2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

Redaksi Tatkala Buleleng by Redaksi Tatkala Buleleng
April 3, 2024
in Pertanian
Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

Panen sorgum di Desa Telaga, Busungbiu, Buleleng

SORGUM tampaknya makin populer di Buleleng. Banyak petani yang mulai menanamnya, dan makanan berbahan sorgum sudah mulai dikenal.

Di Desa Telaga Kecamatan Busungbiu, sorgum ditanam sejak Desember tahun lalu. Di desa itu sorgum dikembangkan oleh petani, Wayan Suarjana (55). Ia memiliki hamparan hamparan sorgum seluas 2 hektare.

Panen perdana dilakukan Jumat, 29 Maret 2024, bersama dua rekannya.

Sorgum atau jagung Buleleng sapu jagung adalah genus dari sekitar 25 spesies tumbuhan berbunga dalam keluarga rumput (Poaceae). Beberapa dari spesies ini ditanam sebagai sereal untuk konsumsi manusia. Biji sorgum merupakan makanan bergizi kaya protein , serat pangan , vitamin B , dan mineral .

Di Buleleng sendiri kini mulai dikembangkan sebagai alternatif pangan lokal dan bahan industri. Beberapa kecamatan seperti Kecamatan Seririt dan Busungbiu fokus dilakukan budidaya Sorgum.

Di Desa Telaga dilakukan panen pertama dan memperlihatkan hasil yang baik. Tanaman asal Afrika yang diyakini masuk ke Indonesia karena dibawa oleh pedagang dari India tersebut saat itu tumbuh subur dan berhasil dipanen dalam kondisi yang bagus.

Suarjana optimistis, dengan dukungan dari banyak pihak, panen sorgum bisa memenuhi harapannya. Jika itu terjadi, bukan suatu kejutan apabila nanti sorgum akan menghiasi ladang-ladang pertanian di Desa Telaga.

Pada panen tersebut Deputi III Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional, Andriko Noto Susanto, ikut memanen sorgum di Desa Telaga, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali.

Deputi III Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional, Andriko Noto Susanto, berharap masyarakat Desa Telaga mulai terbiasa menaman Sorgum. Selain karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, menanam Sorgum akan membuat pilihan pangan lokal menjadi semakin beragam.

“Produksi beras kita dibandingkan dengan konsumsi sekarang mulai agak tipis. Jadi salah satu pilihannya adalah bagaimana kita mendiversifikasi pangan dan komoditas pangan lokal penting yang bisa kita tanam di sini adalah Sorgum,” katanya.

Sorgum baginya adalah sumber pangan masa depan. Tanaman yang dapat tumbuh di lahan yang sangat kering itu juga bisa menjadi sumber pendapatan tambahan petani. Sorgum bisa menjadi pendamping hasil bumi lain, semisal padi, buah, dan sayuran.

Badan Pangan Nasional memastikan bahwa nantinya semua Sorgum yang dipanen di Desa Telaga atau di wilayah lain di Kabupaten Buleleng bisa terserap dengan sempurna. Skema untuk membuat sorgum bisa kembali menjadi kebanggaan masyarakat Buleleng, tak hanya sekadar tampil di lambang Kabupaten Buleleng, telah disusun oleh Badan Pangan Nasional.

“Kalau bisa ini (lahannya) diperluas. Nanti dari Badan Pangan Nasional akan memberikan dukungan melalui alat-alat untuk mengolah Sorgum. Yang dibutuhkan oleh petani kan Sorgum ditanam, diolah dengan baik, dan diserap oleh pasar sehingga bisa mendatangkan keuntungan,” kata Andriko.

Tahun ini sorgum sudah ditanam di lahan seluas 30 hektare di Buleleng yang tersebar di Kecamatan Kubutambahan, Kecamatan Sawan, Kecamatan Seririt, dan Kecamatan Busungbiu. Konsultan Pertanian dari Buleleng, I Nengah Suparna, mengatakan penanaman secara serius akan difokuskan di dua kecamatan, yakni Seririt dan Busungbiu.

“Lahan di dua kecamatan itu sudah lebih siap dibandingkan dengan di kecamatan yang lain. Antusiasme petani di sana juga menjadi alasan kenapa kami akan memfokuskan penanaman Sorgum di Kecamatan Seririt dan Busungbiu,” ujarnya.

Hasil panen di dua kecamatan tersebut diharapkan bisa memenuhi permintaan yang datang dari perusahaan-perusahaan yang mengolah Sorgum. Saat ini karena keterbatasan alat, Sorgum terpaksa dijual dalam bentuk gabah. Suparna berharap nantinya Sorgum bisa diserap dalam bentuk olahan.

Presiden Direktur PT Sorgha Sorgum Sejahtera, Diana Widiastuti, mengatakan siap menampung hasil panen sorgum dari para petani di Buleleng. Permintaan yang tinggi dan produksi Sorgum yang terbatas melatarbelakangi keputusannya tersebut.

Sorgum-sorgum itu nanti akan diolah dan dikemas sebagai makanan sehat. Targetnya adalah para ekspatriat dan turis asing di Bali.

“Saat ini olahan Sorgum untuk wilayah Bali biasanya didatangkan dari Jakarta. Nanti kalau sudah bisa kita produksi di sini, kita akan masuk ke hotel, restoran, dan kafe. Saya yakin pasti laku,” kata Diana.

Apabila skema tersebut berjalan lancar, jalan untuk mengirim Sorgum Buleleng ke luar negeri akan terbuka lebar. Jika itu terjadi, bisa dipastikan senyum Suarjana dan para petani lain yang percaya pada Sorgum akan semakin mengembang. [T][Rls]

Editor: Adnyana Ole

Tags: bulelengDesa Telagapertaniansorgum
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

In Memoriam Yudhistira ANM Massardi: Sang Arjuna yang Mencari Cinta Itu Telah Tiada

Next Post

Hardiman; Sekali Lagi, Jalak Bali

Redaksi Tatkala Buleleng

Redaksi Tatkala Buleleng

Related Posts

Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

by tatkala
August 3, 2025
0
Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

KABUPATEN Buleleng, Bali, menorehkan tonggak baru dalam ketahanan pangan dengan menyelenggarakan panen perdana varietas padi unggulan lokal, Semeton Buleleng, pada...

Read moreDetails

Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

by Redaksi Tatkala Denpasar
May 15, 2024
0
Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

DENPASAR | TATKALA.CO – Limbah tandusan (proses pembuatan minyak kelapa secara tradisional ternyata bisa difermentasi untuk makanan ternak. Inovasi itu...

Read moreDetails

Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

by Redaksi Tatkala Denpasar
February 6, 2024
0
Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

DENPASAR | TATKALA.CO --- Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Udayana Prof. Dr. I Wayan Budiasa, S.P., M.P., IPU, ASEAN Eng....

Read moreDetails

Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

by Redaksi Tatkala Tabanan
January 24, 2024
0
Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

TABANAN | TATKALA.CO -- Untuk keempat kali Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM FP Unud) menyelenggarakan Agricamp di Desa Marga...

Read moreDetails

Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

by Redaksi Tatkala Buleleng
November 8, 2023
0
Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

KINI ada asuransi untuk petani. Jika panen gagal, petani bisa tenang. Teorinya sesederhana itu. Tapia pa itu asuransi pertanian? Program...

Read moreDetails

Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

by tatkala
October 16, 2023
0
Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

PEPAYA termasuk buah tropis yang memiliki kepentingan komersial karena nilai nutrisi dan pengobatannya yang tinggi. Biji dan kulit pepaya yang...

Read moreDetails

Wine dari Jeruk Siam Kintamani

by tatkala
October 13, 2023
0
Wine dari Jeruk Siam Kintamani

WINE bukan hanya dari buah anggur. Kini terdapat upaya pengembangan minuman wine yang diolah dari buah jeruk siam. Pengolahan jeruk...

Read moreDetails

Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

by tatkala
September 20, 2023
0
Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

BAGAIMANA bisa subak sampai kekeringan? Itu pertanyaan yang aneh. Tapi ada yang lebih aneh, sudah tahu subak mengalami kekeringan, tapi...

Read moreDetails

Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

by tatkala
September 5, 2023
0
Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

DI JEPANG tidak ada subak. Itu sudah jelas. Oleh karenanya, saat pengabdian masyarakat di Subak Jatiluwih, Tabanan, mahasiswa Universitas Meiji,...

Read moreDetails

Biji Kakao Difermentasi Untuk Hasil Berkualitas

by tatkala
August 22, 2023
0
Biji Kakao Difermentasi Untuk Hasil Berkualitas

BIJI kakao sebaiknya difermentasi untuk mendapatkan kualitas yang lebih baik. Metode fermentasi diyakini akan menghasilkan biji kakao kering yang bermutu...

Read moreDetails
Next Post
Hardiman; Sekali Lagi, Jalak Bali

Hardiman; Sekali Lagi, Jalak Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co