23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Lika-Liku Laku Jomblo di Masa Pandemi, Dari Nonton Drakor Hingga Stalking Mantan

I Kadek Darsika Aryanta by I Kadek Darsika Aryanta
April 24, 2020
in Esai
Lika-Liku Laku Jomblo di Masa Pandemi, Dari Nonton Drakor Hingga Stalking Mantan

Ilustrasi tatkala.co | Nana Partha

Pandemi Covid-19 yang dirasakan oleh seluruh masyarakat di dunia sudah membuat berbagai kreasi dan juga berbagai inovasi yang dilakukan oleh  kaum rebahan seperti sekarang ini. Tak terkecuali para jomblo yang dengan usaha yang sangat keras dan inovatif harus dilakukan para jomblo agar eksistensinya menjadi lebih terangkat. Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh para jomblo dalam masa pandemi ini adalah sebagai berikut.

Menonton Drama Korea (Drakor)

Bagi para jomblo, menonton drama Korea merupakan hal yang bisa dilakukan untuk membunuh kejenuhan selama terus di dalam rumah. Menonton drama korea semakin ngetrend di kalangan para jomblo karena dipengaruhi oleh ajakan-ajakan menonton drakor dari para drakor radikal garis keras di media sosial. Drama Korea ini biasanya dibagikan melalui link-link yang ada di media sosial seperti Facebook dan juga Instagram. Ajakan untuk menonton drakor ini juga tidak menyasar bagi kaum jomblo, tetapi juga menyasar emak-emak muda dan lanjut usia. Mereka pun ikut tertarik untuk mengklik link drakor yang dibagikan di media sosial.

Mula–mula para netizen  hanya coba-coba atau sekedar iseng mengklik link drama Korea yang dibagikan oleh para kaum drakor mania ini. Lama-kelamaan gelora jiwa mereka menjadi tidak tertahankan untuk untuk terus menonton dan menonton lagi. Episode demi episode ditonton sampai tak sadar waktu mereka sebagian besr habis untuk menonton drama ini.

Link yang dibagikan melalui akun Facebook dan media sosial ini tidak hanya menarik perhatian bagi para kaum jomblo, ibu-ibu junior dan senior,  tetapi juga kaum kaum laki-laki yang terjerembab dalam bius menonton drama korea.  Laki-laki yang dahulunya hanya terbiasa bekerja di tempat kerja bahwa sebagian besar waktu mereka berada di tempat kerja, sekarang waktu mereka kebanyakan di dalam rumah. Awalnya mereka hanya sekedar iseng-iseng klik saja malah langsung keranjingan untuk menunggu serial drama Korea ini.

Bius Drama korea dalam masa pandemi ini sungguh sangat menarik, para penonton drakor mania bahkan ada yang sampai mencak-mencak dan juga sampai terbawa emosi yang mendalam di kehidupan nyata. Hal yang paling kentara adalah dipenuhinya komentar-komentar negatif dari para penonton drakor kepada artis-artis korea di media sosial.Tidak tanggung-tanggung banyak juga yang membagikan meme contoh pemain drama Korea laki-laki yang diandaikan menjadi guru mata pelajaran tertentu. Para pemuja drakor ini bahkan ada yang rela untuk terus pingsan, bolos, dan betah masuk ruang BK agar bisa bertemu dengan guru idaman mereka.

Membuat Video Tik-tok

Hal yang bisa dilakukan para jomblo di sini adalah membuat video Tik tok. Membuat video Tik tok ini bisa memuat hati para jomblo mania menjadi lebih tenang. Para jomblo bisa terus bergoyang menari mengekspresikan kegembiraan mereka dalam ber Tik tok ria. Tik tok  merupakan video lipsing dengan menirukan gaya gaya yang khas sesuai dengan irama lagu yang diperdengarkan. Gaya-gaya yang khas di sini bisa menarik perhatian para penontonnya untuk menirukan juga gaya tersebut.  

Saling tiru ini malah sudah seperti virus corona yang terus dari satu pengguna ke pengguna yang lain. Penyebarannya ini bisa mempengaruhi para jomblowan dan jomblowati untuk membuat video Tik tok yang inovatif mungkin. Para jomblo bisa  menirukan gaya-gaya Tik tok dari para artis yang ada. Fenomena Tik tok sudah mewabah dari anak-anak hingga orang tua. Tidak dapat dipungkiri lagi virus tiktok ini sudah terus menyebar ke seluruh seluruh sendi-sendi perjombloan mereka.

Karaoke dengan menggunakan aplikasi

Biasanya para kaum jomblowan mengekspresikan kreativitas mereka dengan berkaraoke ria dengan aplikasi yang ada. Para jomblowan ini meningkatkan kualitas diri mereka untuk membuat video-video karaoke mereka dengan suara suara yang sangat merdu indah di telinga mereka. Namun belum tentu indah di telinga para pendengar. Dengan menggunakan sentuhan aplikasi maka suara mereka akan tedengar seperti sedang berada di karaoke di ruang terbuka.

Membuat Masakan dari tutorial di Media Sosial

Membuat masakan dari tutorial yang ada di media sosial merupakan salah satu alternatif yang bisa dilakukan oleh jomblo agar bisa meningkatkan kualitas diri dan juga kreativitas. Hal ini biasanya dilakukan bagi mereka yang memang untuk mengisi kegabutan yang ada di rumah. Namun terkadang ekspetasi bisa berbeda dengan kenyataan. Gambar masakan yang menarik di media sosial bisa saja menjadi hal yang berbeda jika para kaum jomblo memasak di rumah sendiri. Bila sudah selesai memasak perlu diingat kan agar para jomblo juga harus mencuci alat masaknya ya.

Olahraga di dalam Rumah

Hal yang dapat dilakukan adalah dengan cara melakukan dance dan juga olahraga di dalam rumah biasanya para jomblowan jomblowati ini biasanya melakukan olahraga kecil yang ada di dalam kamar supaya badan kalian tambah prima. Nah biasanya untuk menambah gairah berolahraga ini maka kalian dapat mengupload hasil olahraga kalian  di media sosial sehingga aura positifmu bisa menyebar ke orang lain.

Stalking Mantan (yang tidak punya mantan skip ke paragraf terakhir saja)

Kegiatan yang dapat dilakukan bagi para jomblo adalah stalking foto-foto mantan di akun media sosial. Kegiatan ini biasanya ini dilakukan oleh para agar bisa melihat aktivitas yang mantan lakukan apakah dia mempunyai pacar yang lebih dari saya atau  kurang dari saya. Kalau misalnya akun mantannya diblok tentu saja yang dilakukan adalah membuat akun yang baru lalu menstalking akun-akun mantan. Mantan ini bisa menjadi suatu motivasi bagi diri sendiri agar bisa lebih baik daripada yang sebelumnya.

Terlepas dari hal tersebut semua memang lika-liku para jomblo ini memang perlu diapresiasi sehingga mereka mampu meningkatkan kualitas diri mereka dan tidak jarang memang mengimbas kepada yang lain. Tetapi yang perlu diperhatikan adalah tentu saja para jomblo harus tetap menjaga jarak dan menjaga kesehatan diri agar terhindar dari Corona. Jadi walaupun hati masih sendiri usahakan virus korona juga cepat pergi dari dalam diri. Selamat berekspresi!! [T]

Tags: covid 19drama koreajomblopandemi
Share132TweetSendShareSend
Previous Post

Penyesalan Kelelawar

Next Post

Obrolan Mahasiswa Matematika dan Sales Obat: Apa Artinya Dosis 3×1?

I Kadek Darsika Aryanta

I Kadek Darsika Aryanta

Guru Fisika di SMAN Bali Mandara. Sudah menulis artikel yang disiarkan di berbagai media

Related Posts

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

by Dede Putra Wiguna
August 18, 2026
0
Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

SETIAP kali upacara bendera dimulai, ada orang-orang yang berdiri di bawah matahari dan ada pula yang di bawah tenda. Yang...

Read moreDetails
Next Post
Obrolan Mahasiswa Matematika dan Sales Obat: Apa Artinya Dosis 3×1?

Obrolan Mahasiswa Matematika dan Sales Obat: Apa Artinya Dosis 3×1?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co