25 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sedarah, Jembatan Pencari dan Pendonor Plasma Pasien Covid-19

tatkala by tatkala
October 13, 2020
in Pertanian
Sedarah, Jembatan Pencari dan Pendonor Plasma Pasien Covid-19

diskusi online peluncuran Sedarah dan diskusi TPK

Terapi Plasma Konvalesen (TPK) dinilai salah satu alternatif pengobatan pasien Covid-19 yang terus berkembang. Pasien yang sudah sembuh berpotensi membantu menyelamatkan pasien lain dengan mendonorkan darahnya, jika sesuai syarat. Antibodi (kekebalan) dalam plasma pasien sembuh bisa membantu pasien yang masih sakit.

Hal ini terangkum dalam diskusi TPK dan peluncuran platform Sedarah, jembatan untuk mempertemukan pencari dan calon pendonor.

Seorang dokter ahli anastesi, Dr. dr. Theresia Monica Rahardjo, Sp.An., KIC., M.Si, M.M., MARS mendapat penghargaan MURI karena membuat buku pedoman penatalaksanaan TPK di Indonesia untuk mengampanyekan alternatif pengobatan ini.

Ia memaparkan penelitian terkait TPK, harapan, dan hambatannya dengan lugas. Hal penting yang harus diketahui adalah ada syarat-syarat calon pendonor dan respien atau penerima.

Hal yang harus diperhatikan dalam pengobatan adalah beban virus dan pelepasan virusnya. Apalagi tak ada model pengobatan tunggal dalam penanganan pasien Covid-19 sampai kini. 

“Jika sakitnya berat, hari ke-25 masih ada virus, termasuk setelah meninggal. Pasien berat dan kritis TPK harus dikombinasikan dengan penatalaksana lain secara maksimal,” ujarnya. Kalau tidak berat, TPK dengan cepat mengkonversi dari positif ke negatif.

Donor harus sesuai kriteria, dan waktu pemberian lebih cepat lebih baik terutama 7 hari pertama. Dok Mo, panggilan dokter Monica menyebut pada 18 Maret mengirim surat ke Presiden Joko Widodo terkait TPK agar bisa diaplikasikan secara nasional, kemudian lahir buku penatalaksanaan TPK untuk pasien Covid-19 yang dibuat bersama rekan-rekannya.

Ia tidak mengabaikan ada sejumlah tanaman obat seperti Neem atau Intaran yang bisa memodulasi respon imun. “Tapi kalau sudah sakit sekali, pengobatannya harus komprehensif,” ujar perempuan dari Fakultas Kedokteran Universitas Maranatha Bandung ini.

Vaksin dan TPK menurutnya tidak bertentangan. Malah saling melengkapi. “Vaksin diberikan pada orang yang sehat. Plasma fokusnya ke sakit,” ingatnya. Ia mendukung mendukung vaksin selama dilakukan baik dan benar. Yang perlu diperhatikan jumlah yang mencukupi untuk seluruh penduduk. Vaksin dan TPK bisa saling membantu, dan vaksin diharapkan diprioritaskan bagi petugas kesehatan dan warga dengan penyakit penyerta atau komorbid.

Plasma darah pasien Covid ini bisa disimpan dalam cukup lama sehingga TPK bisa disebut sebagai salah satu alternatif pengobatan pasien Covid-19. Persediaan plasma di Jakarta bisa melebihi, sementara daerah lain harus dikirim. Kendalanya di transportasi.

I Putu Edy Suardiyana Putra, M.Kom, Ph.D, pimpinan BIT House, usaha pengembangan teknologi yang berbasis di Bali mengatakan masih sulit cari calon pendonor di daerah-daerah. Karena itu inisiaif platform Sedarah ini dibuat.

Sedarah BOT merupakan sebuah platform berbasis kecerdasan buatan sederhana yang dibangun untuk mempertemukan pasien Covid-19 dengan pendonor Plasma Konvalesen. Sedarah BOT utamanya dibangun di atas layanan pesan singkat Telegram dengan nama @SedarahBOT. Pengguna tidak dikenakan biaya untuk memanfaatkan layanan ini dikarenakan platform ini dibangun untuk tujuan kemanusiaan. SedarahBOT beroperasi dengan biaya donasi dari para donatur. Sedarah bisa dimanfaatkan untuk seluruh warga Indonesia.

Informasi terkait Sedarah BOT dapat diakses di website https://sedarahbot.bithouse.id/ dan di platform Telegram (https://telegram.me/SedarahBot)

Sedarah BOT dibangun secara swadaya oleh anak-anak muda programmer di BIT House yang berbasis di Bali yang bekerja sama dengan BaleBengong, media jurnalisme warga. Melalui Sedarah, warga yang membutuhkan donor plasma diharapkan bisa berkomunikasi dengan calon pendonornya. Luh De Suriyani dari BaleBengong mengatakan beberapa permintaan donor plasma TPK yang diterima melalui medsos sulit ditindaklanjuti karena edukasi dan mobilisasi calon pendonor belum ada.

Saat ini platform Sedarah BOT sudah bisa diakses dan digunakan oleh masyarakat umum. Platform ini bisa diakses kapan saja. Proses verifikasi data akan memakan waktu maksimal 2×24 jam.

Saat ini proses pencarian pendonor oleh pasien/keluarga pasien masih dilakukan via pesan berantai melalui aplikasi pesan singkat (seperti contoh WhatsAPP) ataupun sosial media (Instagram, Facebook, dan Twitter). “Proses ini tentunya masih kurang efisien dan cukup merepotkan,” ujar Edy.

Untuk menggunakan platform ini, pasien (atau keluarga pasien) dan pendonor bisa melakukan registrasi di https://sedarahbot.bithouse.id. Setelah melakukan registrasi, data pendonor/pasien akan diverifikasi oleh tim BIT House. Setelah terverifikasi, pasien/pendonor akan mendapatkan email yang berisi PIN. Setelah menerima PIN, maka pasien bisa mulai mencari pendonor. 

Pada Selasa, 13 Oktober 2020, sebagai pengenalan ke publik, diselenggarakan diskusi dengan menampilkan pembicara, pembuat Pedoman Penatalaksana Terapi Plasma Konvalesen (TPK) Dr. dr. Theresia Monica Rahardjo, Sp.An., KIC., M.Si, M.M., MARS. Kemudian peluncuran Sedarah dengan mengundang penanggap dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan PMI Bali.

“Edukasinya harus kenceng, di Jakarta ada yang antri untuk donor. Ada perempuan langganan donor karena golongan darahnya AB,” seru Dok Mo. Ia sampai harus membuat Page FB untuk membagi jurnal, cerita pasien, dan arsip ilmiah TPK lainnya.

Dari sesi pemberian tanggapan, dr. Kadek Iwan Darmawan, MPH dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali meparkan sejarah aplikasi TPK di Bali. Sebelum ada stok donor plasma di Bali, harus dimintakan ke Balitbangkes untuk diberikan pada Direktur sebuah rumah sakit swasta dan mantan Dinkes Bali yang sedang dirawat.

Kemudian pada 16 Juli pertama kali pemberian TPK pada pasien yang akhirnya sembuh setelah diintubasi dengan risiko tinggi. “Platform ini luar biasa nanti kita kolaborasi. Bahwa TPK dibutuhkan dan bermanfaat. Untuk pasien sembuh usia tua, kalau gaptek, biar anaknya yang mengisi. Untuk mempercepat donor dan menyelamatkan pasien lain,” harap dokter Iwan. Pihaknya sudah buat SK Tim Koordinasi TPK. Permintaan donor ini bisa otonom atas permintaan keluarga dan dokter yang merekomendasikan.

Setelah itu ada 10-11 kasus lain di Bali minta plasma namun pendonor sedikit. Akhirnya ada tenaga medis yang terinfeksi dan sembuh yang mau mendonorkan, namun jumlahnya masih minim. “Dengan TPK tidak mungkin 100% sembuh, itu pasti karena Covid banyak penentu kesembuhannya,” ingatnya

Senada dokter Iwan, dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes, Ketua Unit Transfusi Darah PMI Bali juga menyebut sulitnya mencari plasma. “Stok darah reguler juga sulit. sementara kasus di Bali terus meningkat. Saya rasa kita akan hidup berdampingan dengan Covid,” sebut dokter Patra. Pihaknya sudah melakukan evaluasi internal, dan mampu menyelenggarakan TPK.

Tempat penyimpanan baru ada di Provinsi dan Badung. Sejauh ini baru ada 120 orang pendonor sejak 16 Juli, selama 3 bulan. TPK makin meluas, dan sudah dimanfaatkan mulai RS PTN Unud, RSUP Sanglah, RS Bali Mandara, dan RSUD Wangaya.

Kendala mencari pendonor ini menurutnya bisa terbantu dengan pemanfaatan medsos seperti platform Sedarah. Pihaknya berkomitmen untuk melakukan proses seleksi, penyimpanan, distribusi plasma agar berkualitas dan aman.

Ia melihat potensi pendonor TPK di Bali tinggi, karena dari 10 ribu kasus positif Covid-19, sekitar 8800 sembuh, sehingga potensi dan fasilitas mencukupi untuk gerakan TPK. “Kita berbagi peran agar animo donor terjadi. Stok darah reguler saja dipenuhi dengan door to door, tak bisa lagi menunggu karena darah tak bisa dibuat. Sementara ada pembatasan berkumpul,” keluh dokter Patra.

Walau nanti vaksin ditemukan tapi pengobatan TPK akan lebih cepat meningkatkan kesembuhan, serta menekan kematian. “Saya menyambut baik Sedarah ini, karena bermain di medsos. Apalagi Bali daerah internasional, tak bisa memikirkan pasien lokal. Mereka menetap jangka panjang, mempertanyakan keamanan dan kualitas darah,” tambahnya. [T/*]

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kampung, Perempuan, dan Kebimbangannya

Next Post

Bhūr Bhuvaḥ Svaḥ Dalam Diri

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

by tatkala
August 3, 2025
0
Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

KABUPATEN Buleleng, Bali, menorehkan tonggak baru dalam ketahanan pangan dengan menyelenggarakan panen perdana varietas padi unggulan lokal, Semeton Buleleng, pada...

Read moreDetails

Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

by Redaksi Tatkala Denpasar
May 15, 2024
0
Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

DENPASAR | TATKALA.CO – Limbah tandusan (proses pembuatan minyak kelapa secara tradisional ternyata bisa difermentasi untuk makanan ternak. Inovasi itu...

Read moreDetails

Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

by Redaksi Tatkala Buleleng
April 3, 2024
0
Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

SORGUM tampaknya makin populer di Buleleng. Banyak petani yang mulai menanamnya, dan makanan berbahan sorgum sudah mulai dikenal. Di Desa...

Read moreDetails

Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

by Redaksi Tatkala Denpasar
February 6, 2024
0
Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

DENPASAR | TATKALA.CO --- Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Udayana Prof. Dr. I Wayan Budiasa, S.P., M.P., IPU, ASEAN Eng....

Read moreDetails

Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

by Redaksi Tatkala Tabanan
January 24, 2024
0
Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

TABANAN | TATKALA.CO -- Untuk keempat kali Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM FP Unud) menyelenggarakan Agricamp di Desa Marga...

Read moreDetails

Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

by Redaksi Tatkala Buleleng
November 8, 2023
0
Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

KINI ada asuransi untuk petani. Jika panen gagal, petani bisa tenang. Teorinya sesederhana itu. Tapia pa itu asuransi pertanian? Program...

Read moreDetails

Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

by tatkala
October 16, 2023
0
Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

PEPAYA termasuk buah tropis yang memiliki kepentingan komersial karena nilai nutrisi dan pengobatannya yang tinggi. Biji dan kulit pepaya yang...

Read moreDetails

Wine dari Jeruk Siam Kintamani

by tatkala
October 13, 2023
0
Wine dari Jeruk Siam Kintamani

WINE bukan hanya dari buah anggur. Kini terdapat upaya pengembangan minuman wine yang diolah dari buah jeruk siam. Pengolahan jeruk...

Read moreDetails

Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

by tatkala
September 20, 2023
0
Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

BAGAIMANA bisa subak sampai kekeringan? Itu pertanyaan yang aneh. Tapi ada yang lebih aneh, sudah tahu subak mengalami kekeringan, tapi...

Read moreDetails

Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

by tatkala
September 5, 2023
0
Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

DI JEPANG tidak ada subak. Itu sudah jelas. Oleh karenanya, saat pengabdian masyarakat di Subak Jatiluwih, Tabanan, mahasiswa Universitas Meiji,...

Read moreDetails
Next Post
Covid-19 dalam Alam Pikir Religi Nusantara – Catatan Harian Sugi Lanus

Bhūr Bhuvaḥ Svaḥ Dalam Diri

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi
Khas

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
Puisi

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

by Rusdy Ulu
October 25, 2026
Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co