Daya, mengikuti kegiatan Sekolah Lapang di Turtle...

Read moreDetails

Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

by tatkala
March 23, 2025
0
Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

NGUSABA Kadasa Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1947 (tahun 2025) akan dimulai pada Tilem Kasanga, 28 Maret 2025. Selama...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

by tatkala
March 19, 2025
0
Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

INI benar-benar kolaborasi internasional antara mahasiswa dan komunitas di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng-Bali. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ)...

Read moreDetails
Next Post
Harta, Tahta dan Variegata

Harta, Tahta dan Variegata

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co