14 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sedarah, Jembatan Pencari dan Pendonor Plasma Pasien Covid-19

tatkala by tatkala
October 13, 2020
in Pertanian
Sedarah, Jembatan Pencari dan Pendonor Plasma Pasien Covid-19

diskusi online peluncuran Sedarah dan diskusi TPK

Terapi Plasma Konvalesen (TPK) dinilai salah satu alternatif pengobatan pasien Covid-19 yang terus berkembang. Pasien yang sudah sembuh berpotensi membantu menyelamatkan pasien lain dengan mendonorkan darahnya, jika sesuai syarat. Antibodi (kekebalan) dalam plasma pasien sembuh bisa membantu pasien yang masih sakit.

Hal ini terangkum dalam diskusi TPK dan peluncuran platform Sedarah, jembatan untuk mempertemukan pencari dan calon pendonor.

Seorang dokter ahli anastesi, Dr. dr. Theresia Monica Rahardjo, Sp.An., KIC., M.Si, M.M., MARS mendapat penghargaan MURI karena membuat buku pedoman penatalaksanaan TPK di Indonesia untuk mengampanyekan alternatif pengobatan ini.

Ia memaparkan penelitian terkait TPK, harapan, dan hambatannya dengan lugas. Hal penting yang harus diketahui adalah ada syarat-syarat calon pendonor dan respien atau penerima.

Hal yang harus diperhatikan dalam pengobatan adalah beban virus dan pelepasan virusnya. Apalagi tak ada model pengobatan tunggal dalam penanganan pasien Covid-19 sampai kini. 

“Jika sakitnya berat, hari ke-25 masih ada virus, termasuk setelah meninggal. Pasien berat dan kritis TPK harus dikombinasikan dengan penatalaksana lain secara maksimal,” ujarnya. Kalau tidak berat, TPK dengan cepat mengkonversi dari positif ke negatif.

Donor harus sesuai kriteria, dan waktu pemberian lebih cepat lebih baik terutama 7 hari pertama. Dok Mo, panggilan dokter Monica menyebut pada 18 Maret mengirim surat ke Presiden Joko Widodo terkait TPK agar bisa diaplikasikan secara nasional, kemudian lahir buku penatalaksanaan TPK untuk pasien Covid-19 yang dibuat bersama rekan-rekannya.

Ia tidak mengabaikan ada sejumlah tanaman obat seperti Neem atau Intaran yang bisa memodulasi respon imun. “Tapi kalau sudah sakit sekali, pengobatannya harus komprehensif,” ujar perempuan dari Fakultas Kedokteran Universitas Maranatha Bandung ini.

Vaksin dan TPK menurutnya tidak bertentangan. Malah saling melengkapi. “Vaksin diberikan pada orang yang sehat. Plasma fokusnya ke sakit,” ingatnya. Ia mendukung mendukung vaksin selama dilakukan baik dan benar. Yang perlu diperhatikan jumlah yang mencukupi untuk seluruh penduduk. Vaksin dan TPK bisa saling membantu, dan vaksin diharapkan diprioritaskan bagi petugas kesehatan dan warga dengan penyakit penyerta atau komorbid.

Plasma darah pasien Covid ini bisa disimpan dalam cukup lama sehingga TPK bisa disebut sebagai salah satu alternatif pengobatan pasien Covid-19. Persediaan plasma di Jakarta bisa melebihi, sementara daerah lain harus dikirim. Kendalanya di transportasi.

I Putu Edy Suardiyana Putra, M.Kom, Ph.D, pimpinan BIT House, usaha pengembangan teknologi yang berbasis di Bali mengatakan masih sulit cari calon pendonor di daerah-daerah. Karena itu inisiaif platform Sedarah ini dibuat.

Sedarah BOT merupakan sebuah platform berbasis kecerdasan buatan sederhana yang dibangun untuk mempertemukan pasien Covid-19 dengan pendonor Plasma Konvalesen. Sedarah BOT utamanya dibangun di atas layanan pesan singkat Telegram dengan nama @SedarahBOT. Pengguna tidak dikenakan biaya untuk memanfaatkan layanan ini dikarenakan platform ini dibangun untuk tujuan kemanusiaan. SedarahBOT beroperasi dengan biaya donasi dari para donatur. Sedarah bisa dimanfaatkan untuk seluruh warga Indonesia.

Informasi terkait Sedarah BOT dapat diakses di website https://sedarahbot.bithouse.id/ dan di platform Telegram (https://telegram.me/SedarahBot)

Sedarah BOT dibangun secara swadaya oleh anak-anak muda programmer di BIT House yang berbasis di Bali yang bekerja sama dengan BaleBengong, media jurnalisme warga. Melalui Sedarah, warga yang membutuhkan donor plasma diharapkan bisa berkomunikasi dengan calon pendonornya. Luh De Suriyani dari BaleBengong mengatakan beberapa permintaan donor plasma TPK yang diterima melalui medsos sulit ditindaklanjuti karena edukasi dan mobilisasi calon pendonor belum ada.

Saat ini platform Sedarah BOT sudah bisa diakses dan digunakan oleh masyarakat umum. Platform ini bisa diakses kapan saja. Proses verifikasi data akan memakan waktu maksimal 2×24 jam.

Saat ini proses pencarian pendonor oleh pasien/keluarga pasien masih dilakukan via pesan berantai melalui aplikasi pesan singkat (seperti contoh WhatsAPP) ataupun sosial media (Instagram, Facebook, dan Twitter). “Proses ini tentunya masih kurang efisien dan cukup merepotkan,” ujar Edy.

Untuk menggunakan platform ini, pasien (atau keluarga pasien) dan pendonor bisa melakukan registrasi di https://sedarahbot.bithouse.id. Setelah melakukan registrasi, data pendonor/pasien akan diverifikasi oleh tim BIT House. Setelah terverifikasi, pasien/pendonor akan mendapatkan email yang berisi PIN. Setelah menerima PIN, maka pasien bisa mulai mencari pendonor. 

Pada Selasa, 13 Oktober 2020, sebagai pengenalan ke publik, diselenggarakan diskusi dengan menampilkan pembicara, pembuat Pedoman Penatalaksana Terapi Plasma Konvalesen (TPK) Dr. dr. Theresia Monica Rahardjo, Sp.An., KIC., M.Si, M.M., MARS. Kemudian peluncuran Sedarah dengan mengundang penanggap dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan PMI Bali.

“Edukasinya harus kenceng, di Jakarta ada yang antri untuk donor. Ada perempuan langganan donor karena golongan darahnya AB,” seru Dok Mo. Ia sampai harus membuat Page FB untuk membagi jurnal, cerita pasien, dan arsip ilmiah TPK lainnya.

Dari sesi pemberian tanggapan, dr. Kadek Iwan Darmawan, MPH dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali meparkan sejarah aplikasi TPK di Bali. Sebelum ada stok donor plasma di Bali, harus dimintakan ke Balitbangkes untuk diberikan pada Direktur sebuah rumah sakit swasta dan mantan Dinkes Bali yang sedang dirawat.

Kemudian pada 16 Juli pertama kali pemberian TPK pada pasien yang akhirnya sembuh setelah diintubasi dengan risiko tinggi. “Platform ini luar biasa nanti kita kolaborasi. Bahwa TPK dibutuhkan dan bermanfaat. Untuk pasien sembuh usia tua, kalau gaptek, biar anaknya yang mengisi. Untuk mempercepat donor dan menyelamatkan pasien lain,” harap dokter Iwan. Pihaknya sudah buat SK Tim Koordinasi TPK. Permintaan donor ini bisa otonom atas permintaan keluarga dan dokter yang merekomendasikan.

Setelah itu ada 10-11 kasus lain di Bali minta plasma namun pendonor sedikit. Akhirnya ada tenaga medis yang terinfeksi dan sembuh yang mau mendonorkan, namun jumlahnya masih minim. “Dengan TPK tidak mungkin 100% sembuh, itu pasti karena Covid banyak penentu kesembuhannya,” ingatnya

Senada dokter Iwan, dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes, Ketua Unit Transfusi Darah PMI Bali juga menyebut sulitnya mencari plasma. “Stok darah reguler juga sulit. sementara kasus di Bali terus meningkat. Saya rasa kita akan hidup berdampingan dengan Covid,” sebut dokter Patra. Pihaknya sudah melakukan evaluasi internal, dan mampu menyelenggarakan TPK.

Tempat penyimpanan baru ada di Provinsi dan Badung. Sejauh ini baru ada 120 orang pendonor sejak 16 Juli, selama 3 bulan. TPK makin meluas, dan sudah dimanfaatkan mulai RS PTN Unud, RSUP Sanglah, RS Bali Mandara, dan RSUD Wangaya.

Kendala mencari pendonor ini menurutnya bisa terbantu dengan pemanfaatan medsos seperti platform Sedarah. Pihaknya berkomitmen untuk melakukan proses seleksi, penyimpanan, distribusi plasma agar berkualitas dan aman.

Ia melihat potensi pendonor TPK di Bali tinggi, karena dari 10 ribu kasus positif Covid-19, sekitar 8800 sembuh, sehingga potensi dan fasilitas mencukupi untuk gerakan TPK. “Kita berbagi peran agar animo donor terjadi. Stok darah reguler saja dipenuhi dengan door to door, tak bisa lagi menunggu karena darah tak bisa dibuat. Sementara ada pembatasan berkumpul,” keluh dokter Patra.

Walau nanti vaksin ditemukan tapi pengobatan TPK akan lebih cepat meningkatkan kesembuhan, serta menekan kematian. “Saya menyambut baik Sedarah ini, karena bermain di medsos. Apalagi Bali daerah internasional, tak bisa memikirkan pasien lokal. Mereka menetap jangka panjang, mempertanyakan keamanan dan kualitas darah,” tambahnya. [T/*]

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kampung, Perempuan, dan Kebimbangannya

Next Post

Bhūr Bhuvaḥ Svaḥ Dalam Diri

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

by tatkala
August 3, 2025
0
Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

KABUPATEN Buleleng, Bali, menorehkan tonggak baru dalam ketahanan pangan dengan menyelenggarakan panen perdana varietas padi unggulan lokal, Semeton Buleleng, pada...

Read moreDetails

Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

by Redaksi Tatkala Denpasar
May 15, 2024
0
Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

DENPASAR | TATKALA.CO – Limbah tandusan (proses pembuatan minyak kelapa secara tradisional ternyata bisa difermentasi untuk makanan ternak. Inovasi itu...

Read moreDetails

Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

by Redaksi Tatkala Buleleng
April 3, 2024
0
Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

SORGUM tampaknya makin populer di Buleleng. Banyak petani yang mulai menanamnya, dan makanan berbahan sorgum sudah mulai dikenal. Di Desa...

Read moreDetails

Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

by Redaksi Tatkala Denpasar
February 6, 2024
0
Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

DENPASAR | TATKALA.CO --- Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Udayana Prof. Dr. I Wayan Budiasa, S.P., M.P., IPU, ASEAN Eng....

Read moreDetails

Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

by Redaksi Tatkala Tabanan
January 24, 2024
0
Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

TABANAN | TATKALA.CO -- Untuk keempat kali Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM FP Unud) menyelenggarakan Agricamp di Desa Marga...

Read moreDetails

Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

by Redaksi Tatkala Buleleng
November 8, 2023
0
Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

KINI ada asuransi untuk petani. Jika panen gagal, petani bisa tenang. Teorinya sesederhana itu. Tapia pa itu asuransi pertanian? Program...

Read moreDetails

Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

by tatkala
October 16, 2023
0
Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

PEPAYA termasuk buah tropis yang memiliki kepentingan komersial karena nilai nutrisi dan pengobatannya yang tinggi. Biji dan kulit pepaya yang...

Read moreDetails

Wine dari Jeruk Siam Kintamani

by tatkala
October 13, 2023
0
Wine dari Jeruk Siam Kintamani

WINE bukan hanya dari buah anggur. Kini terdapat upaya pengembangan minuman wine yang diolah dari buah jeruk siam. Pengolahan jeruk...

Read moreDetails

Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

by tatkala
September 20, 2023
0
Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

BAGAIMANA bisa subak sampai kekeringan? Itu pertanyaan yang aneh. Tapi ada yang lebih aneh, sudah tahu subak mengalami kekeringan, tapi...

Read moreDetails

Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

by tatkala
September 5, 2023
0
Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

DI JEPANG tidak ada subak. Itu sudah jelas. Oleh karenanya, saat pengabdian masyarakat di Subak Jatiluwih, Tabanan, mahasiswa Universitas Meiji,...

Read moreDetails
Next Post
Covid-19 dalam Alam Pikir Religi Nusantara – Catatan Harian Sugi Lanus

Bhūr Bhuvaḥ Svaḥ Dalam Diri

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co