24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dompet Digital, Bukan Hanya Milik Kalangan Milenial

Suara Perubahan by Suara Perubahan
December 22, 2020
in Esai
Dompet Digital, Bukan Hanya Milik Kalangan Milenial

Google

Penulis:  Luh Ratna Rosalina

_________

Pandemi Membawa Perubahan

Banyak perubahan yang terjadi pada masyararakat di masa pandemi COVID-19 ini, termasuk perubahan perilaku ibu-ibu rumah tangga. Survei dari platform parenting yang dikenal lewat produk Ibu dan Bayi, Orami mengungkapkan, memasuki minggu keempat anjuran #DiRumah Aja saat pandemi terdapat perubahan dari segi perilaku dan keseharian para Ibu di Indonesia.

Survei ini melibatkan responden dari anggota Orami Community yang tersebar di seluruh Indonesia. Hasilnya mengungkapkan bahwa terjadi perubahan terhadap perilaku hubungan dengan keluarga, serta terjadi perubahan perilaku  berbelanja. Sedangkan, untuk working mom, ada tiga hal yang mengalami perubahan yaitu 1) Kesulitan membagi waktu antara mengurus anak dan juga bekerja (53%), 2) quality time dengan anak semakin bertambah sebanyak (48%) dan 3) melakukan kegiatan lain seperti punya waktu lebih banyak untuk melakukan hal lain seperti masak, atau melakukan hobi lainnya seperti berbelanja secara online sebanyak (35%). Perubahan perilaku yang paling diarasakan adalah perilaku berbelanja.

Berbelanja secara online menjadi candu tersendiri bagi ibu-ibu yang sedang #DiRumahAja selain karena kemudahan berbelanja yang hanya menggunakan smartphone, banyak promo-promo menarik dan kemudahan pembayaran merupakan salah satu faktor terpenting buat yang suka berbelanja online. Pembayaran saat melakukan belanja online bisa dilakukan dengan Transfer ATM, Mobile Transfer, maupun bisa di bayar di outlet-outlet kerjasama seperti alfamart dan indomeret. Saat ini Pembayaran langsung masih ragu-ragu dilakukan beberapa kalangan mengingat masih diterapkan anjuran #DiRumah jadi alternative yang paling menguntungkan adalah dengan melakukan pembayaran menggunakan dompet digital atau istilah kerennya e-wallet. Dompet digital (e-wallet) yang saat ini sedang trending adalah Ovo, LinkAja, dan Gopay.

Dompet digital (e-wallet) lebih aman digunakan oleh masyarakat karena proses pembayaran yang dilakukan relatif cepat. Pengguna juga tidak perlu repot menyiapkan uang pecahan untuk digunakan sebagai kembalian dari transaksi yang dilakukan karena sudah otomatis terpotong dari saldo. Transaksi yang dilakukan semudah melakukan klik pada layar smartphone dan tidak  perlu ribet menghitung uang kembalian.  Dan yang lebih menggiurkan banyak promo yang ditawarkan oleh dompet digital di Indonesia, seperti yang dilakukan oleh banyak penyedia jasa e-wallet. Promo yang diberikan berupa potongan harga dan cashback untuk setiap transaksi yang dilakukan. Dengan begitu, pengguna dompet digital bisa lebih menghemat pengeluaran. Setiap transaksi yang dilakukan dengan menggunakan e-wallet bisa dilacak melalui history. Jadi, Anda bisa memonitor berapa pengeluaran yang dilakukan untuk berbagai macam transaksi. 

Pernah beberapa waktu lalu Ketika saya sedang mengobrol dengan ibu saya tiba-tiba pulsa listrik di rumah mati, cepat-cepat saya mengambil handphone dan klik-klik kurang dari 5 menit token keluar dan klik klik lagi listrik langsung hidup. Ibu saya terheran-heran “canggih ya jaman sekarang beli apa-apa tidak harus keluar rumah”. Jadi dengan layanan ini, Anda bisa melakukan berbagai transaksi tanpa uang tunai. Hanya dengan saldo yang ada di dalam akun e-wallet, semua pembelian baik secara offline atau online pun dapat terselesaikan. Pemberlakuan dan penerapan uang elektronik sebagai alat pembayaran ini adalah sah sesuai Peraturan Bank Indonesia (BI) Nomor 20/6/PBI/2018 Tentang Uang Elektronik

Pilihannya Ada Pada Kita

E-wallet sangat membantu penggunanya dengan kemudahan dan kepraktisannya. Akan tetapi tidak semua kemudahan yang didapat dari e-wallet ini bisa diterima oleh masyarakat umum salah satu alasannya karena dompet digital ini berbasis server jadi masih bergantung pada daya baterai smartphone jadi e-wallet hanya bisa digunakan saat smartphone dalam kondisi menyala saja. Jadi, jika baterai ponsel habis, maka Anda tidak bisa menggunakan fasilitas e-money.

Kekurangan lain dari dompet digital adalah adanya limit yang diterapkan. Dengan dibatasi hanya sampai Rp10 juta saja, tidak memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi melebihi jumlah tersebut. Selain itu, Anda juga tidak bisa melakukan transaksi di seluruh merchant karena e-wallet terbatas pada merchant yang sudah diajak bekerja sama saja. Jadi, jika merchant tersebut tidak bekerja sama dengan e-wallet, maka Anda harus tetap membayarnya dengan cara lain. Anda juga tidak bisa mencairkan saldo yang ada dalam e-wallet karena memang sistemnya dibuat demikian. Saldo dalam dompet digital hanya bisa digunakan untuk transaksi cashless saja. Jadi, meski tidak ingin berbelanja, saldo akan tetap berada disitu tanpa bertambah atau berkurang. 

Jadi mau berubah dengan menggunakan e-wallet saat bertransaksi ataupun dengan uang cash pilihannya ada pada kita, semua kalangan bisa menggunakan e-wallet asalkan punya handphone karena berapapun bisa diisi saldonya tidak ada batasan untuk itu dan anggapan beberapa kalangan yang menyatakan bahwa hanya kaum milenial saja yang bisa menggunakannya hal itu sama sekali tidak benar, semuanya dikembalikan pada kita dalam menghadapi perkembangan teknologi digital saat ini.

Perkembangan teknologi digital ekonomi, finansial teknologi terus mencari bentuknya seiring dengan perkembangan dunia digital. Dunia digital semakin mendapatkan pasarnya, termasuk di era saat ini, dunia yang masih dilanda pandemi. Peran dompet digital diprediksi semakin penting di masa mendatang. Apalagi, ada pendapat terutama yang berkembang di kalangan professional muda yang kini lebih menyakini bekerja dari rumah ternyata justru lebih produktif dibandingkan dengan bekerja di kantor. Dan, salah satu pendukung medium itu adalah semakin massalnya penggunaan alat pembayaran melalui dompet digital tersebut. [T]

 

Luh Ratna Rosalina, mahasiswa S2 Manajemen Undiksha Singaraja

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Apakah Masih Mungkin Mengalahkan PDI Perjuangan di Tabanan?

Next Post

“Tidur dapat gaji” || Tentang Investasi dengan Hasil-hasil di Luar Akal

Suara Perubahan

Suara Perubahan

Suara Perubahan berisi esai-esai tugas mata kuliah "Change Management" Program S2 Ilmu Manajemen Undiksha Singaraja yang diampu oleh dosen Dr. I Nengah Suarmanayasa, S.E., M.Si.

Related Posts

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails
Next Post
“Tidur dapat gaji” || Tentang Investasi dengan Hasil-hasil di Luar Akal

“Tidur dapat gaji” || Tentang Investasi dengan Hasil-hasil di Luar Akal

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co