24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Lika-Liku Laku Jomblo di Masa Pandemi, Dari Nonton Drakor Hingga Stalking Mantan

I Kadek Darsika Aryanta by I Kadek Darsika Aryanta
April 24, 2020
in Esai
Lika-Liku Laku Jomblo di Masa Pandemi, Dari Nonton Drakor Hingga Stalking Mantan

Ilustrasi tatkala.co | Nana Partha

Pandemi Covid-19 yang dirasakan oleh seluruh masyarakat di dunia sudah membuat berbagai kreasi dan juga berbagai inovasi yang dilakukan oleh  kaum rebahan seperti sekarang ini. Tak terkecuali para jomblo yang dengan usaha yang sangat keras dan inovatif harus dilakukan para jomblo agar eksistensinya menjadi lebih terangkat. Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh para jomblo dalam masa pandemi ini adalah sebagai berikut.

Menonton Drama Korea (Drakor)

Bagi para jomblo, menonton drama Korea merupakan hal yang bisa dilakukan untuk membunuh kejenuhan selama terus di dalam rumah. Menonton drama korea semakin ngetrend di kalangan para jomblo karena dipengaruhi oleh ajakan-ajakan menonton drakor dari para drakor radikal garis keras di media sosial. Drama Korea ini biasanya dibagikan melalui link-link yang ada di media sosial seperti Facebook dan juga Instagram. Ajakan untuk menonton drakor ini juga tidak menyasar bagi kaum jomblo, tetapi juga menyasar emak-emak muda dan lanjut usia. Mereka pun ikut tertarik untuk mengklik link drakor yang dibagikan di media sosial.

Mula–mula para netizen  hanya coba-coba atau sekedar iseng mengklik link drama Korea yang dibagikan oleh para kaum drakor mania ini. Lama-kelamaan gelora jiwa mereka menjadi tidak tertahankan untuk untuk terus menonton dan menonton lagi. Episode demi episode ditonton sampai tak sadar waktu mereka sebagian besr habis untuk menonton drama ini.

Link yang dibagikan melalui akun Facebook dan media sosial ini tidak hanya menarik perhatian bagi para kaum jomblo, ibu-ibu junior dan senior,  tetapi juga kaum kaum laki-laki yang terjerembab dalam bius menonton drama korea.  Laki-laki yang dahulunya hanya terbiasa bekerja di tempat kerja bahwa sebagian besar waktu mereka berada di tempat kerja, sekarang waktu mereka kebanyakan di dalam rumah. Awalnya mereka hanya sekedar iseng-iseng klik saja malah langsung keranjingan untuk menunggu serial drama Korea ini.

Bius Drama korea dalam masa pandemi ini sungguh sangat menarik, para penonton drakor mania bahkan ada yang sampai mencak-mencak dan juga sampai terbawa emosi yang mendalam di kehidupan nyata. Hal yang paling kentara adalah dipenuhinya komentar-komentar negatif dari para penonton drakor kepada artis-artis korea di media sosial.Tidak tanggung-tanggung banyak juga yang membagikan meme contoh pemain drama Korea laki-laki yang diandaikan menjadi guru mata pelajaran tertentu. Para pemuja drakor ini bahkan ada yang rela untuk terus pingsan, bolos, dan betah masuk ruang BK agar bisa bertemu dengan guru idaman mereka.

Membuat Video Tik-tok

Hal yang bisa dilakukan para jomblo di sini adalah membuat video Tik tok. Membuat video Tik tok ini bisa memuat hati para jomblo mania menjadi lebih tenang. Para jomblo bisa terus bergoyang menari mengekspresikan kegembiraan mereka dalam ber Tik tok ria. Tik tok  merupakan video lipsing dengan menirukan gaya gaya yang khas sesuai dengan irama lagu yang diperdengarkan. Gaya-gaya yang khas di sini bisa menarik perhatian para penontonnya untuk menirukan juga gaya tersebut.  

Saling tiru ini malah sudah seperti virus corona yang terus dari satu pengguna ke pengguna yang lain. Penyebarannya ini bisa mempengaruhi para jomblowan dan jomblowati untuk membuat video Tik tok yang inovatif mungkin. Para jomblo bisa  menirukan gaya-gaya Tik tok dari para artis yang ada. Fenomena Tik tok sudah mewabah dari anak-anak hingga orang tua. Tidak dapat dipungkiri lagi virus tiktok ini sudah terus menyebar ke seluruh seluruh sendi-sendi perjombloan mereka.

Karaoke dengan menggunakan aplikasi

Biasanya para kaum jomblowan mengekspresikan kreativitas mereka dengan berkaraoke ria dengan aplikasi yang ada. Para jomblowan ini meningkatkan kualitas diri mereka untuk membuat video-video karaoke mereka dengan suara suara yang sangat merdu indah di telinga mereka. Namun belum tentu indah di telinga para pendengar. Dengan menggunakan sentuhan aplikasi maka suara mereka akan tedengar seperti sedang berada di karaoke di ruang terbuka.

Membuat Masakan dari tutorial di Media Sosial

Membuat masakan dari tutorial yang ada di media sosial merupakan salah satu alternatif yang bisa dilakukan oleh jomblo agar bisa meningkatkan kualitas diri dan juga kreativitas. Hal ini biasanya dilakukan bagi mereka yang memang untuk mengisi kegabutan yang ada di rumah. Namun terkadang ekspetasi bisa berbeda dengan kenyataan. Gambar masakan yang menarik di media sosial bisa saja menjadi hal yang berbeda jika para kaum jomblo memasak di rumah sendiri. Bila sudah selesai memasak perlu diingat kan agar para jomblo juga harus mencuci alat masaknya ya.

Olahraga di dalam Rumah

Hal yang dapat dilakukan adalah dengan cara melakukan dance dan juga olahraga di dalam rumah biasanya para jomblowan jomblowati ini biasanya melakukan olahraga kecil yang ada di dalam kamar supaya badan kalian tambah prima. Nah biasanya untuk menambah gairah berolahraga ini maka kalian dapat mengupload hasil olahraga kalian  di media sosial sehingga aura positifmu bisa menyebar ke orang lain.

Stalking Mantan (yang tidak punya mantan skip ke paragraf terakhir saja)

Kegiatan yang dapat dilakukan bagi para jomblo adalah stalking foto-foto mantan di akun media sosial. Kegiatan ini biasanya ini dilakukan oleh para agar bisa melihat aktivitas yang mantan lakukan apakah dia mempunyai pacar yang lebih dari saya atau  kurang dari saya. Kalau misalnya akun mantannya diblok tentu saja yang dilakukan adalah membuat akun yang baru lalu menstalking akun-akun mantan. Mantan ini bisa menjadi suatu motivasi bagi diri sendiri agar bisa lebih baik daripada yang sebelumnya.

Terlepas dari hal tersebut semua memang lika-liku para jomblo ini memang perlu diapresiasi sehingga mereka mampu meningkatkan kualitas diri mereka dan tidak jarang memang mengimbas kepada yang lain. Tetapi yang perlu diperhatikan adalah tentu saja para jomblo harus tetap menjaga jarak dan menjaga kesehatan diri agar terhindar dari Corona. Jadi walaupun hati masih sendiri usahakan virus korona juga cepat pergi dari dalam diri. Selamat berekspresi!! [T]

Tags: covid 19drama koreajomblopandemi
Share132TweetSendShareSend
Previous Post

Penyesalan Kelelawar

Next Post

Obrolan Mahasiswa Matematika dan Sales Obat: Apa Artinya Dosis 3×1?

I Kadek Darsika Aryanta

I Kadek Darsika Aryanta

Guru Fisika di SMAN Bali Mandara. Sudah menulis artikel yang disiarkan di berbagai media

Related Posts

‘Janji-janji Jepang’

by Angga Wijaya
April 23, 2026
0
‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

Read moreDetails

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

by Chusmeru
April 23, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

Read moreDetails

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
0
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

Read moreDetails

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
0
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

Read moreDetails

Kartini Hari Ini, Pertanyaan yang Belum Selesai

by Petrus Imam Prawoto Jati
April 21, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BULAN April, kita kembali secara khidmat mengingat nama Raden Ajeng Kartini dengan penuh hormat. Tentu saja karena jasa beliau yang...

Read moreDetails

NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

by Dede Putra Wiguna
April 20, 2026
0
NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

PERNAHKAH Anda menjumpai situasi di mana sebuah persoalan dibicarakan berulang-ulang, diperdebatkan panjang lebar, bahkan diposting di berbagai platform, namun tidak...

Read moreDetails

Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

by Agung Sudarsa
April 20, 2026
0
Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

SETIAP peringatan Raden Ajeng Kartini sering kali berhenti pada simbol: kebaya, kutipan surat, dan narasi emansipasi yang diulang. Namun jika...

Read moreDetails

Mungkinkah Budaya Adiluhung Baduy Rusak karena Pengaruh Digitalisasi dan Destinasi Wisata?

by Asep Kurnia
April 20, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

KITA dan siapa pun, akan begitu tercengang dengan berbagai perubahan fisik (lingkungan geografis) yang begitu cepat serta sporadis termasuk perubahan...

Read moreDetails

Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

by Jro Gde Sudibya
April 20, 2026
0
Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

Paradigma Baru Industri Pariwisata Pasca Pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan perekonomian Bali, Industri Pariwisata Bali "mati suri", tumbuh negatif 9,3 persen...

Read moreDetails

Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

by Cindy May Siagian
April 19, 2026
0
Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

MENURUT Suarta dan Dwipaya (2022:10), karya sastra adalah wadah untuk menuangkan gagasan dan kreativitas dari seseorang untuk mengajak pembaca mendiskusikan...

Read moreDetails
Next Post
Obrolan Mahasiswa Matematika dan Sales Obat: Apa Artinya Dosis 3×1?

Obrolan Mahasiswa Matematika dan Sales Obat: Apa Artinya Dosis 3×1?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co