12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bukan Masalah Minat Bacanya, Yang Jadi Masalah Justru Pada Kesungguhan

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
May 4, 2020
in Esai
Bali dan Covid-19: Titik Balik Bali Untuk Masa Depan

“Lagi apa, Ted? Pasti lagi baca buku ya?”

Sesaat saya teringat percakapan dengan ayah saya via telepon beberapa hari yang lalu. Saat itu ayah mencoba menebak-nebak apa yang sedang saya lakukan. Dan hebatnya, tebakan ayah saya benar. Saat itu kebetulan saya sedang membaca sebuah buku yang sudah cukup lama saya baca. Setelah percakapan via telepon itu, saya jadi teringat dengan topik yang setahun lalu cukup sering dibahas dimana pun saya berada yaitu, memprihatinkannya minat baca di kalangan anak muda Indonesia. Apakah benar minat baca kalangan anak muda di Indonesia benar-benar sangat rendah?

Saya ingat pernah membaca bahwa UNESCO pernah melakukan survey terkait minat dalam membaca buku di Indonesia. Menurut survey itu, diketahui bahwa sebanyak 99% masyarakat di Indonesia tidak suka membaca dan hanya 1% yang memiliki kesukaan dalam membaca. Itu artinya dari 1000 orang yang disurvey, hanya 10 orang saja yang suka membaca buku. Bukankah itu adalah sebuah ironi?

Di saat banyaknya toko buku megah berdiri di setiap kota yang ada di Indonesia, tetapi masyarakatnya tidak menaruh perhatian lebih terhadap dunia membaca khususnya terhadap buku. Selain survey yang dilakukan oleh UNESCO, ada lagi riset yang dilakukan oleh sastrawan Taufik Ismail tentang kewajiban membaca buku sastra di beberapa negara di kalangan pelajar SMU selama tiga tahun masa studi mereka. Hasil riset tersebut menunjukkan bahwa negara Jerman mewajibkan pelajarnya untuk membaca buku sastra sebanyak 32 buku, Belanda mewajibkan 30 buku, Jepang 12 buku, Singapura sebanyak 12 buku, dan Malaysia 6 buku sastra.

Indonesia berapa? Jawabannya adalah NOL. Tentu sebuah tragedi. Indonesia yang memiliki berbagai sejarah di segala bidang yang disajikan lewat sastra seperti, Ramayana dan Mahabaratha. Jika masyarakatnya tak suka membaca buku sastra, bagaimana masyarakat tahu akan kebenaran sejarah yang dituangkan melalui sastra? Apalagi budaya mendongeng di kalangan masyarakat belakangan ini sudah memudar digantikan dengan berbagai platform audio visual yang lebih menarik.

Dari dua hasil riset di atas saya sudah mendapatkan sedikit gambaran bahwa memang di kalangan masyarakat kini memang kebanyakan tak terlalu suka dengan yang namanya membaca buku. Tapi bukan berarti mereka sama sekali tak membaca buku. Jika hasil riset tadi berbicara soal Indonesia secara umum, maka bagaimana dengan minat baca buku di Bali yang notabene adalah tempat dimana saya bergaul?

Sejak saya mulai belajar mencintai dunia literasi yang di dalamnya terdapat aktivitas membaca, saya mulai banyak bergaul dengan orang-orang yang memang sudah terbiasa dengan kebiasaan literasi seperti, membaca, menulis dan berdiskusi. Tak sedikit dari mereka juga yang mengaktualisasikan dirinya dengan cara demonstrasi setelah banyak berbagai macam bacaan yang berkaitan dengan demonstrasi. Perlu diketahui juga bahwa genre dari bacaan berbeda-beda, sehingga walaupun sama-sama suka membaca belum tentu akan menemukan kecocokan saat ngobrol. Itulah uniknya buku, kadang bisa menyatukan kadang pula tidak. Kembali lagi kepada minat, dan yang harus digaris bawahi memang adalah minat orangnya.

Sepanjang saya bergaul dengan teman-teman saya dari yang suka dan tidak suka membaca, saya mendapatkan satu gambaran bahwa sesungguhnya setiap orang memiliki minatnya masing-masing. Dari minat yang dimilikinya akan mengantarkan mereka kepada bahan bacaan yang berkaitan dengan minat mereka. Contohnya saja saya, belakangan ini saya sangat berminat mengetahui tentang Bali, maka saya akan mencari referensi bacaan yang akan memberikan saya wawasan baru tentang Bali. Jadi bisa saya katakan bahwa setiap orang yang ada di sekitar saya memiliki minat baca. Sekecil apa pun itu. Lalu, apa masalahnya? Kan masyarakat sudah punya minat baca?

Permasalahan yang saya lihat adalah dari aspek “kesungguhan” mereka untuk menggali minat mereka. Tak semua yang mau repot-repot mencari referensi yang dapat membantu mereka dalam memuaskan rasa ingin tahu mereka melalui buku atau bacaan lain. Padahal jika bicara soal membaca, belakangan ini di tengah pandemi Covid-19 saya yakin banyak masyarakat yang hari-harinya dipenuhi dengan aktivitas membaca perihal perkembangan pandemi di Indonesia ini, baik membaca lewat koran harian atau media online. Yang penting kan membaca dulu.

“Kesungguhan” ini perlu diselami oleh masing-masing masyarakat yang sudah menemukan minatnya dimana dan tentang apa. Apalagi kebanyakan malah lebih suka mendengar cerita dari temannya atau membaca sepintas dari headline berita tanpa membaca isinya lebih dulu. Mubazir juga jadinya minat yang sudah dimiliki itu dong. Maka dari itu, penting minat itu diimbangi dengan kesungguhan dalam menggali informasi melalui berbagai referensi bacaan. Tak harus buku, tetapi masalahnya hanya buku yang menyediakan informasi komplit tentang suatu topik. Sedangkan tulisan-tulisan yang tersebar di berbagai platform kebanyakan adalah kutipan-kutipan saja yang sudah pasti tidak menyediakan informasi secara utuh.

Masalah selanjutnya yang saya lihat adalah keengganan masyarakat mengeluarkan uangnya untuk membeli buku. Sederhana sih, hanya saja sangat vital untuk era sekarang. Perpustakaan sudah jarang bisa kita temui, walaupun ada tapi sepi pengunjung. Kebanyakan anak muda sekarang ini lebih banyak mengunjungi angkringan atau warkop agar bisa update di sosial media mereka masing-masing. Agar terlihat up to date dan tidak ketinggalan zaman. Kalau perpustakaan yang sudah tersedia hari ini sepi pengunjung yang notabene kita dapat membaca secara gratis dan bisa membaca di rumah dalam jangka waktu yang sudah ditentukan saja sepi, tentu menurut saya harapan besarnya adalah anak muda zaman sekarang mau mengeluarkan uangnya untuk membeli buku yang mereka inginkan. Tapi nyatanya tidak seperti itu.

Minat baca yang sudah ada dalam diri anak muda di Bali sekarang ini harus selalu dijaga agar tetap menyala dan tak mati dikemudian hari. Minat sangatlah penting, agar aktivitas membaca menjadi aktivitas yang menyenangkan dan tidak sekadar sebuah aktivitas formal. Saya pun berandai-andai setiap orang bepergian kemana pun selalu membawa sebuah buku untuk dijadikan teman saat sedang mengisi waktu luangnya di sela-sela aktivitas. Ada lagi khayalan saya, bisa tidak ya masyarakat lebih antusias menghabiskan uangnya untuk membeli buku ketimbang untuk membeli sepatu? Berharap boleh dong. [T]

Denpasar, 29 April 2020

Tags: Bukuminat baca
Share28TweetSendShareSend
Previous Post

Pendidikan Arsitektur Berbasis Kearifan Lokal Nusantara

Next Post

Nikmatilah Single “Pencipta Kenangan” dari Morelia

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails

Topi Para Penyintas Kanker

by Angga Wijaya
September 5, 2026
0
Topi Para Penyintas Kanker

Di Poliklinik Onkologi sebuah rumah sakit besar di Denpasar, Bali, saya kerap melihat para perempuan memakai tutup kepala atau topi....

Read moreDetails
Next Post
Nikmatilah Single “Pencipta Kenangan” dari Morelia

Nikmatilah Single “Pencipta Kenangan” dari Morelia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co