2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Apakah Masih Mungkin Mengalahkan PDI Perjuangan di Tabanan?

I Made Argawa by I Made Argawa
December 16, 2020
in Opini
Apakah Masih Mungkin Mengalahkan PDI Perjuangan di Tabanan?

Ilustrasi

Pertanyaan pada judul tulisan ini agaknya sudah basi ketika saya kemukakan hari ini. Pilkada Tabanan sudah selesai, pemenangnya sudah diketahui, kembali PDI Perjuangan menguasai gelanggang.

Tapi, ada yang menarik pada gelaran Pilkada serentak 2020 di Bali. Pertama, kalahnya calon petahana di Karangasem oleh PDI Perjuangan. Kedua, calon petahana PDI Perjuangan di Jembrana dikalahkan. Ketiga, PDI Perjuangan tidak terkalahkan di Tabanan.

Jika kita lihat dari pasca reformasi PDI Perjuangan di Tabanan itu sangat luar biasa. Mulai dari seorang Nyoman Adi Wiryatama menjadi bupati dua periode.

Dilanjutkan oleh anaknya, Ni Putu Eka Wiryastuti juga selama dua periode. Saat Pemilu untuk periode keduanya, saya mulai sudah bertugas di Tabanan sebagai wartawan.

Bagi saya apa yang dilakukan oleh bapak dan anak ini adalah hal luar biasa. Dinasti politik.

Lantas apakah dinasti politik itu salah. Menurut saya tidak. Kenapa? Saya menilai itu adalah semacam sistem berpikir. Secara manusiawi, manusia selalu ingin dihargai dan dijunjung. Sehingga itu mungkin menjadi salah satu faktor lahirnya dinasti politik.

Saat pencalonan kedua Eka Wiryastuti ini, wacana anti dinasti politik sangat keras. Saya ingat betul hal itu. Cuman, saya berpikir kenapa itu dinilai salah?

Dalam sebuah diskusi yang saya buat, dinasti politik itu hal wajah. Mungkin netizen yang terhormat bisa melihat keluarga Clinton, keluarga Bush, hingga keluarga Kennedy di Amerika. Mereka semua melakukan atau membentuk dinasti politik.

Ditambah lagi Korea Utara. Keluarga Gandhi atau Nehru di India. Ketika ada serah-terima jabatan bupati dari bapak ke anaknya langsung, ini mungkin sangat sedikit terjadi. Yakin lah, itu keren.

Nah, perkara bagaimana kinerja bapak dan anak (Adi Wiryatama dan Eka Wiryastuti) saya belum ingin membahasnya dalam tulisan ini, Maaf ya netizen, hahaha.

Apalagi sekarang kejayaan PDI Perjuangan dilanjutkan oleh I Komang Gede Sanjaya (sebelumnya merupakan wakil dari Ni Putu Eka Wiryastuti) bersama I Made Edi Wirawan.  

Catatan sejarah Pilkada di Bali, PDI Perjuangan beberapa kali pernah keok lho. Mungkin masih segar dalam ingatan kita bagaimana Mangku Pastika berhasil menjadi gubernur Bali untuk periode kedua dan mengalahkan jago PDI Perjuangan.

Badung juga baru kembali ke pangkuan PDI Perjuangan setelah sebelumnya dipegang Anak Agung Gede Agung dari Puri Mengwi. Setahu saya beliau tokoh no-partai. Paling anyar tentu saja di Jembrana.

Kenapa di Tabanan PDI Perjuangan tetap ajeg? Ini yang menarik untuk saya kemukakan wahai kawan-kawan netizen.

Dalam sebuah wawancara dengan pengamat politik dari Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar Nyoman Subanda yang laporannya sudah diturunkan di Koran Tempo, mengalahkan PDI Perjuangan di Tabanan bisa dilakukan kok.

Kuncinya, kata Subanda, penantang PDI Perjuangan adalah figur yang mengakar. Memiliki citra yang bagus di masyarakat serta memiliki visi mewujudkan Tabanan menjadi daerah yang maju.

Apakah calon yang menantang PDI Perjuangan di Pilkada 2020 tidak memiliki kriteria yang disampaikan Subanda, sehingga kalah? Saya tidak memiliki kewenangan untuk menjawab pertanyaan itu. Silahkan masyarakat yang menilai.

BACA JUGA:

  • Perlu “Orang Gila” di Pilkada Tabanan
  • Revolusi, Politik dan Dinasti di Tabanan


Pilkada serentak sudah berakhir. Ketegangan di media sosial sudah terlihat mereda. Selain soal fenomena PDI Perjuangan, gejolak media sosial di Tabanan selama Pilkada juga menarik sich.

Adanya pembatasan interaksi karena Covid-19, sepertinya membawa energi para pendukung pasangan calon juga berpindah ke media sosial.

Menurut saya postingan para pendukung hingga partisan ini “kejam”. Sedikit sekali yang membahas soal visi dan misi. Ya, begitulah media sosial ruang dan waktunya tidak terbatas.

Saya melihat dampak dari media sosial ini nyata di Tabanan. Entah di tempat lain seperti itu, saya tidak tahu.

Misalkan soal pemetaan suara, saya kaget ketika tegur-sapa dengan seorang kader PDI Perjuangan. Saya sempat bertanya berapa persen kemenangan mereka kali ini.

Ia menduga angkanya sekitar 65 persen bahkan ada yang memperkirakan akan kalah. Saya tidak sepakat dengan hal itu. Karena PDI Perjuangan sudah sangat mengakar di Tabanan.

Para politisi PDI Perjuangan sangat piawai “memanfaatkan” kelompok masyarakat seperti banjar, kelompok subak hingga kelompok adat lainnya. Para politisi banteng ini tahu betul bagaimana harusnya mereka merawat suara di tingkat bawah ini.

Maka dari itu, saya memperkirakan kemenangan PDI Perjuangan berada di angka 70 persen lebih. Tidak bermaksud mengecilkan usaha penantangnya, tapi ini hanya analisis sederhana dari seorang wartawan biasa yang kebetulan bertugas di Tabanan.

Jika akhirnya benar, mungkin hanya kebetulan saja.

Tulisan ini saya akhiri dengan ucapan selamat bagi yang menang dalam kontestasi politik Desember 2020. Bagi yang kalah, jangan berkecil hati, masih ada lima tahun lagi dan semoga beruntung. [T]

BACA JUGA:

  • Mengapa Tamba-Ipat (Bisa) Menang Pada Pilkada Jembrana? || Winasa Effect? Ah…
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

BEMBENG, DARI SIGAR KE TUKAD BANGKA || Bagian terakhir dari tiga tulisan

Next Post

Dompet Digital, Bukan Hanya Milik Kalangan Milenial

I Made Argawa

I Made Argawa

Selalu berusaha santai di tengah dunia yang makin cepat

Related Posts

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026
0
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

Read moreDetails

66 Tahun UUPA —Di Tengah 81 Tahun Kemerdekaan, Antara Cita-Cita dan Realitas Agraria Menakar Konsistensi Negara dalam Mewujudkan Keadilan, Kepastian Hukum, dan Kesejahteraan Rakyat

by I Made Pria Dharsana
September 24, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Enam puluh enam tahun Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) dan 81 tahun Indonesia merdeka merupakan momentum penting untuk kembali bertanya: sejauh...

Read moreDetails

Mengantisipasi Mafia Tanah di Indonesia

by I Made Pria Dharsana
September 23, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

 Land and investment. Nowadays, it not only has a social function, but has become an economic and political commodity. Mendengar...

Read moreDetails

BANK TANAH DAN KITA —Antara Reforma Agraria, Kepentingan Investasi, dan Masa Depan Ruang Hidup Rakyat

by I Made Pria Dharsana
September 16, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

TANAH yang dikuasai negara bukan sekadar benda tidak bergerak yang dapat dipindahkan dari satu tangan ke tangan lain. Di atasnya...

Read moreDetails

Catatan di Tepi Tanah yang Tersisa  —66 Tahun UUPA Bukan Sekadar Angka

by I Made Pria Dharsana
September 10, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

TANAH selalu tampak diam. Ia tidak pernah mengeluh ketika batasnya digeser. Tidak berteriak ketika sawah berubah menjadi kawasan perumahan. Tidak...

Read moreDetails

Menimbang Kata Sebelum Berbicara: Bercermin dari Ucapan Gubernur Bali ’’Diam Kamu’’

by I Ketut Suar Adnyana
September 5, 2026
0
Menimbang Kata Sebelum Berbicara: Bercermin dari Ucapan Gubernur Bali ’’Diam Kamu’’

DI ruang publik, sebuah pernyataan dapat menjadi lebih berbahaya daripada sebuah kebijakan yang keliru. Kebijakan yang keliru masih mungkin diperbaiki...

Read moreDetails

Mengubah Paradigma Penanggulangan Bencana

by Made Bryan Mahararta
September 4, 2026
0
Mengubah Paradigma Penanggulangan Bencana

INDONESIA merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat kerentanan bencana yang tinggi. Letak geografis, kondisi geologis, karakter kepulauan, perubahan iklim,...

Read moreDetails

“Anti-Dilution Protection” dalam Perseroan Terbatas:  Menjaga Kepastian Hukum dan Nilai Investasi Pemegang Saham

by I Made Pria Dharsana
September 2, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

DALAM praktik bisnis modern, kebutuhan perseroan untuk memperoleh tambahan modal sering kali diwujudkan melalui penerbitan saham baru. Langkah tersebut lazim...

Read moreDetails

Penyelundupan Hukum dalam Transaksi Jual Beli Gantung : Antara Syarat dan Tipu Daya

by I Made Pria Dharsana
August 26, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

DALAM hukum perdata Indonesia, jual beli merupakan bentuk perikatan yang sangat sering dilakukan dalam masyarakat. Pasal 1457 Kitab Undang-Undang Hukum...

Read moreDetails

Dari Genre ke Nalar: Sudah Relevankah Materi Bahasa Indonesia SMA dengan TKA?

by Gede Sidi Artajaya
August 25, 2026
0
Dari Genre ke Nalar: Sudah Relevankah Materi Bahasa Indonesia SMA dengan TKA?

DI kelas Bahasa Indonesia SMA, siswa bergerak dari laporan hasil observasi, anekdot, hikayat, negosiasi, biografi, dan puisi; lalu berjumpa argumentasi,...

Read moreDetails
Next Post
Dompet Digital, Bukan Hanya Milik Kalangan Milenial

Dompet Digital, Bukan Hanya Milik Kalangan Milenial

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co