2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dari Vespa, Aku Jatuh Cinta

Putu Sulistyawati by Putu Sulistyawati
May 5, 2020
in Esai
Dari Vespa, Aku Jatuh Cinta

Ilustrasi: IG @punggor

Panasnya matahari dan terik berada tepat di atas kepala membuat kulit seakan terbakar, dan akhirnya memilih untuk duduk manis di salah satu emperan toko sambil melihat kendaraan lalu lalang sembari menunggu ibu berbelanja. Menyebalkan. Membosankan. Ngantuk. Laper.

Menunggu adalah pekerjaan terberat dengan ketidak pastian didalamnya. Entah berapa jam yang akan dihabiskan oleh ibu yang sedang melangsungkan pemburuan sayur-sayuran dan kebutuhan pangan lainnya. Memilih menunggu ibu di emperan toko bukanlah tanpa alasan, melainkan ada banyak barang yang tak bisa kami bawa dan harus dititipkan dan saya diamandatkan untuk menjaga harta ini.

Saat sedang asyik menatap kendaraan yang sedang lalu-lalang di tengah ramainya arus kendaraan di seputaran pasar ini, mata saya tertuju dengan salah satu kendaraan jenis roda dua yang jarang saya temui. Klasik nan cantik. Itulah kesan pertama saya saat melihatnya. Kendaraan ini tergolong kendaraan langka. Mm.. iya jenisnya vespa scooter type PTS 100 smallframe.

Vespa merupakan salah satu kendaraan bermotor yang tergolong tua di kalangan masyarakat Indonesia yang memiliki daya tarik tersendiri bagi pecinta motor klasik. Peminat Vespa pada umumnya tidak hanya di sukai oleh masyarakat kaum tua ataupun lanjut usia, namun kaum muda juga tak kalah menyukai scooter klasik ini. Melihat umur dari pada sebuah Vespa klasik sudah berpuluh-puluh tahun lamanya tentu menambah daya tarik si Vespa itu sendiri. Saat ini Vespa lebih banyak diminati oleh kaum-kaum muda karena menggunakan Vespa sebagai kendaraan sehari-hari, sudah menjadi sebuah gaya hidup yang tergolong eksis hampir di kalangan kaum muda seperti sekarang ini.

Vespa tetap menjadi alat transportasi yang eksis hingga jaman revolusi 4.0 saat ini. Di jaman semuanya serba digital nan cepat ini vespa tetap menjadi hal favorit di hati penggemarnya. Gak bisa dipungkiri mengendarai skuter atau di Indonesia juga dikenal dengan istilah vespa (padahal julukan ini mengarah ke suatu merek skuter tertentu) itu menyenangkan dan masih menjadi pilihan.

Meski sudah banyak motor skuter berbasis mesin matic yang hadir di Indonesia, vespa masih jadi pilihan banyak orang ketika berkendara sehari-hari bahkan dalam jarak jauh sekalipun. Walaupun vespa hanyalah sebuah scooter yang sudah ada sejak setelah jaman perang dunia namun vespa tetap memiliki ciri khas unik dan tetap mempertahankan stylenya sehingga para penikmat dan pengguna vespa enggan untuk pindah ke lain hati. Sebagian besar pencinta alat transportasi tua ini membentuk sebuah komunitas yang didasari oleh prinsip, tujuan dan kegemaran yang sama. Komunitas vespa pun ada dibeberapa kota di Indonesia.

Sejarah Lahirnya Vespa sendiri bermula dari Piaggio didirikan di Genoa, Italia pada tahun 1884 oleh Rinaldo Piaggio. Pada Perang Dunia I, perusahaannya memproduksi Pesawat Terbang dan Kapal Laut. Pada akhir Perang Dunia II, pabrik Piaggio dibom oleh pesawat sekutu. Setelah perang usai, Enrico Piaggio mengambil alih Piaggio dari ayahnya (Rinaldo Piaggio) dan mulai memproduksi Vespa, kendaraan roda dua yang mirip dengan lebah.

Dan pada tahun 1949 Vespa diproduksi secara massal. Vespa juga termasuk alat transportasi yang ekonomis, karena harganya yang relatif murah tapi tetap berkualitas, akan tetapi semakin tua tahun pembuatan vespa tersebut, semakin mahal pula harga vespa tersebut. Kisaran harga vespa mencapai kurang lebih 4-5 jutaan itu belum termasuk jenis vespa yang antic atau vespa yang berumur lebih tua. Seperti salah satu jenis vespa tua yakni jenis vespa PTS 100 smalframe. Vespa PTS 100 pertama kali dibawa PT Dan Motors Indonesia.

Awalnya distributor Vespa itu meluncurkan Vespa PTS 90 pada tahun 1976 untuk menghadang merek-merek Jepang yang makin merajai khasanah motor nasional. Popularitas PTS 100 makin meroket beberapa tahun ke belakang didasari populasi model ini yang tak terlalu banyak. Berawal dari peluncurannya dulu kala yang memang lebih menyasar untuk perempuan. Namun sayangnya yang meminati vespa jenis ini lebih banyak kaum laki-laki.

Mungkin secara permesinan vespa saya tidak terlalu paham, namun pandangan saya mengenai keberadaan vespa saat ini dan muncul dan melejit kembali di kalangan muda hingga terciptanya komunitas — komunitas vespa lainnya. Tentu ini menandakan bahwa semakin klasik vespa semakin menarik untuk dimiliki apalagi dengan teman sehobi.

Untuk perempuan macam saya ini, saat melihat laki-laki mengendarai vespa pts 100, dengan pelan-pelan tapi pasti lalu diiringi dengan suara khas dari bunyi mesin vespa itu menimbulkan kesan tersendiri. Menyusuri kota, melihat aktivitas orang-orang yang sibuk, ditemani rimbunan pohon yang ada di pinggir jalan dan angin yang melambai-lambai, saat detik itu juga saya jatuh cinta. Jatuh cinta akan kesederhanaan sebuah vespa yang keberadaannya tak lekang oleh waktu. Masih eksis nan cantik walau banyak bertebaran kendaraan roda dua lainnya dengan mesin — mesin tercanggihnya.

Saat mengendarai Vespa, kita akan merasa berbeda dari yang lain. Itu karena Vespa punya desain vintage yang jadi ciri khasnya. Bentuk bodinya yang unik dan ukurannya yang lebar bisa di cat dengan warna-warni sesuai dengan kreasi dan keinginan si pemilik. Coba aja gebetanmu ajak jalan-jalan pakai Vespa, gebetanmu pasti langsung manggut-manggut. Seperti saya ini.

Vespa merupakan kendaraan “tua” walaupun sekarang sebagian perusahaan membuat produk baru seperti piagio yang membuat produk terbarunya, tetapi penggemar panati Vespa tua semakin hari semakin bertambah. Pecinta vespa juga terkenal dengan komunitasnya yang sangat solid.

Vespa membawa dampak yang baik di penggemarnya dengan tingginya rasa solidaritas antar sesama. Tak jarang kita melihat penghobi vespa melakukan tour bareng atau ride bareng menyusuri kota dengan teman sehobinya. O iya, dan katanya lagi cowok penghobi vespa itu romantis dan setia loh. Coba aja kalo ga percaya. Xixixixi. [T]

Ilustrasi: IG @punggor
https://instagram.com/punggor?igshid=2g1nl86nql6s

Tags: gaya hidupkendaraan bermotormotor tuavespa
Share47TweetSendShareSend
Previous Post

Bahu Membahu di Tengah Pandemi

Next Post

Penyanyi Ope Menggemakan Indonesia Kuat

Putu Sulistyawati

Putu Sulistyawati

Lahir di Tista 16 Januari 1999. Mahasiswa prodi Pendidikan Sejarah / Sejarah, Sosiologi dan Perpustakaan, Undiksha Singaraja

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
Penyanyi Ope Menggemakan Indonesia Kuat

Penyanyi Ope Menggemakan Indonesia Kuat

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co