23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dari Vespa, Aku Jatuh Cinta

Putu Sulistyawati by Putu Sulistyawati
May 5, 2020
in Esai
Dari Vespa, Aku Jatuh Cinta

Ilustrasi: IG @punggor

Panasnya matahari dan terik berada tepat di atas kepala membuat kulit seakan terbakar, dan akhirnya memilih untuk duduk manis di salah satu emperan toko sambil melihat kendaraan lalu lalang sembari menunggu ibu berbelanja. Menyebalkan. Membosankan. Ngantuk. Laper.

Menunggu adalah pekerjaan terberat dengan ketidak pastian didalamnya. Entah berapa jam yang akan dihabiskan oleh ibu yang sedang melangsungkan pemburuan sayur-sayuran dan kebutuhan pangan lainnya. Memilih menunggu ibu di emperan toko bukanlah tanpa alasan, melainkan ada banyak barang yang tak bisa kami bawa dan harus dititipkan dan saya diamandatkan untuk menjaga harta ini.

Saat sedang asyik menatap kendaraan yang sedang lalu-lalang di tengah ramainya arus kendaraan di seputaran pasar ini, mata saya tertuju dengan salah satu kendaraan jenis roda dua yang jarang saya temui. Klasik nan cantik. Itulah kesan pertama saya saat melihatnya. Kendaraan ini tergolong kendaraan langka. Mm.. iya jenisnya vespa scooter type PTS 100 smallframe.

Vespa merupakan salah satu kendaraan bermotor yang tergolong tua di kalangan masyarakat Indonesia yang memiliki daya tarik tersendiri bagi pecinta motor klasik. Peminat Vespa pada umumnya tidak hanya di sukai oleh masyarakat kaum tua ataupun lanjut usia, namun kaum muda juga tak kalah menyukai scooter klasik ini. Melihat umur dari pada sebuah Vespa klasik sudah berpuluh-puluh tahun lamanya tentu menambah daya tarik si Vespa itu sendiri. Saat ini Vespa lebih banyak diminati oleh kaum-kaum muda karena menggunakan Vespa sebagai kendaraan sehari-hari, sudah menjadi sebuah gaya hidup yang tergolong eksis hampir di kalangan kaum muda seperti sekarang ini.

Vespa tetap menjadi alat transportasi yang eksis hingga jaman revolusi 4.0 saat ini. Di jaman semuanya serba digital nan cepat ini vespa tetap menjadi hal favorit di hati penggemarnya. Gak bisa dipungkiri mengendarai skuter atau di Indonesia juga dikenal dengan istilah vespa (padahal julukan ini mengarah ke suatu merek skuter tertentu) itu menyenangkan dan masih menjadi pilihan.

Meski sudah banyak motor skuter berbasis mesin matic yang hadir di Indonesia, vespa masih jadi pilihan banyak orang ketika berkendara sehari-hari bahkan dalam jarak jauh sekalipun. Walaupun vespa hanyalah sebuah scooter yang sudah ada sejak setelah jaman perang dunia namun vespa tetap memiliki ciri khas unik dan tetap mempertahankan stylenya sehingga para penikmat dan pengguna vespa enggan untuk pindah ke lain hati. Sebagian besar pencinta alat transportasi tua ini membentuk sebuah komunitas yang didasari oleh prinsip, tujuan dan kegemaran yang sama. Komunitas vespa pun ada dibeberapa kota di Indonesia.

Sejarah Lahirnya Vespa sendiri bermula dari Piaggio didirikan di Genoa, Italia pada tahun 1884 oleh Rinaldo Piaggio. Pada Perang Dunia I, perusahaannya memproduksi Pesawat Terbang dan Kapal Laut. Pada akhir Perang Dunia II, pabrik Piaggio dibom oleh pesawat sekutu. Setelah perang usai, Enrico Piaggio mengambil alih Piaggio dari ayahnya (Rinaldo Piaggio) dan mulai memproduksi Vespa, kendaraan roda dua yang mirip dengan lebah.

Dan pada tahun 1949 Vespa diproduksi secara massal. Vespa juga termasuk alat transportasi yang ekonomis, karena harganya yang relatif murah tapi tetap berkualitas, akan tetapi semakin tua tahun pembuatan vespa tersebut, semakin mahal pula harga vespa tersebut. Kisaran harga vespa mencapai kurang lebih 4-5 jutaan itu belum termasuk jenis vespa yang antic atau vespa yang berumur lebih tua. Seperti salah satu jenis vespa tua yakni jenis vespa PTS 100 smalframe. Vespa PTS 100 pertama kali dibawa PT Dan Motors Indonesia.

Awalnya distributor Vespa itu meluncurkan Vespa PTS 90 pada tahun 1976 untuk menghadang merek-merek Jepang yang makin merajai khasanah motor nasional. Popularitas PTS 100 makin meroket beberapa tahun ke belakang didasari populasi model ini yang tak terlalu banyak. Berawal dari peluncurannya dulu kala yang memang lebih menyasar untuk perempuan. Namun sayangnya yang meminati vespa jenis ini lebih banyak kaum laki-laki.

Mungkin secara permesinan vespa saya tidak terlalu paham, namun pandangan saya mengenai keberadaan vespa saat ini dan muncul dan melejit kembali di kalangan muda hingga terciptanya komunitas — komunitas vespa lainnya. Tentu ini menandakan bahwa semakin klasik vespa semakin menarik untuk dimiliki apalagi dengan teman sehobi.

Untuk perempuan macam saya ini, saat melihat laki-laki mengendarai vespa pts 100, dengan pelan-pelan tapi pasti lalu diiringi dengan suara khas dari bunyi mesin vespa itu menimbulkan kesan tersendiri. Menyusuri kota, melihat aktivitas orang-orang yang sibuk, ditemani rimbunan pohon yang ada di pinggir jalan dan angin yang melambai-lambai, saat detik itu juga saya jatuh cinta. Jatuh cinta akan kesederhanaan sebuah vespa yang keberadaannya tak lekang oleh waktu. Masih eksis nan cantik walau banyak bertebaran kendaraan roda dua lainnya dengan mesin — mesin tercanggihnya.

Saat mengendarai Vespa, kita akan merasa berbeda dari yang lain. Itu karena Vespa punya desain vintage yang jadi ciri khasnya. Bentuk bodinya yang unik dan ukurannya yang lebar bisa di cat dengan warna-warni sesuai dengan kreasi dan keinginan si pemilik. Coba aja gebetanmu ajak jalan-jalan pakai Vespa, gebetanmu pasti langsung manggut-manggut. Seperti saya ini.

Vespa merupakan kendaraan “tua” walaupun sekarang sebagian perusahaan membuat produk baru seperti piagio yang membuat produk terbarunya, tetapi penggemar panati Vespa tua semakin hari semakin bertambah. Pecinta vespa juga terkenal dengan komunitasnya yang sangat solid.

Vespa membawa dampak yang baik di penggemarnya dengan tingginya rasa solidaritas antar sesama. Tak jarang kita melihat penghobi vespa melakukan tour bareng atau ride bareng menyusuri kota dengan teman sehobinya. O iya, dan katanya lagi cowok penghobi vespa itu romantis dan setia loh. Coba aja kalo ga percaya. Xixixixi. [T]

Ilustrasi: IG @punggor
https://instagram.com/punggor?igshid=2g1nl86nql6s

Tags: gaya hidupkendaraan bermotormotor tuavespa
Share47TweetSendShareSend
Previous Post

Bahu Membahu di Tengah Pandemi

Next Post

Penyanyi Ope Menggemakan Indonesia Kuat

Putu Sulistyawati

Putu Sulistyawati

Lahir di Tista 16 Januari 1999. Mahasiswa prodi Pendidikan Sejarah / Sejarah, Sosiologi dan Perpustakaan, Undiksha Singaraja

Related Posts

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails
Next Post
Penyanyi Ope Menggemakan Indonesia Kuat

Penyanyi Ope Menggemakan Indonesia Kuat

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co